NovelToon NovelToon
Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 34 Membeli sawah bu Sarmi

     Ibu memasak buat makan siang kami di dapur aku membantu nya sambil bercerita mas Bayu membersihkan rumah seperti biasa kalau dia datang pasti bersih bersih nyapu juga ngepel kadang dia betulin genteng kadang juga betulin kandang ayam

     Selesai ibu memasak kami makan bertiga aku makan telor ayam kampung biasa buat camilan nasi sedikit lauknya banyak kali mas Bayu normal saja makan seperti biasa ibu juga senang dia bercerita bulan depan panen kami di suruh pulang katanya mau masak nasi gurih dan ayam Ingkung lagi enak - enak makan ada tamu ternyata pakde dia menungu di ruang tamu juga bude masuk di tempat kami makan

" Bude ayo makan" kataku

" bude sudah makan tadi masak lodeh terong" kata dia

" Nduk di cari pakde mu ada orang jual sawah katanya dia butuh uang tapi penawaran belum ada yng berani buntu" kata bude

     Selesai makan aku pun ke depan dan menemui pakde kami berbincang dengan mas Bayu ibu bude dan pakde

" Nduk kalau kamu berani 200 juta ambil saja orang nya butuh uang buat lamaran anak nya juga buat beli mobil" kata pakde

" apa orang nya dari desa sebelah pakde" tanya ku

" iya nduk kata pak Slamet sawahnya tidak jauh dari sawah nenek mu yang kamu beli jadi pakde bisa sekalian kerjakan bersama" kata pakde

" Ya kita bilang pak Slamet saja coba,boleh nggak kita yang beli kalau boleh kita bisa ketemu di mana di kantor notaris juga boleh" kata ku

" Nis kamu masih banyak uang ya" tanya mas Bayu

" ya banyak lah mas jangan khawatir bangun rumah tetap jalan beli sawah juga jalan" jawabku. Mas Bayu kan nggak tahu kalau aku punya brangkas di kamarku yang ada di apartemen itu bayaran menjadi hacker dari paman

"programmer bayak ya bayaran nya" kata mas Bayu

" Iya lah apalagi kalau ada data komputer kena virus itu uangnya lumayan" jawabku

" Pakde pastikan boleh nggak kalau Anisa yng beli nanti kalau boleh aku bayar penuh dan administrasinya Anisa sendiri yang bayar" jawabku

     Pakde pun telephon pak Slamet sanggup bayar 200 juta dan pembelinya adalah keponakan yang beli sawah nya nenek Bira boleh nggak kalau boleh kita nanti jam tiga ketemu di kantor notaris itu permintaan pakde kalau iya nanti di suruh menghubungi pakde dan bude pun pamit pulang aku masuk kamar ku buka hpku dan alhamdulilah game ku menghasilkan uang.

      Aku tidak tidur siang ku lihat ibu di belakang pelihara ayam lagi dan kandang nya sudah bagus

" Kalau kamu mau ayam goreng kampung Bayu suruh sembelih nis buat lauk" kata ibu

" jangan Bu kasihan ayam nya masih kecil nanti saja kita makan ayam goreng lalapan di warung" jawabku

" uangmu semakin banyak saja nduk" kata ibu

" Iya Bu ibu minta ya nanti aku kasih" kata ku

" Bentar lagi ibu panen, nggak akan minta uang mu lagi uang ibu banyak" kata ibu

" Cie juragan banyak uang sekarang boleh dong Nisa minta buat beli jajan" kata ku mengoda

      Ibu dan mas Bayu tertawa dengan bercandaan kami tiba tiba ada yng mengucapkan salam ternyata pakde

" nduk siap siap ya kita langsung ke notaris sebenarnya notaris tutup tapi ada petugas di sana juga yang punya ada di sana" kata pakde

     Aku mandi dulu bersiap mas Bayu dan ibu juga ikut mereka juga mandi aku pakai celana panjang dan juga kemeja perempuan aku pakai sepatu sneaker yang lumayan mahal pokoknya tampil yang cantik kerena aku curiga yang jual sawah itu ibunya mas Kaffa.

       Mas Bayu mengemudi pakde di depan aku dan ibu di belakang bude juga ikut dia nggak mau di rumah sendirian jadi aku duduk di belakang sendirian ibu dan bude di tengah Sampai di kantor notaris cuma sedikit pegawainya mungkin mereka lembur sedangkan yang lain libur dan ada Bu Sarmi dan mas kaffa juga Selly aku tidak turun biar yang lain turun nanti saja kalau sudah deal dan tingal banyar aku turun

      Ku lihat dari luar mereka agak berdebat tapi mas Bayu keluar menemui aku

" Mereka kira yang beli aku tapi setelah aku bilang yang beli kamu ibunya Kaffa nggk jdi jual sedangkan uang DP mobil sudah di bayarkan Kalau mencari pembeli lain susah dapatnya" kata mas Bayu

"Kok gak mengadaikan Sk di bank kan pegawai negeri mudah" kata ku

" SK nya Kaffa masih jadi jaminan di bank kan baru saja renovasi rumah dan Kaffa punya cicilan perumahan" jelas mas Bayu

" Untung aku nggak ke sana kalau aku ke sana pasti mereka malu" kata ku

" Mas beli minum dong di supermarket itu aku haus sekalian cemilan aku mau keluar canggung" kata ku sambil memberikan uang dua ratus ribu

     Mas Bayu ke supermarket yang ada di seberang jalan dia bawa minuman ada teh botol, kopi, air mineral juga fanta juga camilan kripik juga kacang atom dia

" kembaliannya buat mas saja" kayaku sambil terkekeh

" Dek nanti beli bensin ya" kata dia

" ok nanti kita beli makan berempat dan beli bensin biar besok enak " kata ku

     Mas Bayu masuk di mobil sambil makan jajanan yang kita beli di supermarket bersama aku sambil becanda pak Slamet datang

" Neng jadi neng boleh beli sawah nya sama Bu Sarmi ayo ke sana" kata dia

" Minum dulu pak pasti haus" kata ku sambil memberikan teh botol yang dingin

     Aku turun dari mobil mengikuti pak Slamet ku lihat Bu Sarmi duduk bersama Selly semalam dia menghina aku sekarang malu sendiri kan dan mas Bayu mengikuti di belakang ku

" Dek Nisa jadi ya sawah ibu kamu beli dengan harga 200 juta ini sertifikat nya dan pak Slamet sudah tahu letak nya apa dek Nisa mau mengukur lagi boleh" Kata mas Kaffa sambil menunduk

" pakde sama pak Slamet ukur dulu ke sawah sebentar aku tunggu di sini nanti kalau sesuai pakde dan pak Slamet telephon jadi aku transfer kemudian tanda tangan di notaris" kata ku

" Atas nama siapa nak kamu sendiri atau ibumu" tanya pak notaris

" Biar atas nama anak saya saja nanti yang mengelola juga saya" kata ibu

     Mas Bayu keluar sebentar eh dia masuk lagi bawa minuman berupa teh botol dingin di bagikan ke orang yang ada bude duduk bersama ibu aku gabung di sana sambil menunggu pakde dan pak Slamet beli sekarang harus di ukur kalau yang kemarin sawah nenek sendiri jadi jelas tahu sawahnya juga ukuran nya kami semua nunggu pak Slamet dan pakde mengukur juga di saksikan pejabat setempat mas Bayu aku suruh menyusul sambil membawa uang kerena nanti butuh saksi dia membawa mobil dan mas kaffa ikut mas Bayu semoga mereka rukun

     Bu Sarmi sama Selly sok akrab seperti mertua dan menantu sangat akur biasa belum tahu sifat aslinya aku sih main game ibu dan bude makan camilan tadi di beri mas Bayu dan anehnya mereka saling diam tidak saling sapa hanya bude yang bisik bisik sama ibu

Bersambung ...

1
Feni Puji Pajarwati
klo mau bikin cerita tanda bacanya di pake....koma, titik, tanda seru, tanda tanya... maaf thor sekedar masukkan🙏🙏
Feni Puji Pajarwati: biar karya mbak semakin sukses... maaf ya atas masukannya... soalnya dari awal cerita saya baca... tanda bacanya di setiap paragraf cuma. doang..
total 2 replies
Ma Em
Alhamdulillah Anisa dapat pengganti Kaffa lelaki yg jauh lbh baik dan jabatan nya lbh tinggi dari Kaffa .
Miftahul Khoiriyah: terima kasih telah mengikuti
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
gass paman
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungannya
total 1 replies
Ma Em
Alhamdulillah Anisa dan Bayu hdp nya lbh baik bagaimana nanti reaksi Liora Bunya Kaffa setelah tau calon mantu yg dulu dia tolak sekarang hdp nya sukses banyak uangnya .
Miftahul Khoiriyah: Terus ikuti ceritanya kak
total 1 replies
Ma Em
Ayo paman Hendra Pepet terus Anisa nya takut diserobot orang paman gigit jari nanti 💪💪💪.
Miftahul Khoiriyah: ok kakak paman Hendra akan Pepet teeus
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
pepet trs paman jgn kasih kendor
gass lah semua mendukung
2 keluarga merestui
Miftahul Khoiriyah: Terima kasih dukungan nya kakak
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
semoga jd sm paman ya niss
aku org pertama yg mendukung mu
Miftahul Khoiriyah: iya kakak paman kaku banget Nisa nggak berani berharap
total 1 replies
Ma Em
Anisa sdh sukses banyak orang yg baik sama Anisa dulu waktu Anisa dan ibunya hdp nya susah selalu dihina dan diremehkan , semoga Anisa dapat jodoh lelaki yg jauh lbh baik dari Kaffa yg sukses dan orang kaya biar Bu Sarmi dan Selly kalah saing dan tetap Anisa pemenangnya .
Miftahul Khoiriyah: pinter itu nanti alur cerita nya kakak
total 1 replies
Erna Ladi Yanti
aku bergabung tho,semngt.🙏
Miftahul Khoiriyah: terima kasih support nya
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya 😍
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
semangat paman pepet trs anisa
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor suka sm cerita nya🫶
Miftahul Khoiriyah: terima kasih banyak atas dukungan nya
total 1 replies
TytinApriana InaQx GuhHasbi
aku suka ceritanya /Smile//Smile//Smile/
Miftahul Khoiriyah: Terima kasih kakak semoga terhibur
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!