NovelToon NovelToon
Hush, My Love

Hush, My Love

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Percintaan Konglomerat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di mata dunia, Michael Brown atau Kay adalah pewaris tunggal Brown Group yang angkuh dan bad boy penggila balap liar. Namun, di balik gelar playboy palsunya, Kay menyimpan rahasia: ia telah lama memperhatikan Paris Desmon, gadis pendiam yang menjadi satu-satunya ketenangan di tengah kepalsuan sekolah elit mereka.
Dunia Kay terguncang saat ia mengetahui bahwa sahabatnya, Luciano Russo, menjadikan Paris sebagai objek eksperimen emosional demi memuaskan rasa penasaran liar Max. Kay terpaksa menyaksikan dari bayang-bayang saat Luciano berbohong telah meniduri Paris hanya demi gengsi, sementara Paris sendiri tetap tulus mencintai Luciano tanpa tahu dirinya sedang dipermainkan.
Terjebak dalam kode etik persahabatan dan rasa sesak melihat gadis yang ia kagumi dirusak secara mental, Kay menghadapi pilihan sulit: Tetap diam sebagai penonton yang dingin, atau menghancurkan reputasi "Tiga Pilar" demi menyelamatkan Paris dari kehancuran yang direncanakan sahabatnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#33

Manhattan masih berselimut kabut tipis saat Kay duduk di meja makan keluarganya. Ruangan itu begitu luas, dengan langit-langit tinggi yang dihiasi ukiran rumit, namun Kay merasa seolah dinding-dinding itu sedang merapat, menghimpit napasnya.

Di depannya, Malvin Brown sedang menyesap kopi hitam sambil membaca laporan bursa di tabletnya, sementara Marena menatap putranya dengan tatapan penuh selidik yang tidak pernah berubah sejak semalam.

​Kay menatap piring porselen di hadapannya. Pikirannya tidak pada sarapan mewah itu, melainkan pada rasa bibir Paris yang masih menghantuinya, dan bayangan wajah Luciano yang penuh kepercayaan. Ia merasa seperti pengkhianat. Ia merasa seperti pengecut. Dan ia tahu, ia tidak akan sanggup bertahan di kota ini jika setiap hari harus menyaksikan Luciano menggandeng tangan Paris, atau mendengar rumor tentang betapa bahagianya pasangan "paling jenius" di St. Jude's itu.

​Ia harus pergi. Sebelum ia melakukan kesalahan yang lebih besar. Sebelum ia benar-benar menghancurkan segalanya.

​"Dad," suara Kay terdengar berat, memecah kesunyian meja makan.

​Malvin menurunkan tabletnya, menatap putranya dengan satu alis terangkat. "Ya, Son?"

​"Aku berubah pikiran. Aku akan mengambil tawaran Stanford," ucap Kay dengan nada datar, seolah-olah ia sedang membicarakan cuaca. "Aku akan pergi ke California."

​Malvin tertegun sejenak, lalu sebuah senyum puas mengembang di wajahnya yang tegas. "Pilihan yang bijak. Aku tahu kau akan sadar bahwa New York hanyalah kolam kecil untuk ambisi sebesar namamu."

​"Baguslah kalau begitu," lanjut Malvin. "Persiapkan keberangkatanmu nanti malam. Lebih cepat lebih baik. Aku akan menyuruh asistenku mengurus jet pribadi dan semua dokumenmu di Palo Alto."

​Marena meletakkan garpunya, matanya menatap Kay dengan kecemasan yang mendalam. "Nanti malam? Bukankah itu terlalu mendadak Dad? Kay bahkan belum berpamitan pada Luciano atau Max."

​"Tidak perlu, Mom," jawab Kay pendek, ia berdiri dari kursi tanpa menghabiskan makanannya. "Aku sudah bicara dengan mereka. Lagipula, ini hanya kuliah, bukan pergi ke medan perang."

​Kay melangkah pergi menuju kamarnya, meninggalkan kedua orang tuanya yang tidak tahu bahwa putra mereka sedang lari dari kenyataan. Kay tidak lari menuju masa depan yang cerah di Stanford; ia lari dari rasa bersalah yang membakar, lari dari perasaan yang menggebu-gebu pada Paris, dan lari dari wajah sahabatnya yang mungkin akan ia benci jika ia terus menetap di sini.

​Di belahan kota yang lain, aroma bawang putih yang ditumis dan pasta segar memenuhi udara di apartemen mewah Luciano. Suasananya sangat tenang, namun ada kecanggungan yang menggantung di antara dua orang yang baru saja menghabiskan malam dalam penyatuan yang intens.

​Luciano berdiri di depan kompor, mengenakan celemek hitam di atas kemeja putihnya yang lengannya digulung hingga siku. Ia sedang memasak fettuccine carbonara, sebuah kegiatan yang biasanya ia lakukan untuk menenangkan pikiran.

Rebecca duduk di meja bar, mengenakan kemeja kebesaran milik Luciano yang hanya menutupi hingga paha atasnya. Ia menatap punggung Luciano, merasa asing dengan pemandangan ini.

​Rebecca yang biasanya tidak bisa diam, kini tampak ragu untuk membuka suara. Bayangan tentang Paris—gadis yang tenang dan elegan terus melintas di benaknya.

​"Lucian..." panggil Rebecca pelan.

​Luciano menoleh sebentar, memberikan senyum tipis yang jarang ia perlihatkan. "Ya?"

​"Apa kau... apa kau memang menyukai gadis yang tenang seperti dia?" tanya Rebecca, suaranya mengandung nada insecure yang jarang ia miliki sebagai seorang atlet Olimpiade. "Maksudku, aku ini berisik. Aku cerewet. Aku tidak bisa duduk diam dan hanya tersenyum seperti pajangan."

​Luciano mematikan kompor. Ia berbalik sepenuhnya, menatap Rebecca dengan tatapan yang dalam dan intens. Ia melangkah mendekat, meletakkan tangannya di atas meja bar, mengurung posisi Rebecca.

​"Aku menyukai suaramu yang berisik, Rebecca," ucap Luciano, suaranya rendah dan mantap. "Selama berbulan-bulan aku mencoba meyakinkan diriku bahwa aku butuh ketenangan. Tapi semalam... semalam aku sadar bahwa ketenangan itu hanyalah kebohongan yang kubuat untuk menyenangkan dunia."

​Luciano mengusap rambut pirang Rebecca yang berantakan. "Apartemen ini terlalu luas dan terlalu sunyi, Rebecca. Aku ingin tempat ini hidup dengan suaramu yang memerintah anak-anak kita nanti."

​Rebecca tersentak. Matanya membelalak kaget. "Apa? Bagaimana mungkin pria dingin sepertimu membahas hal sejauh itu?"

​Ia tertawa kecil, namun ada rasa haru yang menyeruak. "Ini bukan seperti dirimu, Luciano. Kau adalah pilar es yang tidak punya perasaan. Kau tidak bicara soal anak-anak di pagi hari setelah kita... kau tahu."

​Luciano menarik napas panjang, lalu mengecup kening Rebecca dengan lembut. "Inilah diriku yang sebenarnya, Rebecca. Diriku yang selama ini takut aku perlihatkan pada dunia, bahkan pada Kay atau Max sekalipun. Aku tidak butuh seseorang yang hanya mengangguk padaku. Aku butuh seseorang yang bisa menantangku, dan itu adalah kau."

​Rebecca terdiam, air mata kebahagiaan hampir jatuh di sudut matanya. Ia menyadari bahwa di balik kecerdasan yang mengerikan dan kedinginan yang membeku, Luciano Russo adalah pria yang sangat kesepian yang hanya ingin didengar.

​"Lalu... bagaimana dengan Paris?" tanya Rebecca lirih.

​Wajah Luciano kembali mengeras sejenak. "Aku akan mengurusnya. Dia tidak pantas mendapatkan kebohongan ini lebih lama lagi. Aku akan mengakhirinya hari ini."

​Malam itu, saat jet pribadi keluarga Brown lepas landas membawa Kay pergi menuju pantai barat untuk melarikan diri, di sebuah apartemen di New York, sebuah hubungan lama yang sempat terkubur mulai tumbuh kembali dengan janji-janji masa depan yang nyata. Namun, di antara pelarian dan pengakuan itu, ada satu hati yang sama sekali tidak tahu bahwa dunianya akan hancur dalam hitungan jam: Paris Desmon.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Pria Sejati hrs sperti ini, cukup 1, Selamanya 👍👍👍
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yeee, Akhirx, Resmi Smua, Bareng 🥳🥳🥳
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Ikut happy utk 2 pasangan ini ❤️🤗😘
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Skrng, Mreka berdua, manis mlulu, auto diabetes ini 🤭🤭🤭
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kini saatnya Arthur yg berjuang utk Cinta ny 🙈🙈🙈
ros 🍂: Nah benar Kak 🤭😍
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kn adem klo liat gini ❤️🤗😘 ... Apa otw dresmikn aja y, biar gk kburu 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Mommy Paris, itu Putra mu udh 'nakal' 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘 ... Lnjt Arthur 🤭👍🥳
total 6 replies
Sany Indah
berharap Paris sama Kay meski bermulut pedas tp cintanya ke Paris tulus
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
hi hi licik demi honey, gk pa² deh 🤭🤭🤭
ros 🍂: Hahaha🤣🥰
total 3 replies
winpar
sdih bgt kisah mereka😥
winpar
Thor ceritanya bikin mewekkkk😥😥
lnjut Thor yg bnyk yh 🥰😍
ros 🍂: Ashiaapp 🤭🥰
total 1 replies
Sany Indah
ceritanya menarik
ros 🍂: ma'aciww 🥰
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Klo Jodoh, pasti ada jalan ny 😔😔😔
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Iya, Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
winpar
akhirnya nana bertemu jg 🥰😍
winpar
thot knp hri ini upnya dikit bgt. pdhl ceritanya seru bgt?
ros 🍂: Maaf ya kak, Sedang kurang sehat, hehehe🙏
total 1 replies
winpar
smngt thorrrr💪💪💪💪 ceritamu selalu bgus
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
waw bgmnakh klnjutanya????
winpar
selalu happy akhir ceritanya 😍🥰
ros 🍂: iya kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya bgus bangettt😍🥰
ros 🍂: ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
mkin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!