NovelToon NovelToon
Putra Putri Sang Penguasa

Putra Putri Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:21.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Eli

Ini season ke 2 dari Istri manja tuan Kusuma. Menceritakan anak kembar mereka, Biru dan Jingga yang telah dewasa.

Biru adalah pengusaha muda berbakat yang bersifat dingin. Tapi dia sangat hangat dan baik kepada saudara kembarnya, Jingga.

Jingga adalah gadis muda yang berusaha mewujudkan mimpinya menjadi model terkenal. Dia terlihat dingin dan acuh tak acuh, tapi sangat manja terhadap sang kakak, Biru.

Mereka selalu saling melindungi tanpa menyebar luaskan identitas mereka sebagai anak dari konglomerat.

Akankah mereka menemukan cinta yang membuat mereka menunjukkan sikap hangatnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jika kami sudah turun tangan, tidak akan ada lagi tempat untuk bersembunyi

" Ach, kamu jahat sekali. memangnya aku ini anak kecil yang masih harus di jewer. menyebalkan kamu Bi "

Ji terus saja mengomeli Biru dengan tingkah manjanya.

" Berhenti bertingkah seperti itu, aku merinding jika melihatmu bertingkah seperti ini "

Bi berkata sambil menarik kursi dan duduk kembali. " Untuk apa kamu datang kemari? Apa kamu membuntutiku? "Biru mengernyitkan dahi bertanya dengan serius

" Cih, untuk apa juga aku harus mengikutimu. Aku datang bersama dia, si tentara mesum "

Tunjuk Ji pada Edward yang berada dibelakangnya

" Bagaimana kalian bisa bersama? Kamu tidak bertugas Ed? "

Bi mengalihkan pandangannya kepada Edward

" Aku sudah selesai bertugas. Sekarang tugas baruku menemaninya "

Edward bicara dengan nada datar

" Bagaimana dia bersikap seperti ini. Seperti gunung es yang mau runtuh saja. Tadi saat bersama dengan ku ekspresinya malah terlihat natural. sekarang seakan - akan dia terpaksa datang kesini "

Jingga mengerutkan dahi memperhatikan Edward

" Maaf, aku permisi ke toilet sebentar " Emili berdiri dan meninggalkan mereka menuju toilet.

Tapi disana dia bertemu dengan seseorang yang pernah berseteru dengannya.

Nasya, sepertinya dia juga sedang makan disini.

" Oh nona besar kita sepertinya sedang makan disini juga ya? Apa mungkin kamu bersama om om disini supaya bisa membelikan barang - barang mewahmu? "

Nasya berkata sinis dengan maksud menyindir Emili, tapi apa mau dikata, Emili tidak menghiraukannya. Dia sama sekali tidak menanggapi sindiran Nasya dan menganggap suaranya hanya sebagai gonggongan anjing belaka

Nasya yang kesal menarik tangan Emili

" Hei, kamu berani mengacuhkanku?! "

Tatapan Nasya begitu tajam. Bahkan tajamnya silet pun kalah dengan tatapannya itu. Tapi Emili masih bersikap tenang dan tidak bergetar sama sekali

" Memangnya siapa kamu? Sampai - sampai aku harus segan dan peduli terhadap kehadiranmu "

" Kurang ajar sekali kamu! Kamu tidak tahu siapa aku? Kamu pernah mempermalukan ku. Kali ini aku tidak akan melepaskanmu begitu saja! "

Suara Nasya terdengar begitu kesal.

" Memangnya kamu bisa berbuat apa?

Hanya anak orang kaya yang sombong dan manja. Yang bisanya hanya bersembunyi dibalik ketiak orang tua mu saja. Kamu pikir aku akan takut padamu? "

Emili menjawab dengan sedikit senyum sinis dan tangan di lipat di dada

" Dasar wanita kurang ajar! "

Nasya mengangkat tangannya ke udara dan berusaha menampar Emili, Tapi Emili berhasil meraih tangan Nasya sebelum mendarat dipipi mulusnya dan menghempaskannya dengan kuat hingga dia terjatuh

" Siapa kamu? berani -bersninya berusaha menampar ku? Kamu pikir semua orang akan tunduk pada kekuasaan keluarga mu, hah? Jangan bermimpi terlalu tinggi nona Nasya! "

" Hei nona Emilia, kamu pikir aku akan takut padamu? Kamu hanyalah seorang anak dari wanita simpanan, jangan kamu pikir aku tidak berani melawanmu "

" O ya? Aku memang putri dari seorang istri kedua, tetapi aku tetaplah keturunan dari keluarga Anggara. Kamu kira aku akan melepaskanmu begitu saja? Tidak akan! "

Disaat itu Jingga datang dan melihat kejadian yang baru saja terjadi. " Hai calon kakak ipar, apa yang kamu lakukan disini?

Kenapa kamu begitu lama sekali untuk pergi ke toilet? Kakak ku sedang menunggu mu! "

Suara Ji begitu dingin dan terdengar sinis membuat Emili terkejut melihat kedatangannya

" Kenapa dia ada disini? Apakah dia akan melaporkanku kepada Biru? Bagaimana kalau mereka berubah pikiran dan tidak ingin memiliki hubungan denganku? "

Emili bergelut dengan pikirannya sendiri

" Aku tidak tahu kalian punya masalah apa. Tapi apakah mencari ribut di toilet itu hal yang menyenangkan ya? "

Ji memandang sinis pada Nasya dengan berdiri diambang pintu dan tangan dilipat di dada

" Hei ini bukan urusanmu. Ini urusanku dengan dia. Dia telah mempermalukan aku, kali ini aku tidak akan melepaskan dia begitu saja! "

Kata Nasya dengan kesal

" Silahkan saja. Memangnya siapa juga yang mau ikut campur. Aku yakin Emili bisa menyelesaikan masalahnya sendiri, tanpa harus ada campur tangan dariku atau kakakku. Karena jika kami sudah turun tangan. Tidak akan ada tempat lagi untuk kamu bersembunyi , bahkan sampai lubang semut sekalipun kamu tidak akan lepas dari kami "

Nada bicara Ji begitu santai namun terdengar begitu dingin dan menyeramkan hingga membuat bulu kuduk merinding

" Tentu saja, jika kamu berurusan dengan kami, keluarga mu juga pasti akan ikut terlibat "

sambung Ji setelah memberikan jeda, disertai sebuah seringai di wajah cantiknya

1
Yunaidah Samsung
Kecewa
Yunaidah Samsung
Buruk
Zuny Achmad
terlalu bodoh terlalu polos leo kmu itu ihhh greget q nya
Zuny Achmad
akhirnya dnger kbar juga dri nenek gadis tpi kakek buyut pasti udh pada ninggal ya kak
Atiah arini
good suka
Harni Suleman
Kecewa
Harni Suleman
Buruk
aphrodite
para kary tidak punya attitude..masa bergunjing didepan muka boss
aphrodite
percuma menyesal juga kamu membunuh orang yg meyelamatkanmu dari jalanan dasar gila..bunuh diri sana sebagai rasa bersalahmu
aphrodite
iya terlalu mudah
aphrodite
atuh kamu turun tangan Bi kan itu perusahaan kamu juga..jangan apa apa Ji..bantulah sodaramu
aphrodite
loba nanya ..kirimkan!!!..sudah tau lagi buat permainan..kenapa Vio Leo jadi terkesan bego sih
aphrodite
Ji gadis cerdas...kamu Leo kamu pernah jadi assisten harusnya kamu lebih bisa mengenal karakter orang dan lebih sigap..bukan cuma diam terima nasib atau nunggu pertolongan..kamu sendiri harus punya tindakan
aphrodite
egois kalo begitu tidak kasian sama Vio
aphrodite
kalo kamu mencurigai pamanmu harusnya kamu mulai dg menyelidiki Pamanmu..sewa detektif..kirim orang untuk menjadi mata2..pamanmu saja memata mataimu masa kamu engga..pasang alat penyadap ..seperti yg dilakukan Vio
aphrodite
pasti bogoh nya..siapa sih yg tidak terpesona sama Ed..Laura aja sampe gila..Kalina sampe melakukan tanding untuk menyingkirkan Ji
aphrodite
sedih ih😭😭
aphrodite
nya kerja nu bener atuh hayang kaya meunang maling..aneh aneh bae jama teh
aphrodite
otw jadi gembel sokoorr..tapi kasian Bapaknya dia yg lelah berjuang dihancurkan anaknya sendiri
aphrodite
ngapain dimaafin..udah paling bagus gak angkat telp dia..mau main apalagi sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!