NovelToon NovelToon
Istriku, Adik Sahabatku.

Istriku, Adik Sahabatku.

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:45.5k
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Di saat kedua sahabatnya telah menikah, Davin masih saja setia pada status jomblonya. hingga pada suatu malam ia menghadiri perayaan adik perempuannya di sebuah hotel. perayaan atas kelulusan adik perempuannya yang resmi menyandang gelar sarjana. Tapi siapa sangka malam itu terjadi accident yang berada diluar kendali Davin, pria itu secara sadar meniduri rekan seangkatan adiknya, dan gadis itu tak lain adalah adik kandung dari sahabat baiknya, Arga Brahmana. sehingga mau tak mau Davin harus bertanggung jawab atas perbuatannya dengan menikahi, Faradila.

Akankah pernikahan yang disebabkan oleh one night stand tersebut bisa bertahan atau justru berakhir begitu saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33.

Tidak diperbolehkan masuk tidak membuat Dila menyerah begitu saja, ia memilih menunggu Davin di depan gedung.

Satu jam, dua jam, hingga tiga jam berlalu, namun Davin tak kunjung keluar dari dalam gedung. Bahkan saat waktu istirahat makan siang pun pria itu tak menampakkan batang hidungnya di hadapan Dila.

Di ruangan Davin.

"Apa anda tidak kasihan pada istri anda, tuan? Sejak tadi beliau menunggu di depan." Penyampaian Asisten Darwis sontak mengalihkan perhatian Davin dari berkas dihadapannya. Tadinya Davin berpikir Dila telah pergi saat petugas keamanan mencegahnya masuk, tapi faktanya wanitanya itu masih menunggu didepan gedung. Untuk memastikan ucapan Asisten Darwis, Davin mengecek cctv yang terpasang di area bagian depan gedung. Setelah melihat rekaman cctv, benar saja Davin menyaksikan Dila sedang duduk di bangku besi bercat putih yang berada di teras gedung.

Sekarang sudah pukul setengah dua siang dan waktu makan siang pun telah berlalu, tetapi Dila tidak terlihat ingin beranjak dari posisinya. Jujur, Davin tak tega, namun rasa kecewanya sanggup mengalahkan semua itu. Dengan sekuat hati Davin mencoba mengabaikan perasaan tak teganya terhadap sang istri.

Pada pukul lima sore, para pegawai satu persatu meninggalkan gedung untuk kembali ke kediaman masing-masing. Dari satu persatu pegawai yang melintas dihadapan Dila, nampak melirik bingung menyaksikan keberadaan istri dari bos mereka tersebut di sana, mengingat biasanya Dila pasti akan langsung ke ruangan suaminya jika mengunjungi gedung tersebut.

Dila hanya mengulas senyum tipis pada pegawai yang kebetulan menyapanya.

Sampai dengan pukul sepuluh malam Davin tak kunjung keluar dari gedung. Dila merasa kepalanya mulai pusing, mungkin karena Dila telah melewati makan siang serta makan malamnya. Daripada jatuh sakit dan pada akhirnya ia tak bisa bertemu dengan suaminya untuk meminta maaf, Dila memutuskan untuk segera pulang dan berencana kembali lagi besok. Ya, jika ia tidak diperbolehkan masuk ke gedung tersebut itu artinya Davin tidak ingin bertemu dengannya. Dan, sudah pasti pria itu tidak akan pulang ke rumah malam ini, maka dari itu Dila berencana kembali lagi esok hari.

"Kamu harus berjuang mendapatkan maaf dari mas Davin, Dila, karena ini semua merupakan konsekuensi dari perbuatanmu sendiri!." Gumam Dila sebelum beranjak menuju mobilnya berada.

Sebelum membuka pintu mobilnya, Dila mendongakkan kepala menatap ke arah jendela ruangan Davin. Di mana lampu di ruangan tersebut masih terlihat menyala, pertanda masih berpenghuni.

"Maafkan aku, mas Davin. Aku memang bersalah, tapi aku akan berjuang untuk mendapatkan maaf darimu, mas."

Dila membuka pintu mobilnya dan tak lama kemudian mobil sedan berwarna putih tersebut mulai melaju meninggalkan tempat.

Beberapa saat kemudian, Asisten Darwis menyingkap tirai jendela ruangan Davin dan pria itu tak lagi mendapati keberadaan mobil Dila di tempatnya berada tadi.

"Nyonya sudah pergi, tuan." Lapor asisten Darwis

Lagi-lagi, Davin hanya diam saja tak memberi respon apapun atas penyampaian dari asisten pribadinya tersebut. Terkadang pria yang selalu menjunjung tinggi kejujuran serta begitu menjaga perasaan pasangannya, paling kecewa dan terluka jika dikhianati dalam bentuk apapun.

"Apa anda mau pulang, tuan?." Tanya asisten Darwis melihat Davin bangkit dari kursi kebesarannya.

"Hem."

*

Sudah seminggu Dila melakukan hal yang sama, namun tetap tidak bisa bertemu dengan suaminya, Davin.

"Dengan cara apa lagi agar aku bisa bertemu denganmu, mas?." Gumam Dila kebingungan. Demi mendapatkan maaf dari sang suami, Dila bahkan sudah seminggu tak masuk kantor. Ia justru sibuk mendatangi perusahaan Davin, dengan harapan bisa bertemu dengan sang suami, tapi hingga malam ini ia tetap tidak berhasil bertemu dengan Davin.

"Mas Arga... Sebaiknya aku minta bantuan mas Arga." Dila pun berlalu menuju kediaman orang tuanya. Melihat keberadaan Arga tengah duduk di teras depan dengan ditemani segelas teh serta sepiring camilan bersama sang istri tercintanya, membuat harapan dihati Dila sedikit bertumbuh.

"Dila...Tumben anak ini datang malam-malam begini?." Arga bergumam saat melihat kedatangan mobil Dila. Arga terus mengarahkan pandangannya pada Dila yang turun dari mobil kemudian berjalan ke arahnya.

"Ada apa denganmu? Kenapa wajahmu lesu tak bersemangat begitu?." pertanyaan pertama yang dilontarkan Arga saat melihat gurat wajah adik perempuannya itu.

"Are you okey, Dila?." Rupanya bukan hanya sang kakak yang menyadari hal itu, kakak iparnya pun menyadari gurat lesu tak bersemangat di wajah Dila.

"Dila butuh bantuan mas Arga." belum juga duduk, Dila sudah mengutarakan maksud dan tujuan dari kedatangannya.

"Setidaknya, duduklah dulu! Memangnya bantuan apa yang kamu butuhkan dari mas?." Sebagai kakak tak butuh waktu lama bagi Arga untuk menyadari bahwa saat ini suasana hati adiknya sedang tidak baik-baik saja.

Dila pun menurut, mendudukkan tubuhnya di kursi kosong di samping sang kakak ipar.

"Please, bantu Dila, mas!." Dila membawa tangan Arga ke dalam genggamannya.

"Sekarang katakan, bantuan seperti apa yang kamu butuhkan dari mas!." Arga menegakkan posisi duduknya, membalas genggaman tangan adik perempuannya itu.

"Begini mas........" Dila pun menceritakan semuanya kepada Arga tanpa ada yang ditutup-tutupi.

"Ya Tuhan....Dila....Dila.....Kenapa kamu tidak memikirkan konsekuensinya sebelum bertindak? Jika mas yang ada di posisi suami kamu, mungkin mas bukan hanya tidak sudi lagi bertemu dengan istri sepertimu, bisa jadi mas sudah mengakhiri pernikahan." Setelah mendengar cerita adiknya, Arga justru mempersalahkan Dila. Menganggap Dila tidak dapat menjaga Marwahnya sebagai seorang wanita yang sudah bersuami. Ya, menurut Arga apapun alasannya bertemu dengan pria lain terlebih di sebuah kamar hotel tanpa sepengetahuan suami, tidak dapat dibenarkan.

Deg.

"Dila tidak mau berpisah dengan mas Davin." Dila tak sanggup lagi membendung air matanya di hadapan sang kakak. Sebenarnya Arga tak tega melihatnya, akan tetapi sikap Davin sendiri dipicu oleh tindakan Dila yang diam-diam bertemu dengan mantan kekasihnya.

"Jika memang kamu tidak ingin berpisah dengan suamimu, seharusnya kamu sudah memikirkan konsekuensi dari perbuatanmu sejak awal, bukannya setelah semuanya jadi seperti ini, Faradila."

"Mas, tolong bantu Dila." Tangis Dila semakin pecah.

"Dila... bukannya mas tidak mau membantu kamu, tapi ini adalah masalah internal rumah tangga kalian. Sebagai kakak kamu, mas hanya bisa membantumu sekedar bertemu dengan Davin, untuk membela perbuatanmu dihadapan Davin, mas tidak bisa. Semua keputusan murni ditangan Davin, Dila. Apapun yang akan menjadi keputusan Davin nanti, mas harap kamu bisa menerimanya dengan besar hati!." Sebagai sahabat baik Davin, tentu saja Arga kenal betul dengan sifat dan watak sahabatnya itu, Davin paling tidak suka dengan hal apapun yang berbau pengkhianatan. Ya, bertemu dengan pria lain di tempat tertutup pastinya sudah termasuk pengkhianatan bagi Davin, apalagi pria yang ditemui oleh Dila tersebut merupakan mantan kekasihnya, terlebih keduanya belum pernah ada kata putus saat Dila menikah dengan Davin.

1
Uba Muhammad Al-varo
sandi.... yang kamu lakukan ke Davin itu bukan wujud dari cintamu ke Dila tapi itu obsesi menghancurkan hidupnya Dila
Uba Muhammad Al-varo
Davin...... dengarkan yang dibicarakan jihad, mulai sekarang rubah semua sifat dan kelakuan mu, bicarakan dengan baik' untuk menyelesaikan semua masalah yang dihadapi
secret
sandi kmu itu bkn cinta tp obsesi, tunggu aja kmu yg akan dihancurkan blik sm Davin
Ariany Sudjana
sandi ga waras, sama seperti mamanya sandi, kok membiarkan anaknya jadi pebinor
Dwi ratna
mulai lgi bikin org salah paham, jd istri yg terbuka x Dil masa SMA suami mah tertutup ntar kyk kemarin suamimu salah paham bingung, gk belajar dr kesalahan kmren koh😫😫😫
Arsa Livia
lanjut thor.... jangan sampe Davin kalah dan jngn sampe sandi melakukan hal buruk PD Rifa...semangat thor
Rina
Sem ga kebenaran segera terungkap dan permaslahannya segera dapat terselesaikan 🫢🫢🫢🫢
Lia siti marlia
kok sandi jadi gitu sih terobsesi banget sama dila ....hati hati kamu sandi bisa jadi bumerang untuk dirimu sama perusahaan ayah mu itu
sri hastuti
apa ini thor, ??? sandy jd laki2 kok spt itu, gak gentlemen,dila sdh gak cinta kok maksa , 😡😡😡
ayo thor jngn smp sandy menang ,kasihan dila , biar dila bahagia sm davin 🙏🙏
Lia siti marlia
iya betul kata papah mu sandi cinta tak harus memiliki
Karsa Sanjaya
bagus
secret
tuhhh dengerin nasehat ppmu sandi
Arsa Livia
lanjut thor...yg banyak napa thor up nya 💪
Felycia R. Fernandez
Dila kk Thor
Sifa Dinieka
lanjut thor
Ariany Sudjana
Davin juga gitu, ada masalah itu dibicarakan, bukan dengan mendiamkan Dila karena cemburu. untungnya yang ketemu jihad di RS, coba kalau orang lain, sudah habis jadi bahan gosip itu
Anah Ajeng Anah: semangat kk d tunggu up nya
total 1 replies
Ariany Sudjana
sandi sandi seperti tidak ada perempuan lain saja di dunia ini, Dila sudah bahagia dengan Davin, jangan bertindak konyol dengan menjadi pebinor
Arsa Livia
lanjut thor... jngn lama lama 💪
Uba Muhammad Al-varo
good luck...... semua masalahnya sudah selesai, semoga apa yang terjadi menjadikan pelajaran yang berharga buat rumah tangga kalian agar kedepannya berjalan lebih baik demi keutuhan keluarga
Rina
Semoga kalian selalu rukun dan bahagia 🫢🫢🫢
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!