Rio adalah pemuda yg berasal dari masa depan, di kehidupan nya sebelumnya Rio adalah seorang pemalas sekaligus pengangguran itu semua karna keluarga Rio Adalah salah satu keluarga terkaya waktu itu, sehingga walaupun Rio hanya bermalas malasan, kehidupan nya sudah terpenuhi.
namun suatu ketika kejadian naas menimpa Rio, dia mengalami kecelakaan dan mengakibatkan dia tewas dan yg lebih mengejutkan lagi adalah jiwa Rio bukan nya pergi ke alam baka melain kan pergi ke dunia kultivator.
bagaimana kelanjutan cerita Rio? baca yuk!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Si Kumbang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pergi ke benua biru
setelah mendengar perkataan Long shen, Lin Yi dan Qin wang di arah kan Long shen ke gudang harta klan Long, saat sampai di sana Lin Yi dan Qin wang hampir saja muntah darah pasal nya di dalam gudang itu bukan terpampang banyak harta seperti emas, batu roh dll, melainkan timpukan cincin penyimpanan yg sangat banyak dan di dalam masing masing cincin itu tertumpuk jutaan koin emas, batu roh, buku teknik, bahan obat, pil, senjata.
untuk senjata dan pil mereka berada di Ranah legenda ke atas yg berarti senjata dan pil itu berada di tingkat legenda dan dewa, dan senjata serta pill itu ada hampir miliaran karna tidak hanya di satu cincin penyimpanan melainkan di Ratusan cincin penyimpanan.
"aa..apa i..ni m...asih bisa di ..see..but harta" ucap Qin wang tanpa sadar tetapi masih bisa di dengar Long shen dan Lin Yi, sedangkan Long shen yg mendengar gumaman Qin wang dia hanya menggelengkan kepala pelan.
"Tuan muda lebih baik Tuan muda membawa ini semua melalui cincin pemberian penguasa, cincin itu memiliki ruang tanpa batas sehingga tuan muda tidak akan membutuhkan cincin penyimpanan lain untuk menyimpan harta" ucap Long shen membuyarkan lamunan Lin Yi.
"aah baik lah" ucap Lin Yi setelah sadar dari lamunan nya kemudian dia memasukan cincin cincin penyimpanan itu ke dalam cincin penyimpanan yg di berikan guru nya.
setelah merasa tidak ada lagi benda berharga yg perlu di bawa Lin Yi, Qin wang dan Long shen keluar dari dimensi itu, saat berada di luar Lin Yi tidak lupa memasang Formasi ilusi di situ guna menyembunyikan keberadaan dimensi itu.
Mereka terus menyusuri goa hingga sebuah cahaya terlihat di kejauhan, perlahan cahaya itu semakin besar dan saat Lin Yi dan yg lain nya sampai mereka dapat melihat hutan yg sangat hijau dan indah tetapi di dalam keindahan itu terdapat ribuan bahaya yg mengintai.
"kemana kita sekarang akan pergi pangeran" tanya Qin wang dia tidak merubah panggilan nya kepada Lin Yi itu semua juga karna keinginan Lin Yi.
"lebih baik kita ke benua biru, kita akan mencari 3 klan lain nya di sana" ucap Lin Yi dan di angguki Long shen lalu mereka bertiga terbang menuju ke arah dermaga guna untuk menggunakan sebuah kapal untuk memasuki benua biru.
setiap benua di pisahkan oleh lautan yg terlentang luas, dan di lautan itu seorang kultivator tidak bisa terbang karana lautan itu mengandung sebuah energi yg melarang siapa pun terbang di atas lautan dan karena itu lah Lin Yi memutuskan menggunakan kapal.
lama mereka terbang, sebenarnya dgn kekuatan mereka, mereka bisa lebih cepat sampai tetapi Lin Yi memutuskan untuk agak bersantai dalam perjalanan sehingga mereka terbang dgn kecepatan standar.
tidak terasa 1 hari berlalu dan saat ini di kejauhan terlihat dinding pembatas yg menandakan ada sebuah kota di depan sana, kota itu sendiri bermain kota malam, di katakan kota malam karna kota itu akan seharga Ramai di malam hari.
Lin Yi ,Qin wang dan Long shen kemudian turun tidak jauh dari gerbang kota, mereka memutuskan turun agar tidak di curigai oleh orang orang pasal nya Lin Yi yg notabe nya masih berumur 18 tahun tetapi sudah bisa terbang yg menandakan Ranah nya sudah berada di Ranah Raja.
"apa kita akan melanjutkan dgn jalan kaki tuan muda" tanya Long shen telah turun dari ketinggian.
"iy, aku tidak ingin membuat heboh orang orang dgn ada nya aku bisa terbang" balas Lin Yi lalu mereka melanjutkan perjalanan dgn jalan kaki.
setibanya di sana Lin Yi langsung di sambut Ramah oleh penjaga gerbang, pasal nya menurut penjaga gerbang dua orang di belakang Lin Yi adalah penjaga Lin Yi walupun hanya 2 orang saja tetapi tetap saja itu dari sebuah keluarga walupun hanya berstatus kecil.
"salam Tuan muda, Tuan tuan , bisa tunjukan tanda pengenal tuan muda" ucap penjaga gerbang Ramah.
Lin Yi sendiri hanya tersenyum tipis menurut nya penjaga gerbang itu sangat lah pintar dalam mengambil situasi.
"ini" ucap Lin Yi sambil menyerahkan lencana Rumah lelang, awal nya penjaga gerbang terkejut karna Lin Yi memiliki lencana Rumah lelang tetapi keterkejutan itu hilang di gantikan dgn Rasa hormat penjaga gerbang.
"silahkan masuk Tuan muda, Tuan tuan , mohon jangan membuat keributan di dalam " ucap penjaga gerbang dgn ramah, dia tidak memungut biaya karna Lin Yi berasal dari organisasi Rumah lelang.
perlu di ketahui bahwa organisasi Rumah lelang, alkemis, penempa, Formasi mereka semua ketika masuk ke sebuah kota tidak akan mendapatkan pajak sepeser pun itu karna kedudukan mereka yg sangat tinggi di kedua benua.
ketika Lin Yi memasuki kota , Lin Yi dapat melihat banyak sekali para pedagang yg sedang menawarkan dagangan mereka.
"silahkan silahkan cicipi dulu, jika tidak suka tidak apa" ucap salah satu pedagang yg membuat Lin Yi tertarik membeli.
Lin Yi tertarik membeli karna orang itu mendagangkan makanan yg mirip sate di bumi sehingga membuat Lin Yi tertarik.
"paman berapa harga makanan ini" tanya Lin Yi saat menghampiri orang yg berjualan makanan yg mirip sate itu.
"1 tusuk 1 koin perunggu tuan muda" balas sang penjual Ramah.
"kalau boleh tau nama makanan ini apa paman " tanya Lin Yi penasaran pasal nya Lin Yi berfikir jika nama makanan ini sama dgn di bumi maka itu akan terasa aneh bagi Lin Yi.
"ini bernama daging di tusuk Tuan muda" jawab penjual itu.
ketika Lin Yi mendengar nama makanan nya dia hanya terbatuk pelan.
'bukan kah nama nya itu sangat sangat aneh' batin Lin Yi.
"aku ingin membeli semua nya paman," ucap Lin Yi dan tentu saja membuat penjual itu berbinar.
"apakah benar tuan muda ingin membeli semua ini" tanya sang penjual memastikan.
"iya, jumlahkan saja semua nya" jawab Lin Yi singkat.
"semua nya 10 koin perak tuan muda" ucap sang penjual setelah dia mengitung semua makanan itu.
tanpa basa basi Lin Yi langsung membayar dgn 1 koin emas pasal nya dia tidak memiliki koin perak sama sekali di dalam cincin penyimpanan nya hanya ada koin emas dan batu Roh saja.
"tu.an muda ini terlalu banyak " ucap sang penjual gemetar memegang uang sebanyak itu menurut nya.
"sisa nya buat paman saja" ucap Lin Yi singkat sambil memasukan makanan Danting si tusuk itu ke dalam cincin penyimpanan nya.
"terimakasih Tuan muda" ucap sang penjual sambil menatap punggung Lin Yi yg telah pergi.
Lin Yi cukup membeli banyak sekali makanan, bahkan Qin wang dan Long shen sangat terkejut karna Lin Yi memborong semua makanan di sana, awal nya Lin Yi hanya membeli makanan yg mirip di bumi tetapi ketika dia mengingat dia memiliki banyak pasukan jadi lin Yi memutuskan membeli semua makanan di sana.
...****************...
...----------------...
tinggalkan jejak
Like.. komen..vote.. end.. rating.. ya
jika ada saran atau kritik athor akan selalu mendengarkan dan berusaha menjadi lebih baik.
See you in the next chapter
tancap terus thor lah