NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Tamat
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Arin adalah gadis tomboi yang suka bercanda, sebagai anak SMA yang merayakan kelulusan. Arin atau Rin Rin bertamasya bersama rombongan sekolah nya, tanpa sengaja Arin menginjak kucing berbulu putih yang begitu cerah, setelah itu sebuah kejadian membuat Rin Rin terjatuh di sebuah lubang yang membawanya kesebuah dimensi lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Habislah kalian.

"Aaaaa!!!"

kelima pria itu berteriak dengan suara yang begitu keras, wajah mereka sudah tidak bisa dikenali dengan tubuh yang seolah sudah dipatahkan oleh Arin dan yang lain.

"Kami ini wonder woman, jangan sampai kalian melawan kami, jika kalian melawan kami jadinya seperti ini." kata Arin yang kemudian mengacungkan jarinya, dia meninggalkan kelima pria itu dengan kondisi yang benar-benar sangat mengkhawatirkan.

"Huaaa...,"

Paman pemilik toko perhiasan benar-benar terpukau dengan apa yang dilakukan oleh kelima wanita cantik yang hendak membeli perhiasannya namun urung karena kelakuan 5 pria brengsek.

"Kalian ini tidak pantas melawan kami, jika kalian melawan kami.. inilah jadinya." ujar nyonya beruang yang kemudian membersihkan tangannya.

"Paman tidak apa-apa?" tanya Arin yang melihat paman pemilik toko perhiasan merintih kesakitan.

"Tidak apa-apa, Mereka selalu saja seperti ini, mereka selalu saja membuat ulah di sini." jawab Paman pemilik toko perhiasan.

"Kenapa tidak dilawan, Paman? orang-orang seperti mereka itu pantas dihajar, diberi pelajaran biar mereka tidak menindas kita." jawab Arin.

Paman pemilik toko perhiasan itu menghela nafas cukup dalam. "Mereka itu adalah anak-anak dari pejabat wilayah ini, jika kami melawan mereka itu artinya kami akan dalam masalah." Helaan nafas kembali dikeluarkan oleh Paman pemilik toko perhiasan.

"Wah.. ini ada pekerjaan dong." ucap Arin yang kemudian memberi tatapan nakal kepada nyonya beruang dan yang lain.

"Oh ya Arin, kita jadi beli perhiasan ini kan?" tanya nyonya katak.

"Ya tentu saja." jawab Arin. setelah itu Arin mengeluarkan beberapa koin emas untuk pembayaran barang-barang yang dipilih oleh nyonya beruang dan yang lain.

Paman pemilik toko perhiasan matanya langsung berbinar ketika dia mendapatkan koin emas dari Arin sebagai pembayaran. "Terima kasih nona, terima kasih..,"

"Ayo kita cari penginapan." kata Arin.

Arin dan yang lain mencari penginapan di desa Won, seperti yang di katakan oleh paman pemilik toko perhiasan, kalau kelima pria itu suka mempermainkan wanita.

"Ada apa nyonya katak?" tanya Arin.

"Aku tadi mencium bau siluman di sekitar sini." jawab nyonya katak.

"Bau siluman? memangnya ada siluman di sini?" tanya Arin penasaran.

"Tadi aku sempat mencium bau siluman yang sangat menyengat, kelihatannya di sini ada beberapa siluman yang dijadikan objek mainan manusia." jawab nyonya katak.

"Lalu, apa yang harus kita lakukan? apakah mereka ada di sekitar kita?" tanya Arin.

"Apa kamu tak yakin kalau itu bau siluman? apa kamu tidak salah?" tanya An.

"Aku tidak mungkin salah, ketika aku menyentuh tanah tadi aku bisa merasakan percikan darah siluman pernah ada di sekitar tempat ini." jawab nyonya katak kembali.

Nyonya beruang menghela nafas cukup panjang, setelah itu dia kembali bertanya kepada nyonya katak. "Apa kamu yakin?" tanya nyonya beruang.

Nyonya katak menganggukkan kepalanya. "An dan Nan coba kalian selidiki, apakah memang ada bau manusia di sekitar sini. jika memang ada bau siluman ataupun ada siluman di sekitar tempat ini, dengan jaring laba-laba kalian pasti kalian bisa merasakannya." katak.

Nyonya beruang, An dan Nan menganggukkan kepalanya.

"Ya sudah kalau begitu kita cari penginapan dahulu, setelah itu kita pikirkan langkah selanjutnya." kata Arin yang kemudian menunjuk sebuah penginapan yang lumayan besar. "Kita menginap di sini saja." kata Arin yang kemudian masuk ke dalam penginapan.

"Aku mau satu kamar besar untuk kami berlima, apa ada?" tanya Arin kepada salah satu pelayan.

Pelayan itu melihat 5 wanita cantik yang ada di depannya.

"Ada apa?" tanya pemilik penginapan yang tiba-tiba datang.

"Ini Tuan, mereka mau mencari kamar besar untuk mereka berlima." jawab pelayan.

Si pemilik penginapan itu menganggukkan kepalanya. "Ada, di belakang penginapan ini ada pondok kecil yang bisa kalian huni untuk kalian berlima, tapi harganya cukup mahal." kata si pemilik penginapan.

"Dengan ini.. apa bisa kami tinggal di sana sekitar beberapa hari?" tanya Arin sembari menunjukkan kepingan emas.

Pemilik penginapan itu langsung mengambil kepingan emas itu dan menggigitnya. "Tentu 1 bulan pun kalian boleh tinggal di sana, jika ada dua keping ini bisa membuat kalian menjadi pemilik tempat itu." jawab pemilik penginapan yang kemudian menyuruh pelayan untuk mengantarkan Arin dan yang lain ke pondok di belakang penginapan.

Pondok itu tidak terlalu besar, namun bisa dihuni oleh kelima wanita itu. "Ini cukup untuk kita berlima." kata nyonya beruang.

Arin menganggukkan kepalanya. "Ya sudah, kita akan menutup tempat ini dengan rapat, nanti malam kita lakukan pekerjaan kita." kata Arin.

"Baik." jawab An dan Nan.

Sore itu Arin dan yang lain nampak beristirahat mereka mengumpulkan tenaga untuk mencari siluman yang ada di dunia manusia. Ketika malam sudah menjelang, An dan Nan berubah sosok menjadi laba-laba. Sedangkan nyonya katak tentu saja dia berubah menjadi katak untuk mendengar informasi dari para katak yang ada di sana.

"Ingat, kita kumpul di sini, informasi apapun yang kalian dapatkan harus kalian beritahu kepadaku." kata Arin.

"Tenang saja Ratu." jawab nyonya katak dan yang lain.

Nyonya beruang mendapatkan tugas untuk berjaga di pondok jika tiba-tiba ada orang yang masuk dan mengetahui sosok mereka. "Oh ya ratu, aku akan keluar untuk mencari tahu mengenai kelima orang itu." kata nyonya beruang.

Arin menganggukkan kepalanya.

Di sebuah tempat yang ada di desa Won, tempat terpencil yang jauh dari kebisingan dan keramaian.

"Cambuk tubuh Mereka! jangan sampai mereka melawan kepada kita!" perintah seorang pria tua yang nampak memerintahkan anak buahnya untuk menghajar beberapa makhluk berwajah aneh.

"Terkutuk! kalian benar-benar terkutuk!" teriak beberapa siluman.

"Hahaha.. kalian harus menjadi bonekaku untuk mendapatkan uang! jika kalian melawan, aku akan membunuh kalian!!" ujar si pria tua.

"Tenang saja tuan, kami tidak akan membiarkan mereka lepas." jawab anak buah si pria tua.

Seorang bangsawan bernama Kwan-tu sedang melakukan penyiksaan kepada siluman yang selama ini dia beralas. mereka dijadikan tontonan di kalangan para bangsawan.

"Kalian terkutuk! kalian benar-benar terkutuk!" teriak pria berwujud serigala.

"Kalian harus lebih hebat! kalian harus bisa memberikan aku kekayaan berlimpah! kamu siluman kera, kamu harus lebih perkasa agar aku bisa membuatmu menjadi pemuas nafsu para wanita bangsawan!" seru Kwan-tu.

Siluman kera menghela nafasnya dengan berat, tubuhnya terdapat begitu banyak luka akibat siksaan Kwan-tu.

"Ampunnnn..," rintih kesakitan beberapa wanita di dalam bilik kamar.

"Puaskan kami, dasar siluman jelek!" teriak pria dari bilik kamar.

"Lepaskan mereka!" seru pria serigala.

"Siluman-siluman itu masih belum bisa memberikan kenikmatan pada tamu mereka!" seru Kwan-tu.

"Dasar binatang!" teriak siluman pria yang di siksa.

*bersambung*

1
Fatma nurhapsari
kog langsung tamat sih thor.. ./Brokenheart/
Zheyra
semangat terus untuk berkarya.
Zheyra
semangat terus
Zheyra
lanjut terus kak
Zheyra
Ternyata udah beristri🤭
Zheyra
lanjut kak
Zheyra
lanjut
atiyah
hallo thor ketemu lagi.semangat terus 💪
shafrilla: terima kasih kak.😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!