NovelToon NovelToon
ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 5
Nama Author: ArumSF

Alex yang awalnya berniat menikahi Sherly karena ia ingin membalas dendam ke pada ayahnya Sherly.Ia ingin membuat sherly bertekuk lutut dan tergila-gila padanya.Tapi justru ia lah yang berubah jatuh cinta pada Sherly.

Mampukah Alex membuat Sherly juga mencintainya,sedangkan Sherly menikahinya karena terpaksa.

Season 2.

kisah hidup Sherly dan Alex setelah mereka saling mencintai.

NOTE:
Ini belum sempat author revisi semua,jadi kalau ada kata yang berulang-ulang mohon di mengerti.

Saran baca karya author yang satu nya berjudul AKU? ATAU KAMU!!?YANG ORANG KETIGA!!!.

Di mohon bantuannya juga di karya author yang satu itu untuk memberikan like dan vote nya,kalau bisa jangan lupa share juga ya😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArumSF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 32

"Jderrr"

Ucapan Roy bagaikan sebuah Sambaran petir di siang bolong,yang langsung mengenai hati sherly,ia seakan di tusuk seribu pedang yang tak kasat mata,yang menusuk hatinya,hingga membuat ia merasa hatinya remuk seketika itu juga.

‘Jika kak Mira itu anakmu,lalu aku siapa?aku juga anakmu ayah’ batin Sherly.

Sherly hanya dapat mengepalkan kedua tangannya dengan erat,berusaha untuk menahan amarahnya,bercampur rasa sedih.

“Sherly juga anak ayah,tapi kenapa kami selalu di perlakukan berbeda?”tanya Sherly hanya dapat kebungkaman dari ayahnya.

Roy hanya diam sambil menatap ke arah Sherly,dengan kedua tangan yang melipat,di depan dadanya.

“Kenapa yah?kenapa ayah diam aja?jawab Sherly,Sherly butuh jawaban!”tanya Sherly lagi,sambil menatap ke arah Roy.

Tetapi Roy tetap hanya diam,tanpa menjawab,sedangkan Dewi yang ingin menghampirinya,tetapi sebelum itu ia pun mengangkat tangannya menandakan agar ibunya tidak mendekat kearahnya,dan Dewi pun hanya dapat diam di tempatnya, dengan air mata yang membasahi wajahnya.

Sedangkan Mira yang melihat itu hanya diam,tetapi mungkin di dalam hatinya ia sedang tertawa puas,saat melihat Sherly yang terlihat kasihan.

“Dari dulu Sherly sudah mencoba untuk selalu selalu diam saat ayah gak pernah peduli ke Sherly,gak pernah anggap Sherly ada,ayah selalu abaikan Sherly,seolah Sherly hanya sebuah benalu di keluarga ini,ayah selalu salahin Sherly,untuk hal-hal yang enggak pernah Sherly lakuin,padahal Sherly enggak salah,tapi ayah tidak percaya kepada Sherly kalau itu memang bukan salah sherly,karena ayah enggak pernah mau dengar penjelasan Sherly,ayah hanya mendengarkan ucapan kak mira,kak Mira!,kak Mira! dan kak mira”ucap Sherly dengan tubuhnya yang sedikit gemetar menahan amarah.

Mereka bertiga hanya diam sambil menatap ke arah Sherly.

“Ayah apa karena kita terlahir dari ibu yang berbeda,itu sebababnya ayah lebih menyayangi kakak mira kan?karena kak Mira itu merupakan anak dari istri kesayangan ayah” ucap Sherly.

Mira yang mendengar itu seketika menatap kearah Sherly dengan tatapan heran.

“Mungkin jika Sherly tidak mengatakan ini, kak Mira gak akan pernah tahu sebuah kebenaran yang selama ini kita sembunyikan darinya,tapi yang namanya sebuah kebenaran tetap harus di ungkapkan,meskipun itu menyakitkan”ucap Sherly,setelah mengatakan itu,ia pun berjalan mendekati Mira.

“Kak,kakak selalu bertanya.kepada Sherly, kenapa Sherly mirip dengan ibu?,itu karena Sherly anaknya”ucap Sherly saat ia berada tepat di hadapan Mira.

“Sherly cukup!!!!”ucap Roy marah menatap tajam ke arah Sherly.

Sherly yang mendengar itu pun,berbalik dan menatap kearah Roy yang sedang menatapnya tajam.

“Jangan mengada-ngada kalau ngomong,kalian itu adik kakak dari ibu yang sama!!!”ucap Roy marah,tidak ingin mengungkapkan kebenaran tentang ibu dari Mira yang telah meninggal

“Kenapa yah?kenapa harus di sembunyikan kebenaran ini,walaupun seberapa pahit sebuah kenyataan ini, tetap saja, itulah yang memang harus kakak Mira terima”ucap Sherly menatap ke arah ayahnya.

“Maksud kamu apa?”tanya Mira.

“Sherly!!!” ucap Roy dengan marah,seakan memperingati Sherly untuk diam,dan tidak mengatakan yang sebenarnya.

Sherly yang mendengar itu hanya tersenyum,bukan! ia bukan tersenyum sinis,atau tersenyum mengejek,melainkan senyum Sherly adalah senyum penuh rasa kepahitan,akan hidupnya,senyum tersebut mengandung rasa sedih dan,dan terluka.

“Kenapa ayah enggak ingin Sherly mengatakan sebenarnya?,atau mungkin ayah takut jika kak Mira akan sedih,kalau mengetahui yang kebenarannya.”ucap Sherly sambil menatap ke arah Roy,dan Roy hanya diam dengan tangan terkepal kebawah.

Kemudian Sherly pun menoleh,kearah ibunya yang tengah menangis,sebelum Sherly berbicara,ia hanya diam sejenak,sambil menatap ke arah ibunya.

“Ibu Sherly tahu,ibu menyuruh sherly menyembunyikan kebenaran ini,karena ibu memiliki maksud baik,tapi Bu,ibu gak tahukan bagaimana perasaan Sherly saat tahu kak Mira dan sherly bersaudara tapi berbeda ibu?,Sherly awalnya enggak peduli dengan kenyataan itu,Sherly tetap sayang sama kak Mira,Sherly juga merasa senang bisa berbagi ibu dengan kak Mira,tapi... ”ucap Sherly menjeda sejenak.

Kemudian Sherly pun menoleh dan menatap ke arah mira

“Tapi kenapa kak Mira,selalu iri dan benci sama Sherly?,kak Mira selalu marah jika ibu sayang sama Sherly,padahal ibu itu kan ibu Sherly sendiri,kenapa kak Mira selalu ingin hanya dia saja yang disayang oleh ibu,kenapa kak?”tanya Sherly menatap ke arah Mira,sedangkan Mira hanya diam,dengan tangan terkepal,karena kaget dengan kenyataan semua ini.

“Kenapa kak?,jawab Sherly!! bukan diam aja!!!”ucap Sherly sedikit emosi.

“Bukan kah tidak ada salahnya jika seorang anak di sayang sama ibunya sendiri? kenapa Sherly enggak boleh jika sherly disayang sama ibu Sherly sendiri,jawab kak!!!”ucap Sherly dan Mira hanya diam.

“Jika Sherly di sayang sama ibu Sherly sendiri,itu bukan masalahkan? karena menurut Sherly itu hak Sherly!!,milik Sherly!!!,jadi kenapa kakak harus marah?,jika Sherly di sayang ibu”.ucap Sherly meluapkan emosinya.

“Sherly!!!”ucap Roy tiba-tiba,suaranya terdengar menggelegar bagaikan suara petir,Roy berjalan untuk lebih dekat dengan sherly,Roy pun mengangkat tangan kanannya keatas,saat tangan itu hendak mengenai pipi Sherly,tetapi sebelum itu,sebuah tangan menghalanginya.

Sontak mereka berempat menatap kearah tangan milik orang itu,saat mereka melihat siapa orang itu,yang tak lain adalah Alex,tiba-tiba suasana menjadi mencekam.

Sherly yang melihat ke datangan Alex sedikit memundurkan badannya,sedangkan Alex dan Roy saat ini,sedang saling berhadapan.

“Anda telah berniat untuk menyakiti saya,maka lihat apa yang akan saya lakukan pada perusahaan kamu”ucap Alex pelan tepat di telinga Roy.

Selesai mengatakan hal itu Alex berbalik dan menatap kearah Sherly,ia pun meraih tangan kanan Sherly dengan tangan kirinya,dan menggenggam tangan itu dengan erat.

Alex pun berjalan dengan menggenggam tangan Sherly,seakan mengatakan kepada sherly untuk mengikutinya pulang.

Dan Sherly pun awalnya menurut tetapi,setelah beberapa langkah mereka berjalan, tiba-tiba Sherly berhenti.

“Kenapa?”tanya Alex saat Sherly berhenti berjalan.

“Sebentar”ucap Sherly,Sherly pun melepaskan genggaman tangan Alex di tangannya,ia pun berbalik,dan berjalan mendekat ke arah ibunya.

Saat sampai,Sherly langsung memeluk ibunya dengan erat,tak lama ia pun

melepaskan pelukannya,dan menatap ke arah ibunya,Sherly menghapus air mata di wajah ibunya dengan kedua telapak tangannya,

secara perlahan dan lembut.

“Ibu,Sherly tahu ibu itu selalu tersenyum di depan Sherly walau sebenarnya hati ibu itu ingin menangis,dan Sherly tahu itu,tapi Sherly mohon ibu jangan sedih lagi,Sherly ingin ibu bahagia,tanpa Sherly di rumah ini,karena mungkin setelah Sherly pergi sama suami Sherly, dan tidak tinggal di rumah ini lagi,Sherly harap ibu akan bahagia, karena setelah ini ibu gak akan bertengkar lagi sama ayah,yang terjadi karena masalah Sherly dan kak Mira,jadi ibu harus jaga kesehatan baik-baik ya?”ucap Sherly sambil tersenyum,

menahan air mata yang akan jatuh di pelupuk matanya,tapi dengan sekuat tenaga ia tahan,karena ia tidak ingin melihat ibunya sedih,karena melihat ia menangis.

1
Qaisaa Nazarudin
Wahh paksu udah punya panggilan kesayangan nih 😂
Qaisaa Nazarudin
Satu kata buat kamu BODOH ..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Mira dari saat kecilnya juga sudah berwatak JAHAT ..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄
Qaisaa Nazarudin
Alex cuman bisanya menatap iba gak habis2 nya, Kenapa dia gak bertindak sih ke Roy dan Mira, Sekarang Alex tuh lebih berhak ke Sherly dr pada Roy dan Mira,Ck kesel aku lama2..
Qaisaa Nazarudin
Vk kewajiban,, Kan bisa memantau nya melalui CCTV , Gak mungkin kan di mension kamu gak ada CCTV?? Ngaku aja kamu mulai menyukai Sherly..😜
Qaisaa Nazarudin
Nah hitu dong sher jangan mau di tindas terus,Yg di rakam kan vuma waktu dorong doang, Yg bagian nampar nya gak ke rakam kan 👍🏻👍🏻😂😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk niatnya datang kesini mau nyakitin Citra, Tapi malah kebalik nih 🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Ck pilih kasih..Ada juga ortu yg kek gitu,, Boasanya anak yg tdk di anggap lah yg akan menolongnya suatu saat nanti, Anak yg di bangga kan itu lah yg akan mencoren muka kedua ortu nya nanti,, biasanya yg ku baca di novel2 lain kan gitu sebelum2 nya, Semoga yg ini gak ya..
Rahayu Ratnasari
semangat 🥰👏👏🤲
Ita Lestari
banyak ngelamunha Thor
Shinta Dewiana
hedeh...pusying deh...
AsnitaParassa Tabang
Ahhh seruu
Pinkan Zhu
baru baca prolog dah tertarik_hello Thor, sy suka karya2 yg sdh "end' 👍😍
Surarti Robingan
so sweet nya Alex
Surarti Robingan
Sherly lucu
Surarti Robingan
Mira jahat banget
Surarti Robingan
oohh... Sherly
Surarti Robingan
Mira bawang merah
Surarti Robingan
ooh... Alex
Surarti Robingan
ayahnya pilih kasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!