NovelToon NovelToon
Nikah Muda

Nikah Muda

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta / Teen School/College / Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:780.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: dianshen

Kisah ini menceritakan tentang pernikahan dini antara dua remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas


Keyra Ramadhani anak kedua dari pasangan suami isteri Rama dan Shinta yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas, gadis periang dan mudah bergaul ini memiliki seorang kakak laki-laki bernama Ramdhoni yang akrab dipanggil Doni, dia bekerja di sebuah cafe yang letaknya tidak jauh dari tempat ayahnya bekerja.

Rama bekerja di perusahaan milik keluarga Arman Prayoga sahabatnya. dan demi membalas budi kepada keluarga Prayoga dengan terpaksa ia pun menerima permintaan sahabatnya itu yang menginginkan putrinya Keyra sebagai menantunya.

Arman memiliki putra yang bernama Elvan Rafindra Prayoga, sosoknya yang pendiam dan dingin terhadap orang lain membuat Arman sedikit khawatir dengan putranya itu.

Arman berharap dengan menikahkan Elvan dengan Keyra bisa membuat Elvan berubah. dapatkan Keyra menerima perjodohan itu? dan mampukah Keyra mencairkan hati Elvan yang sedingin es?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dianshen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masuk Sekolah

" Keyraaaaa....!" teriak Amel dan Bunga saat melihat kedatangan Keyra yang memasuki kelas bersama Bila

Malik dan Dodot pun langsung menoleh saat mendengar teriakkan Amel dan Bunga yang menyebutkan nama Keyra

Amel beranjak dari tempat duduknya begitu juga dengan Bunga lalu keduanya berhambur memeluk sahabatnya yang sudah 3 hari tidak masuk sekolah

" Loe kemana aja sih Key?" tanya Amel yang merasa senang karena sahabatnya sudah kembali ke sekolah

" Iya Loe Key menghilang gitu aja enggak ada kabar" sambung Bunga

" Gue sakit dan ponsel gue disita enggak boleh main hp selama sakit" jawab Keyra

" Sorry ya udah bikin kalian cemas" ucap Keyra merasa bersalah

" Enggak apa-apa yang penting loe udah sehat sekarang!" ucap Malik yang tau-tau sudah berada di belakangnya

" Iya, Alhamdulillah gue udah sehat dan udah di izinin masuk sekolah lagi" Sahut Keyra dengan wajah berseri

Keyra berjalan ke arah kursinya dan ternyata pagi ini Inka belum datang ke sekolah

" Bil, Inka kemana tumben belum datang?" tanya Keyra pada Nabila yang duduk di bangku tepat di barisan depan meja Keyra

" Sibuk kali sama pacarnya" sahut Bila asal

" Rendy maksud loe?" Bila mengangguk

Keyra menghela napas berat dia sebenarnya sangat mengkhawatirkan sahabatnya yang satu itu, Rendy menurut Key bukanlah laki-laki yang cocok untuk Inka karena setahunya Rendy berpacaran dengan Inka hanya ingin memanfaatkannya saja untuk mengerjakan tugas-tugas sekolahnya

Tidak berselang lama Inka datang namun kali ini wajahnya nampak tidak seperti biasanya.

" Loe kenapa Ka?" tanya Keyra setelah Inka mendudukkan dirinya di kursi sebelah Keyra

" Enggak apa-apa" jawab Inka dengan senyum yang sedikit di paksakan

" Loe jangan bohong sama gue Ka, lidah Loe bisa bilang enggak apa-apa tapi hati loe enggak " Cecar Keyra

" Apa ini ada hubungannya dengan Rendy?" tebak Keyra

Inka menoleh dan menatap Keyra dengan wajah sendu

" Apa tebakan gue benar ?" Inka mengangguk

" Udah si Ka putusin aja" sahut Bila yang langsung menyambar ucapan keduanya

" Enak aja Loe ngomong putus-putus" kesal Inka yang tidak terima dengan ucapan Bila

" Loe segitunya banget si cinta sama tuh anak, kayak enggak ada cowok lain aja" sewot Bila karena Inka mau saja dimanfaatkan oleh Rendy

" Loe kenapa si Bil enggak suka banget sama Rendy, iri loe atau jangan-jangan loe suka ya sama Rendy?" tuduh Inka membuat Bila membulatkan kedua matanya menyorot tajam kepada sahabatnya itu

" Apa Loe bilang gue iri? suka sama Rendy?" Bila tertawa kecut entah dari mana otak sahabatnya itu terkontaminasi hal bodoh seperti itu

" Kalau gue mau bisa aja gue mendapatkan cowok yang jauh lebih baik dari pacar loe itu, tapi gue enggak minat apalagi sama cowok macam Rendy yang kemampuan otaknya aja nol besar" sungut Bila dengan menekan setiap kata-katanya

" Alahhhh bilang aja loe enggak laku, buktinya sampai sekarang loe masih jomblo!" ucap Inka yang semakin membuat Bila mendengus kesal

" Karena gue lebih memilih tidak berpacaran dan kalau berjodoh langsung nikah dari pada pacaran lama-lama taunya cuma jagain jodoh orang mending kalau enggak di selingkuhin" Sahut Bila

" Iya betul itu, pacaran setelah nikah itu lebih menyenangkan loh" ucap Keyra ikut menimpali dengan senyum yang mengembang

" Iya apa yang udah Ni_!" ucapan Inka langsung terpotong saat Keyra mendelik tajam

" Ni_ apa Ka?" tanya Malik yang tidak sengaja mendengar obrolan mereka

" Yang udah niat mutusin pacarnya dan enggak mau pacaran lagi" ucap Inka meralat cepat-cepat ucapannya kalau sampai keceplosan bisa marah besar sahabatnya itu

" Oh jadi loe beneran udah enggak mau pacaran lagi sama Dika, Key?"

Deg

Bila dan Inka saling lirik mereka takut Keyra traumanya kambuh lagi saat Malik menyebut nama Dika di hadapan Keyra apalagi terlihat dengan jelas Keyra yang kini sudah berubah jadi diam

" Bil gimana ini, gue takut Key kayak kemarin?" bisik Inka

" Iya gue juga takut, semoga aja Key enggak kenapa-kenapa" sahut Bila yang juga ikut berbisik

Malik menatap Keyra sedikit aneh karena tiba-tiba saja sahabatnya itu terdiam

" Key loe enggak apa-apa kan?" tanya Inka dengan cemas

" Key!" panggil Bila pelan

Malik dibuat bingung dengan sikap Bila dan Inka yang terkesan khawatir dan sedikit terlihat tegang

" Apa loe masih berat buat putus sama Dika? kalau loe emang berat ya kenapa juga harus putus, walaupun sebenarnya gue senang kalau loe putus dari Di_!"

" Malik udah dong jangan sebut nama dia lagi bisakan, Key itu butuh waktu !" Potong Bila yang jujur saja hatinya begitu cemas dengan keadaan Keyra yang masih bergeming dengan wajah yang tertunduk

" Udah enggak usah di pikirin tuh cowok enggak jelas begitu mah, enggak usah sedih Key mending loe deketin aja tuh si kak Elvan yang Loe bilang si manusia kulkas itu, dia kan jomblo tuh lumayanlah buat menghibur diri, kata Malik loe juga kan suka tuh berantem sama tuh anak kali aja loe bisa takhlukin dia, anggap aja sebagai tantangan Key " Ucap Bunga yang seketika membuat Keyra mendongak dan menatap ke arahnya

Mendapat tatapan aneh dari Keyra, membuat Bunga mengerutkan keningnya namun tidak dengan Malik entah kenapa dia merasa tidak suka dengan ucapan Bunga

" Key loe kenapa?" tanya Bunga yang ditatap intens oleh Keyra

Keyra tiba-tiba tersenyum membuat Bila dan Inka bergidik ngeri

" Key loe enggak apa-apa kan, kok gue rada ngeri ya liat Loe senyum kayak gitu?" tanya Inka.

" Eh sialan loe, gue masih waras kuvret!" Keyra memukul bahu Inka

" Ya siapa tahu, abisnya loe tiba-tiba senyum gak jelas gitu bikin orang takut" Inka mencibikkan bibirnya

" Si*LAN loe"

_______

Jam istirahat mereka berkumpul di kantin, suasana kantin cukup ramai membuat semua kursi hampir penuh

Ada dua sisa bangku kosong yang kebetulan berada di meja Keyra

Brukk

"Eh ngapain loe duduk di sini?" sewot Malik yang melihat El dan Remon yang tiba-tiba sudah duduk di kursi meja tempat dia dan teman-temannya duduki

" Loe enggak liat hah, tuh semua kursi penuh!" ucap Remon ketus

" Salah sendiri datengnya telat, tuh disana juga masih ada tempat yang kosong" tunjuk Malik pada kursi kosong yang tidak jauh dari meja mereka

" Ahh... ribet hidup loe " Remon tidak mempedulikan ocehan Malik

El tidak menghiraukan Renon yang tengah beradu mulut dengan Malik saat ini fokusnya pada gadis yang duduk tepat disampingnya

Keyra membulatkan matanya saat merasakan ada sesuatu yang menyentuh tangannya yang berada di bawah meja

"Eh?" Keyra refleks menoleh ke arah El yang dengan santai menikmati bakso yang tadi dipesannya

El bersikap cuek bahkan tidak menyapa Keyra sedikit pun, Bila dan Inka saling melempar pandangan, mereka menatap El dan Keyra bergantian.

Keyra tidak leluasa bergerak karena tangannya masih berada di dalam genggaman tangan El untung saja dirinya sudah selesai makan hanya tinggal minumannya saja yang belum habis

Posisi mereka yang berada di pojok dan dibelakangnya tembok membuat El dengan leluasa menggenggam tangan Keyra.

Keyra rasanya ingin meledak karena tiba-tiba suasana disekitarnya nampak sepi hanya Remon dan Malik yang sesekali beradu mulut

" Kak El tumben makan di kantin?" tanya Amel

El bergeming tidak menghiraukan pertanyaan Amel, tetap fokus dengan semangkuk bakso yang berada di hadapannya

Amel mendengus kesal karena diacuhkan oleh El sedangkan Keyra bersikap santai menikmati jus jeruknya dengan posisi tangan kanannya yang masih berada di dalam genggaman tangan El

" El kamu makan disini juga?" tanya seorang wanita dewasa yang tiba-tiba sudah berdiri di hadapannya

El mendongak begitu juga dengan Keyra yang menatap penuh selidik dengan wanita yang berada di hadapannya itu sedangkan El bersikap biasa saja dan kembali melanjutkan makannya

" Eh bu Sonia, makan di kantin juga Bu!" Sapa Dodot

" Eh, iya tapi sayangnya kursinya sudah penuh ya" ucap Sonia dengan mata yang terus tertuju pada El

"Hei kamu sudah selesai makannya kan ya?" Sonia menunjuk ke arah Keyra

" Saya bu?" Keyra menunjuk dirinya sendiri

" Iya kamu"

" Memangnya kenapa ya bu?" Keyra menatap malas wanita yang berstatus guru baru itu.

" Saya mau duduk" Sahutnya dengan wajah yang terlihat tidak bersahabat

" Loh kalau mau duduk ya duduk aja bu, itu disana masih ada kursi yang kosong" Sahut Keyra yang tidak suka dengan guru baru itu karena terus menatap ke arah El

" Kamu kan sudah selesai terus mau ngapain lagi disini lebih baik kamu kembali ke kelas" ucap Sonia ketus

" Tapi minum saya belum habis tuh bu" jawab Keyra dengan santainya

El hanya diam saja tidak menghiraukan perdebatan kedua wanita itu. Di dalam hati El bangga dengan Keyra yang tidak takut pada Sonia

" El, bisakah kau memintanya pergi aku ingin makan bareng dengan kamu El disini!" Sonia beralih berbicara kepada El namun El hanya meliriknya sekilas

" Bu disana masih banyak tempat yang kosong kenapa harus menyuruh Key pergi dari sini?" Inka merasa geram dengan guru baru yang terlihat sedikit sombong dan angkuh

" El!" Panggilnya lagi

Karena merasa kesal dengan sikap El yang diam saja membuat mood Keyra seketika berubah, Keyra melepaskan genggaman tangan El lalu menyeruput minumannya hingga habis

" Gaes cabut yuk, minuman gue juga udah habis. silahkan bu Sonia kalau mau duduk. Saya permisi!" ucap Keyra yang sudah beranjak dari duduknya dan diikuti dengan yang lainnya begitu juga dengan Remon yang tiba-tiba ikut-ikutan berdiri

" Loe mau kemana?" tanya Malik yang melihat Remon sudah berdiri

" Ya kembali ke kelaslah emang loe pikir gue mau ngapain" Sewot Remon

" Enggak nungguin teman loe dulu, ya kali aja gitu loe mau jadi obat nyamuknya" Sindir Malik

Bukan rahasia lagi kalau guru baru yang memang terkenal cantik dan juga sedikit seksi itu menyukai El siswa yang terkenal dingin dan tak tersentuh apalagi El adalah putra dari pemilik yayasan sudah pasti banyak yang mengidolakannya tapi sayang karena sikapnya yang dingin membuat para cewek di sekolahnya tidak berani mendekatinya

Sonia sengaja duduk di samping El dengan senyum yang terus mengembang di wajahnya.

El yang melihat Keyra sudah pergi bersama teman-temannya mendengus kesal apalagi saat melihat Keyra yang berjalan beriringan dengan Malik dan mereka pun terlihat begitu dekat bahkan sesekali ia melihat Keyra melempar senyum manisnya kepada Malik

" Maaf aku sudah kenyang dan sebentar lagi sudah jam masuk!" ucap El seraya beranjak dari duduknya

" El tunggu lah sebentar, temani aku makan dulu, lagi pula sudah lama sekali rasanya kita tidak pernah makan bareng seperti ini" Ucapnya .

" Itu sudah berlalu, kau disini bekerja sebagai guru jadi jaga sikapmu jangan mempermalukan diri mu sendiri!" ucap El datar

" Terima kasih El kamu ternyata tidak berubah masih sama seperti dulu, selalu perhatian terhadap ku!" ucap Sonia dengan percaya dirinya

" Aku ingin kita bisa kembali seperti dulu lagi El, perasaan aku ke kamu masih sama seperti dulu dan aku juga yakin kamu juga masih cinta kan sama aku, iya kan El?" ucap Sonia dengan tidak tahu malunya membuat El jengah

Deg

El terasa sulit menelan salivanya saat netranya bertemu dengan netra wanita yang selalu membuatnya tidak pernah berhenti untuk memikirkannya.

Keyra kembali ke kantin karena ingin mencari dompetnya yang terjatuh yang dia rasa pasti terjatuh saat dia berada di kantin tadi

Dari kejauhan dia dapat melihat dompet ping yang berada di bawah meja dekat kaki El namun saat sudah dekat ada fakta mengejutkan yang ia dengar membuat dadanya bergemuruh dan telinga terasa panas.

" Permisi bu!" ucap Keyra membuat Sonia mendengus kesal karena merasa kebersamaannya dengan El terganggu oleg Keyra

"Ada apa lagi kamu kembali kesini?" ketus Sonia

" Mengganggu saja!" gumamnya pelan namun masih dapat Keyra dengar

" Saya kembali ke sini karena mau mengambil dompet saya bu yang terjatuh, itu di dekat kaki ibu!" tunjuk Keyra dan dengan cepat El langsung mengambilnya

" Ini dompetnya!" ucap El memberikan dompet Keyra

" Terima kasih!" Ucap Keyra datar dengan tatapan tajam

" Maaf bu kalau sudah mengganggu, silahkan di lanjutkan kangen-kangenannya!" Keyra tersenyum namun senyum yang sulit diartikan

" Iya, sudah cepat sana kamu pergi!" usir Sonia dengan wajah kesalnya sedangkan El sudah ketar ketir takut isterinya itu marah dan merajuk

" Sabar bu, ini juga mau pergi!" ucap Keyra yang langsung berbalik badan meninggalkan guru dan suaminya

El beranjak dari tempat duduknya setelah melihat kepergian Keyra

" Loh El kamu mau kemana?" tanya Sonia yang melihat El sudah beranjak dari duduknya

" Maaf bu saya sudah selesai, mau kembali ke kelas sebentar lagi bel masuk!" ucap El datar dan pergi meninggalkan Sonia tanpa menghiraukan panggilannya

" El!" Sonia mendengus kesal dan menghentakkan sendok ditangannya dengan kasar

El setengah berlari mengejar Keyra dan dengan gerakan cepat El berhasil menarik tangan Keyra membuat langkah gadis itu terhenti

" Apaan sih main tarik-tarik, lepas!" Keyra menyentak tangannya hingga terlepas dari genggaman El

" Dengarkan aku dulu sayang!" ucap El berusaha untuk menjelaskan agar Keyra tidak salah paham dengan kata-kata yang Sonia ucapkan

" Enggak ada yang perlu aku dengar lagi semua sudah jelas!" ketus Keyra

El mengusap wajahnya kasar saat Keyra pergi meninggalkannya

1
Qaisaa Nazarudin
Haih gak sadar KAMU ITU UDAH TUIR,kayak gak ada lelaki dewasa aja,MALU DONG SAMA UMUR, MASA IA BOCAH DIPACARIN,BILANG AJA KAMU NGINCAR HARTANYA..DASAR JALANG..
TokoFebri: Hai kak. mohon izin. jika berkenan, yuk mampir di karyaku. judulnya "Terjebak menikah karena wasiat." terima kasih.
total 1 replies
Koni Dwi N
mantapp karyamu thor, sukses terus ya thor
Koni Dwi N
lanjut thor
Koni Dwi N
Nabila jodohnya doni
Koni Dwi N
semoga selamanya El dan key bahagia selalu
Koni Dwi N
Luar biasa
Koni Dwi N
lanjut thor
Koni Dwi N
mulai jatuh cinta
Koni Dwi N
awalnya sebel nti jadi kangen
Koni Dwi N
lanjut thor
Koni Dwi N
suka cita jaman pake seragam abu2 mang kyk gt ya
Asyifa Agustin
keren kk aku langsung suka banget
Mala Ibu'a Raline Nabila
Luar biasa
Alfian Fahmi
Kecewa
Alfian Fahmi
Buruk
Erna Ningsih
bagus banget thor crtanya,tp Elvan terlalu cuek sifatny
Anneke Saralaa
kok thor di tulis Dika yg sebarkan bahwa el Dan keyra hamil Dan sudah menika... Khan di bab SEBELUMNYA dika sudah meninggal ketika di tembak waktu keyra di culik
Dhiana Wiyanshena: Itu Dika lakukan bertepatan dengan penculikan Keyra, jadi sebelum dia tertembak dia sudah menyebarkan berita tersebut 🙏🤗
total 1 replies
Supi
sebenarnya Bagas itu siapa nya Nabila 🤔
YuMi: Aku jg penasaran /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Haryani Yuliwulansih
kok ga ngerti maksudnya ya thor🤭
Anie Jung
👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!