Aku belajar bahwa keberanian tidak akan pernah absen dari ketakutan.
Orang yang berani bukan mereka yang tidak pernah merasa takut.
Tetapi, mereka yang bisa menaklukkan rasa takut itu sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiffany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Coklat Istimewa CONGPAN ~ 2
...📖 Sebelum membaca,...
...Jangan lupa klik like, vote dan rate....
...Kasih komentar yang positif agar semangat menulis....
...(Cerita khusus edisi Hari Kasih Sayang 2021~ 14 Februari 2021 🥳 )...
...Happy Reading...
...----------------...
Menjelang perayaan Valentine dedemit, Congtar berusaha keras melatih Congpan agar bisa berani pedekate dengan seorang cewek. Akan banyak cewek-cewek kalangan dedemit yang tentu menghadiri acara tahunan itu. Acara Valentine dedemit memang sebuah ajang untuk mempertemukan pasangan kaum dedemit di dunia perdemitan (😂 maaf jika bahasanya kacau dan serba berdemit-demit).
Congpan yang memang pada dasarnya belum pernah pacaran selama hidupnya dulu. Dia benar-benar tidak bisa cara mendekati cewek yang baik dan benar seperti apa. Jadilah itu Congtar sebagai tutornya selama hampir satu minggu. Congtar mengeluarkan jurus andalannya dalam merayu seorang cewek dedemit.
"Apakah aku harus melakukan hal ini?"keluh Congpan yang sedari kemarin selalu gagal dalam melakukan rayuan.
"Ya, memang harus dilakukan itu Congpan. Astaga buah naga, kenapa kamu ini cepat sekali menyerah. Belum juga sukses cara merayu cewek dedemit. Bagaimana besok kamu diacara Valentine dedemit kalau tidak bisa juga,"ujar Congtar yang juga ikutan gemas dengan Congpan yang mendadak ingin menyerah.
"Kakak kan tahu kalau aku ini bodoh dalam cinta. Aku belum pernah pacaran seumur hidupku kakak,"lagi-lagi Congpan mengeluh. Sungguh membuat Congtar bingung bagaimana cara membuat Congpan ini tidak lagi menyerah sebelum berperang. Apa-apaan ini? Bisa memalukan nama anggota grub perpocongan dong.
"Bro, jangan cepat menyerah. Ayolah kamu pasti bisa. Cobalah dulu,"ujar Congtar menyemangati si Congpan.
"Tapi aku tidak bisa merayu kakak. Bukannya tadi kakak dengar sendiri kalau nada bicaraku datar begini. Terus cewek dedemit mana yang mau untuk bersamaku nantinya di sana kakak. Sepertinya aku tidak ikut saja sudah, kak. Aku malu dan takut kalau disana hanya akan membuat malu saja,"kata Congpan putus asa.
"Ini tidak bisa dibiarkan. Aku membutuhkan bantuan kalian!"teriak Congtar memanggil ketiga temannya yang lain. Ada Congsong, Congdut dan Congrus yang hadir tidak lama kemudian.
"Astoge kecambah, ada apa ini????"ujar Congdut yang sepertinya baru terbangun dari kuburnya.
"Ganggu orang kencan saja,"sahut Congrus yang rupanya tergesa-gesa mendatangi rumah SONGKER setelah mendengar panggilan dari Congtar.
"Kamu bisa tidak teriak-teriak Congtar,"keluh Congsong yang lagi asyik berduaan dengan si Kunti.
"Aduh....jangan pada enaknya sendiri deh. Ini si Congpan udah pengen pasrah aja. Nggak mau ikutan acara Valentine dedemit. Dia tidak mau ikut lagi karena merasa tidak bisa merayu cewek dedemit di sana. Aku terus harus bagaimana??? Kalian jangan malah asyik-asyik sendiri dong. Bantuin mikir!"teriak-teriak Congtar yang sudah mulai stres.
Congtar pun menceritakan permasalahan yang dialami oleh Congpan kepada pocong-pocong yang lain. Mereka pun mengerti mengapa hal itu membuat Congtar sedikit menggila.
"Baiklah, Congpan, jangan khawatir. Kalau kamu tidak bisa merayu ya sudah bicara seperti apa adanya dirimu saja selama kamu di sana. Kamu kenalan dengan siapapun yang ada di sana. Nanti pasti kamu akan bertemu dengan seseorang yang klik denganmu. Kalau kamu tidak siap menjadikannya pacar. Jadikan saja dia teman baikmu,"ujar Congsong dengan bijaknya.
"Memang boleh seperti itu, kak?"tanya Congpan.
"Boleh saja bro! Siapa juga yang melarang,"sahut Congrus.
"Baiklah kalau begitu kakak-kakak sekalian. Besok akan aku coba saran dari kakak-kakak sekalian. Terimakasih atas bantuan kakak-kakak. Semoga aku besok mendapatkan teman cewek dari acara Valentine dedemit,"ujar Congpan meminta doa dari keempat kakak pocong seniornya tersebut.
......................
Acara Valentine dedemit. Acaranya sungguh ramai. Acara bergengsi di kalangan dedemit itu diketua oleh GENTA alias Genderuwo Cinta. Acara tahunan yang mana mempertemukan para dedemit jomblowan jomblowati untuk bisa saling mengenal sesama jomblo. Dan siapa tahu mereka jodoh di dunia perdemitan. Bukankah itu bagus sehingga mereka tidak lagi merasa kesepian.
Congpan pun berangkat ke tempat Genta. Diapun ikut bergabung di sana dan bertemu dengan banyak orang. Namun dasar Congpan yang kuper sehingga dia tidak mampu bergaul dengan siapapun. Padahal Keempat kakak senior pocongnya sudah memberikan dia bungkusan coklat untum dibagikan dengan cewek yang dia suka di acara tersebut.
Akan tetapi Congpan justru memilih menyendiri di bawah pohon pisang sambil melihat pada dedemit yang sedang asyik berpesta. Congpan merasa dirinya sangat payah dan sudah mengecewakan para kakak seniornya.
"Hai cowok, sendirian aja,"tiba-tiba sebuah sapaan halus mendekat ke arah si Congpan.
"Eh....hai juga,"sahut Congpan dengan gugup. Bagaimana tidak gugup jika yang ada dihadapannya adalah pocong yang begitu cantik.
"Kenapa di pojokan saja, kenapa tidak mau bergabung dengan yang lain?"tanya pocong cantik itu.
"Ah, eh, hmmm, aku, aku, aku tidak terbiasa. Aku merasa malu dengan mereka,"ujar Congpan jujur apa adanya.
"Eits, kenapa juga malu. Eh....lupa siapa nama kamu, kita belum kenalan,"ujar pocong cantik itu kepada Congpan.
"Oh... iya...maaf...aku biasa dipanggil Congpan oleh kakak seniorku, karena kain kafanku yang putih bersih ini,"ujar Congpan.
"Kalau kamu siapa?"tanya Congpan balik.
"Kenalkan ya, aku biasanya dipanggil Congsrek (Pocong Gesrek), karena kain kafanku yang beda, berwarna pink, mereka bilang aku aneh, Gesrek nggak jelas, jadinya itulah julukan ku disini,"ucapan Congsrek sukses membuat Congpan tersenyum.
Lucu juga Congsrek ini.
"Kamu kenapa juga malah datang menemuiku dan tidak bergabung dengan teman-teman mu disana?"tanya Congpan karena merasa Congsrek justru asyik menemani dia di sudut tempat.
"Aku bosan dengan keramaian. Aslinya aku sih nggak begitu suka dengan keramaian. Aku suka suasana sepi karena itu sangat tenang. Hanya saja kakak seniorku yang lain memaksaku datang ke sini. Karena aku sudah kelamaan jomblo disini,"ujar Congsrek.
"Wah kita sama ternyata,"sahut Congpan membuat keduanya saling tatap dan sama-sama tertawa.
"Eh, kamu suka coklat tidak?"tawar Congpan kepada Congsrek yang menurutnya adalah teman cewek yang asyik buatnya.
"Mau...mau...mau...aduh...kamu tahu aja ya kalau aku suka dengan coklat,"ujar Congsrek dengan nada manja. Congpan tersenyum melihat gelagat Congsrek yang menurutnya sangat lucu. Bikin gemas jiwa Congpan saja.
"Ya sudah ini coklat semua buat kamu, kado istimewa dariku sebagai tanda pertemanan kita,"ucap Congpan dengan mantap. Congsrek tentu senang sekali menerimanya.
"Terimakasih Congpan,"sahut Congsrek dan sebuah kecupan dingin pun mendarat di pipi sedingin es milik Congpan. Wajah Congpan seketika bersemu. Oya kenapa aku bilang dingin karena mereka sudah Meninggoy ya. Jadi sudah tidak ada kehangatan lagi dalam tubuh mereka.
"Saranghaeyo Oppa Congpan,"ucap Congsrek yang begitu senang dengan kado dari Congpan tersebut.
"Nado,"sahut Congpan yang hatinya begitu berbunga-bunga.
"Ayo oppa kita jalan-jalan keluar saja, disini terlalu banyak orang. Nggak asyik untuk berduaan,"ajak Congsrek manis manja.
"Ayo,"sahut Congpan. Keduanya pun bergegas terbang keluar dari acara Valentine dedemit itu bersama-sama. Mereka mencari tempat yang lebih sepi untuk keduanya berkencan merayakan hari bahagia itu.
"Ahhhhh.... akhirnya saudara kita punya pasangan juga,"ujar Congdut yang melihat keduanya dari kejauhan.
"Baguslah, dia nggak jomblo lagi,"kata Congsong.
"Aku turut berbahagia,"sahut Congtar.
"Happy Valentine day,"ucap Congrus.
Dan kebahagiaan pun menyelimuti daerah perdemitan yang sedang merayakan hari kasih sayang malam hari itu.
...----------------...
👻 TAMAT
... Selamat Hari Kasih Sayang🥳😘...
ketinggalan banyak nih
boom like dulu ya Thor
🙏🙏🙏