NovelToon NovelToon
Tenda Biru

Tenda Biru

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:177.3k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Aku usaha, kamu juga usaha. Kita sama-sama berusaha demi mewujudkan wedding dream kita."

Demi janji itu, Rhea rela menjadi TKI dan mengubur mimpinya untuk bekerja di perusahaan yang sangat ia inginkan.

Saat pulang, tenda biru justru berdiri di depan rumah Oza. Pria yang sangat ia cintai itu menikahi Trisna, sahabat yang paling ia percaya.

Rhea berlari dengan air mata berurai, ketika ia memutuskan mengakhiri hidupnya, seseorang menahan tubuhnya dan menariknya.

"Jangan bertindak bodoh. Jangan hanya karena manusia, kamu rela memberikan nyawa."

Sejak hari itu, takdirnya berubah. Akankah pengkhianatan itu menjadi akhir hidupnya, atau awal dari kebahagiaan yang tak pernah ia bayangkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tenda Biru 32

Note: kedepannya akan ada alur mundur ya. Tapi nanti aku tandain biar kalian nggak bingung.

***

Pagi itu Rhea melewatkan sarapan. Dia sedikit terburu-buru dalam berangkat kerja. Padahal waktu juga masih pagi. Jam baru menunjukkan pukul 06.30.

"Bukannya kantor mu dimulai pukul 08.00?"

Lavia mengerutkan alisnya melihat Rhea yang sudah hendak berangkat.

"Iya Mbak, aku ada perlu sebelum kerjaan di mulai," jawab Rhea sambil melihat ke arah ponsel. Memeriksa sampai mana ojek online yang dipesannya sampai.

Tiiiin

Suara klakson berbunyi nyaring, tanda ojek sudah datang. Rhea langsung berpamitan kepada Radit dan Lavia. Tak lupa dia mengusap perut Lavia yang besar.

"Tante berangkat dulu ya, jangan usil oke."

Lavia hanya tersenyum kecil sambil mengusap pelan lengan Rhea. Lavia juga mengucapkan doa terbaik untuk adik iparnya tersebut.

"Kali ini, dia benar-benar sudah jauh lebih baik kan, Mas?"

"Ya, alhamdulillah. Aku juga merasa seperti itu."

Radit dan Lavia saling menggenggam tangan. Mereka juga melemparkan senyum hangat ke arah pintu dimana baru saja Rhea berangkat bekerja.

Di perjalanan, Rhea isi kepala Rhea terus saja berisik. Dia tengah menyusun kata-kata untuk mengucapkan terimakasih kepada Nayaka dan juga Ton.

"Tapi gimana bilangnya, malu banget," ucapnya lirih.

"Ada apa Mbak?"

"Eh, nggak kok Bang."

Rhea tersenyum kikuk ketika ditanya oleh si pengemudi ojek online. Dia juga langsung menundukkan wajahnya yang memerah karena malu.

Setelah sampai di depan gedung LT, Rhea juga langsung turun dari motor dan memberikan kembali helm yang dipakainya. Karena membayar menggunakan uang digital, Rhea langsung berlari masuk ke gedung begitu saja.

"Kok jam segini udah datang Mbak?" Sapa security yang menjaga pintu depan lobi LT.

"Iya Pak, ada kerjaan yang belum selesai," jawab Rhea. Ia bergegas saat ada yang menekan pintu lift dimana pintu itu langsung terbuka lebar.

"Pak Nayaka?"

"Hmm."

Rhea membulatkan matanya saat menyadari bahwa orang yang berdiri di depan lift itu ternyata adalah atasannya. Dia tidak menyangka akan menemukan Nayaka di kantor pada jam sepagi ini.

"Selamat pagi, Pak," sapanya telat.

"Ya, pagi."

Rhea melirik sejenak ke arah pria itu. Dadanya bergemuruh saat kembali mengingat bahwa orang yang menjadi atasannya adalah orang yang sudah menolongnya. Ingin sekali Rhea langsung mengucapkan terimakasih sekarang juga, tapi lidahnya sangat kelu dan isi kepalanya mendadak kosong.

"Ugh, aku ini kenapa jadi malah diem aja sih," ucapnya dalam hati.

Pada akhirnya sampai lift terbuka kembali karena sudah tiba di lantai paling atas, Rhea tetap diam.

Nayaka yang masuk ke ruangan lebih dulu juga hanya ditatap oleh Rhea. Ia tak berani memanggil atau pun sekedar memulai percakapan.

Huuft

Nayaka meletakkan kunci mobilnya di atas meja, ia lalu duduk dan menyandarkan tubuhnya pada kursi.

"Kenapa semalem aku tanya gitu ya?"

Ternyata Nayaka kepikiran dengan apa yang dia lakukan tadi malam. Entah mendapat dorongan dari mana, Nayaka tiba-tiba tergerak tangannya untuk menanyakan kabar Rhea. Dimana selama ini dia tak pernah melakukan hal tersebut kepada orang lain di luar keluarga dan teman-teman terdekatnya.

"Ah ya, mungkin karena dia adalah anak buahku. Aku nggak mau kalau kerjaannya terganggu karena pikirannya terusik sama dua orang itu."

Nayaka menganggukkan kepalanya, memercayai argumennya sendiri.

"Bos."

"Oh kamu Ton, kok masuk nggak ngetok dulu?"

Tono langsung mengerutkan alisnya. Jelas-jelas dia sudah mengetuk. Bahkan tidak hanya sekali dia mengetuk pintu tersebut. Tapi karena tidak ada jawaban, Tono memutuskan untuk membukanya tanpa izin.

"Udah kali Bos, udah berkali-kali juga aku ngetuknya. Tapi Bos aja yang nggak denger," cibir Tono.

Nayaka menatap tak percaya ke arah Tono dimana sang anak buah menyadari arti tatapan tersebut.

"Kalau nggak percaya, cek aja cctv. Pasti di sana kelihatan kalau aku ngetuk pintu."

"Ya udah kalau gitu. Ada apa?"

Setelah mendengar Nayaka yang tampak tidak mempermasalahkan Tono yang masuk tanpa izin, asisten nya tersebut langsung berjalan mendekat. Dia menarik kursi dan duduk di sana.

Tak hanya itu, tangan Tono juga dilipat di atas meja.

"Ternyata emang bener Bos, kalau Oza itu tunangan Rhea dulu. Mereka bahkan tunangan resmi. Dan Trisna adalah temen Rhea sejak mereka remaja. Gila, dua orang itu kok ya tega ya. Terus nih ya Bos, yang lebih mencengangkan adalah, pelaminan warna biru, gaun biru, dekorasi biru, semua itu adalah konsep yang diinginkan Rhea. Jadi nih ya ... ."

Meski terkesan tak acuh kerena selama Tono bercerita Nayaka terus saja sibuk dengan tabletnya, namun telinga Nayaka mendengar dengan seksama. Setiap kata yang muncul dar bibir Tono tak ada yanh terlewat dari pendengarannya.

"Dari mana kamu tahu semua itu?"

"Dari WO yang dipakai mereka berdua."

Mata Nayaka langsung membelalak mendengar jawaban Tono. Dia tidak menyangka Tono akan mencari tahu sampai sejauh itu.

"Lha kok WO nya tahu?" sahut Nayaka dengan wajah yang sudah kembali netral.

"Katanya, karena Rhea sebelum berangkat ke Malaysia, lebih dulu datang ke WO itu buat tanya-tanya bareng si cecurut Oza itu. Ck, kok ya Rhea bisa kencantol model cowok kayak gitu sih. Ya cakep sih, tapi lebih cakepan si bos kemana-mana meski lebih mudaan Oza dikit."

Klotak

Sebuah pensil melayang ke arah kepala Tono setelah menyelesaikan kalimatnya.

"Kamu bocah kurang aja ya?"

"Eii kan fakta. Pak Bos kan udah 35 to. termasuk tua bagi Oza yang baru 27 atau 28. Kan ... kan?"

"Ini anak beneran nyari gara-gara. Kerjaan mu kurang banyak kah, hmmm."

Tanpa menjawab, Tono langsung kabur begitu saja. Dia bahkan tidak menutup pintu ruangan sang atasan.

"Dasar bocah itu. Hmmm, ternyata. Tapi dari informasi yang aku terima, Oza benar-benar mencintai Rhea tuh. Jadi kenapa dia menikahi Trisna?"

TBC

1
D_wiwied
eaaaa.. awalnya perhatian ke anak buah ntar jd perhatian krn cintaaaa ya kan Ton 😆🤭
GiZaNyA
aih... awal2 care yaaa Tono ke Laila... lama2 dilamar deh Laila nya... 😁🤣🤣
dewi rofiqoh
Pak tono jadi kepikiran terus ya🤔🤔🤔
Tapi pak nayaka juga 👍 perhatian dengan bawahan nya
ElHi
Keylaaa kan Tin. Kalo Laila kan perempuan yg kamu benci ituuh..gak mgkn kaaann😂😂😂😂
爾妮
wahhh matap niehhh lanjutkan tor ❤️
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
waaah apa tuh caranya....
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
hey ada nama anak ku itu hahaha
reiny marlina
kerenn deh tono …cinta mulai bersemi n nayaka keren sbg bos nya tono langsung action..tau kan cara saya hmmm
Cicih Sophiana
semoga aja berjodoh ya Ton... di doa kan kok Ton sam reader semua
Sri Supriatin
Jangan takut Laila, siapa tau berjodoh🤣🤣🤣
Les Tary
wah lama lama si Tono suka tuh👍👍
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
emng kg bener tuh si Roma romi
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
emng km di takdir kan di tolong Tono,dengan ini Tono tau sifat asli km atas mata sendiri bukan dari omongan orang lain
D_wiwied
mungkin kamu bisa bantu Laila buat antar jemput Ton, sapa tau nanti jd makin dekat 🤭😆😆
dewi rofiqoh
Dingin tapi sebenernya perhatian pak tono itu, sama seperti nayaka🤭🤭
ElHi
ahh si Tono Tini ini yaaa...lagi proses punya cewek dia mah...prikitieww🤣🤣🤣
Sindy Sintia
buka modus itu niat tulus namanya , mkany ada sahutan don't judge a book with the cover👍.Semoga Tono jodohnya Laila ya
Yeyet Rohaeti
cerita nya ni tono lagi pdkt 😄😄
ind@h
cieeeee tono....
Lela Angraini
moduuuusss ya kamu ton tonoo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!