NovelToon NovelToon
Istri Kecil Gus Azkar

Istri Kecil Gus Azkar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Perjodohan
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rina Casper

Aroma melati yang merebak di gedung itu terasa mencekik paru-paru Rina. Harusnya, hari ini menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya. Namun, di balik riasan bold dan kebaya putih mewah yang melekat di tubuhnya, ada hati yang sedang hancur berkeping-keping.

​Di sampingnya, duduk Gus Azkar. Pria itu tampak tenang, nyaris tanpa cela. Dua bulan lalu, saat Azkar datang melamar ke rumahnya, Rina tak punya kuasa untuk menolak keinginan orang tuanya. Azkar adalah menantu idaman—seorang ustadz muda yang dihormati, santun, dan memiliki garis keturunan pemuka agama yang terpandang.
​Tapi bagi Rina, Azkar adalah orang asing yang memisahkan dunianya dengan Bian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Casper, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34: Sisi Lain Sang Istri

"Rina itu memiliki dua kepribadian mas ih"ucap Rina sedikit kesal di balik selimut.

Gus Azkar terkekeh mendengar pengakuan jujur dari balik selimut itu. Ia perlahan menarik ujung selimut Rina sampai mata istrinya yang bulat itu terlihat.

"Dua kepribadian, hm?" goda Azkar sambil menatap foto besar di dinding itu sekali lagi, lalu kembali menatap Rina yang asli.

Rina akhirnya menurunkan selimutnya, meski wajahnya masih semerah kepiting rebus. Ia bersandar di kepala ranjang yang empuk, menatap sekeliling kamarnya yang sudah sangat ia rindukan.

"Iya, Mas... Rina itu punya dua kepribadian. Di luar Rina bisa jadi anak yang penurut, pakai baju tertutup, dan pendiam. Tapi kalau sudah masuk kamar ini..." Rina menjeda kalimatnya, melirik meja riasnya yang penuh skincare dan parfum. "Kamar ini dunia Rina. Rina suka dandan, suka wangi-wangian, suka pakai baju sesuka hati, bahkan cat rambut warna-warni. Mas kaget ya lihat foto daster itu?"

Azkar tersenyum tipis, ia meraih jemari Rina dan mengusapnya pelan. "Kaget? Sedikit. Tapi lebih banyak kagumnya. Mas nggak menyangka di balik sikap kamu yang pemalu, ternyata kamu punya kepercayaan diri yang luar biasa untuk mencintai dirimu sendiri seperti itu."

Azkar bangkit berdiri, berjalan menuju meja rias Rina. Ia menyentuh botol parfum Salsa dan deretan skincare biru itu. "Pantas saja wanginya seperti melati keraton. Ternyata istri Mas ini sangat telaten merawat diri."

Ia kemudian berbalik, menatap Rina dengan tatapan yang sangat dalam. "Mas lebih suka kepribadian kamu yang di dalam kamar ini. Lebih jujur, lebih berani, dan... lebih menggoda. Mas merasa beruntung karena hanya Mas yang punya akses masuk ke 'dunia biru' kamu ini."

Rina menggigit bibirnya, teringat foto dasternya yang sedang menggigit bibir juga. "Tapi sekarang Rina kurus, Mas. Rambut biru Rina juga sudah mulai luntur warnanya karena dua minggu nggak dirawat..."

"Makanya," Azkar berjalan kembali ke ranjang, lalu duduk sangat dekat dengan Rina hingga bahu mereka bersentuhan. "Tugas Mas sekarang adalah mengembalikan 'Rina yang di foto' itu. Mas mau lihat lagi rambut biru itu, pipi chubby itu, dan tentu saja... daster mini itu hanya untuk Mas lihat di sini."

Rina memukul lengan Azkar pelan, "Tuh kan! Ujung-ujungnya mesum lagi!"

____________________________________________________

Suasana di kamar estetik itu benar-benar membangun kedekatan yang baru bagi mereka berdua.

____________________________________________________

*******

Tiga minggu berlalu seperti sebuah keajaiban. Berkat ketelatenan Gus Azkar yang "memaksa" Rina makan tepat waktu dan merawatnya dengan penuh kasih sayang, tubuh Rina kini benar-benar kembali ke bentuk semula. Pipinya kembali chubby merona, dan seragam SMA yang dikenakannya kini tampak pas, menonjolkan kembali lekuk tubuhnya yang sempat hilang.

Pesona di Balik Seragam

Siang itu, Rina baru saja menginjakkan kaki di kamarnya setelah pulang sekolah. Cuaca yang cukup terik membuatnya merasa gerah. Tanpa menunggu lama, ia segera melepas kerudung putihnya. Rambut panjang bergelombang berwarna biru muda itu terurai indah, kontras dengan seragam putih abu-abu yang masih melekat di tubuhnya.

Rina berdiri di depan meja rias, hendak mengambil ikat rambut, saat pintu kamar terbuka.

Gus Azkar baru saja pulang dari pesantren. Ia masih mengenakan baju koko putih bersih dengan sarung bermotif elegan dan peci yang masih terpasang rapi di kepalanya. Sosok Gus sekaligus Ustadz muda yang disegani itu terpaku di ambang pintu.

"Sudah pulang, Rin?" suara Azkar terdengar sedikit serak.

Rina menoleh dengan rambut biru yang berantakan namun terlihat sangat cantik. "Eh, Mas... iya baru aja sampai. Panas banget, Mas."

1
angel
egois sekali azkra ini kenapa pemeran ceweknya gak dikasih sekolah sih😔😔
Rina Casper: nanti ke atas bab di sekolahin kok😇
total 1 replies
angel
cerita nya lumayan bagus untuk halaman pertama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!