NovelToon NovelToon
Pewaris Heavenly Demon

Pewaris Heavenly Demon

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:26.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Regar

Ye Tianming, seorang pemuda biasa, secara tidak sengaja membangkitkan Jiwa Heavenly Demon yang tersembunyi dalam plakat kayu pengganjal pot bunga. 500 tahun yang lalu, Heavenly Demon pernah menjadi musuh terbesar umat manusia dan dihancurkan oleh Aliansi Beladiri, yang memaksa pengikutnya untuk meninggalkan seni beladiri yang ia wariskan. Kini, dengan kekuatan jiwa tersebut, Ye Tianming menjadi penerus Heavenly Demon dan memulai perjalanan yang mengguncang dunia seni beladiri. Namun, dengan kekuatan baru yang dimilikinya, apakah Ye Tianming akan mengulang tragedi kelam yang telah dihapus dari sejarah dunia tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Regar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pelayan Song

“Jadi, seperti itu. Ini sesuai dengan dugaan tuan muda Pertama. Dia merasa kalau Klan Fang ingin membantunya, maka seharusnya yang datang adalah Pasukan Kekaisaran bukan seorang pemuda Inti Emas Tingkat Delapan,” kata pelayan Song.

“Ha-ha-ha ... maaf aku tidak bisa memberikan banyak bantuan,” sahut Ye Tianming.

“Tidak apa-apa, Anda sudah sangat membantu kami. Berkat bantuan Anda, anak-anak Klan Zhang memiliki tempat aman untuk tinggal,” kata pelayan Song tersenyum lebar.

Namun, Kakek Wang dan Zhang Yujing heran melihat Ye Tianming dan pelayan Song tersenyum. Mereka langsung menduga keduanya sedang berbicara melalui telepati dan mendiskusikan topik sensitif.

Raut wajah Ye Tianming tiba-tiba menjadi serius. “Apa tuan muda Pertama akan menyerang Gubernur baru?”

Pelayan Song menggelengkan kepala dan berkata, “Tuan muda Pertama tidak ingin terjadi pertumpahan darah lagi. Beliau dan pengikutnya akan pergi ke dataran tengah, sementara yang lain akan berbaur dengan masyarakat sembari menunggu kedatangannya kembali suatu hari nanti.”

Ye Tianming terkejut mendengar tuan muda Pertama akan pergi ke dataran tengah, tempat berkumpulnya para Pendekar terkuat dari segela penjuru dunia.

“Apa yang ia lakukan di sana?” selidik Ye Tianming penasaran.

“Aku hanya bisa memberitahu sedikit informasi,” sahut pelayan Song. “Beliau akan menjadi murid salah satu Sekte besar yang memiliki warisan seni beladiri berakar Spritual Es.”

Para Pendekar dari Laut Utara sebagian besar memiliki akar Spritual Es karena wilayah ini sangat dingin, tetapi wilayah dataran tengah tidak ada Es makanya Pendekar dengan akar Spritual Es akan sulit berkultivasi di sana kecuali mereka memiliki benda Spritual yang bisa mengeluarkan energi spiritual Es.

Benda seperti itu sangat langka menurut Leluhur Ye Xiu. Para Pendekar berakar Spritual Es zaman dulu pergi ke Laut Utara agar mereka bisa berkultivasi. Namun, sayangnya saat perang besar saat itu Leluhur Ye Xiu menghancurkan satu-satunya Sekte yang ada di Provinsi Laut Utara.

Ye Tianming mengerutkan kening mendengar perkataan leluhurnya itu, kenapa selalu leluhurnya yang menjadi pembawa malapetaka.

Akibat penghancuran Sekte itu, seni beladiri tingkat tinggi dengan akar Spritual Es menghilang dan orang-orang Laut Utara mengalami kesulitan meningkatkan basis Kultivasinya.

“Maaf aku lupa menyapa nona muda Yujing.” Pelayan Song menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat pada Zhang Yujing.

“Ah, tidak perlu memanggilku nona muda lagi, sekarang aku manajer cabang Kelompok Pedagang Teratai Emas,” sahut Zhang Yujing.

Walaupun ia tersenyum, tetapi raut wajahnya terlihat sedih. Hingga saat ini ia tidak pernah mengatakan pada siapapun bahwa dirinya adalah putri dari Ketua Klan Zhang yang sudah dihancurkan oleh Gubernur baru.

“Selamat sudah menjadi seorang manajer cabang, nona Yujing,” kata pelayan Song. Kemudian ia berkata melalui telepati, ”Tuan muda Zhang Fei dan nona muda Zhang Ziyi juga berhasil menyelamatkan diri. Sekarang mereka mengikuti Tuan muda Pertama dan akan pergi ke dataran tengah memasuki Sekte besar. Mereka meminta maaf karena tidak bisa menemuimu, tetapi mereka sangat senang sekali saat mengetahui kamu masih hidup.”

Zhang Yujing juga sangat senang mengetahui kedua kakaknya itu masih hidup. Saat malam malapetaka itu, ia melihat mereka ikut bertarung bersama ayahnya melawan serangan Assassin. Hanya dalam waktu singkat saja, Kediaman Klan Zhang berubah menjadi kobaran api.

Dia mengira seluruh kelurganya sudah mati, karena setelah malam pemusnahan Klan Zhang itu tidak ada kabar kalau masih ada Pendekar Klan Zhang yang selamat. Petugas keamanan menutup akses ke bekas Klan Zhang dan mengabarkan Klan Zhang sudah musnah.

Pelayan Song tiba-tiba berdiri dan berkata, “Aku tidak bisa berlama-lama di sini.”

“Tunggu!” sela Ye Tianming. “Jangan pergi ke tempat tuan muda Pertama. Mereka sudah lama menunggu kedatanganmu!”

Jiang Lan dan mata-mata Gubernur sengaja membiarkan pelayan Song memasuki Kota Xuecheng agar bisa mengikuti jejak tuan muda Pertama.

Pelayan Song menghela nafas panjang. “Begitu, ya. Aku sudah masuk ke dalam jebakan mereka.”

“Tinggallah di sini sampai mereka bosan mengawasimu,” kata Ye Tianming.

Pelayan Song menggelengkan kepala, “Aku tidak bisa berlama-lama di sini. Aku akan membuat mereka mengikutiku dan pergi ke arah berlawanan dari tuan muda Pertama. Saat mereka menyadari telah tertipu, mungkin tuan muda Pertama sudah keluar dari Provinsi Laut Utara ini.”

Ye Tianming tidak berkata apa-apa lagi selain membiarkan pelayan Song pergi. Dia berharap Pria paruh baya itu baik-baik saja, tetapi rasanya itu mustahil——sebab Jiang Lan langsung bergerak setelah pelayan Song pergi.

Jiang Lan pasti melapor pada Jiang Han bahwa kaki tangan tuan muda Pertama sudah muncul.

...***...

Keesokan harinya, Ye Tianming dan Xiao Lian menuju pelabuhan Kota Xuecheng setelah berpamitan pada Kakek Wang dan yang lainnya. Keduanya memutuskan akan pulang ke Kota Awan Biru karena misinya sudah selesai walaupun tidak bertemu dengan tuan muda Pertama. Yang penting tuan muda Pertama ternyata sedang menuju dataran tengah untuk bergabung dengan salah satu Sekte besar.

“Apaaaaaaa? Tidak ada Kapal yang berangkat!” Ye Tianming sangat kecewa tak bisa pulang, ia sudah bosan tinggal di tempat yang sangat dingin ini.

“Mau bagaimana lagi, orang-orang barbar itu menyerang Provinsi Laut Utara sehingga jalur sungai tidak bisa dilalui lagi. Tapi kalian masih bisa menggunakan jalur laut atau darat kalau tujuannya ke Provinsi Xian Yu,” sahut petugas pelabuhan.

“Itumah aku juga tahu,” sahut Ye Tianming menggerutu.

Namun, jalur darat itu memakan waktu lama karena sulit melewati jalanan bersalju tebal, sementara menggunakan jalur laut maka akan pergi ke ibukota Provinsi Xian Yu, lalu menggunakan jalur darat selama Lima hari ke Kota Awan Biru.

Masalah lainnya adalah saat ini lautan di Kota Xuecheng sedang membeku sehingga mereka harus pergi ke kota lain yang harus menempuh perjalanan darat selama dua hari.

“Kalau kalian menggunakan jalur laut, aku merekomendasikan kalian ikut Pak tua itu saja. Kebetulan ia akan pergi ke Kota Bingyun,” kata petugas pelabuhan itu.

Dia kemudian berbicara dengan seorang pria tua pemilik gerobak berisi monster Ikan yang ditarik oleh monster Rusa Kutub.

“Hei, kalian kemarilah! Tuan Bai mau membawa kalian. Lagi pula ia pergi sendirian, kalian cukup belikan makanan untuknya saat di perjalanan nanti,” kata petugas pelabuhan itu.

Ye Tianming sangat senang mendengarnya. Dia dan Xiao Lian tak perlu lagi berjalan kaki ke Kota Bingyun.

“Apakah muatannya masih ditambah, Kakek Bai? Kami akan membantu mengangkatnya.” Ye Tianming berbasa-basi menyapa Pak tua Bai.

“Muatannya sudah dinaikkan semua, naiklah ke gerobak kita langsung berangkat sekarang!” seru Pak tua Bai.

Selama di perjalanan, Ye Tianming menggigil kedinginan karena angin berhembus cukup kencang. Namun, Xiao Lian terlihat baik-baik saja, mungkin karena ia mengolah tehnik kekuatan fisik.

1
Budi Yuwono
mantap
Budi Yuwono
Luar biasa
algore
joz
algore
beneran setahun sekali upnya sayangnya cuma 1
Ferry Zhou
lanjut ngab
Yuga Pratama
maliiiiiiiiiiiiing
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
Wardi's
jangan ksh kendor..,
Wardi's
gasken bang tamvan..
saniscara patriawuha.
gassss pollll manggg yeeeeee.....
Wardi's
update nya seminggu sekali ya bang??
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
Yuga Pratama
eeeeeeeh
kupikir bante"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!