Follow ig:@nafsie
Tomy dan jeny adalah sepasang sahabat dari kecil. Meskipun perbedaan usia mereka cukup jauh namun itu tidak menjadi penghalang kelekatan hubungan persahabatan mereka.
Tomy selalu baik dan bertanggung jawab menjaga dan melindungi jeny. Hal itu yang membuat jeny nyaman dan tidak bisa tanpa tomy.
Suatu ketika tiba tiba orang tua mereka mendadak menjodohkan mereka. Baik jeny maupun tomy mereka sama sama tidak bisa menolak. Itu karena kepatuhan mereka pada orang tua nya masing masing juga karna keadaan papah tomy (Pak cakra).
Merekapun akhir nya menikah.
Namun belum genap seminggu pernikahan mereka tiba tiba tomy memutuskan pergi ke belanda untuk waktu yang tidak bisa di tentukan.
5 Tahun jeny melalui hari harinya tanpa tomy di sisinya. Tanpa komunikasi juga kejelasan tentang hubungan mereka hingga akhir nya jeny mendatangi mertuanya dan mengatakan ingin bercerai.
Saat itu tomy muncul dan menolak dengan tegas perceraian yang di inginkan jeny.
“Dengar baik baik jeny. Mulai saat ini aku akan selalu ada di samping kamu. Tidak ada seorangpun yang bisa memutus pernikahan kita, Kecuali aku.” Tegas nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafsienaff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 32
Sampai menjelang pagi tomy tidak kunjung bisa memejamkan kedua matanya. Pikiran nya terus saja tertuju pada jeny. Gadis cantik itu begitu sangat menentang ingin berpisah dengan nya.
Tomy menghela nafas. Tomy tau dirinya bersalah. Tapi tomy terpaksa melakukan nya. 5 Tahun tidak berkomunikasi dengan jeny adalah waktu terberat yang dia rasakan. Tomy hanya bisa memandangi photo dan video gadis itu yang di minta nya pada charlie.
Tomy bangkit dari duduk nya. Kedua kakinya melangkah pelan menuju ruang tamu.
Seulas senyum berlahan terukir di bibir tipis nya menatap jeny yang terlelap di atas sofa panjang.
Padahal tomy pikir jeny sudah pergi. Tapi ternyata gadis itu tetap berada di rumah nya.
Tomy melangkah mendekat pada jeny. Pria tampan itu berjongkok tepat di depan wajah damai gadis nya.
Tomy bisa melihat dengan jelas sisa air mata yang masih membekas dan sedikit basah di pipi tirus gadis itu. Dari situ tomy tau betapa sedih dan tertekan nya jeny karna sikap nya.
“Maaf..” Hanya kata itu yang keluar dari bibir tipis tomy.
Tomy berlahan mengangkat tubuh jeny. Dengan sangat pelan pria tampan itu melakukan nya. Tomy tidak ingin jika sampai jeny terbangun dan meronta ronta meminta di turunkan.
Tomy membawa tubuh mungil jeny dalam gendongan nya menuju lantai 2 rumah mewah itu. Tatapan tomy terus tertuju pada wajah damai istrinya. Tomy tidak ingin hubungan nya dengan jeny semakin buruk. Dan tomy juga tidak mau jika sampai dirinya dan jeny bercerai.
Tomy membuka pintu kamar nya dan jeny yang sedikit terbuka menggunakan satu kakinya. Pria tampan itu kemudian melangkah pelan menuju ranjang King zise mereka.
Tomy meletakan pelan tubuh mungil jeny di atas ranjang. Di tatap nya tubuh mungil yang tergeletak pasrah itu. Tomy sama sekali tidak menyangka jika jeny akan begitu sangat menentang nya. Tomy pikir jeny akan senang dengan kepulanganya. Tetapi ternyata malah sebalik nya. Jeny terlihat sangat tertekan dan tidak pernah ingin bersamanya.
Tomy menghela nafas.
Pria tampan itu kemudian melangkah menuju lemari bajunya dan jeny yang sudah berisi baju baju milik nya juga milik jeny.
Tomy meraih piyama bermotif hello kitty milik jeny kemudian membawanya kembali menuju ranjang dimana jeny berbaring.
Tomy menarik nafasnya dalam dalam.
Jika dulu dirinya meminta sang mamah untuk menggantikan baju jeny namun tidak untuk sekarang. Hari sudah menjelang pagi. Asisten rumah tangga nya pun pasti sudah tertidur. Dan tomy tidak mungkin membangunkan nya hanya untuk menyuruh wanita kurus itu menggantikan dress yang di pakai jeny dengan baju piyama.
Tomy menghembuskan kasar nafas nya. Bagaimana pun respon jeny nanti tomy tidak perduli. Toh jeny juga milik nya.
Tomy melakukan semuanya dengan pelan agar gadis cantik itu tidak terganggu hingga akhirnya terbangun. Tomy bahkan sempat menahan nafas nya begitu selesai melepas jas putih dan dress selutut yang di kenakan gadis itu. Tomy tidak bisa menafik. Gairah nya naik begitu melihat tubuh mulus istrinya sendiri. Namun tomy berusaha untuk menahan nya karna dirinya tidak mungkin melakukan nya sedangkan jeny saja sangat membencinya.
Cukup lama tomy melakukan nya.
Pria itu bahkan sampai berkeringat hanya karna menggantikan baju istrinya.
Tomy menghela nafas lega. Tomy tidak menyangka tubuh nya bisa begitu hebat bereaksi ketika melihat tubuh mulus istrinya.
“Oke. Mungkin karna ini pertama kali buat aku..” Gumam tomy.
Tomy meraih dress jeny kemudian melemparnya ke anyaman rotan tempat baju kotor. Sedangkan untuk jas putih milik gadis itu tomy gantungkan di belakang pintu kamar mereka.
Tomy memejamkan kedua matanya. Gairah nya belum juga surut padahal tubuh jeny sudah tertutupi rapat dengan piyama bermotif hello kitty nya.
Tomy memejamkan kedua matanya sesaat. Pria tampan itu kemudian membukanya kembali dan memutuskan untuk mandi.
Di dalam kamar mandi tomy kembali terdiam. Tomy memikirkan apa yang di lakukan nya pada jeny seharian ini. Padahal awalnya tomy ingin memberikan kejutan pada gadis itu. Tapi ternyata justru dirinya yang mendapat kejutan dengan keputusan cerai yang di ambil oleh jeny.
Selesai membersihkan dirinya, tomy pun keluar dari kamar mandi. Pria itu segera mengenakan kaos putih lengan pendek nya dengan celana piyama berwarna hitam. Setelah itu tomy membaringkan tubuh nya di samping tubuh jeny.
Tomy tersenyum menatap wajah terlelap istrinya. Dulu mereka sempat tidur bersama. Tomy juga masih sangat mengingat bagaimana jeny yang terus saja menangis dalam pelukan nya ketika dirinya akan pergi ke belanda.
“Aku nggak minta banyak sama kamu jeny. Aku hanya minta kamu untuk terus bertahan dalam pernikahan ini.” Gumam tomy lirih.
“Tomy...”
Tomy mengeryit ketika mendengar namanya di sebut oleh jeny. Pria tampan itu mendekatkan tubuh nya. Dengan lembut di dekapnya tubuh mungil jeny. Dan jeny merespon nya dengan melingkarkan kedua tangan nya di pinggang pria itu.
Tomy tersenyum. Rasa hangat langsung menjalar di tubuh juga hatinya. Tomy benar benar merasa sangat bahagia meskipun jeny membalas dekapan nya tanpa sadar.
“Aku yakin aku bisa membuat kamu mencintai aku jeny..” Gumam tomy tersenyum.
Tomy mencium lama kening jeny. Mungkin jeny memang akan semakin marah dan terus memberontak tidak ingin tinggal bersamanya. Tapi sebisa mungkin tomy akan terus menahan nya.
__________________________________________
Paginya.
Jeny mengerjapkan kedua matanya beberapa kali sebelum benar benar terbuka lebar. Gadis itu merenggangkan otot otot tubuh nya dan menatap langit langit kamar bercat putih itu.
Pelan pelan jeny bangkit dan terduduk di atas ranjang king zise berseprai putih itu.
Jeny mengedarkan pandanganya ke seluruh sudut kamar mewah itu. Kamar yang di dominasi warna putih itu memang sangat mewah. Barang barang dan beberapa pernak pernik di kamar itu pun terlihat mewah dan berkelas.
Jeny mengeryit. Semua photo photo nya berada di meja panjang yang berada di seberang ranjang tempat nya berada. Semua barang barang dari perlatan make up sampai semua berkas berkas nya pun sudah tertata rapi disana. Jeny benar benar tidak menyangka tomy sampai sedetail itu memindahkan barang barang nya.
Suara pintu kamar mandi yang terbuka membuat jeny menolehkan kepalanya. Tatapan nya langsung bertemu dengan tatapan teduh tomy. Jeny melengos. Mungkin mengikuti kemauan tomy bisa membuat nya sedikit tidak tertekan. Dan sembari melalui hari hari nya jeny bisa mencari cara untuk membuat tomy melepaskan nya.
“Pagi...” Sapa tomy tersenyum dan melangkah menghampiri jeny.
Jeny tidak menjawab. Gadis itu bahkan membuang tatapan nya ke arah jendela kamar nya yang tirainya sudah terbuka.
“Semalem kamu ketiduran di sofa jadi aku pindahin kesini.” Kata tomy terus tersenyum menatap jeny yang mengabaikan nya.
Jeny menghela nafas. Gadis itu memutar kedua bola matanya jengah kemudian bangkit dan turun dari ranjang. Jeny melangkah meninggalkan tomy dalam diam dan masuk ke dalam kamar mandi.
jika ada bibit pelakor pasti kata2 kasar mereka keluar, pelakor murahan, laknat, menjijikan, mudah mudahan dibinasakan
tapi beda
jika ada pebinor, mereka hanya diam kayak tidak ada apa2
reader2.......