Budi, seorang karyawan kantor biasa yang gaji bulanannya selalu numpang lewat karena harus melunasi utang warisan orang tuanya, tiba-tiba mendapatkan sebuah sistem aneh bernama 'System Lempar Dadu Monopoly'.
Sistem ini menampilkan papan permainan hologram mirip Monopoli lengkap dengan avatar chibi dirinya di atasnya, di mana setiap lemparan dadu bisa memberikannya reward uang dan item ajaib, atau hukuman memalukan yang harus ia jalani di dunia nyata.
Kini, hidup Budi berubah drastis menjadi sebuah pertaruhan harian di mana setiap petak yang ia injak perlahan-lahan mengangkatnya dari kemiskinan, asalkan ia bisa bertahan dari "kejutan" konyol yang disiapkan oleh sistem tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
Jam pulang kantor pun tiba.
Budi berjalan keluar gedung dengan perasaan sangat puas.
Hari ini adalah hari jumat, yang berarti lusa adalah hari minggu yang ditunggu tunggunya.
Budi memutuskan untuk mampir ke minimarket sebelum pulang ke kosan.
Dia mendorong pintu kaca minimarket itu dan langsung disambut hawa sejuk.
Ting tong.
Maya yang sedang merapikan keranjang belanjaan langsung menoleh.
Senyum cerah seketika merekah di wajah manis perempuan itu saat melihat Budi.
"Selamat sore Mas Budi, wah penampilannya rapi sekali hari ini."
Maya tidak bisa menyembunyikan kekagumannya melihat kemeja biru muda yang melekat di tubuh Budi.
"Sore Mbak Maya, iya kebetulan baru beli kemeja kemarin jadi langsung dipakai saja."
Budi berjalan mendekati meja kasir sambil mengambil sebotol air mineral dingin.
"Cocok sekali Mas, kelihatan lebih segar dan... ya pokoknya lebih pantas deh."
Maya memindai botol air itu dengan pipi yang sedikit merona merah.
Budi tersenyum hangat melihat salah tingkah Maya yang menurutnya sangat lucu.
"Terima kasih pujiannya Mbak Maya."
"Oh ya, untuk janji makan kita hari minggu besok, Mbak Maya ada waktu luang jam berapa."
Budi langsung mengutarakan tujuan utamanya mampir sore ini.
Maya tampak berpikir sejenak sambil menyerahkan uang kembalian.
"Kalau hari minggu saya libur seharian kok Mas, jadi terserah Mas Budi saja mau jam berapa."
"Bagaimana kalau jam tujuh malam saja Mbak, cuacanya lebih enak kalau malam."
"Boleh Mas, nanti kita janjian ketemu langsung di depan Kedai Nasi Goreng Pak Mamat ya."
"Beres Mbak Maya, sampai ketemu hari minggu malam ya."
Budi keluar dari minimarket dengan hati yang berbunga bunga.
Ini akan menjadi kencan pertamanya setelah bertahun tahun hanya fokus memikirkan utang dan bertahan hidup.
Budi berjalan pulang ke kamar kosnya dengan langkah ringan seperti sedang menari dan bersenandung pelan.
Setibanya di kamar, dia langsung membersihkan badan dan makan malam sederhana.
Waktu terus merambat hingga jarum jam dinding menunjukkan pukul delapan malam.
Ting.
Layar hologram biru itu kembali menyala menerangi kamarnya yang pengap.
Papan permainan Monopoli yang berkilauan itu sudah siap menyambut putaran nasib tuannya.
Kotak dialog harian langsung muncul di tengah layar dengan huruf yang bersinar.
Pengguna mendapatkan satu kali lemparan dadu gratis hari ini.
Silakan sentuh dadu virtual untuk mulai memutar takdir anda.
Budi menggosok kedua tangannya dan menyentuh dua dadu putih yang melayang di depannya.
"Beri aku sesuatu yang bagus untuk kencanku besok lusa sistem."
Klak klak klak.
Dadu itu dilemparkan dan berputar putar di atas papan hologram.
Dadu pertama berhenti di angka dua.
Dadu kedua memantul pelan dan berhenti di angka empat.
"Enam langkah maju."
Avatar chibi Budi langsung melompat kegirangan dan mulai melangkah.
Satu, dua, tiga, empat, lima, enam.
Karakter itu mendarat di sebuah petak berwarna merah muda dengan gambar botol parfum yang elegan.
Tulisan di bawah petak itu berbunyi Kesempatan Pesona.
Budi langsung tersenyum lebar melihat nama petak tersebut.
Sebuah kotak notifikasi berwarna merah muda metalik terbuka di hadapannya.
Selamat pengguna menginjak petak Kesempatan Pesona.
Sistem memberikan hadiah satu Item Ajaib bernama Parfum Karisma Pria Sejati.
Cahaya merah muda keluar dari layar dan membentuk sebuah botol kaca kecil yang mewah di udara.
Botol itu jatuh dengan sangat pelan ke telapak tangan Budi.
Tap.
Budi mengamati botol kaca bening berisi cairan keemasan itu dengan sangat antusias.
Dia langsung membaca deskripsi item yang tertera di layar sistem.
Parfum Karisma Pria Sejati.
Kategori Item Berdurasi Khusus.
Deskripsi cukup semprotkan satu kali ke pakaian, maka pengguna akan memancarkan pesona dan wibawa maskulin yang sangat memikat selama dua belas jam.
Setiap kata kata yang keluar dari mulut pengguna akan terdengar lebih menenangkan dan dipercaya oleh lawan bicara, khususnya lawan jenis.
Sisa pemakaian tersedia untuk tiga kali semprotan.
Budi tertawa kecil membaca deskripsi yang sangat berguna tersebut.
"Sistem ini benar benar tahu cara memanjakan penggunanya di setiap aspek kehidupan."
"Dengan parfum ini, kencanku di hari minggu pasti akan berjalan dengan sangat sempurna."
Budi menyimpan botol kecil itu ke dalam lemari bajunya dengan sangat hati hati.
Malam ini Budi merasa bahwa hidupnya telah kembali ke jalur yang benar.
Dia mematikan lampu kamarnya dan tidur dengan senyum yang terus menghiasi wajahnya.