JANGAN COBA COBA PLAGIAT
KALAU TIDAK MAU KENA PELANGGARAN HAK CIPTA... 😡
Gimana jadinya seorang pria yang menyandang status ceo, di perusahaan terbesar di asia, yang tegas,cuek ,galak jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang gadis cantik yang magang di perusahaan milik keluarganya,...
akankah pria itu bisa memiliki hati gadis tersebut ?
Gadis cantik berambut panjang idaman para laki laki, yang kini sedang mengurus surat magang di perusahan sanjaya company, di perusahaan itu dia mendapatkan boss yang sombong dan galak, dan juga aneh, yg selalu bikin dirinya kewalahan dengan sifat dan sikap bossnya itu, padahal dia bisa saja magang di perushaan kakanya tapi dengan pendiriannya yang kuat, bahwa dia tidak ingin mendapatkan perlakuan istimewa jika magang di tempat sang kaka, karna itu dia memilih magang di perusahaan sanjaya company.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 34
tak berapa lama mereka sampai ke sebuah restaurant mewah.
vano membuka pintu mobil untuk kinar, dan kenan yang melihat perlakuin vano juga mengikuti membuka pintu mobil untuk sisil membuatnya menatap heran kenan.
"kak ken... gak usah berlebihan.. aku bisa buka pintu sendiri" ucap sisil
"tak masalah bagiku" kenan tersenyum penuh arti ke arah sisil.
"ayo masuk sayang" ucap vano menggandeng tangan kinar.
"ayo masuk sil" kenan yang mau menggandeng tangan sisil malah di tinggal.. si empunya duluan jalan masuk.
"nasib nasib" batin kenan mengelus dadanya.
"aku sudah memesankan makanan untuk kita , jadi tinggal menunggu saja" kata vano
"wow.... ternyata kamu udah siapin ini semua sayang" kata kinar melihat sekeliling restaurant yang begitu mewah.
"ya begitulah" vano tersenyum ke arah kinar.
"bos vano romantis banget ya, beruntung lo nar punya pacar kaya bos vano" kata sisil
"kamu juga bakal beruntung jika menjadi pacarku" sahut kenan serius.
"kak ken bisa aja deh.... sisil mah pastinya beruntung lah.. tapi kan aku gak mungkin banget deh kayaknya.. kak ken kan ganteng pasti banyak yang suka"
vano dan kinar hanya bisa menatap 2 insan yang sedang pdkt.
acara vano untuk makan siang romantis dengan kinar ambyar gara gara kenan.
"gassspollll lah ken.. lo kelamaan amat" ucap vano.
kenan menatap sisil sangat lekat, membuat sisil tak nyaman dan salah tingkah.
kinar yang melihat sisil merasa tak enak pun membuka suaranya.
"udah mending kita makan aja, liat nih makanan udah pada dateng juga... aku udah laper yank" manja kinar memanyunkan bibirnya.
"gak usah di manyunin bibirmu yangg... bikin aku gemes" vano mencubit bibir kinar dengan gemas.
"inget ada gue sama sisil disini woiii jangan bikin iri" sindir kenan
"resiko ganggu kencan gue" sahut vano dibetulkan oleh kinar.
pada akhrinya mereka ber4 fokus untuk makan siang, kenan menyempatkan diri melirik ke arah sisil yang sedang makan dengan lahapnya.
"pelan pelan aja makannya sil" membersihkan sisa makanan di ujung bibir sisil.
"ekhemm... " vano berdehem melihat aksi romantis kenan.
"udah yangg jangan ganggu mereka" bisik kinar pada vano yang jail modeon.
"makasih kak (tersenyum)" sisil yang mulai merona karna perlakuan manis dari kenan.
"jantung tahan jantung.. jangan copot" batin sisil
setelah acara makan siang mereka, kenan justru menarik sisil agar ikut pergi dengannya ke suatu tempat.
dan vano mengajak kinar untuk kembai ke kantor karena dirinya ada rapat.
"kak ken kita mau kemana" tanya sisil dengan muka polosnya.
"ikut saja , nanti juga tau" kata kenan menampilkan senyumnya.
"tapi aku harus kembali kerja ,kalau gak bakal di marah bos" mencari alasan agar bisa pergi dari kenan.
"tidak akan ada yang memarahimu" sahut kenan membuka pintu mobil untuk sisil.
"tapi aku harus bekerja nanti aku tidak dapat gaji" perkataan sisil membuat kenan tertawa keras.
"kenapa malah ketawa sih" sisil merasa kesal karena kenan menertawainya.
"apa kamu mau menghindari aku?" tanya kinan sambil menjalankan pelan mobilnya.
"ti..... tidak untuk apa aku menghindar dari kak ken" memaksakan senyum.
"tentu aja gue harus menghindar, lama lama deket kak ken bisa mati jantungan" batin sisil menyentuh arah jantungnya.
"kenapa kamu nyentuh dada?, apa kamu sakit?" kenan terlihat hawatir.
"iya" jawab singkat sisil.
"sakit apa.... kenapa gak bilang dari tadi" panik kenan berlebihan.
"sakit jantung (batin sisil berteriak), ahh gak kok kak ,aku cuman bercanda hehe.
"astaga bocah.. bisa bisanya bercanda masalah sakit" pikir kenan.
"omonganmu itu adalah doa , apa kamu tau itu?" kesal kenan
" I....I... iya kak aku tau" merasa takut dengan tatapan kenan.
"jangan bercanda dengan hal hal yang seperti itu lagi,... aku gak suka" kenan memasang wajah datarnya.
"kenapa dia sangat kesal, gue kan cuman bercanda dikit" gumam sisil
kenan hanya fokus dengan setirnya dan sisil tidak mau melihat kenan memilih menatap ke arah jalan.
"turun" ucap kenan tiba tiba
"bukannya ini kantor kak" tanya kinar bingung, karna tadi kenan bilang akan mengajaknya pergi ketempat lain.
"bukannya kamu bilang ingin bekerja, sekarang aku antarkan kamu ketempat yang kamu mau"
"oohhh... iya kak makasih" sisil keluar dari mobil dengan wajah kesalnya.
kenan langsung tancap gas meninggalkan area kantor vano.
HAY GUYS 🙋♀️🙋♀️🙋♀️🙋♀️
MAAF BILA MASIH ADA TYPO BERTEBARAN YA 🙏🙏🙏
JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE DAN LIKE JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITAKU 😁
JANGAN LUPA JUGA BACA NOVEL AKU YANG JUDULNYA :
WANITA PEMIKAT HATI
KINAN DAN VANDO
THANK YOU 🙏🙏🙏❤️❤
Jesika berulah lg