NovelToon NovelToon
Dinikahi Kakek Impoten

Dinikahi Kakek Impoten

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Fantasi Wanita / Disfungsi Ereksi
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: Danira16

Rani yang masih berusia 18 tahun, dengan rela dinikahi Malik yang berusia 50 tahun, pria yang baik dan pernah menyelamatkan hidupnya. dimana Malik, pria tua itu selama lima tahun menderita disfungsi yang tak bisa disembuhkan. Dan Rani lah orang yang dapat menyembuhkan penyakit itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danira16, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan Susi

Sedangkan kini Tikno yang baru saja mandi ia terkejut mendapati pesan dari winda. Pria itu membacanya dan ia tersenyum. Tentu saja Tikno senang mendapat pesan dari Winda, apalagi kekasih gelapnya itu mengajaknya bertemu dirumahnya.

"Kenapa kamu senyum-senyum mas?" Ada hal apa?" Tanya Susi curiga.

"Tidak apa sayang, hanya pesan dari teman saja." Tukas Tikno langsung menghapus pesan dari Winda.

Pria itu untungnya sudah membalas oke pada Winda yang mengajaknya ingin ketemuan dirumah.

"Benar begitu? Mana coba aku lihat."

"Gak usah kepo urusan laki-laki, yang penting uangnya. Sudah kamu urus saja pekerjaan mu. Katamu bilang akan keluar dari kerjaan?" Sahut Tikno sengaja untuk membahas yang lain, supaya Susi tidak lagi curiga bahkan selalu penasaran.

Susi pun melupakan hal itu, karena selama ini ia selalu lembur dan belum memikirkan untuk resign dari tempat ia bekerja. Rencana nya Susi akan keluar dari kerjaan untuk berwirausaha.

Mumpung ia ada uang buat memulai usahanya dari pemberian Malik beberapa minggu yang lalu.

"Nanti malam aku akan mengajukan keluar dari pabrik."

"Kenapa gak pagi ini?" Seloroh Tikno seolah memaksa istrinya untuk pergi ke pabrik pagi ini.

Susi Malik curiga pada ekspresi wajah suaminya, lalu Susi menolak keras untuk pergi dari rumah.

"Kenapa kamu mengusirku? Kamu gak tau ya mas kalo aku capek semalam lembur?"

"Bukan begitu, biar cepat saja. Bukankah makin cepat makin baik. Kamu tidak perlu lagi lelah lembur dan hanya mengurusi usaha baru kamu nantinya." Dalih Tikno.

"Malam saja, atau sore nanti aku temui bos aku. Sekarang ini aku mau tidur dulu." Ucap Susi langsung menarik selimutnya karena sejujurnya ia kelelahan lembur karena banyaknya kerjaan di pabrik.

Mendengar sang istri akan beristirahat Tikno pun merasa senang, dan baginya ini adalah kesempatan bagus untuknya pergi dari rumah untuk menemui tambatan hatinya.

Tikno pun menyisir rambutnya supaya rapi dengan menatap cermin dan bersiul Yanda ia bahagia, tak ingin penampilannya Dimata Winda buruk, ia meraih parfum yanga ada dimeja rias istrinya untuk ia semprotkan pada pakaiannya.

"Pasti Winda nanti suka melihat ketampananku." Batinnya kepedean sesaat ia mematut dirinya di cermin itu.

Sesegera mungkin Tikno keluar dari rumah untuk menemui Winda, karena rumah Tikno dan Winda tak terlalu jauh akhirnya pria itu memutuskan untuk menemui Winda dengan berjalan kaki.

Tikno tak mau nanti warga curiga bahwa ia menemui Winda yang sedang berada sendiri dirumahnya, hingga akhirnya pria itu sampai kerumah Winda dan mengetuk pintu.

Winda pun segera membuka pintu, lalu menoleh ke kanan dan ke kiri yang ternyata keadaan diluar rumah sepi.

"Cepat masuk om." Ajak Winda.

Tikno pun segera masuk dan mereka pun saling berpelukan, seolah tidak bertemu lama saja. Padahal baru kemaren Tikno mengajak Winda jalan jalan dengan berakhir dengan meraih k3n1km4tan bersama.

"Gimana penampilan om?" Tanya Tikno memutar badannya.

"Om ganteng lah, mana makin tampan kalo sering kasih Winda uang." Tukas Winda merayu.

Tikno langsung tertawa, ia tahu kekasihnya itu suka sekali uangmu dan baginya itu tak masalah, selagi ia masih ada uang. Lagi pula wanita secantik Winda pantas mendapatkan yang terbaik, dan ia boleh memilih pria manapun yang sanggup memenuhi kebutuhan nya.

Termasuk dirinya yang saat ini sedang ada diatas dan banyak uang. Untuk itu Winda mengejar dan merayu Tikno untuk dirinya sendiri sekaligus bisa mendapatkan yang diinginkan dengan rencananya menjebak Tikno.

Mendapat pujian dari kekasihnya, Tikno senang dan besar kepala.

"Ayo kita main sekarang Winda, om dah gak sabaran." Ucap Tikno sudah ngebet pengen merasuki Winda.

Winda pun menahan Tikno, "sabar dulu om, saya ke kamar mandi dulu, tunggu saja di sini." Ucap Winda dengan mengedipkan sebelah matanya menggod4 Tikno.

Pria itu langsung mengangguk, ia lalu telah melepaskan kemeja nya beserta semua yang melekat pada badannya.

Sedangkan Winda meraih ponselnya dan sengaja mengirimkan pesan kepada isteri Tikno, yaitu Susi.

Bunyi pesan itu mengatakan bahwa saat ini suaminya Tikno sedang bersama perempuan. Winda juga mengarahkan Susi untuk mengecek rumah Winda untuk bisa menemukan suaminya ada ditempat gadi$ itu.

Setelah itu Winda menaruh ponselnya kembali setelah mengirimkan pesan singkat itu, pesan yang nantinya akan membuat Tikno terkena masalah dan menjadi huru hara.

Winda keluar dari kamarnya dengan memakai lingerie, ia berjalan mendekati Tikno yang sudah p0los, namun Winda tak terkejut ia seakan paham keinginan pria itu.

Tikno langsung tegak anunya melihat Winda yang begitu s3k$i dalam balutan pakaian yang kurang bahan itu. D4d* nya menyembul indah dan be$4r, hingga burung Tikno sudah tegak hormat siap mencucuk lawannya.

Winda menarik tangan Tikno untuk untuk masuk ke dalam k4mar miliknya, dan disanalah terjadi perhelatan hebat.

Tikno pun bergerak bebas dan leluasa di dalam ruang sempit Winda, hingga gerakan itu kian cepat menimbulkan bunyi derit r4nj*Ng tempat mereka sedang berpacu main kuda kudaan.

"Pel4n-p3lan dong 0m, nanti kasur Winda patah dan rusak."

"Sssth biar saja, nanti om belikan yang baru ya?" Sahut Tikno mengayuh lebih cepat dalam dalam.

Braaak

Suara pintu terbuka dari luar, dan Susi pun masuk ke dalam rumah Winda. Sengaja saat ia mengajak main Tikno ia tak mengunci pintu depan.

Gunanya untuk memudahkan Susi masuk kedalam dan melihat suaminya sedang enyak enyak dengannya.

Susi berjalan mencari suaminya, hingga ia mendengar suara eraman yang ditimbulkan dari suara yang begitu familiar. Dan suara itu adalah suara suaminya Tikno.

1
Ara putri
semangat kak, jgn lupa mampir juga ya keceritaku PENJELAJAH WAKTU, HIDUP DIZAMAN AJAIB
vita
suka ceritanya menarik
Soraya
semangat thor lanjut
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya,

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Soraya
mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!