NovelToon NovelToon
Suamiku Spesial

Suamiku Spesial

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Fantasi / Perjodohan
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: gigiwww

Liora terpaksa menandatangani perjanjian pranikah dan dinikahkan dengan Alexander, seorang pria berkebutuhan khusus yang diasingkan keluarganya di sebuah desa terpencil. Ia pun pergi ke desa itu untuk merawat suaminya yang asing baginya. Namun, semakin lama merawat Alex, Liora mulai menyadari ada keanehan dan ketakutan dari warga sekitar terhadap pria itu. Ia pun curiga, jangan-jangan Alex tidak seperti yang terlihat. Di balik keterbatasannya, Alex ternyata menyimpan rahasia besar yang menjadi alasan keluarganya membuangnya. Liora kini harus mengungkap kebenaran di balik pengasingan suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26: Pertemuan Rahasia di Malam Hari

Malam itu terasa sangat sunyi. Bulan bersinar terang di langit, tetapi cahayanya tertutup oleh awan tebal yang sesekali melintas. Suara jangkrik bersahut-sahutan di luar, dan angin malam berembus pelan membawa aroma dedaunan yang basah oleh embun.

Liora sudah tertidur sejak pukul sepuluh malam. Tubuhnya terasa lelah setelah seharian bermain Lego dan membersihkan rumah. Napasnya teratur, dan wajahnya tampak tenang di atas bantal.

Namun, di kamar sebelah, Alex belum tertidur.

Ia berbaring di tempat tidurnya dengan mata terbuka. Matanya yang biasanya polos dan sayu, kini berubah menjadi tatapan yang tajam dan penuh kesadaran. Ia menunggu waktu yang tepat. Ia mendengarkan suara napas Liora yang masih terdengar samar dari balik dinding.

Setelah memastikan Liora benar-benar tertidur, Alex perlahan bangkit dari tempat tidur. Gerakannya sangat hati-hati, tidak mengeluarkan suara sedikit pun. Ia membuka pintu kamarnya dengan pelan, lalu melangkah menuruni tangga.

Ia melewati ruang tamu yang gelap, lalu berbelok ke arah dapur. Di sana, ia membuka pintu belakang yang menuju ke halaman. Udara malam yang dingin langsung menyambutnya.

Alex berjalan melewati kebun belakang, menyusuri jalan setapak yang hanya ia yang tahu. Ia berjalan sekitar lima menit, hingga ia tiba di sebuah area yang tersembunyi di balik pepohonan rimbun. Di sana, sebuah mobil hitam sudah menunggu.

Di dekat mobil itu, berdiri seorang pria muda dengan setelan jas rapi. Pria itu adalah Rian—tangan kanan Alex yang selalu setia menjaga rahasianya.

"Tuan Alexander," sapa Rian dengan nada hormat.

Alex mengangguk. "Rian. Ada apa?"

Rian mengeluarkan sebuah tablet dari dalam jasnya. "Ada beberapa laporan yang harus Tuan tanda tangani. Operasional perusahaan berjalan lancar, tetapi ada beberapa dokumen yang memerlukan tanda tangan asli Tuan."

Alex mengambil tablet itu, membaca dokumen-dokumen dengan cepat, lalu menandatanganinya dengan stylus. Matanya tetap waspada, sesekali menatap ke arah rumah.

"Tuan, ada hal lain yang harus saya sampaikan," kata Rian, suaranya menurun.

"Katakan," kata Alex.

Rian menelan ludah. "Salah satu anak buah paman Tuan, Tuan Stefan, mulai curiga. Mereka mulai menyelidiki desa ini. Belum ada yang sampai ke sini, tetapi mereka semakin dekat."

Alex mengerutkan kening. "Berapa lama waktu kita?"

"Mungkin dua atau tiga hari lagi, Tuan. Jika mereka menemukan Tuan, seluruh rencana bisa hancur."

Alex diam sejenak. Matanya menatap ke arah rumah yang gelap di kejauhan. "Jangan biarkan mereka mendekati Liora."

"Tentu, Tuan. Saya akan mengatur pengamanan tambahan. Tapi Tuan, mungkin lebih baik jika Tuan segera mengambil tindakan. Sebelum semuanya terlambat."

Alex tidak menjawab. Ia hanya menyerahkan tablet kembali kepada Rian. "Aku akan memikirkan ini. Kembalilah. Jangan terlalu lama di sini."

"Baik, Tuan. Hati-hati."

Rian masuk ke dalam mobil dan melaju pergi meninggalkan desa. Alex menatap mobil itu menghilang di balik kegelapan, lalu berbalik dan berjalan kembali menuju rumah.

---

Di rumah itu, Liora sebenarnya sudah terbangun sejak beberapa menit yang lalu.

Saat Alex membuka pintu belakang, suara engsel yang berderit pelan telah membangunkan Liora. Ia tidak mendengar seluruh percakapan, tetapi ia merasakan ada sesuatu yang tidak beres.

Dengan hati-hati, Liora bangkit dari tempat tidur. Ia berjalan menuju jendela kamarnya yang menghadap ke halaman belakang. Ia melihat dua sosok di balik pepohonan—sosok Alex, dan sosok pria lain yang tidak ia kenal.

Liora menahan napas. Jantungnya berdegup kencang. Apakah Alex sedang bertemu dengan seseorang di tengah malam? Siapa pria itu? Apa yang sedang mereka bicarakan?

Liora ingin sekali turun dan mencari tahu. Namun, ia menahan dirinya. Jika Alex tahu bahwa ia sudah terbangun dan melihatnya, Alex mungkin akan curiga. Alex mungkin akan lebih berhati-hati, dan Liora tidak akan pernah tahu kebenaran.

Maka Liora memutuskan untuk tetap diam. Ia berbaring kembali di atas tempat tidur, memejamkan matanya, dan berusaha bernapas dengan teratur seolah ia masih tertidur.

Beberapa menit kemudian, ia mendengar suara langkah kaki dari arah tangga. Alex kembali. Pintu kamar Alex terbuka, lalu tertutup. Rumah itu kembali sunyi.

Namun, Liora tidak bisa tidur.

Matanya terbuka di dalam kegelapan. Ia menatap langit-langit kamar, mencoba mencerna apa yang baru saja ia lihat. Alex sedang bertemu dengan seseorang di tengah malam. Siapa orang itu? Dan mengapa Alex melakukannya?

Liora teringat semua keanehan yang ia lihat selama ini—wajah serius Alex saat berbicara dengan Rama, tatapan dewasa Alex saat membaca buku itu, dan sekarang, pertemuan rahasia di tengah malam.

Ada sesuatu yang tidak beres dengan Alex. Ada sesuatu yang ia sembunyikan.

Dan Liora bertekad untuk mencari tahu apa itu.

Namun, untuk malam ini, ia memilih untuk tetap diam. Ia tidak ingin Alex tahu bahwa ia sudah mengetahui.

"Alex," bisik Liora dalam kegelapan. "Siapa kamu sebenarnya?"

Malam itu, Liora tidak tidur sampai fajar tiba. Dan di kamar sebelah, Alex juga masih terjaga, memikirkan langkah selanjutnya.

Mereka berdua terjaga dalam rumah yang sama, dengan rahasia yang sama-sama mereka simpan.

1
Ilfa Yarni
oooo jadi gitu tp syukurlah udah ga ada rahasia lg diantara mereka dan jg bisa bersikap sebagaimana mestinya dan skr kalian bisa menghadapi masalah bersama2
Ilfa Yarni
aku jg penasaran bukan km saja liora
wulaniii
gais like dan komen kalo bisa tonton yah biar dapet komisi 🤣
Alia Chans
Hadir Thor, penasaran banget ama lanjutan nya ...🤭🤭

saling support sabi kali😉
Muhajir Al musyaffa
halo kak aku punya karya loh mampir yu kak😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!