Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 28
Di Villa Dai Hua Bin menatap Cheng Ya yang masih tertidur di pelukannya makin lama ia makin bertekad untuk menemui keluarga Cheng Ya dan menikah dengan nya walau ia tidak yakin apa gadis ini akan setuju maklum beza usia mereka sangat ketara.
'usia kami berpaut 17 tahun,apa dia akan keberatan denganku..huft'batin Dari HuaBin merasa rumit sendiri saat memikirkan kemungkinan yang akan terjadi saat Cheng Ya tersadar nanti.
Setelah beberapa minit berlalu,Cheng Ya akhirnya terbangun ia merasa perih dibahagian intimnya tetapi tidak mengingat jelas apa yang terjadi semalam.
'apa yang terjadi aku tak bisa mengingat nya'batin Cheng Ya memegangi kepalanya yang sakit.
Saat ia mencoba untuk bangkit ia mendapati sosok Dai Hua Bin yang menatap kearah nya dengan mereka berada di selimut yang sama hal itu membuat ia bingung.
"Ahhhhh..Bos Dai..kita..kamu..aah"jelas Cheng Ya menjerit kecil melihat pemandangan kamar dan pakaian yang berselerakan di lantai kamar mereka tempati ini.
"maaf..aku yakin kamu akan menyesalinya tapi dengarkan aku"jelas Dai Hua Bin ingin berbicara tetapi Cheng telah kembali tersenyum seraya memeluk erat leher Dai HuaBin dan tertawa riang.
"ehhe..sekarang lihat Bos Dai anda tidak bisa lari lagi sekarang..mulai Harini ini anda milik saya muktamad"jelas Cheng ya tersenyum seraya mengklaim Dari HuaBin sebagai miliknya.
Dai Hua Bin bengong bukan menangis malah teruskan sikap nya sangat berbeza ketika tidak mabuk, pikir Dai Hua Bin hatinya sedikit lega.
"oh ya..ayuh daftarkan pernikahan hari ini.. sekarang..sebelum ada yang menghalangi kita"jelas Cheng Ya dengan nada penuh keterujaan.
"Tapi..sebentar tadi gege MU telah menghubungi dan meminta kita untuk segera menemuinya.
Cheng Ya menatap kearah ponsel dengan rauk tidak peduli ia mula mencari pakaian ganti dan bersiap untuk mandi.
"sebelum itu ayuh kita mandi bersama"jelas Cheng Ya menarik lengan Dai Hua Bin dengan penuh keterujaan hingga melupakan rasa nyeri di bahagian intimnya.
Mereka langsung mula mandi bersama hingga berjam-jam berlalu,mereka terus bersiap-siap dan menaiki mobil menuju kantor pernikahan untuk mendaftar pernikahan mereka.
"hem..akhirnya..lagian gege bisa menikah tanpa memberitahu ku..ia pikir aku tidak bisa..hem"jelas Cheng Ya langsung melangkah keluar dari kantor pernikahan itu keduanya memegang akta nikah rasmi milik mereka denagn masing-masing punya tatapan lega yang tak terlihat.
"oh..apa kamu ada tuntutan untuk pesta pernikahan aku bisa mengurusnya"soal Dai Hua Bin,Cheng Ya yang mendengar itu hanya terdiam seketika.
"mungkin tidak perlu Kerna aku tidak terlalu tertarik melainkan kakak ipar ku juga mahu mengadakan pesta maka aku juga akan melakukan nya"jelas Cheng Ya saat ini begitu bersemangat untuk menemui Bai Qing.
....
Cheng Lei menatap kearah isterinya yang makan begitu Lahab ia senang dalam masa yang sama ia merasa tidak enak,
"Sayang..setelah ini akan ada tetamu yang akan datang ke rumah kita"jelas Cheng Lei langsung membuat Bai Qing menatap kearahnya.
"Siapa?"soal Bai Qing yang telah menghabiskan makanannya.
"itu..Cheng Ya dan..aku tidak tahu dia bersama siapa tapi yang pasti"jelas Cheng Lei wajahnya berubah dengan nada penuh kekesalan.
Bersambung ...
Ini bonus..nanti Author akan Coba up lagi..jadi jangan lupa Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter <( ̄︶ ̄)>