NovelToon NovelToon
Sang Dokter Cinta

Sang Dokter Cinta

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Trauma masa lalu / Diam-Diam Cinta / Romansa / Dokter Genius / Dokter / Tamat
Popularitas:38.4k
Nilai: 5
Nama Author: Zeyn Seyi

Ha Yun adalah seorang dokter yang lahir dari keluarga kaya raya dan terpandang. Tepat di usianya yang ke 13 tahun ia harus kehilangan ibunya sehingga ia pun mengalami trauma berat yang membuatnya enggan membuka hati kepada seorang gadis.

Namun tiba-tiba datanglah seorang gadis sederhana nan lugu yang membuat hatinya luluh. Sayang seribu sayang, hubungan keduanya pun terhalang oleh masa lalu keluarga keduanya yang penuh polemik.
Akankah keduanya mampu menyatukan permus*Han keluarga mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zeyn Seyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33(Sheny memutuskan hubungannya dengan Ha Yun)

 

Tak ingin kebencian ibu Sarita semakin besar, Ha Yun langsung mengejarnya.

 Namun ia melihat jika Ibu Sarita sudah pergi jauh dari rumah Pak Haris, sehingga Ha Yun pun langsung pergi ke rumah Ibu Sarita untuk menjelaskan semuanya.

 

Derukan mobil pun terdengar, Ibu Sarita melihat dari balik jendela siapakah pemilik mobil yang baru saja datang itu.

Melihat Ha Yun di depan rumahnya, Sheny pun beranjak dari duduknya untuk menemui Ha Yun, namun kali ini Ibu Sarita melarang Sheny bertemu dengan Ha Yun.

 

“Tapi di depan,” belum selesai Sheny bicara, Ibu Sarita pun langsung mem0t0ngnya, “Mulai sekarang jangan pernah berhubungan dengannya apalagi menemuinya.”

 

“Tapi Bun! kenapa?” sambung Ariana.

 

“Ya bun Ha Yun itu orang baik dan bukannya Bunda menyukai Ha Yun?” tanya Sheny.

 

Tok tok tok...

Ketukan pintu pun terdengar, Ha Yun mengetuk pintu kontrakan Sheny, bahkan mengucapkan salam kepada mereka beberapa kali.

Ketukan yang terus menerus membuat Sheny tak tega untuk mengabaikan Ha Yun.

 

“Itu Ha Yun,” ujar Sheny.

 

“Jangan membuka nya,” tegas ibu Sarita sambil melangkah keluar menemui Ha Yun.

 

Di situ Ibu Sarita kembali memperingatkan Ha Yun untuk menjauhi Sheny apalagi berhubungan lagi dengan putrinya. Ha Yun kala itu masih terus memohon agar ia dapat di beri izin untuk tetap dekat bersama Sheny, namun mana mungkin ibu Sarita mengizinkan putrinya dengan pria yang dalam tubuhnya mengalir darah penyebab kemati*an suaminya.

 

  “Pergi.” Usir Ibu Sarita seraya mendorong tubuh Ha Yun.

 

 

Sheny yang melihat dari balik jendela langsung berlari keluar menghampiri Ha Yun dan membantu Ha Yun untuk berdiri.

 

“Lepaskan! untuk apa kamu membantu dia,” bentak ibu Sarita kepada Sheny yang hendak membantu Ha Yun untuk berdiri.

 

“Tapi Bun,”

 

“Apa kamu tidak sayang sama ayah kamu? apa kamu tidak tahu kalau dia adalah anak dari penyebab ayah kamu tidak ada,” jelas Ibu Sarita.

 

Mendengar itu Sheny langsung terdiam dan tak dapat berkata apa-apa lagi, tubuhnya seketika terasa lemas, dadanya seakan terasa begitu sesak.

 

 Ia benar-benar tidak menyangka jika selama ini ia dekat  dengan anak dari seorang pria yang membuat dirinya kehilangan sosok seorang ayah yang sangat ia sayangi.

 

“Maaf, aku tidak bermaksud bohong sama kamu,”

 

“Jadi selama ini kamu sudah tahu semuanya dan kamu merahasiakan nya?” interogasi Sheny.

 

“Aku tidak bermaksud seperti itu,”

 

“Tapi kamu mencoba menutupi keburukan Papa kamu,” ujar Sheny sambil membuang napas kesal.

Ha Yun hanya bisa diam dengan segala cac!an yang ia terima.

 

“Pergi!” perintah Sheny.

 

“Ya sudah kalau tidak mau pergi,” lanjut Sheny seraya menarik lengan ibu Sarita dan akan melangkah ke dalam rumahnya.

 

“Aku mencintai kamu,” ujar Ha Yun membuat Sheny menghentikan langkahnya.

 

“Maaf kalau aku juga tidak jujur dengan perasaanku, tapi aku benar-benar mencintai kamu, kamu boleh membenciku, aku tahu bagaimana papa aku membuatmu kehilangan orang yang paling kamu sayang, tapi aku hanya ingin kamu tahu kalau aku benar-benar mencintai kamu,” tutur Ha Yun.

 

Sheny membalikkan badan dan melangkah ke arah Ha Yun seraya berkata.

 

“Lepaskanlah sesuatu yang akan menyakitimu.”

 

Sheny kemudian membalikkan tubuhnya kembali.

 

“Ayo bun.” ajak Sheny kepada Bundanya.

 

Ha Yun masih mematung di depan rumah Sheny, ia tak percaya jika semuanya akan berakhir begitu cepat.

 Untuk pertama kalinya ia merasakan cinta kepada seorang wanita dan semuanya berakhir dengan begitu menyakitkan tanpa di mulai.

 

Perlahan Ha Yun berjalan menuju mobilnya.

 

Sheny mungkin merasakan kecewa namun ia tak sepenuhnya menyalahkan Ha Yun pada faktanya ia masih memperhatikan Ha Yun di balik jendela kamarnya.

 

“Aku tidak benar-benar yakin akan perasaanku, namun jika aku boleh jujur, aku merasa nyaman jika berada di dekatmu,” rintih Sheny.

 

Keesokan harinya

 

Pagi itu Sheny berusaha mengerjakan pekerjaan rumah seperti biasanya, dan selesai mengerjakannya ia langsung mandi tanpa istirahat terlebih dahulu.

 Hal itu di karena kan ia harus mengembalikan dompet yang ia temukan semalam, di tambah jarak rumahnya dan Mall Store itu cukup jauh, awalnya ia dan Ha Yun berniat pergi saat jam istirahat, namun karena hubungannya dan Ha Yun sedang tidak baik, ia berniat datang sebelum berangkat kerja.

 

“Kak Sheny ini kan baru jam delapan?” tanya Ariana heran.

 

 “Jangan-jangan kamu mau nemuin anak si Haris itu,” sambung ibu Sarita.

 

“Bunda tolong berikan Sheny sekali saja kepercayaan, assalamualaikum,” ujar Sheny seraya mencium punggung tangan ibu Sarita.

 

“Tumben kak Sheny melawan Bunda,” gumam Ariana dalam hati.

 

Di depan gang, Sheny menunggu angkot jurusan arah Mall Store. Lebih dari lima belas menit Sheny menunggu, namun angkot jurusan Mall store belum kunjung ada. Akhirnya setelah dua puluh menit lebih menunggu, angkot yang mengarah pada Mall store pun lewat.

Segera Sheny menyetop angkot itu dan menaiki angkot tersebut.

 

Kurang lebih tiga puluh menit lebih Sheny pun sampai di Mall Store, segera Sheny turun dan memasuki Mall raksasa itu yang mana gedungnya berlantai delapan. Sheny sempat takjub akan besarnya gedung itu serta kemewahannya yang mana material-materialnya terbuat dari bahan-bahan berkualitas.

 

Sheny yang tidak tahu ruangan para petinggi Mall terlihat sangat bingung, namun seingatnya Ha Yun berkata jika ruangannya ada di lantai paling atas di mana lantai paling atas hanya ada ruangan CEO, dan para Staf penting dan lain-lainnya.

 

Sejenak ia terdiam, ia teringat akan sosok Ha Yun yang selalu ada untuknya.

 

  “Aku harus minta izin ini, karena mungkin akan telat sampai restoran.” Ujar Sheny seraya mengambil ponsel di tasnya.

 

Sheny mulai mengetik pesan yang akan ia kirim, kemudian melanjutkan langkahnya menaiki eskalator satu demi satu lantai, hingga akhirnya ia sampai di lantai paling atas.

 Sesampai di sana ia masih bingung ke arah mana ia akan pergi, karena luas nya yang luar biasa. Namun tidak ada pilihan lain selain berkeliling sampai akhirnya Sheny menemukan sebuah Staf yang bisa di pastikan itu sekretaris dari Pak Reza.

 

  “Akhirnya ketemu juga, kaki aku sudah pegel.” Keluh Sheny seraya melangkah ke arah wanita itu.

 

 

  “Apa Pak Reza ada?” tanya Sheny.

 

“Apakah sudah membuat janji?” Tanya staff itu.

 

“Sebenarnya saya ingin mengembalikan dompet yang saya temukan.” jelasnya sambil mengeluarkan dompetnya dari dalam tasnya.

 

“Ya sudah titipkan biar saya di sini yang mengasihnya,”

 

“Jangan lebih baik telepon Pak Reza, beliau bisa marah besar jika ada orang yang ingin bertemu dengannya tapi tidak di tanyakan dulu,” bisik salah satu staf itu kepada staf yang berbicara dengan Sheny.

 

“Tunggu dulu ya mbak kami kabari pak Reza dulu.” Lanjut seraya menghubungi Pak Reza.

 

Staf itu pun menelepon pak Reza untuk memberi tahu jika ada seorang yang ingin bertemu dengannya.

Setelah mengetahui alasan orang yang datang ingin menemui karena menemukan dompetnya, Pak Reza meminta agar orang itu di izinkan masuk ke ruangannya.

 

Segera Sheny menemui pak Reza di ruangannya. Di situ Pak Reza benar-benar berterima kasih kepada Sheny karena telah bersedia mengantarkan dompetnya itu.

Di jaman sekarang orang yang jujur sangat lah sulit, namun Sheny justru repot-repot mengembalikannya dan isi dompetnya pun lengkap tanpa berkurang sedikit pun.

 

“Sebenarnya saya sudah mencari Bapak kemarin tapi sepertinya Bapak sudah pulang,” jelas Sheny.

 

“Ya memang langsung pulang setelah itu, sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” ujar Pak Reza.

 

“Kalau begitu saya permisi Pak,” pamit Sheny.

 

“Maaf saya belum tahu nama kamu? Tanya Pak Reza.

 

 . *Terimakasih yang sudah mampir

jangan lupa like dan komennya*🤗

Jangan loncat bab ya

1
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
maaf kak, bisakah ikuti saya.
ada yg ingin saya tanyakan tentang dialog apa itu ya aksi sama apa itu yg pernah saya bc dari komentar kk di karya orang lain 🙏🙏
Teteh Lia
2 iklan dan 🌹 untuk sheny dan Ha Yun
Teteh Lia
ketar ketir nda tuh mereka... makanya jangan sok jadi jagoan
Teteh Lia
Ariana malah bijak lho ya ..
Zeyn Seyi: kadang2 dia
total 1 replies
Teteh Lia
DokYu... dokter Ha Yun i love you 🤭
Zeyn Seyi: gak gtu haha
total 1 replies
anjurna
10 iklan untuk Kakak....
anjurna
Kamu pacaran sama anak kecil, ya Ha Yun😆
Zeyn Seyi: hhhhhhh
total 1 replies
anjurna
Pepet aja terus Ratna🤭🤣
anjurna
Bagus Alan! Peringati aja Ardy.
anjurna
Turutin aja deh Sheny. Ntar bayi besarnya ngambek🤭🤣🤣
Zeyn Seyi: hhh bayi Titan
total 1 replies
anjurna
Ha Yun, good boy banget sih kamu🤭😍
anjurna
Ini bukan masalah Ha Yun Dokter, kaya, atau tingginya. Tapi ini masalah perasaan Ardy. Dan Sheny itu ada rasanya sama Ha Yun, bukan sama kamu.
Zeyn Seyi: betul
total 1 replies
anjurna
Jangan nikung dong Ardy.
anjurna
Tidak ada manusia yang sempurna😏
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
🌹𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔𝚖𝚞
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
𝚔𝚞𝚕𝚒𝚊𝚑 𝚊𝚍𝚊 𝚘𝚜𝚒𝚜? 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚊𝚑𝚊𝚜𝚒𝚜𝚠𝚊?
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞: 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚊𝚌𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚓𝚍 𝚋𝚒𝚗𝚐𝚞𝚗𝚐🤔
total 2 replies
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
𝚐𝚒𝚖𝚊𝚗𝚊 𝚜𝚒𝚑 𝚔𝚘𝚔 𝙷𝚊 𝚈𝚞𝚗 𝚖𝚕𝚑 𝚗𝚐𝚎𝚕𝚎𝚙𝚊𝚜𝚒𝚗 𝚂𝚑𝚎𝚗𝚢 🤔☹️



🐠🐠 + 𝚞𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚊 𝚔𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚑𝚘𝚛 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗. 𝚔𝚒𝚛𝚊𝚒𝚗 𝚝𝚢𝚙𝚘....𝚔𝚕𝚘 𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚢𝚙𝚘 𝚒𝚗𝚒 𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚢𝚐 𝚔𝚎 3 𝚡
Zeyn Seyi: iya kak
jadi aku g enk klo baca ada kata ibunya 🙏
total 7 replies
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
𝚐𝚊𝚍𝚒𝚜 𝚕𝚒𝚌𝚒𝚔 𝚜𝚒𝚊𝚙𝚊?
Teteh Lia
3 iklan meluncur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!