Bagaimana jadinya jika kamu mengakhiri sebuah hubungan tanpa sebab lalu meninggalkan kekasihmu begitu saja karena suatu alasan?
Begitu pula dengan Serena, ia meninggalkan kekasih nya begitu saja hanya karena suatu alasan yang kurang jelas. Hingga suatu saat ia melamar pekerjaan disebuah perusahaan ternama milik mantannya dan bahkan saat ini seorang president.
apakah yang akan terjadi pada kehidupan Serena selanjutnya?
guyss mampir yuk, istirahat sebentar dinovel aku❤️❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Austrea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
My Ex³¹
Serena menghela napas pelan.
“Aku tidak akan egois dengan melukai hati orang lain. Nona Lyora sangat baik, dan aku cukup sadar diri untuk menjaga perasaannya. Meskipun saat ini aku begitu mencintaimu....”
Tatapan Dirga langsung menggelap.
Ia melangkah maju, membuat tubuh Serena yang jauh lebih kecil terpaksa mundur.
“Sifatmu memang tidak pernah berubah,” ujarnya pelan. “Masih sama keras kepalanya.”
Bukannya kesal, sudut bibir Dirga justru terangkat tipis.
“Dan entah kenapa, aku selalu menyukainya.”
Serena menahan napas saat Dirga mengangkat dagunya perlahan.
“Tapi jangan menguji kesabaranku, Serena.”
Senyum di wajah pria itu memudar.
“Kalau aku mau, malam ini juga aku bisa menghancurkan semua yang sudah kau bangun. Kariermu, pekerjaanmu, bahkan kesempatanmu untuk meninggalkan kota ini.”
“Dan ibumu...” suara Dirga merendah.
“Berapa lama menurutmu dia bisa bertahan tanpa biaya pengobatan?”
Wajah Serena langsung memucat.
“Jadi jangan memaksaku menggunakan cara yang tidak kau sukai.”
“sebelum semuanya terlambat...” bisiknya.
Tatapannya tidak bergeser sedikit pun dari wajah Serena.
“Jadilah milikku Serena”
"Bukankah selama ini yang kau inginkan adalah kembali bersamaku?" bisiknya pelan.
"Kalau kau kembali ke sisiku, kau akan mendapatkanku lagi."
Serena masih terdiam, ia tahu tawaran itu salah.
Namun kata-kata Dirga terus berputar di kepalanya.
“Bukankah saat ini kamu begitu mencintaiku?”
Tangannya mengepal, seharusnya ia menolak. Seharusnya ia pergi dari tempat itu sekarang juga.
Tapi setiap kali mencoba melakukannya, hatinya justru terasa semakin sakit.
Ia sudah mencoba melupakan pria itu.
Dan hasilnya tetap sama.
Serena mengembuskan napas pelan.
Matanya perlahan terangkat menatap Dirga.
"Baiklah..."
Suara itu begitu pelan hingga nyaris tidak terdengar.
Namun cukup untuk membuat senyum di wajah Dirga semakin lebar.
Pria itu mengangkat tangannya lalu mengusap pipi Serena dengan lembut.
Sentuhan yang dulu begitu ia rindukan.
"Sampai bertemu besok pagi." Dirga menunduk sedikit, tatapannya penuh kemenangan.
"....my ex."
Jantung Serena kembali terasa sesak.
Namun sebelum ia sempat mengatakan apa pun, Dirga sudah berbalik dan melangkah pergi.
Meninggalkannya sendirian di balkon.
Serena menatap punggung pria itu hingga menghilang dari pandangannya.
Baru setelah itu ia menutup kedua matanya.
Entah keputusan terbesar, atau kesalahan terbesar yang baru saja ia buat malam ini.
Di sisi lain.
Lyora menatap ke kanan dan ke kiri mencari-cari keberadaan tunangannya.
Ketika Lyora sibuk mencari keberadaan Dirga, tiba-tiba saja seorang pria menghampirinya.
“masih ingat aku? my hired girl ” pria itu menyeringai licik.
tubuh Lyora membeku sesaat ketika melihat siapa yang saat ini tengah berdiri di hadapannya. “Volkos? apa yang kau lakukan disini!”
“apa yang aku lakukan? tentu saja untuk menghadiri pesta, sayangku"
“jaga bicaramu! aku bukan pasanganmu!” bentak Lyora tertahan sembari menoleh ke kanan dan kiri memastikan tidak ada yang mendengar percakapan mereka, dan kebetulan saat itu mereka berada di tempat yang sepi.
Volkos tertawa kecil, ia melangkah maju dan memasang senyum sensual.
“kira-kira, apakah malam ini kamu masih bisa tersenyum, jika Dirga tahu kamu pernah menggugurkan anak kita?”
jantung Lyora seketika ingin melompat keluar.
“aku mohon, jangan! apapun akan aku berikan padamu, tapi tolong jangan sampai Dirga tahu tentang ini” ucap Lyora panik.
Volkos tersenyum senang, ia menyerahkan kartu hotel miliknya pada Lyora.
“datang pukul 9 malam besok, jika kau tidak datang maka aku akan menghancurkan mu” sinis nya lalu pergi dari sana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
Bersambung.....
Hai para readers kesayangan Author, terimakasih sudah menjadi para pembaca yang setia dan selalu menemani hari² author💞🌹 Love You buat kalian semua yang selalu tinggalkan jejak sehat dan bahagia selalu ya🍃