NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Arti

Takdir Cinta Arti

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:5.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

WARNING!!
Banyak bawang bertebaran disini, sebelum baca, siapkan tisu dan hati kalian.
Sekian dan terima gaji 🙏🏻🤗🤗



Kartini Rahayu seorang gadis manis dan cantik yang hidupnya penuh dengan ujian.
Setelah tersakiti oleh sang kekasih, ia juga harus merelakan sang kekasih pergi untuk selama lamanya, tidak hanya sampai disitu, ujian terus datang menghampirinya, bayang bayang masa lalu tidak mudah ia lupakan begitu saja...

Sanggupkah Arti membuka hati nya kembali, dan Sanggupkah Arti memulai membuat lembaran baru?

Cerita ini udah hampir Tamat di akun pertama Mommy ya tapi mommy pindah kesini dan mommy Revisi dari awal, bakalan sampai End disini...


semoga sukaaa ..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part.32

🌸🌸🌸🌸

Di rumah Sekar kini sedang berkumpul di taman belakang Rendy, Bella, Sekar dan juga Siska.

"Mana Arti Sat?" tanya Rendy yang melihat Satya ikut bergabung seorang diri.

"Balik kerumah nya." jawab Satya sambil meneguk air minum yang di depanya tanpa tau siapa pemiliknya.

"Yaaa, itu minuman gue." teriak Siska.

Uhuuukkk!"Shitt bisa gak sih gak usah pake Toa ?" kesal Satya tersedak karena teriakan Siska begitu nyaring.

"Lagi maen serobot aja tanpa permisi." Ucap Siska tak kalah Kesal.

"Hauss." Ucap Satya tanpa rasa Dosa.

"Kalian ini lama lama beneran CLBK deh, Cinta lama belom kelar." ucap Bella di iringin gelak tawa Rendy dan Sekar.

"Bener, bener kalian tuh sebenernya cocok," kata Sekar

"Iya, kita emang cocok kok, COCOK buat adu DEBAT!" kata Siska ketus.

Satya hanya mengedipkan Bahunya."Eh iya kalian kenal bocah yang namanya Dery?" tanya Satya sambil melihat ke arah teman temanya.

"Kenal." ucap Sekar, Siska dan Bella barengan.

"Muka tu anak tuh gak asing tau, gue kaya pernah lihat mata dia dan senyumnya." kata Sekar sambil menerawang jauh membayangkan kelucuan Dery.

"Maksud lo?" tanya Satya dan lainya.

"Emmmmtt gak, gue cuma nebak aja dan kayaknya gak mungkin," kata Sekar."eh iya btw kenapa lo nanyain Dery?"

"Tadi kita ketemu di Pemakaman, katanya dia sama papanya lagi ziarah ke makam mama dan nenek kakeknya." Cerita Satya sambil makan Kacang.

Deg!

Tiba tiba jantung Sekar semakin berdetak kencang. Ya Tuhan, mungkinkah?" batin sekar sambil menggeleng gelengkan kepalanya.

"Napa lo Kar?" tanya Siska.

"Hah gapapa kok, kepala gue mendadak pusing aja."

"Eh besok kita berangkat pagi jam 7 harus sudah Standby ok." Ucap Rendy memberi perintah.

"Ok." ucap mereka serempak.

Akhirnya mereka menghabiskan waktu untuk mengobrol dan bercanda di taman itu, Kecuali Sekar yang sibuk dengan pemikiranya yang jauh melayang entah kemana.

 

Rumah Arti.

"Assalamualaikum," Teriak Arti

"Walaikumsalam," sahut Ibu sambil membuka pintu. lalu memicingkan matanya melihat seorang di belakang Arti dan seorang bocah kecil di gandengan Arti."Loh sopo kui nduk ?" tanya ibu Ayu.

(Lah, siapa itu nak ?)

"Emmtt bu kenalin iki Derry, mbi kui pak e Derry, Kancaku buk." jawab Arti sambil Terbata.

(Emmt bu kenalin ini Derry, dan itu bapaknya Dery, temen ku buk)

"Selamat sore tante, saya Dave dan ini anak saya Derry, maaf jika kedatangan kami mengganggu tante." ucap Dave sambil mencium tangan Bu Ayu.

'Ciihh ternyata bisa Sopan juga nih orang' batin Arti sambil melirik sinis ke arah Dave.

"Wealah ayo le ayo mlebu disik, monggo monggo." ucap bu Ayu mempersilahkan Dave masuk kerumah.

(Oh ayo nak masuk dulu, mari mari)

 

Dave, Dery dan Arti duduk di ruang tamu, sementara bu Ayu kebelakang untuk membuatkan minuman.

Hening tidak ada yang memulai pembicaraan, Dave yang fokus dengan ponsel nya dan Arti yang diam melihat Derry yang tengah bermain mobil mobilan.

"Silahkan diminum dulu nak Dave, Derry sayang minum dulu yuk." Ucap bu Ayu yang datang dengan membawa Minuman dan Cemilan.

Seketika Dave mengalihkan pandangannya ke arah bu Ayu dan meletakan ponselnya ke meja. "Iya, terimakasih tante, Maaf sudah merepotkan." ucap Dave sopan.

"Ah enggak kok, panggil ibu saja jangan tante, kayaknya gak pantes ibu di panggil tante, udah tua soalnya hehehe," jawab bu Ayu.

"Ah iya ibu." jawab Dave Kikuk.

Sementara Arti hanya mencibikan bibir nya. "Dasar penjilat."Batinyaa.

"Ante Doktel, Deli mo pipis," ucap Dery

"Ayo sayang tante temenin."

Seperginya Arti dan Dery, Ayu mencoba mengajak berbincang Dave.

"Maaf nak Dave, boleh ibu bertanya?"

"Iya bu, silahkan?"

"Apakah kamu ada hubungan dengan anak ibu?"

Uhuukk uhuukkk huukk!

Dave tersedak dan membulatkan matanya mendengar pertanyaan bu Ayu.

"emm, ka kami tidak ada hubungan apapun bu," jawab Dave terbata.

Hhuuuhh. Dave melihat bu Ayu menghela nafas lelah da raut wajah sedih. Entah apa yang di pikirkan bu Ayu Dave tidak tau.

"Tadinya ibu sudah senang saat melihat Arti pulang bersama seorang laki-laki, Ibu kira dia sudah bisa menemukan seseorang yang bisa menyembuhkan lukanya." ucap bu Ayu sedih." Hampir 5 tahun Arti menderita sendiri, Dia bukan tipe orang yang mau berbagi rasa sakit dengan orang lain, makanya ibu gak tau bagaimana perasaan nya sekarang, Ibu kira dia sudah bisa melupakan Daffa, dengan membawa kamu kemari, tapi..." ucap bu Ayu terhenti karena mendengar suara Dery dan Arti menuruni tangga."Jangan bilang ke Arti kalau ibu keceplosan bicara sama kamu ya nak." ucap bu Ayu lalu beranjak pergi keluar rumah pura pura ada keperluan di tetangga karena tak ingin anaknya melihat dia menangis.

Dave hanya bisa mengangguk karena dia bingung dengan apa yang terjadi.

"Lah ibu saya kemana?"

"Keluar ke tetangga sebelah katanya." jawab Dave ikut berbohong.

"Oohh," Arti manggut manggut.

"Dery, mau lihat kelinci gak?"

"Mau ante Doktel."

"Come on kita ke samping rumah lihat kelinci tante yuk."

'Kenapa Dery bisa begitu cepat nemplok ke tu cewek yah' batin Dave.

Arti dan Dery tengah asik bermain dengan kelinci kelinci Peliharaan Arti. sementara Dave tertidur di Sofa ruang tamu.

Pak Tomo yang baru pulang dari kerja nampak terkejut melihat ada seorang pria sedang tertidur di sofa ruang tamu nya. siapa dia ? batin pak Tomo

Tak ingin mengganggu tamunya itu, pak Tomo segera berlalu menuju kamar untuk bebersih.

Setelah selesai membersihkan diri pak Tomo menemui bu Ayu yang sedang menyiapkan makan malam.

"Bu, Itu di depan siapa?"

"Oh itu temenya Arti pak."

"Ohh kenapa di biarin tidur di sofa?"

"Ketiduran kayaknya pak, kecapean mungkin, nungguin anaknya main sama Arti."

Deg!

pak Tomo terdiam. bu Ayu yang melihat suaminya diam seperti tau apa yang di pikirkan suaminya itu. "Dia duda pak, anak kita gak mungkin bawa suami orang." ucap bu Ayu seketika membuat hati pak Tomo lega.

"Bapak kalau lihat Dery anaknya Dave itu pasti bapak gak akan nyangka,"

"Emang kenapa buk?" tanya pak Tomo penasaran.

"Nanti bapak lihat sendiri." kata bu Ayu. "ibu mau manggil Arti sama Dery dulu ke kamar, bapak tolong bangunin Dave ya pak, kasian dia." pak Tomo hanya mengangguk.

Di kamar Arti dan Dery nampak sedang bercanda tertawa bersama.

Tok tok tok!

"Duuhh anak ibu bahagia banget kayaknya." ucap bu Ayu senang karena melihat anak nya bisa kembali tertawa lepas seperti ini.

"Ibu, apaan sih.."jawab Arti sambil tersenyum.

"Nenek, cini ikut main Deli cama Tate Doktel."

"nduk, Makan dulu yuk, Dery juga yuk makan dulu, ada kakung mau ketemu sama Dery."

"Hah, kangkung," ucap Dery bingung.

"Bukan Kangkung sayang, tapi kakung," kata Arti menjelaskan.

"Yuk Dery sayang, kita turun kebawah," ajak Arti.

Di Ruang tamu.

"Le, le bangun le,"

Eegghhh. Dave menggeliatkan badanya pegal semua, dan begitu terkejut saat melihat lelaki paruh baya di depanya.

"Ma maaf pak, saya ketiduran,"

"Gapapa, ayok makan dulu, ibu sudah selesai masak." ajak pak Tomo

"Emmtt, maafkan saya karena merepotkan keluarga bapak." ucap Dave tidak enak.

"Gak usah sungkan begitu nak, bapak senang kedatangan tamu," jawab pak Tomo. "saya bapaknya Arti panggil saja bapak Tomo ya."

"Oh iya pak Tomo, sama Dave,"

Kemudian mereka berjalan kearah meja makan, setelah sebelumnya pak Tomo menyuruh Dave mencuci mukanya dulu di kamar mandi yang dekat Meja makan.

 

Pak Tomo, bu Ayu dan Dave sudah duduk di meja makan. Tak lama Arti dan Dery turun dari tangga menuju meja makan.

Pak Tomo yang melihat kedatangan Dery begitu terkejut sampai melotot kan matanya.

Bu Ayu yang melihat reaksi suaminya seolah tau apa yang di fikiran suaminya, langsung memegang tangan suaminya itu sambil tersenyum. "Semoga ini Takdir terbaik yang Allah kasih ke anak kita pak." ucap bu Ayu pelan seperti berbisik.

Pak Tomo hanya mengangguk dan tersenyum ke arah Dery.

Kini meja makan dirumah Arti jadi begitu hangat dan ramai kembali, Seperti beberapa tahun lalu yang selalu ramai dengan candaan Daffa, Sekar, Dewi dan Kevin yang selalu makan malam dirumah Arti.

Tanpa terasa pak Tomo dan bu Ayu meneteskan air matanya melihat Arti begitu senang bercerita dan bercanda bersama Dery, sementara Dave masih diam mematung melihat interaksi Dery dan Arti juga melihat Bu Ayu dan pak Tomo yang meneteskan air matanya. 'apa yang mereka pikirkan?' batin Dave.

---Bersambung----

1
kalea rizuky
sumpah Thor ini novel terlebay kayak Indosi... entahlah pdhl lainya bagus bagus
kalea rizuky
tolol gt aja luluh huuhh lemah novel paling goblok yg pernah q baca
kalea rizuky
anak jalang aja kok di bela buang aja
kalea rizuky
dpet bekas dewi lu daffa bekas dewi si devano jg bekas
kalea rizuky
dewi jalang
kalea rizuky
laku anjing sekar jg pelakor murahan
Rina Yulianti
wah bakalan ada pelakor nih di antara dev dan arti
Rina Yulianti
ko cepat luluhnya si arti ke devano seharusnya tahan diri agar tau rasa tu si devano
Rina Yulianti
beneran deri anaknya dewi sama dafa berarti dewi ngejebak devano kalau gitu
Rina Yulianti
sedihhhh,,,,,cinta tak sampaiiiii
Rina Yulianti
pasti ini akal2nya si dewi pagar makan tanaman
Rina Yulianti
lanjuttt
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
kemarin janji ngak akan buat ulah lagi itu terakhir... sekarsng terakhir lagi.... janjimu basi dave
Dyah Oktina
asli dave adalah laki2 pada umumnya... goblok... 😠
Dyah Oktina
iya...saya juga gemes bacanya... biarin aja satya mukulin sampai habis... suami kok bisanya nyakitin mulu... cemburu d gedein tp deket sama temen cewek ngak mikir perasaan istri... 😠😠😡
Dyah Oktina
dafa nya mana mau sama dewi... selagi hidup aja dia ngak mau.. gemana sih arti 🤭
Dyah Oktina
maaf lagi... tp ngak mau tanya2 dulu.. apa yg menganjal d hati
Dyah Oktina
apa anaknya daffa sama dewi ya... setelah dewi kabur terus ketemu sama dava nikah deh mereka...
Dyah Oktina
dok kartini yg salah nangkep nama.. bu nita kok jd bu rita.. mana yg bener?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!