NovelToon NovelToon
THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Mafia / Balas Dendam / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Amha Amalia

Hallo readers ini adalah novel pertamaku, apabila ada kesalahan dalam penulisan mohon untuk di makluminya yaa...

Kisah tentang gadis kembar tapi tak serupa berusia 12 tahun mereka SANDRA dan VANDA, dulunya memiliki sifat yang periang, baik, penyabar serta penyayang. tapi itu dulu, sejak kejadian ITU membuat mereka jadi dingin, kejam, sadis bahkan tak kenal kata ampun apalagi bagi seorang PENGKHIANAT.

Bermula dari sang kakak yang membela kembarannya ketika difitnah membunuh ibu kandungnya oleh tantenya sendiri bahkan sang kakak pertama dan ayah kandungpun tidak mempercayainya malah mengusirnya dari rumah.

Sejak saat itu SANDRA sang kakak bertekad untuk membalas dendam atas kematian sang ibu dengan mendirikan geng mafia LION CLAWS, walaupun baru tapi dalam jangka waktu singkat berhasil meduduki mafia no 1 di dunia, bukan hanya itu ia juga mendirikan perusahaan hingga sukses dan menempati posisi no 1 di dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amha Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga Baru

Di Kediaman Adijaya...

Terlihat Luna sedang menyiapkan banyak makanan di atas meja untuk menyambut kedatangan Elsa. Frans yang baru datang di meja makan bingung melihat banyaknya makanan.

"Banyak banget makanannya mah, emang ada siapa?" Tanya Frans, Karna emang Luna tidak memberitahukan bahwa Elsa akan datang

"Tamu spesial." Bukan Luna yang menjawab melainkan Adit yang baru saja datang

"Spesial? Siapa?" Frans mengerutkan keningnya bingung

Ting nong... Ting nong....

"Itu dia tamu spesialnya." ucap Luna langsung berjalan menuju pintu

"Siapa dia pah?"

"Nanti juga kamu tahu." Jawab Adit santai

Frans yang sebenarnya masih belum mengerti hanya diam saja.

"Ini tamunya." Ucap Luna saat sudah sampai di meja makan membuat mereka menatapnya

"Elsa.." Ucap Frans

"Malam pah." Sapa Elsa tersenyum sama Adit

"Malam sayang."

"Papahnya aja nih yang disapa?" Gerutu Frans

"Terus siapa lagi?" Tanya Elsa pura pura polos

"Anaknya dong."

"Oh.."

"Idihhh... oh doang lagi."

"Sudah sudah, ayo Elsa makan." Lerai Luna

Merekapun makan malam dengan tenang dan hanya ada dentingan sendok. Frans sesekali melirik Elsa dan itu tak luput dari penglihatan Adit dan Luna.

"Sepertinya Frans suka sama Elsa." batin Adit

"Kalo Frans sama Elsa, aku setuju banget. karna dia anak baik." batin Luna

Selesai makan, Mereka berkumpul di ruang santai sambil berbincang ringan.

"Kenapa tiba tiba mamah ngundang Elsa makan malam?" Tanya Frans, sebenarnya ia ingin bertanya sejak tadi, tapi ia menunggu waktu yang tepat

"Jadi tadi siang tuh mamah di hadang preman dan Elsa yang nolongin mamah, sebagai ucapan terima kasih mamah undang aja makan malam bareng kita." Jelas Luna panjang kali lebar

"Hah?! Tapi mamah gak papa kan?" Tanya Frans khawatir

"Mamah gak papa, mungkin kalo gak ada Elsa mamah udah di rumah sakit."

"Makasih ya sa, udah bantuin mamah."

"Hmm.." hanya deheman dan anggukan kepala sebagai jawaban

"Gue ga nyangka lo bisa beladiri?"

"Bisa sedikit sedikit." ucapnya berbohong padahal dia sudah menguasai semua teknik beladiri

" Oh ya, Kata Frans kamu murid pindahan?" Tanya Adit membuka suara

"Iya pah, aku sama Rosa pindahan dari kota B." Jawab Elsa

"Kamu disini tinggal bersama adikmu saja?" Tanya Luna

"Ada abang angkat Elsa juga."

"Orang tua kamu kemana?"

"Mommy udah meninggal karna kecelakaan." Ucap Elsa menunduk mencoba menahan tangisnya

"Ayah kamu?" Tanyanya lagi

"Gak ada."

"Sayang, kamu jangan sedih sekarang kami adalah keluarga kamu." Ucap Luna mengelus punggung Elsa

"Keluarga?" Elsa menatap Luna

"Iya keluarga, kita akan selalu ada buat kamu sayang."

Greb..

Elsa langsung memeluk Luna dengan erat sambil menangis tersedu sedu dan Luna membalas pelukannya.

"Hiks.. makasih mah, Elsa ga tau harus ngomong apa lagi. Makasih udah mau nganggap Elsa sebagai anak mamah, Hiks.. Hiks.." ucap Elsa dengan isakannya dan masih memeluk Luna

"Iya sayang, mulai sekarang kalo ada apa apa kamu cerita sama mamah. mamah akan menjadi pendengar yang baik buat kamu." Ucap Luna lembut sembari melepas pelukannya

"Emm... sebenarnya mommy meninggal bukan karna kecelakaan." Ucap Elsa mencoba jujur pada keluarga barunya

"Terus kenapa?" Tanya Adit membuka suara karna sedari tadi hanya mendengarkan

"Mommy dibunuh."

"Apa?! Siapa yang tega lakuin itu?"

"Seseorang yang sekarang menjadi istri daddy Elsa mah."

Semua disana yang mendengar sangatlah terkejut, ternyata gadis yang terlihat tegar dan kuat mempunyai masalah yang sangat berat, Kalau orang lain mungkin lebih ingin mengakhiri hidupnya.

"Gue ga nyangka ternyata masalah lo seberat ini Sa, pantas saja jika berbicara tentang keluarga kamu akan sangat marah." batin Frans yang dari tadi hanya diam menyimak

"Kamu yang sabar ya sayang, mamah yakin kamu pasti bisa melewati ini semua."

"Iya mah."

"Mulai sekarang kalau kamu perlu bantuan, bilang aja, kita disini akan selalu ada buat kamu." Ucap Adit

"Makasih pah." Kemudian mereka bertiga berpelukan layaknya keluarga yang harmonis

"Ohh.. yang dipeluk anak orang, sedangkan anaknya sendiri di cuekin? oke fine." Celetuk Frans berusaha mencairkan suasana, karna ia tidak mau melihat Elsa terus bersedih

"Rese banget sih jadi orang, ganggu momen aja." Kesal Elsa sembari melepas pelukannya

"Kamu itu, masa gitu aja cemburu." Kesal Luna

"Ya jelas dong mah, kan aku anak mamah yang gantengnya gak ketulungan."

"Kata siapa ganteng?" Tanya Luna berniat mengerjai anaknya

"Kata abang tukang bakso yang lewat di depan rumah." Ketus Frans

"Hahaha...." Tawa mereka pecah tapi Elsa hanya tersenyum saja

"Pantesan ya lo itu dingin banget, kek kulkas berjalan atau emang kutub."

"Gue gak dingin tuh."

"Gak dingin apanya? orang kalo diajak ngomong jawabnya singkat singkat mulu." gerutu Frans

"Biasa aja." jawabnya datar dan dingin tentunya

"Tuh barusan, jawabnya dingin banget."

"Ya terus gue harus jawab apa kak Frans?" Kesal Elsa

"Ya apa kek, yang penting jangan terlalu singkat."

"Gimana lagi? yang penting kan kalo ditanya gue masih jawab."

"Di jawab tapi irit kalimat." ketus Frans

"Lagian apa masalahnya buat lo sih?" Elsa benar benar sudah kesal

"Ya jelas masalah dong."

"Apa?!"

"Karna gue Su-..." Ucapan Frans berhenti karna hampir saja dia keceplosan

"Hampir aja gue keceplosan kalo gue suka sama dia." batin Frans

"Su? Su apa?"

"Su... Sudah bosen dengan sikap lo yang dingin itu." Ucap Frans gugup

"Gak jelas banget sih." Gerutu Elsa

"Sudah sudah, kalian ini kayak anak kecil aja." Lerai Luna karna sudah jengah dengan pertengkaran Elsa dan Frans

"Dia yang mulai mah." Elsa mengadu

"Lo duluan yang nyolot." Frans tidak terima di tuduh

"Frans, udah kamu diem, kamu itu laki laki jadi kamu harus ngalah." ucap Adit

"Iya pah, perempuan selalu benar." Ucap Frans pelan tapi dapat di dengar oleh Elsa

"Emang." Jawabnya singkat

"Giliran marah kaya orang kesetanan, apalagi kalo PMS." Celetuk Frans

"Emang lo tahu pms apa?"

"Perempuan Menjadi Singa." Ucap Frans menekankan kata katanya

"HAHAHAAA..... " Tawa pecah semua yang ada di ruangan itu kecuali Frans

Mereka jika dilihat seperti sebuah keluarga yang harmonis.

**Bersambung...

...----------------...

Hallo Readers, jangan lupa kasih komentar dan Likenya ya .....

Salam manis dari Author**....

1
Oktaviana Eligia Oda
Luar biasa
Hanifah
semangat thor up nya
Erma Erpiyana
frans tak tahu malu banget udah tahu salah minta maaf cuman kayak gitu doang, pulang goblok, malah ngintilin orang mau istirahat, dasar pengganggu,,
Tri Arrum
Luar biasa
Kartini Kartini
abang bego dan gak peka
Kartini Kartini
Iyalah kan queen rancing dan queen mafia
Kartini Kartini
bantai semau queen
Kartini Kartini
suka alur cerita nya danakur adek kakak
Kartini Kartini
aku suka ceritanya dan kalau lebih panjang lagi cerita nya lebih seru
Helen Nirawan
rmh penuh kenangan mommy mu , tp jg rmh penuh kuman , tragedi krn virus menyebar dr ulet bulu bau itu
Helen Nirawan
gk ada ya pake di.maafin , pokok ny gk ada maaf
Helen Nirawan
tiada maaf bagi mu , mo lu nangis darah keq , nangis kacang keq , bodo amat , makan tuh bini lu yg kampret itu , ciihh ,
kr_ka
umur ny berapa thor?
Helen Nirawan
no frans , gk banget tau , sampe skr baca cuman gk suka bnget ma frans. ,gk mutu
Helen Nirawan
bpk model gini , buang aj ke jurang
Helen Nirawan
najis bpk gila , piara cacing tanah di rmh isshh byk virus , bau , sinting
Helen Nirawan
ada gk jodoh yg laen buat elsa ? frans ini bener2 lemah dan kyk bkn cowo , kepo , brisik kyk emak2 kurang cucian 😓😓
Helen Nirawan
elsa justin
Helen Nirawan
elsa gt jago hebat masa dpt cowo lembek kyk tahu seh , yg bener aj , kasi yg cool yg macho jgn lumer kyk es model frans , diihh
Helen Nirawan
drtd baca yg bikin emosi tuh si frans doank , bener2 payah , oon gk mutu , ampun d
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!