NovelToon NovelToon
Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:300.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: ShasaVinta

Namanya CINTA. Gadis cantik dan mandiri yang bekerja sebagai staff di salah satu Bank Swasta

Tanpa sengaja saat berlibur bersama teman-teman kantornya di Bali, CINTA bertemu dengan JACKSON. Pria tampan yang sangat percaya diri dan mengklaim bahwa Cinta adalah miliknya sejak mereka pertama kali bertemu.

Bisakah Jackson meyakinkan Cinta, bahwa Cinta pandangan pertama itu benar adanya ?
Apakah Cinta akan percaya pada Jackson, pria egois yang terkenal playboy ?

Lalu bagaimana jika Cinta tiba-tiba menghilang dari pandangan Jackson ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 . Izin

Cinta mengikuti Jackson untuk naik ke lantai dua apartemen . Tangan mereka terus saja saling menggenggam tak ada yang ingin mulai melepaskan.

Di lantai atas apartemen, cinta melihat ada empat kamar. Yang membuat Cinta terkejut ada salah satu dinding yang dipenuhi dengan foto - foto Cinta disana. Ada foto Cinta sendiri dan ada juga foto mereka berdua .

" Sepertinya kamu sangat suka fotografi ?" Tanya Cinta tanpa menatap Jackson .

" Ya.. aku suka. Aku suka mengabadikan sesuatu yang terlihat indah ", jawab Jackson .

" Ahhh.. gombal kamu . Ha... ha... ha... " ucapan Jackson mengundang tawa Cinta .

" Aku serius sayang. Kamu mau lihat koleksi kameraku ? "

Cinta mengangguk. Lalu mengikuti Jackson memasuki salah satu ruangan . Ruangan itu tidak terlalu besar. Terlihat penuh karena disalah satu sisinya ada lemari kaca besar.

Lemari itu tidak hanya berisikan buku-buku namun juga banyak bermacam-macam jenis kamera didalamnya .

" Jadi kamu benar soal menyukai fotografi " gumam Cinta mengamati kamera Jackson dari balik kaca pintu lemari .

Cinta beralih melihat sekeliling. Ada set sofa kecil , lalu ada meja kerja berukuran besar disana.

Yang menarik perhatian Cinta ada sebuah pintu yang letaknya tak jauh dari posisi meja kerja Jackson.

" Hemm.. apa itu ruang rahasiamu ? " tanya Cinta pada Jackson menunjuk pintu tersebut .

Jackson menggeleng. " Tak ada rahasia di tempat ini sayang. Kamu boleh mengetahui semuanya . Dan dibalik pintu itu sebenarnya adalah kejutan untukmu ."

" Benarkah ? " Cinta penasaran dan antusias secara bersamaan .

" Ayo kita lihat. Tapi tutup matamu dulu ." Perintah Jackson.

Kini Jackson membuka pintu tersebut, lalu menuntun Cinta masuk kesana dengan mata yang masih tertutup.

" Kamu sudah siap ? " Cinta mengangguk.

" Baiklah aku buka yah " Jackson membuka ikatan kain yang menutup mata Cinta .

Benar kata Jackson. Ini kejutan sampai Cinta tak dapat mengucapkan sepatah katapun .

Air mata mengalir dari sudut matanya tanpa Ia sadari .

" Ini adalah ruang kerjamu . Disini kamu bisa menyalurkan semua idemu . Ku harap tempat ini bisa menjadi awal kamu menggapai impianmu sebenarnya , " bisik Jackson yang kini berdiri tepat dibelakang Cinta.

Cinta berbalik memeluk Jackson.

" Terimakasih . Makasih sayang . Makasih karena kamu memikirkanku sampai seperti ini ."

Cinta melepaskan pelukannya. Ia kembali memandangi sekeliling ruangan ini. Ruangan kerja khusus untuknya. Ruangan kerja yang bisa Ia gunakan untuk menggapai impiannya menjadi seorang fashion designer .

Ruangan ini berbeda dengan ruangan kerja Jackson. Disini ada sebuah jendela besar yang membuat ruangan ini terang karena cahaya yang masuk dari jendela.

Ada meja kerja , meja gambar yang lengkap dengan peralatan menggambarnya.

Ada juga sebuah lemari yang ukurannya lumayan besar. Juga satu set sofa disana .

Di sisi lain ada juga sebuah mesin jahit. Ada rak kayu yang biasa digunakan untuk menggantung contoh-contoh bahan kain. Bahkan ada dua buah manekin.

Ruang kerja ini berkonsep skandinavian. Dinding polos berwarna broken white dengan cahaya terang dari jendela. Lantai kayu dengan perbotan berwarna pastel yang lembut. Sangat pas dengan suasana ruangan lain di apartemen.

Setelah puas melihat-lihat ruang kerja, mereka berdua menuju sofa di lantai bawah untuk mengobrol dan menonton tv.

" Sayang aku lapar ," ucap Jackson saat Cinta sedang memilih siaran TV yang akan ditontonnya .

" Kamu ada bahan makanan ? Kalau ada biar aku masakin ", jawab Cinta yang masih sibuk dengan remot tv yang Ia pegang .

" Yah gak adalah. Apartemen ini baru ditempatin hari ini sayang kalau kamu lupa ."

Jackson sedikit kesal Cinta seperti sedang mengabaikannya .

" Ya udah pesan aja " , jawab Cinta singkat.

Jackson mengambil ponselnya untuk memesan makan siang .

" Sayang.... ", panggil Jackson .

" Hemmm ", Cinta sedang asik menonton drama korea di TV .

" Adit dan Marvel tmn SMA aku , malam nanti mau kesini. Katanya untuk menyambut rumah baru ", Jackson memberitahu pesan dari Adit yang baru saja Ia terima.

" Ya udah biarin aja ", Jawab Cinta singkat.

Lalu tiba-tiba Ia berbalik " Sayang , boleh aku ajakin Wulan dan Sofi juga gak? biar aku gak sendirian nanti kalau temen kamu datang ."

" Bolehlah.. terserah kamu mau ngapain di apartemen ini. Toh ini punya kamu juga . "

Jawab Jackson.

" Mana boleh, ini apartemen kamu . Makanya aku izin dulu ", ucap Cinta lembut .

" Sayang.. apa yang aku punya itu juga punya kamu. Aku beli apartemen ini pakai uang aku sendiri. Dari hasil kerja keras aku selama di Bali ."

" Kamu harusnya mengerti dong, apartemen ini aku desain agar sesuai untukmu . Aku masih berharap suatu saat nanti kamu mau pindah dan tinggal disini ."

Cinta akhirnya mengerti mengapa dari semua ruangan ini hanya ruang kerja Jackson saja yang berkonsep industrial , dengan warna hitam dan abu-abu yang mendominasi.

Sedang ruangan yang lainnya semuanya berkonsep sama seperti ruang kerja Cinta.

" Sekarang karena kamu belum mau pindah, makanya aku tempatin dulu. Biar bisa lebih dekat sama kamu juga . "

Cinta mengangguk saja . Lalu segera menghubungi Wulan untuk mengajaknya berkumpul di apartemen Jackson malam ini .

Malam ini apartemen Jackson yang tadinya sepi menjadi ramai karena kedatangan Adit , Marvel , Wulan dan sofi .

" Gimana kabar Lu Vel ? " tanya Jackson saat ketiga pria itu sedang berkumpul di Sofa apartemen Jackson .

" Baik... parah Lu. Bertahun-tahun Lu gak balik ke Jakarta... sekalinya balik gak ngomong Lu ", Jawab Marvel.

Marvel adalah salah satu sahabat Jackson saat SMA . Walaupun Ia menetap di Jakarta tapi hubungan komunikasi dengan Jackson dan Adit tetap terjalin baik .

" Gue dadakan balik kesini ." Jackson beralasan .

" Alasan aja Lu. Gue udah dengar cerita dari Adit . Baguslah kalau Lu sekarang udah tobat . "

Adit tertawa mendengar ucapan Marvel,

" Si Jackson udah bucin banget . Kalau Lu dengar semua ceritanya dari yang dia hampir gila sampai rela jadi penguntit .... "

" Siapa yang jadi penguntit ? "

Cinta menyela ucapan Adit.

Sedari tadi Cinta , Wulan , dan Sofi memang sedang sibuk di dapur untuk menyiapkan makanan .

" Gak ada sayang . Adit cerita soal film ." Sela Jackson.

" Ooohh... Awas minggir dikit.. beresin mejanya. Kita makan disini aja yah. Lesehan lebih asik ", perintah Cinta yang langsung dikerjakan oleh Jackson .

Hal itu mengundang tawa bagi Adit dan Marvel karena melihat Jackson yang menjadi penurut pada Cinta .

" ha ... ha... ha... beneran Bucin Lu ", ejek Marvel .

Mereka berenam makan malam sambil bercerita dan tertawa .

" Jack... ini sebenarnya apartemen Lu atau apartemen Cinta sih. Desainnya gak Lu banget ."

Marvel berkomentar .

" Apartemen Cinta. Tapi Gue yang tempatin . " Jawab Jackson santai .

Cinta sebenarnya tak mengerti maksud Jackson , namun Ia acuhkan saja.

Ia pikir Jackson bercanda , namun pada kenyataannya apartemen ini memang Ia beli atas nama Cinta .

Tak lama terdengar suara ponsel milik Cinta.

Cinta melihat nama ayah tertera pada layar ponselnya .

Segera Cinta beranjak dari tempatnya menuju balkon apartemen untuk mengangkat panggilan dari ayahnya .

" Assalamualaikum Ayah ", sapa Cinta .

" Waalaikumsalam Nduk ", balas Ayahnya.

" Gimana kabarmu Nduk ? Sehatkan ? "

" Alhamdulillah Sehat Yah. Ayah dan bunda gimana. Sehat juga kan ? " tanya Cinta pada ayahnya .

" Alhamdulillah kami disini semua sehat Nduk. "

" Bapak hubungin kamu ingin pastiin aja.. kamu bisa hadir kan Nduk di acara lamaran Mbak mu ? " tanya Ayah Cinta .

" Insya Allah aku hadir Ayah. Tapi dapat cuti hanya tiga hari aja. Jadi aku ambil penerbangan selasa malamnya ", Jawab Cinta .

Saat Cinta sedang berbicara , Ia merasa ada tangan yang memeluknya dari belakang.

Ia tahu itu adalah perbuatan kekasihnya , jadi Ia biarkan saja.

Namun saat Jackson mendengar Cinta membahas soal penerbangan di hari selasa, Ia langsung membalikkan badan cinta agar menghadap padanya.

" Siapa yang akan berangkat hari selasa malam ? ", tanya Jackson Dengan suara sangat pelan seperti berbisik .

Jackson bertanya pada Cinta karena Ia sudah tidak bisa menunggu sampai panggilan telepon Cinta berakhir .

Cinta tak menjawab hanya memberi isyarat dengan tangannya agar Jackson diam .

" itu telepon dari siapa ? " tanya Jackson lagi masih dengan suara yang dibuat seperti berbisik.

Cinta yang kesal karena Jackson terus saja berbicara akhirnya menutup mulut Jackson dengan satu tangannya .

" Maaf Ayah , Cinta lagi main di rumah teman . "

Mata Jackson seketika melotot mendengar ucapan Cinta .

" main di rumah teman katanya ? " batin Jackson tak terima .

" Nanti Cinta telepon lagi yah Ayah. Sampai ketemu hari selasa Ayah. Salam buat Bunda dan Mbak Amel ", ucap Cinta mengakhiri sambungan telepon dengan Ayahnya .

Setelah Cinta memastikan panggilan telepon dengan Ayahnya sudah terputus barulah Ia menjauhkan tangannya dari mulut Jackson.

" Kamu itu kenapa sih.... aku lagi bicara di telepon kamu gangguin aja ", protes Cinta .

" Kamu tuh yang kenapa. Kenapa gak bilang kamu lagi di rumah kekasih kamu malah bilangnya dirumah teman. " Jackson juga tak mau kalah .

" Sayang , aku lagi bicara sama Ayah. Gak mungkin aku bilang lagi di rumah kamu sedang ini udah malam . " Cinta memberi penjelasan .

" Lalu siapa yang akan berangkat di selasa malam ? " tanya Jackson lagi .

" Aku . Sekalian aku mau izin sama kamu. Aku berencana akan pulang ke Malang. Ada acara lamaran keluarga . Bolehkan sayang. Aku juga udah lama gak pulang. Aku kangen ayah bunda. "

" berapa lama kamu disana sayang? " tanya Jackson terdengar tak semangat .

" Lima hari. Hanya lima hari. Boleh yah ? ", pintanya lagi .

" Tentu saja boleh. Tapi kamu harus janji selama disana kamu harus selalu ngabarin aku yah ." Ucap Jackson yang di balas anggukan oleh Cinta .

" Iya aku janji . " jawab Cinta

Jackson lalu memeluk erat Cinta . Tak bisa Ia bayangkan bagaimana lima hari dirinya tanpa Cinta.

" Bahaya nih. Dia belum pergi aja aku sudah rindu . " Batin Jakson .

.

.

.

.

.

.

" *Bila mencintaimu adalah ilusi, maka izinkan aku berimajinasi selamanya*. "

.

.

.

.

.

To be continue

\*\*\*\* aku UP 2 bab hari ini... yeyeyeye... likenya juga dua kali yah readersku tersayang \*\*\*\*\*

1
Heryta Herman
lanjut next chapter thor.../Pray/
please..tq.../Pray/
Heryta Herman
sip sip sip lah thor../Good/
Heryta Herman
semangat semangat semangat thor...
Heryta Herman
masih kurang thor...lanjuuut
Heryta Herman
cuss lanjut thor...penasaran nih.../Chuckle/
Heryta Herman
alhamdulillah..akhirnya sah....semoga menjadi keluarga samawa jackson dan cinta...
Heryta Herman
semangat ayo semangat babang tampan menuju pelaminan...cpt halalin adek cinta..
Heryta Herman
akhirnya akan bersatu juga pasangan bucin akut yg bikn baper pembaca nya...si babang tamvan jackson dan cinta...
ikut bahagia thor..
lanjut...
Heryta Herman
laah..thor...katanya anak nta wulan kembar...kenapa skrng jadi cuma 1 bayi saja...
Heryta Herman
cinta tulus tdk ternilai dgn harta..
Heryta Herman
uuuhhh...so sweet si babang jackson...
cinta tulusmu akan menyembuhkan segala luka yg ada pada Cinta...
Heryta Herman
kenapa ga dari dulu pindah rmhnya, cinta??
sampai harus ada yg berharap lbh padamu,baru kamu sadar...bahwa ada udang di balik mie...hehehe....
Heryta Herman
emily mantan jackson dan juga calon istri kakak jackson...
Heryta Herman
keren caramu Cinta..aku suka..
Heryta Herman
betul sekali thor..setuju aku...
Heryta Herman
don't care aja lah thor...
lanjuut...
Heryta Herman
lanjuuut
Heryta Herman
ayah bukan hanya cinta pertama anak perempuannya,ayahku adalah separuh nyawaku....
kini ku berdoa,semoga beliau tenang dan bahagia disana bersama pencipta nya...
Heryta Herman
jackson oh jackson.....gara" bucin parah,kelakuanmu malu"in....
parah parah..../Facepalm/
Heryta Herman
jalan hidup sprti air mengalir,sabar dan tawakal...inshaa Allah semua akan terasa ringan dan baik" saja,thor(mitivasi ini juga berlaku untuk diri sendiri)...tetap semangat authorku sayang..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!