NovelToon NovelToon
Say, Love You Too

Say, Love You Too

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Ketos / Perjodohan
Popularitas:160.5k
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Dijodohkan dan bertunangan sejak putih abu membuat Naka dan Shanum menyembunyikan hubungan keduanya dari orang lain termasuk teman-temannya. Terlebih, baik Naka ataupun Shanum tak pernah ada di daftar putih masing-masing.

Tapi siapa menyangka, diantara usaha keduanya, perasaan cinta justru hadir mengisi setiap ruang hati satu sama lain. Siapakah yang akan duluan menyatakan cintanya?

Say, love you too....
Katakan, aku juga cinta kamu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 Saat kalimat cinta bukan lagi i love you

Dua pasang sepatu berbeda jenis bersisian di atas halaman berumput yang berbatasan langsung dengan lapang beton. Terkadang bergeser terkadang sengaja di gesek-gesekan demi mengusir kebosanan.

Sepasang remaja itu menatap cahaya mentari yang mulai meninggi di bawah lindungan pohon bougenville, dan sibuk dengan pikiran masing-masing.

Sama-sama diam, Shanum yang hanya memainkan ujung cardigannya tengah mencerna semua kalimat Naka yang terlalu irit, penuh misteri dan harus ia pecahkan sendiri bak detektif, sementara Naka memperhatikan bagaimana ujung sepatunya menendang-nendang ujung rumput gajah.

Tak ada yang memulai, dan jujur saja mereka bingung harus memulainya darimana karena yang jelas....

Setelah Naka mengakui ia kesal dan jengkel dengan Arjuna yang selalu datang ke rumah Shanum, gadis ini tak lagi beranggapan sama seperti sebelumnya.

"Sejak kapan?" Ia menatap Mainaka di bawah siraman cahaya matahari yang menelusup diantara celah-celah daun bougenville, rambutnya sebagian masih basah oleh keringat, kendati begitu ..aroma maskulin yang bercampur dengan asamnya keringat membuat harumnya jadi khas bagi Shanum.

Naka menggeleng membalas tatapan Shanum dan menyenderkan punggungnya di bangku taman turut memperhatikan Shanum yang cantik dengan pita di rambutnya, tangannya yang semula sibuk menepuk-nepuk kaki, lalu diam sejenak di pangkuan kini sudah terulur membawa surai yang menari-nari karena hembusan kecil angin ke belakang telinga Shanum, "sama?"

You're the light, you're the night, you're the color of my blood...

You're the cure, you're the pain, You're the only thing i wanna touch....

Never know that it could mean so much, so much...

What are you waiting for?

So love me like you do...love-- me like you do, touch me like you do, touch--me like you do....

~Ellie Goulding -- love me like you do~

Shanum mengangguk, lalu keduanya tertawa, "gila ya...mati-matian nutup-nutupin justru kebakar--sesek sendiri." Ia menggeleng.

"Ka, Sha...makan dulu sini bareng-bareng!" itu mama Anye yang berteriak mengajak keduanya untuk makan bersama, "udah sarapan?" tanya Naka diangguki Shanum, "yang bener aja jam segini belum sarapan, gue udah nyuci sepatu malahan..." keduanya beranjak dari duduknya untuk menyerbu pintu masuk rumah.

"Wah, bagus dong...makan lagi deh, jadi biar ada alesan nanti kalo gue suruh cuciin juga sepatu gue." Pinta Naka yang dihadiahi pukulan dari Shanum.

Mungkin akan butuh adaptasi dan transisi dari mereka yang terbiasa begitu, dari gue jadi aku...dari Lo jadi kamu, sekedar bersikap romantis lagi lebih dari ini, atau justru mereka akan tetap seperti ini entah sampai kapan...

Aroma harum masakan memang sudah tercium sejak dari luar, sebab pintu dapur dan ruang makan dibuka.

"Wah, tante masak apa nih? Atau nenek?" Shanum memajukan penciumannya yang langsung dijiwir Naka, "Lo persis guguk kalau begitu, Sha..."

Shanum meninju lengan Naka dengan delikan sinisnya.

Ryu kembali meneguk kopi berkrimernya, di pantry, hadeuuhhh bocil!

"Gimana udah bisa passing bola Sha?" tanya Ryu, digelengi Shanum, "ngga bisa instan bang."

Ada om Ganesha yang turun dan langsung disalimi Shanum, "ayah lagi ngapain, Sha?"

"Kayanya besok mau tur Natuna-Karimun sama club mancingnya, om...soalnya tadi udah keluarin alat tempur."

"Oh, bagus lah refreshing..." angguk Ganesha disetujui Anye, "iya bagus, biar ngga kaya papanya Naka, saban waktu di kantor terus."

"Biasanya berapa hari sih?" kini Anye yang bertanya.

"5 hari biasanya, tante. Kebetulan temen papa, om Andra yang kasih akomodasi Yacht."

"Wah, patut ditiru tuh bang...healing yuk!" ajak Anye pada Ganesha.

Lalu, "bundamu ditinggal dong..."

Shanum mengangguk, "iya. Udah biasa sih...mancing hobby papa dari muda, katanya. Ini apa ya tante..." tunjuk Shanum lebih fokus pada masakan yang ada di depannya.

"Cingur Sha..." jawab nenek Naka.

"Oh, krenyes-krenyes kenyal ya?!"

"Kalo hobby Naka apa, Sha?" tanya Ryu.

Membuat Shanum melirik pemuda di sampingnya, "bikin orang kesel." Tawanya hanya memantik dengusan Naka, "oh, Naka jago mancing juga deh, bang..."

"Mancing keributan?" kini Naka yang berbicara sebelum keduluan, Ryu tertawa bersama nenek dan mama Anye.

/

Hari Minggu begini, bukan pergi yang keluarga ini ingin lakukan melainkan istirahat dan menghabiskan waktu bersama selain dari sehari-hari mereka yang jarang bisa berkumpul semua begini.

Ada Ganesha yang masih disana bertukar cerita tentang bisnis dengan sang istri, lalu Bu Ayu yang sudah diantar supir memenuhi jadwal majelis taklim. Dan Naka...ia hanya mengajak Shanum duduk bersama di sofa dengan Shanum yang meminjam laptop Naka untuk menonton drama action.

Ryu melirik jam di tangannya, "Ryu ngga lama om..mau langsung balik aja lah, mesti ke rumah Oma dulu abis ini..." ujar Ryu hendak pamit, ia lantas melirik Shanum yang masih duduk di sofa bersama Naka, menonton drama action dari laptop milik Naka.

"Sha, mau bareng ngga balik?" tanya nya membuat Shanum dan Naka mendongak.

"Oh, mau balik sekarang ya bang?" Shanum mem-pause tayangan di layar, kebetulan sekali dan lumayan lah... gratisan ongkos pulang.

Namun, belum ia bergerak, Naka sudah menahan tangannya, "Shanum biar gue yang anter balik bang, kita ada rencana buat jalan dulu..."

Shanum melirik Naka dengan wajah santainya itu, tak bisa untuk tak mengangguk, "iya bang duluan aja, hati-hati."

"Oh, ya udah...om, ma, Ryu balik dulu..."

"Hati-hati kamu, Ry..." ucap Ganesha dan Anye yang diangguki Ryu.

Kemudian Anye menurunkan pandangannya ke arah Naka dan Shanum, merasa jika usahanya dan orangtua Shanum tak sia-sia.

"Jalan kemana?" Ganesha sudah menurunkan kacamata dan menutup laptopnya.

"Cari jajan, cari film bagus..." gidik Naka yang sebenarnya dia pun bingung sendiri, kini ia sudah beranjak dari duduknya ke arah kamar, "ganti baju dulu," ucapnya melirik wajah Shanum yang nampak clueless.

Oke apakah bisa disebut dating pertama mereka? Sebab telah sering keduanya pergi bersama sebenarnya, hanya saja...mungkin kini sudah berbeda keadaannya.

"Hati-hati, jalanan macet kalo weekend."

Benar, jalanan memang macet jika weekend. Terutama jalan ke arah kawasan wisata.

"Gue tebak Lo ngga tau kita bakalan kemana?!" tuduh Shanum tepat sasaran.

Tapi dia Naka. Ia menggeleng tak ingin orang tau jika ia *buntu*.

"Taman safari mau?" tawar Naka membuat Shanum tertawa, "kenapa harus taman safari, gue bukan bocah, Ka.."

Naka melirik Shanum diantara fokusnya menyetir, "emangnya taman safari cuma buat bocah?"

Masih saja Shanum menyisakan tawanya dengan mata yang telah melihat ke luar jendela dimana banyak sekali pengguna jalanan yang meramaikan jalan sehingga membuat macet.

"Lagian dimana tempat yang kemungkinannya kecil didatengin sama temen-temen sekolah." Lagi, pungkasnya.

Dan Shanum diam tak lagi bicara saat Naka membawa laju mobil ke salah satu tempat wisata keluarga itu.

.

.

.

1
El aisya
ealah bocil mau pangkuan juga
mommyanis
pokok e seru....best lah teh Shin 👍👍👍👍👍🤭
Elmaz
🤣🤣🤣🤣
mommyanis
apakah penampakkannya Naka sama dg penampakkan yg sekarang Num 🤔🤔🤔🤭🤭🤭
El aisya
wes pokoknya shanum kalo beli coklat fix ingatnya langsung sosoran Naka🤣🤣
mommyanis
nah kannnnn setannya ternyata ngumpet di dalam kolornya Naka 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Elmaz
iya ya apa kabar desti tuh.... bikinin crita dong teh ttg dia atau kita jodohin aja sama yahya.. 🤣🤣🤣
El aisya
eh eh eh ehhhh,,,, udah mulai nakal ya
mommyanis
kita bacain ayat kursi ato apa nich,takut setannya pada ngintip 😱😁
mommyanis
diarak pake sound horeg aja lah y,biar sampai pojokan dunia tau juga 😂😂😂
mommyanis
entah mengapa klo nyuci pake mesin cuci malah lebih lama selesainya dibandingkan dg nyuci manual alias ngucek pake tangan 🤔😁
deeRa
Astogeh, jujur sekali🤣🤣🤣🤣🤣
Anis Jmb
senyam senyum baca kisah mereka,,,🤭sweet ny naka😍
Visencia Alingga
kaaaaannnnnnn, ini bocah mulutnya los dollllll 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣
mommyanis
Naka teeinspirasi dr si rusa yg mo nyosor Shanum td kayaknya 😂😂😂😂
deeRa
Waduuhh 😅
Ray Aza
otakku knp mendadak traveling yak? 🤣🤣🤣🤣
Kh2103💙
Hadeuh....bang nesh anakmu tuh maen k**op aja... pengen cepet" dihalalin tuh.. sebelum kejadian kayak ortunya terjadi, mending jaga"...😊😊
Maria Kibtiyah
ya salam segala daleman di omongin🤭
Visencia Alingga
ujung2nya di pangku jg 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!