Melisa yang hamil di luar nikah karena di jebak oleh seseorang dirinya melahirkan putra yang bernama Arjuna
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Orangnya Jelek Pakai Banget
Melisa dan Arjuna kompak berjalan ke arah kamarnya Melisa sambil keduanya bergandengan tangan ke kamarnya Melisa untuk mengambil tas yang akan di bawa oleh Melisa ke tempat kerjanya Melisa.
Pada saat Arjuna dan Melisa sedang berjalan tiba tiba Arjuna teringat sesuatu dan langsung menanyakan sesuatu itu kepada Melisa orang yang telah melahirkan Arjuna ke dunia ini.
"Mommy apa aku boleh bertanya sesuatu ?" tanya Arjuna sambil menatap ke arah Melisa sekilas lalu Arjuna menatap ke depan lagi supaya Arjuna tidak menginjak semut lebih tepatnya supaya Arjuna tidak terpeleset atau tersandung batu memangnya di dalam rumahnya Melisa ada batu ? lebih tepatnya supaya Arjuna tidak terpeleset
Melisa yang sedang melamun beberapa tahun silam yang menyebabkan Arjuna lahir ke dunia langsung membuyarkan semua lamunannya lalu Melisa menatap ke arah Arjuna yang ada di sampingnya.
"Kamu mau nanya apa Arjuna ?" tanya Melisa dengan nada sangat lembut melebihi lembutnya sutera bahkan kini Melisa menghentikan langkah kakinya untuk menatap lekat wajahnya Arjuna
Arjuna yang merasa Melisa menghentikan langkah kakinya langsung ikut menghentikan langkah kakinya lalu menatap ke arah Melisa yang ada di sebelahnya sambil tangannya Melisa dan tangannya Arjuna masih saling menggenggam.
"Apa papa aku orangnya tampan dan ganteng seperti aku ?" tanya Arjuna sambil menatap ke arah Melisa sekilas lalu Arjuna menundukkan kepalanya karena takut kalau Melisa marah sedangkan Melisa hanya tersenyum masam mendengar pertanyaan dari Arjuna
Memang setiap Arjuna bertanya kepada Melisa tentang dimana papanya berada Melisa selalu bilang kalau papanya Arjuna sedang bekerja mencari uang dan setiap Arjuna bertanya kepada Melisa papanya Arjuna bekerja dimana pasti Melisa akan menjawab kamu masih kecil tidak akan tahu nama negara tempat papa kamu bekerja dengan nada yang terdengar ketus.
Arjuna yang mendengar setiap kali dirinya menanyakan papanya pasti Melisa akan menjawab dengan nada ketus membuat Arjuna menyadari bahwa Melisa tidak mau Arjuna bertanya tentang papanya Arjuna, namun Arjuna penasaran dengan sosok orang yang menjadi papanya Arjuna apakah setampan Arjuna atau seganteng Arjuna.
"Arjuna asal kamu tahu menurut mommy kamu lebih tampan dan lebih ganteng, papa kamu orangnya jelek pakai banget" jelas Melisa dengan nada datar sedangkan Arjuna membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga sungguh dirinya tak menyangka bahwa dirinya itu lebih tampan dan lebih ganteng dari papanya sendiri.
"Mommy tapi kenapa kalau wajahnya papanya aku jelek pakai banget kenapa aku tampan dan ganteng ?" tanya Arjuna dengan raut wajahnya yang bingung sambil menatap ke arah Melisa dengan tatapan di penuhi tanda tanya sementara Melisa menatap ke arah Arjuna sambil memutar otaknya untuk menjawab lalu setelah Melisa menemukan alasan yang tepat Melisa langsung berkata
"Arjuna mungkin wajah tampannya kamu dan wajah gantengnya kamu itu menurun dari opa kamu, soalnya wajah opa kamu juga banyak yang bilang tampan dan ganteng, jadi wajah tampannya kamu dan wajah gantengnya kamu bukan menurun dari wajah jeleknya papa kamu" elak Melisa mencari alasan yang lain walau Melisa akui memang wajah pria yang merenggut keperawanan Melisa itu sangat tampan dan ganteng bahkan Melisa sempat tertarik kepada pria itu sedangkan Arjuna manggut manggut tanda paham lalu Arjuna bertanya lagi
"Oh gitu mommy, tapi bukannya kata orang kalau wajah tampan dan wajah ganteng itu menurun dari papa yah mommy bukan dari opa ? soalnya pasti kebanyakan orang bilang kamu wajahnya tampan dan ganteng persis seperti papa kamu, tapi aku ngga pernah mendengar dari orang kata kata kamu wajahnya tampan dan ganteng menurun dari opa, iya menurut aku opa juga tampan dan ganteng, masa wajahnya papa aku jelek sih mommy ?" cerca Arjuna sambil memicingkan satu mata ke arah Melisa sedangkan Melisa dengan cepat menganggukkan kepalanya sedetik kemudian saat dirinya sadar langsung Melisa menggelengkan kepalanya mantap.
"Iya Arjuna kamu wajahnya tampan dan ganteng menurun dari opa bukan dari papa kamu orang yang paling jelek di dunia ini, intinya ayo kita berdua lanjut ke kamarnya mommy buat ambil tas yang akan mommy bawa ke tempat kerja, biar mommy ngga terlambat berangkat ke tempat mommy bekerja" kilah Melisa mencari topik pembicaraan lain supaya Arjuna tidak membahas papanya Arjuna lagi dan Arjuna tidak menanyakan tentang papanya Arjuna lagi ke Melisa
Jujur Melisa sakit hati kepada pria yang merenggut mahkotanya atau pria yang merenggut keperawanan Melisa, dirinya sangat sakit hati kepada pria yang merenggut keperawanannya karena pria itu cuma memberikan uang kepada Melisa dengan jumlah yang banyak namun Melisa tidak menerima uang itu sepersenpun.
Sebenarnya dahulu yang Melisa butuhkan adalah tanggung jawab dari pria yang merenggut keperawanan Melisa tapi pria itu bilang ke Melisa bahwa dia tidak akan tanggung jawab kalau Melisa hamil sehingga saat Melisa mengandung Arjuna sempat Melisa berpikir akan menggugurkan bayi yang ada di kandungan Melisa
"Iya mommy wajahnya aku menurun tampan dan ganteng dari opa aku bukan dari papa aku, maaf kalau aku banyak nanya ke mommy ayo mommy kita berdua ke kamarnya mommy sekarang supaya mommy tidak terlambat bekerja" jelas Arjuna sambil menatap lekat wajah Melisa sedangkan Melisa hanya diam mematung di tempat.
Setelah Arjuna menunggu selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Arjuna menunggu selama beberapa puluh menit namun Arjuna belum mendengar suara jawaban dari Melisa membuat Arjuna bertanya lagi kepada Melisa
"Mommy ayo kita berdua ke kamarnya mommy sekarang buat mengambil tas yang akan mommy bawa ke tempat kerjanya mommy" kata Arjuna sambil menatap ke arah Melisa sementara Melisa tidak mendengar omongan Arjuna karena dirinya sibuk memikirkan nasibnya beberapa tahun lalu
Setelah Arjuna menunggu selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Arjuna menunggu selama beberapa puluh menit lagi dan lagi Arjuna tidak mendengar jawaban yang keluar dari mulutnya Melisa.
Arjuna yang sudah dua kali bertanya namun tidak di jawab oleh Melisa kini sibuk melamun memikirkan apa sebenarnya yang terjadi dengan Melisa menatap tidak menjawab pertanyaan dari Arjuna.
"Mommy kenapa dari tadi diam saja aku sudah bertanya ke mommy dua kali tapi mommy tetap diam saja apa mommy tuli dan budeg ? tapi mommy tadi mendengar suara aku dan nyambung di ajak ngobrol sama aku, atau jangan jangan mommy sedang melamun, tapi mommy melamun memikirkan apa aku kan ada di sebelah mommy, atau jangan jangan mommy sedang sariawan makanya mommy diam saja tapi aku harus cari akal supaya mommy jawab pertanyaan aku" batin Arjuna sambil menatap ke arah Melisa yang sedang menatap ke depan dengan tatapan kosong