NovelToon NovelToon
Cinta Yang Dipaksakan

Cinta Yang Dipaksakan

Status: tamat
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Teen Angst / Tamat
Popularitas:32.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nadiyah Salsabila

Victoria yang baru saja lulus dari kuliah S1 nya harus menerima kenyataan pahit ketika tau orang tuanya telah dibunuh oleh seorang Mafia yang bahkan tak pernah ia jumpai sama sekali.

Dan hal lain yang lebih mengejutkan pun terjadi, sang ketua mafia yang membunuh kedua orang tua Victoria ternyata ingin menjadikan dia sebagai istrinya.

Lalu bagaimana dengan kehidupan Victoria selanjutnya? siapa sebenarnya si Mafia yang telah membunuh kedua orang tua Victoria? Akankah Victoria bisa membalaskan dendam atas kematian orangtuanya? atau justru dia akan jatuh ke dalam lubang cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiyah Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 32. Pasrah atau Sebuah Strategi?!

Suasana yang hening kini menyelimuti ruangan pesta yang besar itu. Semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut diam.

Bahkan suara musik yang terus berbunyi sejak awal pesta dimulai, kini benar-benar tidak dapat terdengar lagi.

Saat ini, baik anggota dari Lucchese Family, Cosa Nostra Family, maupun keluarga mafia kuat baru yaitu Forteos Family, menyaksikan dengan sunyi kedua wanita yang kini sedang diselimuti oleh aura yang begitu mengerikan.

Kedua wanita tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Victoria, dan juga Carina. Di mana saat ini mereka berdua sedang memainkan suatu permainan. Permainan tanpa aturan.

Setelah Victoria telah berhasil mengalahkan Bellezza selaku perwakilan dari Lucchese Family, kini dirinya harus kembali berhadapan dengan musuh yang lain. Musuh yang sepertinya akan jauh lebih kuat dibandingkan dengan Bellezza.

Tatapan tajam pun saling mereka berdua lemparkan, tatapan tajam yang penuh dengan tekad untuk saling menghabisi satu sama lain.

Tidak ada alasan spesifik mengenai maksud dari tatapan tersebut, hanya saja kali ini mereka harus saling mengalahkan, agar bisa memenangkan permainan yang sedang mereka mainkan.

Bahkan jika itu harus saling menghabisi, mereka tetap akan melakukannya. Lagi pula, sejak awal memang tidak ada kata "Aman." Dalam permainan tersebut.

"Hei!" Disaat suasana sedang hening karena begitu tegang, suara Victoria yang sedikit kuat langsung memecahkan keheningan yang ada.

Victoria masih menatap Carina, tapi kali ini dia sedikit mengurangi tatapannya yang tajam.

"Huft ...." Mantan Consigliere Lucchese Family itu menghela napasnya dengan kasar, sesaat dia mengalihkan pandangannya dari Carina, lalu kemudian kembali menatap lawannya itu.

"Aku tidak tahu seberapa kuatnya dirimu, dan entah apa yang sedang kamu pikirkan saat ini. Namun, jika tatapanmu tadi bermaksud untuk menyerang diriku dari segi mental, maka kamu gagal. Karena aku tak akan terpengaruh dengan hal seperti itu! Begitupun denganmu, kan?" ucap Victoria dengan suara yang datar, dan dengan ekspresi wajah yang terlihat seperti sedang menebak-nebak.

Victoria diam sejenak, "Jadi, aku tidak ingin menunggu lebih lama lagi, mari langsung saja kita saling menyerang fisik! Dan selesaikan permainan ini dengan cepat!" lanjut wanita itu dengan suara yang begitu membara.

Mendengar hal tersebut, tentu saja lawannya—Carina—yang juga memiliki sifat kurang lebih sama dengan Victoria merasa tertantang.

Carina tersenyum semirik, membuang tatapan tajamnya, dan melihat Victoria dengan begitu antusias. Wajahnya terlihat berbinar.

"Baiklah ayo lakukan!" teriak Carina, dan dengan tiba-tiba saja dia langsung menerjang ke arah Victoria dengan pisau di tangannya, juga dengan gerakan yang benar-benar sangat cepat.

Alhasil Victoria tidak dapat menghindari serangan kejutan dari Carita tersebut, hingga membuat wanita itu mendapatkan satu luka goresan di lengan kanannya.

"Kurang ajar kau!" gerang Victoria sembari menahan rasa sakit yang ia terima, dan Carina membalas amarah Victoria itu dengan senyum menyeringai yang terukir di wajahnya.

Carina tertawa kecil, "Haha ... Ini menyenangkan! Cosa Nostra Victoria!" teriak Si Perwakilan Forteos Family itu dengan bersemangat.

Lagi-lagi Victoria dibuat kesal, dengan sisi lain yang tidak terduga dari komandan divisi kedua Forteos Family tersebut.

"Dia kuat!" ucap Victoria lirih, di saat Carina melompat untuk memberi jarak diantara mereka.

Victoria memandangi Carina dari atas hingga ke bawah, "Wanita ini lincah, kuat, dan juga gila! Jadi ini, kekuatan dari salah satu komandan Forteos Family?!" gumamnya dengan suara yang pelan.

Karena Victoria terus berbicara sendiri, hal itu membuat Carina merasa bingung. Wajahnya yang terlihat bersemangat, kini padam.

"Oi ... Oi ... Katanya kau ingin melawanku? Tapi kenapa sekarang kau hanya terdiam? Kemana perginya kekuatanmu?!" Dengan nada bicara yang marah, Carina membentak Victoria.

Namun, Victoria hanya diam, masih tidak merespon perkataan dari lawannya itu. Entah apa yang saat ini sedang dia lakukan.

Victoria hanya berdiri tanpa bergerak sama sekali, mungkin jika diperhatikan baik-baik, hanya bola mata wanita itu saja yang terlihat bergerak.

Bola mata anggota baru dari Cosa Nostra Family itu terus melihat Carina, dia melihat lawannya itu dari ujung rambutnya, hingga ke ujung kakinya. Hal itu pun terus Victoria lakukan berkali-kali.

Selang beberapa menit, akhirnya Victoria mulai melakukan aktifitas lain. Perlahan dia berjalan mundur beberapa langkah kebelakang.

Setelah merasa sudah cukup, Victoria berhenti. Kemudian, terlihat bahwa kini dirinya sedang memasang kuda-kuda yang kokoh.

Victoria tersenyum, "Aku yang masih baru ini sepertinya tidak akan mampu melawan dirimu secara langsung, dan tanpa tak-tik. Stamina dan kelincahan mu jauh di atas diriku!" seru Victoria membuat suasana yang sempat kembali sunyi, merubah menjadi hidup lagi.

Mendengar hal tersebut, lawannya itu menaikkan salah satu alisnya, "Lalu? Apa maksudmu?" tanya Carina yang kesal karena tidak mengerti.

"Aku tidak akan menyerang mu! Tapi sebaliknya, aku akan memberikan dirimu kesempatan untuk menyerang ku saat ini!" Victoria berbicara tanpa menjawab pertanyaan yang Carina lontarkan pada dirinya tersebut. Hal ini tentu membuat Carina menjadi semakin bingung.

Namun, salah satu sifat Carina, yaitu tidak ingin ambil pusing, akhirnya memutuskan untuk mengabaikan ucapan Victoria yang tidak ia mengerti itu.

Perlahan Carina mengeluarkan kembali pisau kecil yang sempat dia sembunyikan setelah menerjang Victoria beberapa waktu yang lalu.

"Baiklah, jika memang itu mau mu! Aku tidak akan segan-segan untuk menyerang!" seru pemain dari Forteos Family tersebut, tak lama setelah itu dia langsung berlari dengan sangat cepat, menerjang untuk menyerang Victoria dengan kecepatan tinggi.

"Ssttt ...." Victoria meringis kesakitan, karena Carina kembali meninggalkan luka di tubuhnya. Dengan darah yang terus bercucuran jatuh dari ujung jari-jarinya, Victoria masih tetap diam.

Wanita itu masih berdiri dengan kuda-kudanya yang kokoh, dan sepertinya semua orang-orang yang ada disana tidak akan dapat melihatnya bergerak dalam waktu yang dekat. Karena, saat ini meski terus diserang oleh Carina, dia malah semakin memperkuat kuda-kudanya.

Carina yang melihat hal itu tentu dibuat semakin bingung, dia benar-benar tidak mengerti dengan apa yang saat ini sedang dilakukan oleh mantan Consigliere Lucchese Family tersebut.

Alhasil Carina menjadi muak, dia bosan karena tidak ada perlawanan sama sekali dari Victoria. Jadi pada akhirnya, wanita itu memutuskan untuk mengakhiri permainan ini dalam satu serangan terakhir.

Carina mendengus kesal, "Ku pikir kau kuat! Tapi nyatanya kau sangat lemah! Menyerah sebelum bertarung? Betapa memalukannya hal itu!" ucap Carina sembari mengeluarkan senjata rahasia miliknya, yang sedari tadi dia sembunyikan.

Sebuah senjata api berjenis SIG Sauer P226, pistol mematikan yang biasanya hanya digunakan oleh tim pasukan khusus.

Melihat benda tersebut, tentu saja semua orang yang sedari tadi menonton permainan antara Victoria dan Carina kaget tak percaya.

"Carina! Apa yang mau kau lakukan dengan pistol itu?!" Dengan suara yang besar, Deresta yang sedari tadi diam kini bersuara.

Deresta merasa bahwa saat ini keselamatan Victoria sedang terancam. Dia tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh anggota barunya tersebut, tapi Deresta merasa bahwa Victoria memiliki suatu rencana.

Namun, tetap saja, jika peluru pada pistol itu diarahkan kepada Victoria, maka Victoria benar-benar akan berakhir.

1
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
jadi ini Alan apa lagi Thor yg bener?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia tidak mencintaimu Tori. dia manipulasi tingkap kakak. kenapa kamu masih disana? Thor, kalo si Tori kabur, apa resikony?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
jangan mau Tori, serendah itu kan harga diri perempuan Dimatamu kai?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
cepat ambil trs umpetin tori
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia siapanya KAI, Thor?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia kenapa sih? kai orang gila bener bener sakit
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
yaiyalah, siapa juga yang sudi tinggal sm psiko kl bkn terpaksa karna keadaan?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
sudah kuduga, gk heran sih, holang kaya mah bebas/Doge/
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
lebih mati, ketimbang terima. lari Tori!
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dasar orang gila, sumpah nih orang redflag sudah pasti agresif, obsesi, posesif. Run Tori! selamatkan dirimu
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
apa coba? ini cowok maunya apa sih? orang gila
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
gk kebayang sih betapa ngerinya
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
bejir dibantai 1 keluarga dong
Ni Luh Septi
aku tinggalkan jejak jgn lupa folback
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
keren banget ini cerita mafia, tapi kenapa sepi sih woi😭
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
jleb! wah ternyata Deresta udh jatuh cinta sama Victoria toh
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
emang keren banget Victoria, Carina aja sampai mau nyebut dia dengan sebutan nona loh, keren
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
aduh Victoria kamu kenapa
Penelop3
Mampir kakak 😊
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝: terimakasih kak
total 1 replies
Hyuna-Chan🪐
next author, kpn next nih
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝: rabu ya hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!