NovelToon NovelToon
Tegarnya Seorang Ibu

Tegarnya Seorang Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: yayuk riyani

Desi adalah seorang guru di sebuah sekolah negeri, saat ini ia memiliki 3 orang anak. Si sulung bernama Bagas, adiknya Rafi dan si bungsu bernama Aqilla. Jarak umur mereka rata-rata 2 tahun. Kehidupan rumah tangga Desi awalnya baik-baik saja. Namun, kebutuhan ekonomi yang kian mendesak membuat suami Desi mencoba mencari pekerjaan di luar kota. Suami Desi bekerja di luar kota demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, siapa sangka ternyata Ridwan menikah lagi diam-diam tanpa sepengetahuan Desi. Akibatnya, Ridwan menjadi abai dengan nafkah untuk anak-anaknya. Bahkan seringkali tidak memberi nafkah sama sekali, sehingga Desi harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ya, anak-anaknya memiliki ayah tapi nasib mereka tak jauh berbeda dari anak yatim yang tidak memiliki ayah. Bahkan terkadang untuk makan pun Desi harus berhutang. Sungguh menyedihkan kehidupannya. Pernikahannya bagai tergantung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yayuk riyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Ridwan Pulang

Setelah beberapa bulan tidak pulang, akhirnya suami Desi pulang juga. Hampir 4 bulan Ridwan tidak pulang. Bukan hanya orangnya yang tidak pulang, tapi nafkah untuk nya ataupun anak-anak pun tidak ada. Miris sekali kehidupan Desi.

Mau protes juga percuma, nangis juga sebenarnya percuma, hanya membuang-buang air mata. Yang ditangisin justru tertawa bahagia. Karenanya, Desi bertekad di dalam hati, sebisa mungkin tidak akan menangisi nasib buruknya lagi. Mungkin ini sudah takdir dari Allah. Walaupun, di hati kecil yang paling dalam, dia tidak rela diperlakukan demikian.

Sore itu, saat Desi dan anak-anaknya sedang bersantai di teras rumah, tiba-tiba Ridwan pulang. Desi dan anak-anak nya awalnya kaget. Namun, anak-anak tetap menyambut ayah mereka dengan riang. Inilah yang Desi takutkan jika suatu hari nanti dia berpisah dengan suaminya, bagaimana dengan anak-anaknya. Desi tidak dapat membayangkan jika keceriaan hilang di wajah anak-anaknya dan berganti dengan kesedihan. Dia tidak ingin hal itu terjadi.

"Ayah...." , panggil Aqilla.

"Ayah datang...." , Rafi ikut teriak.

"Mama, ayah datang." , ucap Bagas pada mamanya. Bagas putra pertamaku, sedikit banyak sudah mengerti. Karenanya, dia tidak begitu antusias menyambut ayahnya seperti adik-adiknya.

"Iya sayang. Bagas nggak nyambut ayah?" , tanya Desi pada putra pertamanya.

"Nggak ah ma. Bagas disini aja temenin mama." , jawab Bagas.

"Ya udah. Itu ayah kesini. Salim dulu sama ayah." , perintah Desi pada anak nya.

Biar bagaimanapun sikap suaminya, dia tidak boleh mengajarkan anaknya untuk membenci ayahnya.

"Iya ma." , jawab Bagas.

Kemudian, Bagas salim pada ayahnya.

"Sudah besar jagoan ayah nie." , ucap Ridwan pada Bagas.

"Iya dong ayah. Aku sudah kelas 4 sekarang." , jawab Bagas.

"Pintar anak ayah." , jawab Ridwan.

Kemudian, mereka semua masuk ke dalam rumah. Kebetulan juga, sudah memasuki waktu maghrib.

Desi menyuruh anak-anaknya untuk solat maghrib dulu. Mereka semua nurut perintah Desi. Termasuk suaminya pun solat juga. Akhirnya, mereka solat berjamaah.

Selesai solat, Aqilla dan Rafi masih memeluk ayahnya. Bahkan Aqilla minta dipangku. Mereka menagih oleh-oleh yang waktu itu dijanjikan oleh ayah mereka.

"Ayah, mana mainan nya? Ayah kan sudah janji mau beliin mainan kalau pulang." , tagih Aqilla.

"Iya ayah, mana mainannya." , Rafi ikutan nggak mau kalah.

"Iya sabar dong sayang. Ayah ambil dulu di tas ya. "

"Bagas, tolong ambilin tas ayah di kamar ya." , perintah Ridwan pada anaknya.

"Iya ayah." , jawab Bagas.

Bagas lalu mengambilkan tas ayahnya di kamar. Dan memberikannya pada ayahnya.

"Ini mainan buat Aqilla. Boneka barbie yang cantik seperti Aqilla." , ucap Ridwan sambil memuji anaknya.

"Makasih ayah. Cantik sekali bonekanya. Seperti aku ya. Hehehe..." , ucap Aqilla.

"Iya sayang." , jawab Ridwan lagi.

"Buat aku mana ayah?" , tanya Rafi.

"Ini dia buat Rafi, robot-robotan super. Gagah seperti anak ayah." , puji Ridwan.

"Makasih ayah. Bagus sekali robot-robotan nya. Berubah...ciat...ciat....hiya...." , ucap Rafi sambil memainkan robot-robotannya.

"Buat aku mana ayah?" , tanya Bagas.

"Ini dia buat jagoan ayah. Pedang ninja." , ucap Ridwan.

"Wah, makasih ayah. Pedang nya bagus. Ayok dek, robot lawan ninja. Siapa yang menang." , ucap Bagas.

"Aku lah yang menang pasti." , jawab Rafi.

"Eh, nggak boleh berantem. Robot sama ninja nya bersahabat ." , ucap Desi melerai anak-anaknya .

"Iya, nggak boleh buat berantem. Nanti ayah nggak mau belikan lagi kalau berantem." , ucap Ridwan.

"Bukan berantem ayah, tapi bohongan aja. Pura-pura aja." , jawab Bagas.

Mereka pun sibuk bermain. Sampai lupa jam belajar sudah lewat.

"Anak-anak, kita makan dulu ya. Mas, ayok makan dulu." , ucap Desi.

"Ok mama." , jawab Bagas dan Rafi.

Kemudian, mereka semua makan malam bersama. Satu momen yang sudah jarang mereka lakukan semenjak Ridwan pindah kerja ke Jakarta.

Selesai makan malam, Desi menyuruh anak-anaknya untuk belajar sebelum tidur. Anak-anak pun menurut. Desi membimbing Bagas dan Rafi belajar. Sementara Aqilla hanya belajar mewarnai dibimbing ayahnya.

"Ayah libur berapa hari? " , tanya Aqilla.

"Ayah libur 3 hari sayang. " , jawab ayahnya.

"O iya." , ucap Aqilla.

"Aqilla lagi warnain apa tuh?" , tanya ayahnya.

"Aku lagi warnain bunga ayah. Bagus kan warnainya? " , tanya Aqilla

"Iya sayang. Bagus banget. Anak ayah sudah ĥpintar mewarnai ya sekarang." , jawab Ridwan.

"Iya dong ayah. Aku kan sudah besar." , jawab Aqilla.

Akhirnya, anak-anak selesai belajar. Namun, mereka tidak ɓisa langsung tidur. Melainkan, bermain dulu dengan ayah mereka. Capek bermain, barulah mereka tidur.

Kini, anak-anak Desi sudah tidur semua. Tinggallah Desi dan Ridwan yang belum tidur.

Mereka berbincang-bincang  sebentar sebelum tidur.

Keesokkan harinya, Desi memulai aktifitas seperti biasanya. Ridwan suaminya ijin selama 3 hari ke depan. Namun, Desi tetap masuk. Dia tidak bisa sembarangan ijin. Harus jelas alasannya kalau mau ijin. Desi sedang memasak menyiapkan sarapan untuk mereka semua. Seperti biasa, Bagas dan Rafi, mereka bergantian mandi dan berpakaian. Desi sudah menyiapkan pakaian mereka. Desi sudah mengajarkan anak-anaknya untuk hidup mandiri. Selagi bisa dikerjakan sendiri, maka tidak boleh meminta bantuan orang lain.

Hanya Aqilla yang masih Desi bantu, itupun terkadang dia minta mandi sendiri. Namun, Desi masih membilasnya jika Aqilla mandi sendiri. Takutnya belum bersih, masih ada sisa-sisa sabun ataupun ceboknya takut belum bersih.

Selesai memasak, Desi membantu Aqilla mandi dan berpakaian. Kemudian, mereka membangunkan ayahnya. Sementara Desi bersiap-siap berganti pakaian. Sehabis bangun tidur, Desi selalu mandi dan solat subuh baru memasak. Jadi, selesai memasak Desi tinggal berganti pakaian.

Setelah semuanya rapi, mereka sarapan bersama. Setelah itu berangkat ke sekolah. Namun, berangkat kali ini berbeda karena diantar oleh ayah mereka. Ridwan mengantarkan Aqilla ke rumah mbok Muna, sehabis itu baru mengantar Bagas dan Rafi ke sekolah. Terakhir baru mengantar Desi ke sekolah. Dia harus 3 kali bolak balik karena motornya tidak muat kalau sekali jalan berlima. Apalagi anak-anaknya sudah mulai besar.

Setelah semua berangkat, kini tinggallah Ridwan seorang diri di rumah. Namun, bukannya tetap di rumah, Ridwan malah mau pergi entah kemana. Saat ini, dia sedang bersiap-siap, mandi dan berpakaian. Dia akan pergi mengunjungi temannya. Ridwan mana betah sendirian. Apalagi di rumah sendirian. Dia lebih suka pergi-pergi keluar rumah. Yang penting pas Desi dan anak-anaknya pulang nanti, dia ada di rumah. Bahkan Ridwan yang akan menjemput mereka nanti.

Setelah rapi, Ridwan pergi mengunjungi teman nya yang sudah lama tidak bertemu. Ya, Ridwan memang supel, pandai bergaul. Karenanya, dia memiliki banyak teman. Namun, terkadang dia tidak bisa memilih mana teman yang bisa diajak untuk kebaikan. Justru Ridwan yang sering terbawa arus buruk temannya. Dia tidak bisa menyaring, ambil yang baiknya. Justru terkadang malah yang buruk yang dia ikuti.

1
Lee Mba Young
Jelek. cerita ne wanita oon di selingkuhi gk di nafkahi nerimo. contoh wanita pling bodoh.
Lee Mba Young
wanita punya kerjaan tp goblok. laki selengki kok pasrah. cerai dong br top.
wanita bucin laki pulang cm nyelup gk ngasih uang masih di terima ya mungkin terong nya mantab mkne desi masih mau laki bekasan gundik. 🤣🤣🤣
Morna Simanungkalit
Mbok Munalah yang mengerti dan sayang samamu Desi.
Morna Simanungkalit
Menurutku perempuan seperti Desi sekarang ini gak ada lagi.
Morna Simanungkalit
Desi luar biasa kesabaranmu semoga Tuhan tetap menyertaimu.
puput: Aamiin...mksh komen nya kk
total 1 replies
Morna Simanungkalit
Ridwan enak - enak saja tak pikirkan anaknya , memang Desi terlalu mandiri.
Morna Simanungkalit
Berat sekali perjuanganmu Desi ...tapi demi anak - anak sabar ya...
puput: iya kk....mksh support nya. Desi harus kuat demi anak-anak nya...
total 1 replies
Morna Simanungkalit
lsekali - sekali boleh keras Desi pada suami , agar dia sadar akan tingkah lakunya.
Morna Simanungkalit
Ridwan bohong aja kerjamu nanti ketahuan kekmana jadinya sama istri.
Morna Simanungkalit
Ridwan kamu gak bersyukur istrimu pintar ngatur uang tapi dikurangi lagi.
Morna Simanungkalit
sabar ya Desi mungkin karena kesal maka suamimu mabok.
Lee Mba Young
lagian rizwan juga gk akn mau kehilangan desi yg bisa jd babu Gratis, ngurus anak tanpa nafkah gk nuntut, suruh cari utangan duit di carikan. kpn lagi dpt wanita model desi sayang kl di lepas. di keloni 3 bln sekali gk marah, di tinggal nikah lagi gk minta cerai.
kl istri ke 2 rizwan pasti lbih cetar, Dan Pinter. gk mau cari duit hidup bagai princes uang Dr rizwan. 🤣. sdng desi wanita bodoh gk di kasih duit saja diam 🤣.
Lee Mba Young
Jd guru bisa tp jd budak laki ttp mau. bego wanita kampung.
laki nikah lagi gk nuntut cerai alasan laki marah. mbelgedes gk percaya. yg Ada desi bucin ma rizwan. jd walau burung rizwan dah di bagi ma gundik masih mau dia. 😄🤣
Lee Mba Young
preett opo desi, kalau cerai suami Marah mbel gedes. kl km punya Bukti laki mu nikah lagi lapor polisi bawa pengadilan dng tuduhan perzinahan. wanita kampung masih mau laki bekas wanita lain. 🤣.
cm alasan takut ma suami walau gk di nafkahi. yg aslinya Desi bucin ma rizwan. walau gk di kasih duit Dan hrs Banting tulang masih Cinta asal rizwan pulang Dan kelon ma dia 🤣.
Lee Mba Young
Aku gk kasian ma nasib desi. dah bgitu menderita gk di kasih nafkah pun ttp mau🤣.
jd biar saja smpe tua Banting tulang sendiri.
kl wanita berkelas mah ogah mnding janda toh sama sama nyari duit sendiri urus anak sendiri.
tp kl wanita kampung gk berkelas ya kayak desi jd babu, keset, ngurus anak masih nyari duit pun mau 🤣🔥 mang gk berharga juga.
Lee Mba Young
ngapain desi miris, kn Mnikmati hidup tanpa nafkah lahir batin. bah kan di suruh nyari duit utangan pun mau. nikmati saja smpe mati. wanita bego buat apa. 🤣.
kl wanita cerdas berkelas pasti dah cerai tu sm laki model bgitu.
tp desi kn wanita kampung, bucin ma ridwan. mau ridwan gk ngasih duit pun masih mau 😄.
Lee Mba Young
Uang nya buat ngidupin gundik nya. lagi an istri bodoh mau mau aja di suruh pinjem duit. 🤣. wanita indo kn kebanyakan bodoh. pdhl guru tp goblok. terlalu Cinta ya bgini. laki gk nafkahi diam saja, 🤣 ya bagi desi yg penting laki pulang, ngasih burung nya walau gk di kasih duit tiap bulan gk papa. sdh ke nyang makan burung suami kl pulang. anak anak desi bisa Banting tulang sendiri🤣😄
Lee Mba Young
semoga gk di balikin uang nya ma ridwan biar kelaparan Dan tau rasa tu Desi. wanita bodoh laki kerja kok ngutang di kasih. bego guru kok bego
Lee Mba Young
wanita Banting tulang laki nya mah enak, kerja pulang kelon ma wanita lain. sdng istri ttp terima Dan Cinta walau gk di kasih duit. asal pulang jatah kelon cm 3 Hari tinggl pergi lagi. itu pun burung nya dah bekas wanita lain, iuhh jijik banget kan berbagi burung suami. ya cm bgitu desi dah terima banget. kl aku mnding janda lah. ngapa in punya suami kl masih Banting tulang ngurus anak gk dapat nafkah lahir batin.
Lee Mba Young
yg aneh adlh desi, laki gk nyukupi selingkuh tp masih bertahan. kelihatan kecintaan banget. mnding janda jelas status nya. pasti alasan desi anak anak. pdhl anaknya gk Ada yg di perhatikan bpk nya🤣. sbenere bukan anak anak tp desi nya yg kecintaan ma rizwan. punya suami tp kayak janda mnding janda sekalian to. punya suami tp hidup masih jd tulang punggung.
puput: mksh komen nya kk. Desi msh jaga nama baik 2 keluarga kk jg bertahan demi anak2. Walaupun sulit jg menyakitkan. Dia msh berpikir pandangan orang trhdp dia dan anak2 nya jika bercerai.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!