NovelToon NovelToon
INDIGO

INDIGO

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Misteri / Horor / Matabatin / Mata Batin / Tamat
Popularitas:260.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: RuQi

Di harap kan bijak saat membaca.

Menceritakan seorang anak yang berbeda dan
mempunyai kelebihan,

Sejak kecil sudah hidup berdampingan dengan makhluk dunia lain.
Bisa melihat dan merasakan makhluk tak kasat mata, sampai harus berjuang dari kerasnya hidup dan takdir yang sangat kejam.
Mempertahan kan sesuatu yang di berikan oleh pencipta,

akan kan selamanya akan seperti ini,
Jika dia bisa memilih dan di beri kesempatan untuk memilih,
Apa yang akan dia pilih, Memilih Hidup dengan kelebihan, atau membuang kelebihan itu,.

Klik hati untuk mengikuti kisah ini,
dan jangan lupa Rate bintang lima, tinggalkan jejak kalian di colom comentar..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RuQi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch34. GANGGUAN

SELAMAT MEMBACA KEMBALI

"Assalamualaikum.." ucap ku dan mang Ujang saat di depan ruangan Abah Joko

"Waalaikumsalam.." jawab Abah Joko,

"Siapa ini, cucunya Sekar kamu nduk" kata Abah lagi menanyai ku

"Iya Abah, saya cucu nenek Sekar, yang mau di sini 2 Minggu untuk belajar agama, nama saya ruqi, mohon bimbingan dari Abah dan semua santri," sapa ku sambil mencium tangan Abah menyalami nya

"Sekar sudah bicara sama saya, semoga kamu kerasan di sini ya nduk" ucap Abah

"Ujang kamu pulang saja, bilang Sekar cucunya sudah sampai, " kata Abah pada paman Ujang

Paman Ujang hanya menganggukkan kepala dan pmit pulang untuk menyampaikan pesan abah,

Aku yang ingin shalat Maghrib pun juga izin pamit dengan Abah.

"Abah, ruqi pamit juga mau ke pondok buat shalat Maghrib," ucap ku

"Iya silakan nak, ati ati di jalan " kata Abah

"Iya Abah, assalamualaikum.." salam ku

"Waalaikumsalam.." jawab Abah

Aku yang tadi pergi bersama paman Ujang dan pulang sendiri agak lupa jalan, karna pondok ini banyak saung saung dan jalanan di sini juga sama semua.

"Astaga, tadi ke arah mana ya" kata ku sendiri

"ke kanan ke kiri atau lurus," ucap ku lagi

Lama aku berfikir, akhirnya aku memilih jalan belok ke kanan

"Bismillahirrahmanirrahim." ucap ku, lalu melangkah maju,

Hari sudah sebentar lagi memasuki waktu Maghrib, aku yang bingung masih terus berjalan, ntah kemana semua santri di sini, kenapa sepi sekali, padahal tadi banyak sekali santri dan santriwati di jalan,

Ternyata aku berbelok ke arah yang salah, aku malah berbelok ke arah hutan,

Saat aku menyadari dan ingin berbalik, aku melihat sosok perempuan dengan tubuh yang besar dan buah dada yang sangat besar, rambutnya yang putih menyentuh tanah dan menyangkut kesana kemari,

yang membuat ku risih adalah, Dia tidak memakai baju, makhluk apa ini, apa dia tidak malu..?

Muka yang seperti nenek tua, dan keriput di mana mana, mata yang pucat, dan kuku yang hitam.

"Astaga, baru sampai harus berpapasan dengan makhluk ini," ucap ku dalam hati

"Serem sih nggak, tapi kok aku jijik ya karna aku perempuan" kata ku lagi

Aku pun memanggil pelindung dari nenek, Aneh nya hanya menampakkan wujud saja dia wanita itu sudah pergi,

Tidak seperti makhluk lain yang harus saling adu, dan yang kalah baru dia pergi,

Aku pun sangat bersyukur, jadi tidak harus terus terusan berurusan dengan makhluk seperti ini,

"Alhamdulillah.." ucap ku

"Astaghfirullah.. sudah Maghrib, aku harus kemana ini, tidak ada orang di sini, aku juga merasa merinding bila sendirian" kata ku lagi

Aku merasakan hawa yang kuat saat itu, ntah dari mana, tapi sepertinya firasat ku bilang ini pertanda buruk,

Maghrib pun tiba, aku masih di hutan itu di temani pelindungku, kaki ku tidak bisa di gerakkan, ntah kenapa aku tertekan dengan aura ini, sesak nafas yang ku rasa saat itu,

Pelindung ku hanya berjaga di samping ku, ntah dia merasakan atau tidak, namun aku yakin dia juga merasakan sama seperti ku,

"Hihihi Hihihi Hihihi..." ada suara tawa dari arah atas

"Astaghfirullah.. aku kenal suara ini, suara yang familiar buat ku, ntah kenapa aku ingin berteriak meminta tolong, di mana semua orang, kenapa tidak ada yang mencari ku, mbak Dina kemana kamu mbak, aku takut mbak" ucap ku dalam hati yang tertahan karna takut

Suara itu semakin lama semakin mendekat, ntah kenapa pelindung ku hanya diam saja,

Aku harap mbak Dina cepat mencari ku

Ku lihat pelindung ku berusaha mengusirnya, namun karna jarak dia yang jauh, dan pelindungku tidak berani meninggalkan ku jauh jauh, dia cuma mengeluarkan suaranya yang sangat keras,

Ku lirik makhluk yang menggang gu ku, ternyata dia adalah sosok sundel bolong, suaranya yang melengking membuat ku mual, dan hawa ini membuat pundak ku sakit bahkan kepala rasanya mau pecah

Dia memakai baju merah yang penuh dengan darah, setiap dia berpindah, darah akan menetes dari baju dan kakinya,

bau anyir menyengat kuat, kulit pucat dan banyak sayatan di muka nya, kuku yang panjang seperti kuku kucing, dan rambut yang panjang sekakinya, sosok ini jarang di temui, karna dia salah satu korbang dari pembunuhan dan arwahnya menjadi tumbal para dukun untuk mereka yang ingin awat muda

Dia memiliki hawa yang kuat karna makhluk ini sering memakan bayi bayi aborsi dan mengambil Ari Ari bayi yang baru lahir,

Entah kenapa dia mau menampakkan dan menggangu ku, atau mungkin ada hubungannya dengan kelahiran ku, atau dia juga mengincar darah anak yang terlahir di malam jum'at Kliwon suro,

Aku baru ingat, banyak tempat yang tidak bisa aku datangi, mungkin aku tidak sengaja membuat nya tidak nyaman karna menginjakkan kaki di tempatnya ini,

"Nenek, bunda, ayah, tolong ruqi.." Ucap ku dan mulai kehilangan kesadaran ku..

Dan entah bagaimana nanti nasip ruqi kecil..

Tunggu besok kelanjutannya,

Selamat membaca

Wassalamu'alaikum..

1
Daliffa
Luar biasa
Daliffa
🙏
Daliffa
mampir komen Thor,🙏
Nur Hasanah
kapan up lagi kak
Nur Hasanah
semngat yhh kak
Dania
Weee ga pakai baju, gimana Qi 🤔🤔
Dania
Pasti Niken akan beristirahat dengan tenang
Dania
transaksi RS dan pasien pasti sangat dijaga ketat
Dania
Ya Allah, pengorbanan macam apa ini, sangat menyayat hati
Dania
Astaghfirullah 😭😭😭😭 Niken 😭😭😭😭
Dania
melakukan tuor 🤔🤔

tour, itu
Dania
Ginjal 🤔🤔 sampai ada catatan transplantasi ginjal 🤔🤔
Dania
yahhh benar banget, penasaran akan timbul, ketika kita ingin segera mengetahui sesuatu
Dania
mengapa ga samaan
dera
Jejak
✰͜͡༗⃝รคฯ๏ภคгค◦➬.𝒗.𝒌 ᭄
💪💪💪💪
Dania
RuQi emang baik banget
Dania
Astaga....inienghibur ya
Dania
Enaknya, serasa punya dua ibu kandung 🤗🤗🤗
Dania
😂😂😂 lebih gemez pas udah gede
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!