"Kenapa harus aku Mas yang kamu sakiti? apakah kamu tak ingat jika aku sudah banyak berkorban untukmu kenapa harus ada dia dalam pernikahan kita apa salahku sama kamu Mas."
Suara lantang wanita cantik bernama Paramitha Rusli membuat semua orang kini kembali menatap kearahnya terlebih lagi laki laki yang berstatus menjadi suaminya itu menatapnya dengan sinis.
"Jangan pernah kamu lupakan satu hal Mitha aku menikahimu hanya karena keterpaksaan dan juga karena permintaan orang tuaku,dan kamu tahu aku tak pernah mencintaimu walupun hanya seujung kuku wanita yang aku cintai hanya Lisa dan kamu tahu akan hal itu.."
Laki laki egois yang bernama Heru Sudjatmoko terdengar begitu pedih di telinga Mitha wanita yang sudah menemaninya namun kini dia harus di campakkan dan di cerai begitu saja.
Rasa sakit hati yang dia alami membuat Mitha berubah menjadi wanita yang sangat cantik dan juga berubah menjadi wanita sukses hal itu tentu saja membuat Heru menyesal di kemudian hari.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 34
""Sangat menyedihkan saat seorang pernah menjadi bagian penting dalam hidupmu,namun kini tak kau kenali lagi...""
Heru pun masih berbaring di dalam kamarnya terdengar suara yang tak asing untuknya mengunjunginya di Singapura dia adalah Pak Bambang dan Ibu Melda.
"Heru dimana kamu?"panggil Pak Bambang tanpa mau menunggu lagi..
Heru pun langsung beranjak dari tempat tidur dan kemudian menghampiri kedua orang tuanya...
"Ayah,,Bunda..."ucap Heru sangat terkejut bahkan kedua orang tuanya pun bisa masuk kedalam apartemen miliknya benar dugaannya bahwa selama ini sang Ayah yang ada di balik semuanya...
Pak Bambang pun menatap Heru dengan tatapan yang tak bisa dia kali ini sangat kecewa dengan apa yang di lakukan oleh Heru.
"Apa ini jam segini kamu baru bangun apa ini yang kamu lakukan selama ini di negara ini?"Pak Bambang pun tersenyum simpul menandakan bahwa dia sangat kecewa bahkan sangat kecewa...
"Ayah aku bisa jelasin ini semua?"ucapnya terhenti ketika sang Ayah mengatakan hal yang sangat membuatnya kecewa.
"Kamu itu memang anak yang hanya bisa menyusahkan orang tua saja. Dulu Ayah udah nikahkan dengan Mitha malah kamu ceraikan dan sekarang malah kamu ingin memilikinya lagi. Jika benar begitu tunjukan usaha kamu jangan jadi banci.."Pak Bambang pun terlihat berubah...
Ibu Melda sangat terkejut mendengar ucapan sang suami ucapan laki laki yang selama ini menjadi panutan dirinya namun kini sikap dan sifat Pak Bambang sudah mulai nampak aslinya ternyata Pak Bambang adalah seorang playing victim yang selalu saja bisa memanipulasi keadaan...
"Ayah jaga bicaramu dia putra kita kenapa Ayah bilang begitu?"Ibu Melda pun mulai ikut angkat bicara...
Heru pun terdiam setelah mendengar ucapan sang Ayah yang sangat melukai hatinya itu..
"Ayah kenapa Ayah bilang seperti itu?Heru tahu jika Heru salah tapi apakah pantas itu jika seorang Ayah berkata seperti itu pada putranya sendiri." Heru pun nampak kecewa pada ucapan Ayahnya...
Pak Bambang pun menatap tajam kearah sang putra dan kemudian tersenyum..
"Lihatlah kamu baru Ayah katakan seperti itu saja kamu sudah menangis kamu emang banci Heru..." Pak Bambang pun mulai bersikap sombong sebab apa yang di inginkannya tak bisa dia dapatkan..
*****
Di tempat berbeda....
Mitha dan Dimas sedang makan berdua dia sebuah restoran ternama di pusat Singapura,tiba tiba saja Diandra datang menemui Dimas bahkan penolakan Dimas di perusahaan tak membuat Diandra mundur.
"Hai Dimas kebetulan sekali kita berhenti di sini?"ucap Diandra dengan gaya centilnya membuat Dimas pun merasa gerah karena terus saja diganggu..
"Di,,ini adalah tempat umum dan siapa saja boleh kesini? Dan gak ada yang kebetulan di dunia ini. Pergilah jangan ganggu mood kami." Dimas pun mengeluarkan ultimatumnya..
Diandra pun langsung bergelayut di lengan Dimas dengan manja namun secepat kilat Dimas pun menepiskannya...
"Jaga batasan kamu Di,ini tempat umum dan kamu gak pantas untuk melakukan itu.." Dimas pun langsung tajam wanita yang pernah dia cintai beberapa tahun yang lalu...
"Mas apa kamu lupa padaku,kita pernah bersama untuk waktu yang lama sedangkan wanita yang di sampingmu adalah orang yang baru kamu kenal. Mas aku masih sangat menyayangi kamu Mas tolonglah maafkan aku.." Diandra pun mulai berakting dengan menangis.
"Di,,apa kamu gak ingat kamu sudah meninggalkan saya dan iya wanita ini memang wanita yang baru aku kenal tapi dia seribu lebih baik daripada kamu. Dia adalah wanita yang terhormat dan wanita yang terbaik yang pernah aku kenal sedangkan kamu? Kamu wanita terburuk yang pernah aku kenal jika kamu mengaku kamu wanita baik baik kamu tak akan bermain dengan sutradara kamu dan membuat skandal yang sangat menjijikkan. Maaf Diandra kamu hanyalah masa laluku dan dia adalah masa depanku. Aku ingatkan kamu sekali lagi jika kamu berani mengganggu aku dan calon istriku lagi maka jangan salahkan aku jika aku akan membuat perhitungan dengan kamu.. Ingat itu.." Dimas pun kembali mengeluarkan ultimatumnya untuk menekan Diandra.
Mitha yang semenjak tadi diam pun tersenyum kemudian ikut menimpali perkataan calon suaminya itu..
"Mbak maaf jika kamu wanita terhormat kamu tak akan pernah melakukan ini di depan umum. Dia adalah calon suamiku jadi kamu gak perlu repot-repot untuk mengurusi kehidupannya. Kami punya kehidupan sendiri maaf permisi.." Mitha dan Dimas pun memilih untuk pergi meninggalkan restoran itu sedangkan Diandra dia kembali menanggung malu karena perbuatannya sendiri....
""Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya..""
"Apa kamu masih menginginkan Mitha?"tanya Pak Bambang kemudian..
Heru pun mengangguk sambil menundukkan wajahnya..
Pak Bambang tersenyum simpul kemudian menatap Heru lagi dan lagi...
"Dapatkan dia dengan cara apapun, Ayah akan membantu kamu untuk mendapatkan Mitha lagi.. Tapi setelah itu kamu juga harus janji pada Ayah untuk bisa mengambil semua harta miliknya.."
Heru dan Ibu Melda tak pernah menyangka jika Pak Bambang akan mengatakan hal seperti itu padahal sebelumnya beliau telihat sangat menyayangi Mitha namun kenyataannya yang dia inginkan hanyalah kekayaan Mitha yaitu Mitha Persada..
Heru pun tak bisa berkata apa apa lagi dia sepetinya mulai mengerti segalanya kenapa dulu dia di paksa menikahi Mitha yaitu hanya untuk harta dan hanya untuk mengambil alih semua harta yang di miliki oleh Mitha.
"Apa maksud Ayah?"tanya Heru penasaran..
Pak Bambang tak menjawab pertanyaan sang putra,justru di disibukan oleh hal lain tiba tiba saja Pak Bambang mendapatkan telfon dari seseorang...
"Dasar kalian gak guna? mengurus satu perempuan saja kalian gak bisa percuma saja saya bayar kalian dengan sangat mahal.."Pak Bambang pun terlihat kecewa karena baru saja mendapatkan kabar bahwa mereka gagal menculik Mitha dan sebagian anak buahnya juga di tangkap oleh Dimas.
"Jangan sampai mereka tahu kalau aku yang ada di balik ini semuanya jika sampai hal ini diketahui oleh Antonio dan putranya kalian dan semua keluarga kalian akan habis di tangan saya."Pak Bambang pun mulai mengancam anak buahnya.
Ibu Melda yang mendengar ucapan sang suami pun merasa takut jika ternyata selama ini usaha sang suami itu bukanlah hal yang lumrah,namun lebih kepada usaha gelap yang Pak Bambang geluti tanpa sepengetahuan anak dan istrinya...
"Ya Allah Ayah kenapa bisa sampai sejauh ini? kenapa Ayah bisa berubah menjadi orang yang gak Bunda kenal.." Ibu Melda pun merasa sangat bersalah karena pernah terlibat dengan kejahatan sang suami...
********
Di markas,Dimas pun kembali mendatangi orang orang yang hendak masuk kedalam rumah Mitha waktu itu. Dimas ingin tahu siapa dalang di balik semua ini.
"Jika kalian mau bekerja sama dengan mengatakan siapa yang menyuruh kalian mungkin aku bisa mengampuni kalian semua. Tapi jika kalian kekeh untuk tutup mulut maaf mungkin kalian bisa keluar dari sini tanpa kaki bahkan lebih parahnya kalian hanya bisa keluar dari sini jika kalian sudah menjadi mayat. Cepat katakan siapa yang menyuruh kalian untuk menculik calon saya katakanlah aku tak akan kasar jika kalian bisa bekerja sama." Dimas pun mulai mengeluarkan ultimatumnya untuk mencari membuat mereka mengakui namun sepertinya Dimas salah...
mohon maaf lahir bathin 🙏😘
👏👏👏👏👏
💖💖💖💖💖