NovelToon NovelToon
Mr. Mafia

Mr. Mafia

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Obsesi / Mafia / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Novi wu

Ditinggalkan oleh ayah kandungnya sejak masih bayi, dan hanya dibesarkan oleh sang ibu membuat ia menjadi sosok yang mandiri.

Namun di usia yang ke 19 tahun ibunya telah meninggal dan memaksa dirinya hidup sebatangkara, nasip Areta sungguh buruk ia di jual oleh wanita yang baru dikenalnya kepada mafia bengis tanpa ampun.

Ia mencoba kabur namun dengan mudah ia tertangkap kembali, hingga mafia itu mengikat jiwanya dengan menikah dengan Areta agar gadis itu tidak melarikan diri.

Benci, marah dan dendam itulah perasaan Areta Marla kepada Kian Egan.

Apakah akan ada benih-benih cinta diantara mereka?

Inget jangan menilai buku dari judul apalagi cover. Setting luar negeri tapi kota menurut fantasi dari Author jadi kalau ada ****** ****** harap maklum. Novel ini dibuat dengan sangat hati-hati agat tidak meninggalkan kesan fulgar. Buat mami-mami yang tidak berkenan dengan s*ks bebas, diharap

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi wu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Gadis kecil

Mr. Mafia bab 32

Areta mengerjapkan mata, pandangannya kabur setelah kembali tak sadarkan diri ketika dirinya histeris dan berontak dan berakhir dengan suntikan bius yang dipaksa masuk ke dalam tubuhnya, Tubuh Areta sangat susah bergerak, karena tangan dan kakinya terikat pada tempat tidur mewah yang terdapat pada ruang VVIP tersebut.

Matanya langsung menangkap sosok yang dari tadi duduk tak jauh dari tempat tidurnya itu, laki-laki itu menatap tajam Areta yang masih terus mencoba berontak.

"Kau tidak bisa lagi bergerak, Areta?! Lebih baik kau menyerah!" seru Kian dengan nada penuh penekanan, mencoba menanamkan intimidasi di otak Areta.

Namun meskipun Areta tidak mempunyai keberanian untuk melawan Kian dalam hal fisik, akan tetapi mulutnya tidak bisa berhenti untuk mengumpat laki-laki itu, padahal jika Kian tersinggung itu akan menjadi hal yang fatal untuk hidup Areta.

"Kau mau jika aku buang air kecil di atas ranjang ini?" ungkap Areta lirih, suaranya seperti tercekat karena energi yang belum terkumpul sempurna.

"Kau mau buang air kecil? Sudahlah kau bisa melakukannya di situ!" jawab Kian santai, lalu kembali membuka surat kabar nya hari ini.

Areta menarik napas panjang, kini ia sudah tidak tahan lagi dan mendengus kesal. "Kian! Coba kau menjadi aku, bisakah kau buang air kecil di atas ranjangmu?"

Kian kembali menatap Areta dengan wajah malas."Tentu saja aku tidak akan bisa," sahutnya santai.

"Lalu kau ingin aku melakukannya? Lepaskan aku!"

Kian meletakkan koran di atas meja dan mendekat ke arah Areta, menatap manik mata istrinya dengan sangat serius.

"Jika aku melepaskanmu, kau tidak boleh bertindak bodoh apalagi histeris seperti yang kau lakukan pagi ini! Jika itu terjadi aku akan suntik mati dirimu, agar nyawamu melayang!" desis Kian. Lalu melepaskan ikatan Areta. Semantara Areta yang sedikit bergidik mendengar ucapan Kian, masih mencoba kuat seakan ia tidak ingin dianggap lemah oleh laki-laki itu.

Areta perlahan terduduk tanpa bantuan Kian, dengan susah payah dan kepala begitu berat, ia mencoba bangkit dari tempat tidurnya, Kian hanya diam tanpa melakukan apapun untuk istrinya itu.

Saat Areta akan menyeret tiang infus dan berjalan, meskipun langkah kakinya terlihat gamang, tiba-tiba Areta sempoyongan dan jatuh.

"Areta!" seru Kian mencoba menangkap tubuh istrinya, namun sia-sia. Areta sudah terjatuh di lantai, ia tampak meringis kesakitan karena itu.

Kian mencoba membangunkan tubuh Areta, dan memapah tubuh Areta hingga sampai ke toilet.

"Pelan-pelan!" pintanya.

Saat Areta telah sampai di ambang pintu toilet, Laki-laki itu hendak ikut masuk juga, tapi cepat-cepat Areta menghalau tubuh mafia itu.

"Kau tunggu di sini! Apakah kau akan mengintipku?" dengus Areta.

"Cih... terlalu khawatir, bagian tubuhmu yang mana yang belum pernah kulihat?" kelakar Kian dengan wajah serius.

Areta masa bodoh dengan apa yang diungkapkan laki-laki itu, dia hanya berfikir bagaimana menumpahkan hasratnya ingin buang air kecil di dalam toilet tersebut.

Tak lama kemudian Areta selesai, ia membuka pintu kembali, dan mendapati Kian masih berdiri di depan pintu toilet menunggunya.

Areta memindai tubuh Kian dengan kedua manik mata birunya, ia menatap Kian dan berkata dalam hati.

"Kukira dia tidak akan menungguku"

Kian yang berdiri menempel di tembok dan tangan bersedekap langsung bersikap waspada saat Areta membuka pintu, dirinya langsung menangkup kedua pundak Areta lalu memapahnya kembali. Areta sedikit heran, mengapa Kian tampak begitu lembut dan baik kepadanya hari ini.

Saat Kian menidurkan Areta, ia menatap kaki istrinya yang lecet tersebut, mungkin ini luka yang di akibatkan Areta jatuh tadi.

Kian langsung meraih laci yang terdapat pada nakas, lalu mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna putih. Perlahan Kian duduk di pinggir kasur lalu meletakkan kotak kecil di atas pangkuannya. Lalu mengambil obat dan lapas untuk membersihkan luka Areta.

"Kau tidak perlu melakukannya!" cegah Areta, dengan tangan mencoba menghalau Kian.

"Kau bisa infeksi karena ini, biarkan aku melakukannya!"

Kian mengobati luka Areta dengan hati-hati. Areta merasa tidak nyaman karena hal tersebut, karena bukan tabiat mafia ini, jika ia terlihat baik kepada dirinya.

"Apa yang terjadi dengan Lyana?" tanya Areta penasaran.

"Silda telah menghabisinya," jawab Kian singkat.

"Hah ...! Maksudmu?"

"Hiu-hiuku yang telah membunuhnya," ucap Kian lagi.

"Kau kejam, Kian. Pantas saja kau dianggap mesin pembunuh!" umpat Areta.

Mendengar perkataan Areta membuat Kian menghentikan aktifitasnya dan menatap wajah Areta dengan sangat serius. "Dia telah membunuh anakku, dan aku tidak bisa memaafkannya!"

Areta hanya bergeming saat mendengar kalimat anak dari mulut Kian, oh ... ia lupa jika Kian sangat menginginkan anak, apakah hal ini yang membuatnya berubah baik kepada dirinya, jadi sebenarnya kelembutannya bukan berasal dari hatinya. Areta sungguh tertipu.

"Apakah kau menginginkan anak dariku?" Pertanyaan Areta membuat Kian terkekeh sejenak, tapi sedetik kemudian wajahnya berubah serius lalu mengangkat pinggir bibirnya.

"Apakah kau lihat aku menikahi wanita lain? Kau hanya satu-satunya istriku! tentu saja aku hanya menginginkannya darimu," jelas Kian, membuat jantung Areta berdegup kencang.

"Kau bisa tidur dengan siapa saja, uangmu banyak dan kau bisa memiliki anak dari perempuan yang kau mau!" seru Areta.

"Yang kumau adalah kau!" Kian menujuk wajah Areta dengan jari telunjuknya. "Aku memang tidur dengan banyak wanita, bahkan dengan artis paling mahal pun aku bisa melakukannya, tapi untuk memiliki keturunan, aku sangat pemilih. Siapa wanita yang akan melahirkan anak-anakku," ungkap Kian, suaranya pelan dan diucapkan lambat-lambat namun berhasil menciptakan teror untuk Areta.

"Jadi ini bukan soal perasaan? Tapi soal siapa yang bisa melahirkan anak untukmu?!" sahut Areta lirih.

"Jangan bermimpi untuk jatuh cinta kepadaku, Areta! Kau akan merasakan sakit hati sendiri!" desis Kian, lalu pergi meninggalkan Areta yang masih menyimpan seribu tanya.

***

Hari telah berganti hari, Kini tubuh Areta telah pulih seutuhnya, racun dalam dirinya pun sudah hilang. Shane juga memperbolehkan Areta untuk pulang.

Kian menjemput Areta di rumah sakit setelah beberapa hari mereka tidak bertemu, Kian terlalu sibuk untuk sekedar menjenguk istrinya, dan ia membiarkan Areta hanya di jaga oleh beberapa bawahannya yang berjaga secara bergantian.

**

Saat telah sampai ke dalam rumah, tiba-tiba Areta di sambut oleh seorang anak kecil dengan pakaian pelayan yang begitu ramah. Areta bertanya sejak kapan Kian memiliki pelayan seorang anak kecil.

"Selamat datang, Nyonya ..." sapa gadis kecil tersebut.

"Hei ... siapa namamu? Aku belum pernah melihatmu sebelumnya." Areta mengelus pipi lembut gadis itu.

"Namanya Celine, dia baru saja dibawa oleh Yosiana, dia dibawa karena ayahnya sengaja menjualnya kepada kami." Silda menyahut dan menjawab pertanyaan Areta.

"Apa?!" Areta kaget melihat Celine yang begitu kecil, namun sudah merasakan penderitaan hidup sepertinya, di jual kepada mafia seperti Kian.

"Kian... bolehkan kau tempatkan Celine sebagai pelayan pribadiku?" tanya Areta setengah memohon.

"Tidak! Siapa tahu jika dia juga suruhan The Rock. Kita tidak pernah tahu, Areta!" tolak Kian secara mentah-mentah.

"Aku yang jamin! Dia hanya gadis polos." Mata Areta menatap iba kepada gadis yang usianya sekitar 10 tahun itu.

Bersambung~

Jangan lupa Like, Komen dan Vote 😘

Celine Alisha

1
falea sezi
uda bertunangan lah nyosor areta
falea sezi
tolol
Muazhana Selamat
Luar biasa
Jeankoeh Tuuk
nasib areta
Jeankoeh Tuuk
kasian Areta di tipu
Nora♡~
e... eh..lah... gitu jer... pengakhiran ceritanya 😅😅membingungkan...
intan Juliana
Kecewa
intan Juliana
Buruk
ntut.tutAM
pemeran coksu kan ya, 😍yang perempuan
Indri Nur K
bagus...😍
yunna
ku rasa Irene takut posisi nya tergeser mka Dy dukung ireta kabur
Rina Ririn
ceritanya bagus tidak bertele2 dan kebanyakan drama. jd seolah2 pembaca bisa merasakan dan ikut masuk dalam ceritanyaa. sukaakklah, semangat nulis trus author💜
IG __NoviWu: terima kasih kakak.... 💜
total 1 replies
Mella Wati
yah udah tamat aj🙄
IG __NoviWu: Terima kasih sudah baca sampai tamat, Bestie 😘 Lanjut ke Novel lain Kala Bos Menggoda, cuslah gas.


Novi Wu
total 1 replies
k
naif banget ceritanya itu itu aja kaya stay terus di situ
k: Oh. Ok, aku minta maaf kalau komen aku nyakitin perasan kamu
total 2 replies
As Thyen
Membosankan baca cerita kalau terlalu banyak dramanya 🤮
Rhyana Sendana
Kecewa
IG __NoviWu: Makasih sudah baca sampai tamat.... muahhh... semoga rezeki berlimpah ruah... keluarga sehat walafiat 😘🥰😍
total 1 replies
Rhyana Sendana
Luar biasa
nonamanizzzzz
author tolong visual nya ko jellek ya ngak sesuai ,maaf ya author
kalau boleh di ganti aja visual nya 🤔
sekali lagi maaf😊😙
nonamanizzzzz: oh iyh tdk papa thor, tetap semangat nulis nya salam kenal, hehehe😁
total 2 replies
Îen
ky nya ini emang rencana irene krn dia gak mau kian pny cwe lain....dia merasa tersaingi
Rierudi Laras
Kau kan menyesal Kian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!