WARNING ⚠️⚠️⚠️⚠️
BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!
"Jika kau membuat kesalahan maka aku akan menghukum mu dengan membuatmu berteriak memanggil namaku saat berada di bawahku. Mengerti, Sayang?"
"Tidak ada yang boleh menyakiti Sabrina-ku, bahkan hanya seujung kuku!"
"Aku akan menembak tanganmu hingga hancur jika kau berani menyentuh gadisku!"
"Aku bisa mengukir namaku sendiri di tubuhmu agar kau tahu jika kau adalah milikku."
Jeff Maverick, di kenal sebagai mafia dingin dan kejam yang di takuti oleh musuhnya. Hidupnya selalu tentang bagaimana dia bisa hidup tanpa kata 'kekalahan.' Namun tanpa sengaja dia jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah menolongnya. Berbagai cara Jeff lakukan agar bisa mendekati gadis itu yang sudah membuatnya tergila-gila.
Bahkan obsesinya di luar dugaannya sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
dua belas
...Sabrina hanya mengangguk dan kembali melanjutkan pekerjaannya. Kini ke dua pria itu malah saling tatap. Jeff menatap tajam Eric yang malah seperti meremehkannya....
..."Jadi kapan kamu akan mengurus perusahaan ku?"...
...Eric mulai meneguk minumannya....
...Jeff menyandarkan tubuhnya. "Sudah aku katakan jika aku tidak akan pernah mau mengurus perusahaan itu....
...Berhentilah memaksaku."...
...Eric mengangguk angguk. Lalu dia melirik Sabrina yang terlihat sedang mengobrol dengan Tessa. Jeff juga mengikuti arah pandang Eric....
..."Jangan pernah coba-coba menyakitinya atau aku akan melupakan jika kita adalah keluarga." tegas Jeff karena tahu isi pikiran Eric....
...Eric terkekeh. "Sejak kapan kamu menganggap kita keluarga?"...
..."Aku tidak main-main, Pak tua. Jika kau berani menyentuhnya sedikit pun, maka aku bisa langsung mematahkan tanganmu tanpa berpikir lagi....
..." Jeff memberikan tatapan peringatan pada Eric. Karena diatahu jika Eric juga bisa berbuat nekat....
..."Kamu terlalu berlebihan. Aku akan membuat pilihan, tinggalkan dunia gelapmu dan mulailah kelola perusahaan itu....
...Jika tidak, maka aku akan memakai caraku sendiri untuk memberikanmu pelajaran." Kali ini nada bicara Eric menjadi datar dan dingin. Dia tampak serius mengatakan itu....
..."Kau mengancamku?" Jeff tersenyum remeh....
..."Lakukan saja apa yang kau mau. Aku tidak akan pernah membiarkan orang-orang mu atau bahkan dirimu sendiri mendekatinya....
...Dan ini adalah pertama dan terakhirnya kau bertemu gadis itu." Jeff bangkit dari duduknya dengan perasaan kesal....
...Dia tidak tahu darimana Eric bisa tahu jika Jeff berada di sana....
...Eric menatap kepergian Jeff. "Apa sekarang dia benar-benar memiliki hati? Dia begitu takut jika aku menyakiti gadis itu."...
...***...
...Jeff memukul setir mobilnya dengan kesal. Sekarang Eric sudah tahu jika Jeff menyukai Sabrina....
...Dan Jeff harus lebih menjaga Sabrina lagi mulai sekarang....
...Karena dia tidak pernah tahu apa yang Eric rencanakan agar Jeff mau menurut dan mengurus perusahaannya....
...Ponsel Jeff berdering dan satu panggilan masuk dari anak buahnya. Jeff segera mengangkatnya....
..."Tuan, aku mendapatkan informasi jika gadis yang Tuan bilang itu tinggal dengan Ibu dan satu adik perempuan....
...Ayahnya sudah meninggal sekitar empat tahun yang lalu karena di bunuh seseorang dan sampai sekarang belum ada yang tahu siapa pelakunya."Jeff mendengarkan dengan baik. "Kau sudah mendapatkan datanya?"...
..."Ya, Tuan. Aku akan segera mengirimkannya padamu."...
...Jeff mengangguk dan segera memutuskan panggilannya. Dia membuka pesan yang anak buahnya kirimkan dan itu adalah data yang berhasil mereka cari....
..."Jackson? Aku seperti pernah mendengar nama ini." Jeff membaca nama Ayah Sabrina yang katanya sudah tiada itu....
...Lalu Jeff mulai membaca semua data yang di kirimkan anak buahnya. "Ibunya tidak bekerja dan membiarkan putrinya banting tulang?"...
...Jeff tak percaya dengan apa yang dia baca. Beberapa informasi dia dapatkan jika Ibu Sabrina lebih sering terlihat bermalas-malasan di rumahnya....
...Setelah selesai membaca semuanya, Jeff kembali menghubungi anak buahnya. "Cari tahu apa yang mereka lakukan tiap harinya. Aku ingin informasi dari tetangga mereka juga."...
..."Baik, Tuan."...
...Jeff meremas kuat ponselnya. "Jika benar keluarga itu menyakitinya, maka aku sendiri yang akan turun tangan dan membereskannya....
..." Jeff menatap bar itu. Terlihat Eric yang sudah keluar dari sana dengan di ikuti oleh orang-orang Eric yang menjaganya....
...Eric menghentikan langkahnya dan menatap ke arah mobil Jeff. Dia tersenyum menatap Jeff yang juga menatapnya....
...Lalu akhirnya kembali melangkah dan pergi dari tempat itu....
..."Pak tua itu benar-benar harus di waspadai." Jeff membuka pintu mobilnya karena dia harus kembali ke dalam bar dan menunggu Sabrina....
...Dia benar-benar kurang kerjaan hingga melakukan itu....
...Jeff berhenti di ambang pintu masuk saat melihat Sabrina terlihat mengantarkan pesanan seseorang. Jeff hanya melihatnya dari kejauhan dan memastikan jika gadis itu bekerja dengan baik....
...Namun raut wajahnya berubah saat pria itu malah sengaja menyentuh tangan Sabrina alih-alih mengambil botol dari tangan Sabrina....
..."Kamu tidak perlu melayaniku seperti ini. Tapi jika kamu mau maka aku akan menyiapkannya nanti." Pria itu menaik turunkan alisnya....
...Sabrina hanya diam dan mengusap tangannya yang sempat di sentuh tadi. "Maaf, Tuan. Ini adalah pekerjaanku dan selain itu aku tidak peduli."...
..."Oh, ayolah. Kamu bekerja di bar tapi pakaianmu begitu sopan. Apa ini adalah taktik rahasiamu mendapatkan pria kaya?" timpal satu temannya....
...Jeff mengepalkan tangannya mendengar itu....
..."Pekerjaanku sudah selesai jadi aku tidak memiliki urusan lain di sini. Permisi."...
..."Tunggu!" Pria itu menahan tangan Sabrina yang membuat Sabrina tidak jadi melangkah....
..."Lepaskan tanganmu, Tuan." Sabrina menatap dingin pria itu....
aku suka
aku suka🥰