NovelToon NovelToon
Petaka Malam Reuni

Petaka Malam Reuni

Status: tamat
Genre:Tamat / Duda / Balas Dendam / Konflik etika / Cinta Terlarang / Trauma masa lalu
Popularitas:562.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Mhaya Yanti

Kinara tak menyangka jika kedatangannya di acara reuni akan membawa bencana bagi kehidupan selanjutnya. Bertemu dengan pria yang dulunya membuat hidupnya tertekan.

Hingga ia memutuskan untuk pergi dari kehidupan sang pria. Dan kali ini, pertemuan dirinya dan pria masa lalunya membawa duka lara untuk dirinya.

"Aku sudah lama menunggu kehadiranmu! Biarkan malam ini menjadi saksi rasa sakit hatiku padamu Kinara."~ Edgar Regantara

"Kau tak tau bagaimana rasanya jadi aku, Mungkin dengan cara kamu membalaskan dendam padaku! Rasa sakit hatimu lenyap bersamaan dengan luka yang akan aku bawa pergi" ~Kinara Saqeel Ardav

Sanggupkah Kinara melewati semua itu, melewati hal tak terduga dari masa lalunya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhaya Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PMR 33

"Maaf, Tuan. Janin Nona Kinara tidak bisa diselamatkan. Kami akan melakukan tindakan operasi pengambilan janin yang sudah meninggal di dalam rahim," papar Dokter membuat tubuh Edgar seketika terduduk kembali dengan kasar.

Tubuh Edgar terasa lemas bahkan untuk berdiri-pun ia merasakan kesusahan. Tangan kekarnya mengusap kasar rambut itu kebelakang dengan kekalutan yang mendera. Entahlah, ia merasa gagal menjaga gadis yang begitu dicintainya bahkan darah dagingnya sendiri.

"Maaf, Tuan. Kami meminta persetujuan anda, mohon tanda tangan disini," pinta sang dokter memberikan sebuah map biru pada Edgar.

Tidak ada sahutan, pria itu masih menunduk dengan posisi yang sama.

"Tuan," panggil si Dokter lagi, tangannya hendak memegang bahu Edgar namun respon yang diberikan Edgar sangat diluar dugaan.

"Lakukanlah agar istriku selamat," putus Edgar tanpa melihat ke arah sang dokter .

"Tap___."

"Lakukan, apa kau tuli hah?" bentak Edgar dengan mata menyorot tajam ke arah Dokter. Wanita paruh baya itu menelan ludahnya kasar ketika melihat mata tajam Edgar yang menyorot kearahnya.

Tanpa berucap lagi, Wanita paruh baya yang tengah memakai jas berwarna putih itu melenggang pergi dengan map biru yang masih belum tersentuh oleh Edgar.

Ia ketakutan, bahkan pergi dari hadapan Edgar saja kakinya terasa gemetaran.

"Kinara, Apa ini karma buat ku, Ra. Sampai rahimmu tidak sudi menerima darah dagingku," lirih Edgar dengan tampang penuh penyesalan.

Namun ia masih bisa bersyukur kala sang istri masih bisa diselamatkan meskipun darah dagingnya sudah pergi meninggalkannya. "Maafkan Papa ,nak. Papa belum bisa menjagamu dan Mama mu," gumam Edgar dengan mengusap lagi rambutnya kebelakang dengan kasar .

"Bagaimana keadaan Kinara, Edgar?" tanya seseorang yang sangat familiar di indera pendengarannya.

Edgar tak sekalipun mendongak bahkan tanpa melihat-pun ia tau siapa yang bersuara disana.

"Anakku gak bisa diselamatkan, Dad," ungkap Edgar masih setia menundukkan kepalanya.

"Oh, Tuhan," pekik Regantara mendudukkan dirinya disebelah Edgar dengan nafas yang memburu.

"Dad, apa yang sudah Daddy lakukan?" sentak Edgar ketika ia melihat sekilas ke arah Regantara. Matanya melotot sempurna mendapati tubuh Edgar berlumuran darah.

Apa iya Regantara menjadi korban perampokan atau semacamnya sehingga membuatnya menjadi tak karuan seperti ini, berbeda dengan Regantara yang tadi berlalu pergi.

"Aku sudah membunuh pengawal yang tidak becus menjaga menantu dan cucuku," ungkap Regantara membuat Edgar mengeluarkan nafasnya dengan kasar. Begitulah tabiat sang Papa yang anti dengan keteledoran pekerjanya meskipun hal sekecil apapun.

"Lalu, Mommy!" Seru Edgar bertanya tentang dalang utama yang mencelakakan Kinara.

"Biarkan dia mendapatkan ganjarannya. Daddy sudah mengurungnya di penjara bawah tanah dan sebentar lagi akan menunjukkan siapa sebenarnya Daddy mu ini padanya," sahut Regantara menampakkan senyuman smirknya.

"Apa Daddy akan menyelakai nya?" tanya Edgar yang masih setia menampakkan raut kesedihannya.

"Bahkan membunuhnya," sentak Regantara dengan penuh keseriusan.

"Tuan, ini pakaian yang anda pesan." suara seseorang sembari memberikan sebuah papar bag pada Regantara. Pria paruh baya itu menerimanya dan melenggang pergi dari tempatnya tanpa berucap apapun.

Ceklekk...

"Ada apa?" Edgar kaget kala pintu ruangan Kinara kembali terbuka diekori brangkar yang membawa tubuh lemah itu .

"Kami akan membawa Nyonya Kinara keruangan operasi , Tuan." Dokter itu berucap dengan wajah yang sudah dihiasi keringat dingin bercucuran disana.

"Cepat lakukan yang terbaik untuk istriku, jangan buang-buang waktu, atau kalian akan menanggung akibatnya," sentak Edgar dengan tatapannya yang mematikan.

"Ba-ik, Tuan." semuanya berucap serempak bahkan tanpa menunggu lagi brangkar itu sudah berlalu dengan sangat cepat.

Bersambung...

1
Setianingrum Ningrum
Luar biasa
Kimmy imut
enak banget tuh asli
Dewi Nuraeni
Edgar..edgar/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Fajar Ayu Kurniawati
.
Kurniawati Nita
Kecewa
Kurniawati Nita
Buruk
MSIT
Luar biasa
Yovita Vita
ank pak Regan msh hidup
Yovita Vita
pasti ulah mantan istri Edgar
Yovita Vita
seru ceritanya
mengandung bawang iya,emosi iya
gado2 😁
Iges Satria
janinnya kan baru 4 mingguan ya ( meninggal dlm rahim?? jd harus di operasi ? ) bukankah cuma butuh kuret krn keguguran... berasa udah berbentuk bayi aj thor /Smile/
Ayu Ilyas
sean itu siapa y.
Hermisa Ndnangin
jangan jangan mamaknya Kinara cintanya Deddy Edgar 😄😄
Hermisa Ndnangin
aku mendukungmu Berliana,bunuh saja regina🤣🤣🤣🤣 tertawa jahat
Nor Azijah
Luar biasa
Ririn Nursisminingsih
mungkin edgar bukan anak regina
Aurora
Luar biasa
yunidarwanti2
oh rupanya kisah daddy Regantra gk jauh beda dg Edgar 😥😥
💞Amie🍂🍃: Lah, kakak juga ngikut kesini😁😁
total 1 replies
yunidarwanti2
apa maksud kedatangan daddy Regantara ya🤔🤔
Betty Sam
cepat x kak.tamat nya
💞Amie🍂🍃: hehe maaf ya kak🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!