NovelToon NovelToon
Secret Marriage

Secret Marriage

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: mys05

18+ SESUAIKAN BACAAN DENGAN USIA!


Disaat tuntutan hidup terus mendesaknya, Alana memutuskan untuk menukar dirinya dengan harta. diatas pernikahan kontrak Alana berhasil merubah hidupnya dalam sekejap.

"Kau boleh melakukan apapun, selama aku menjadi istrimu dan kau terus memanjakanku dengan kekayaan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mys05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34

Keesokan harinya. di pagi hari Nathan terus memandang wajah cantik Alana yang sedang terpejam. Nathan mengelus menggenggam tangan Alana dengan sangat kuat seolah enggan untuk melepaskan.

Alana tersenyum tipis saat dirinya telah tersadar jika Nathan sedang memperhatikannya. wanita itu terus mendekapkan dirinya pada Nathan kemudian berkata, "Beri aku waktu dua jam untuk membersihkan diri, dan memanjakan-mu untuk yang terakhir kalinya."

Kembali Nathan tersenyum getir, sejenak ia mengerjap kemudian membenarkan posisi tidurnya memandang langit-langit kamar.

"Nathan..." Alana memeluk tubuh Nathan dengan kepala yang menempel di dada sang pria, "Meskipun hari ini kita akan berpisah, tapi merasa aneh."

"Kenapa?" tanya Nathan spontan.

"Entah, sepertinya aku masih takut kehilangan..."

Nathan memalingkan wajahnya menatap tajam Alana, "Kehilangan?"

Alana mengangguk, dengan raut wajah memelas. "Aku tidak yakin, jika aku bisa menjalani kehidupan setelah semua ini berakhir."

Nathan terpaku, ia meraih wajah Alana tanpa mengalihkan pandangan seolah mengharapkan Alana untuk mengatakan sesuatu.

"Kau tau? uangku habis, semua sudah aku pakai untuk mengganti denda pemutusan kontrak." Alana tertunduk dengan air mata yang mulai menggenang, "Aku mohon..."

"Mo... mohon apa?" tanya Nathan dengan suara parau.

"Aku..." Alana memandang sorot mata Nathan yang berbinar, "Aku..."

"Katakan Alana, katakan!" batin Nathan berharap.

"Aku..." Alana memalingkan wajahnya melirik kearah lain, "Tolong jangan meminta kembali harta yang sudah kau berikan! aku sudah kehabisan uang. hanya tersisa apartemen, dan itu akan aku gunakan sebagai tempat tinggal."

Disaat debaran di dada Nathan sudah berpacu dengan cepat, Alana malah berkata demikian. tidak sesuai apa yang Nathan ingin dengar. "Kau takut kehilangan apa?" tanya Nathan gugup.

"Segalanya!"

"Segalanya?"

Alana menganggukkan kepalanya dengan cepat, "Harta dan semua yang aku miliki sekarang!"

Nathan tersenyum kecut, pria itu berdecih memutar bola matanya. "Bodoh!" Nathan mengutuk dirinya sendiri karena terlalu berharap untuk Alana mengatakan jika wanita tersebut takut kehilangannya.

Mata Alana memanas, ia mendekatkan wajahnya pada Nathan. mengecup pipi dan bibir pria jangkung itu singkat.

"Bersihkan dirimu sekarang, aku akan mengantarmu." ucap Nathan santai.

Alana menggelengkan kepalanya perlahan. matanya semakin memanas setelah mendengar ucapan Nathan barusan. Alana berpikir jika Nathan ingin Alana cepat pergi dari hadapannya. spontan Alana memutar badan mencoba menyembunyikan air matanya yang sudah sulit untuk ditahan

"Segalanya termasuk kau Nathan. Aku takut kehilanganmu," Batin Alana menjerit.

Sedangkan Nathan hanya pergi beranjak membuka tirai punutup jendela untuk menikmati udara pagi dari atas balkon.

"Nathan benar-benar menginginkanmu pergi Alana, untuk apa kau masih berdiam diri. cepat bersihkan dirimu dan kemasi barangmu bodoh!" gerutu Alana pada dirinya sendiri.

Alana beranjak, dengan tubuh yang ditutupi oleh selimut wanita itu mengambil kembali pakaiannya yang berserakan dilantai. sejenak Alana melirik pada Nathan yang sedang berdiri memunggungi. lagi-lagi Alana berhasil meloloskan air matanya. sungguh ia tak ingin berpisah, tetapi sikap Nathan yang terlihat acuh seolah mendorong Alana untuk segera meninggalkannya sekarang.

"Kau jahat, Nathan." Batin Alana terisak.

Alana berlalu menuju kamar mandi begitu saja, sedangkan Nathan terlihat memalingkan tubuhnya setelah mendengar langkah kaki Alana yang mengarah ke kamar mandi.

Nathan kecewa, dalam pikirannya sekarang ternyata wanita tersebut masih belum berubah. "Apa tujuanmu hanya uang? apa kau sama sekali tidak tertarik padaku selama kita menjalani hidup bersama?" gumam Nathan tersenyum getir.

Dibawah kucuran shower yang membasahi seluruh tubuhnya, Alana terus terisak. tangisannya terdengar begitu berat, meskipun tersamarkan oleh suara air.

Alana belum siap kehilangan Nathan, apa yang harus ia lakukan jika Nathan tidak ada bersamanya mulai sekarang? segala sesuatunya selau karena Nathan. apa jadinya jika mereka benar-benar berpisah? tentu Alana harus kembali menelan pahitnya kehidupan setelah ini, dapat dipastikan ini akan jauh lebih rumit karena urusannya sudah menyangkut hati dan perasaan.

Alana sudah mengemasi seluruh barangnya. setalah membersihkan diri, ia juga sudah merias wajahnya dengan balutan make-up tipis.

Nathan mendekatkan dirinya pada Alana, tersenyum kecut sambil menyingkirkan anak rambut wanita tersebut. "Apa kau yakin, tidak ingin aku mengantarmu?"

Alana menyunggingkan senyum, menganggukan kepala perlahan. "Itu hanya akan membuat media kembali bertanya, sudah cukup aku membuat hidupmu sulit. aku tak ingin mengulanginya lagi!"

Nathan mengangguk pasrah, ia mengambil alih koper ditangan Alana. berlalu begitu saja memimpin langkah.

Alana cukup geram, matanya selalu saja memanas. ia meremat ujung mini dress yang dikenakan, "Jangan banyak berharap! Nathan tidak akan mencegah dan meminta kau tetap disini."

Tibalah keduanya diambang pintu utama. Alana terus memandang wajah tampan Nathan sambil mengambil alih koper.

"Jaga dirimu!"

Alana mengangguk, "Boleh aku memelukmu?"

Nathan terdiam, sedangkan Alana langsung memeluk tubuh Nathan dengan sangat erat. "Jangan lupakan aku," lirih Alana.

Nathan mendongakan wajah Alana, menghapus butiran cairan bening tersebut diwajah sang empu. "Aku tidak mungkin melupakanmu! hubungi aku jika kau butuh sesuatu," sahut Nathan terenyuh.

Alana mengerjapkan matanya, "Cegah aku, Nathan. cegah!" Batin Alana

Dan sampai menit berikutnya pun Nathan tidak mencegahnya. Alana melepaskan dirinya dari Nathan, memalingkan wajah untuk menghapus air mata.

"Kau baik-baik saja?" tanya Nathan memastikan lembut.

Alana menganggukkan kepalanya kecewa, wanita itu langsung memutar badannya berjalan menjauhi Nathan sambil menarik kopernya. Tanpa Alana sadari, setetes air mata Nathan pun ikut mengalir saat dirinya sudah bergegas pergi meninggalkan Nathan tanpa menoleh sedikitpun.

1
Aiss Sulastri
aq kasih kopi aya miiin...koment nya gak usah panjang2
Nindy rachmawati
suka ceritanyq
🥀
mampir ni thor.

jangan lupa mampir di loser man ya semuanya. 🔥🔥🔥🔥 panas dan bikin merinding sih tapi ceritanya juga bagus. yuk cuss mampir di karya mak . makasih semua
shera
ceritanya bagus
Dedew
kenapa sama2 gengsi si ah elah 🙄
Dedew
novelnya bagus banget,alur cerita bagus,pasti authornya pintar banget🤗
Vivi Yanti
Diberitahukan kepada Nathan untuk segera memberitahukan kepada Alana jika dirimu sudah mencintainya dan menginginkannya untuk selalu bersamamu

kenapa eh kenapa berjud itu haram??
eh malah nyanyi lagu pak aji rhoma pulak wkwkkwk
satu pesan untuk kalian berdua...Nathan n Alana...kalau cinta jangan gengsi...perjanjian kontrak hanya antara klen berdua tohh???udindut alias udaaah langgar tabrak libas gelinding ajaaaaa.....ciyus dehh dengerin kaya uwekkkk
Vivi Yanti: dengerin saran gueeee maksud nyeeeeee
total 1 replies
Nurhana
mewek dipart ini😭
Lina Sari
monika sm juan aj
oniez
sangatlah umum wanita yg gila karir lebih banyak menggunakan segala cara tak peduli pada suami dan anak.. JANGAN PUNGKIRI !
Rafika Aprilyanti Alfian
thooor semoga juan dn monica berjodoh dn sama" bucin yah thoor😅
Rafika Aprilyanti Alfian
alana" klu jdi istri itu harus nurut apa kta suami jagn mementingkan egomu aja di tinggal selingkuh kmu baru tahu rada kauuu🤣🤣
Rafika Aprilyanti Alfian
sudah lah alana nathan cinta bilang cinta syank bilang syang tak perlu gengsi dn egois klu kalian masih sama" ingin memiliki klu pergi baru saling merindukan iya kn thoor🤣🤣
Rafika Aprilyanti Alfian
ooohh alaaaa ternyata mimpi toh alana aku kira nyata loh thoor🤣🤣🤣
Rafika Aprilyanti Alfian
si nathan cemburu tanda cinta tapi gengsi si nathan🤣
Rafika Aprilyanti Alfian
nyimak thoor
Alfiah Maseran Raziqhusna
keputusan yg tepat alana...syabasss
Alfiah Maseran Raziqhusna
wahhh...bagus jalan ceritanya thor...lain dari yg lain...sentiasa mengikuti....
👑☘ɴͪᴏͦᴠᷤɪͭᴛͤᴀᷝ💣
jan pilih kasih doong, bang.. untung Alana gak bebyblus 😁
Her Liana
maju terus pantang mundur Ju...🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!