NovelToon NovelToon
Mahkota Duri Sang Putri Mati

Mahkota Duri Sang Putri Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: DRR_LOVE

Mereka membunuhnya perlahan.
Meracuni hidupnya, mencuri kasih sayangnya, lalu menguburnya sebagai putri yang tak diinginkan.

Ketika tubuhnya membuka mata, jiwa dari dunia modern terbangun di dalam tubuh Arcelia Vareinne putri keluarga duke yang mati secara misterius sebelum hari pernikahannya.

Semua orang menganggap Arcelia lemah.
Ayahnya mengabaikannya.
Ibu tirinya memanipulasinya.
Saudara tirinya merebut seluruh hidupnya sedikit demi sedikit.

Namun kali ini berbeda.

Sebuah sistem misterius muncul, memberinya kesempatan kedua:
mengungkap pengkhianatan, menghancurkan musuh-musuhnya, dan merebut kembali semua yang telah dirampas darinya.

Di tengah permainan politik kerajaan, rahasia keluarga bangsawan, dan konspirasi perebutan tahta, Arcelia perlahan berubah menjadi wanita yang ditakuti seluruh kerajaan.

Tetapi semakin dekat ia pada balas dendam, semakin dekat pula dirinya dengan pria paling berbahaya di kerajaan Pangeran Kael Draven. pangeran dingin yang dijuluki monster peran

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DRR_LOVE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Paviliun Tua

Angin malam berhembus pelan melewati paviliun tua. Namun suasana di dalamnya jauh dari tenang. Arcelia berdiri beberapa langkah dari meja batu sementara Putra Mahkota Elias berada di pintu masuk.

Sementara simbol ular hitam itu tetap berada di tengah mereka. Keduanya saling diam dan menatap namun terasa lebih berbahaya daripada pedang yang terhunus.

Untuk beberapa detik, tidak ada yang berbicara. Putra Mahkota Elias kembali memperhatikan ukiran tersebut dengan tatapan tajam.

Tatapan seorang pewaris takhta yang terbiasa mengawasi ancaman. Tatapan yang berbeda dari pria tenang yang berdansa bersamanya beberapa waktu lalu.

Arcelia menyadari satu hal. Jika ia menjawab dengan salah, dirinya bisa langsung dicurigai. Karena bagaimanapun juga ia ditemukan sendirian di tempat terpencil. Tepat di samping simbol organisasi rahasia dan situasi saat ini yang sangat buruk.

"Yang Mulia." Arcelia akhirnya membuka suara. "Saya juga baru menemukan simbol itu."

Mata Putra Mahkota Elias beralih kepadanya mencoba mencari tanda-tanda kebohongan. Arcelia membiarkan dirinya ditatap karena dalam hal ini ia memang tidak berbohong hanya tidak mengatakan seluruh kebenaran.

"Apa alasan Anda berada di sini?" tanya Putra Mahkota Elias.

Pertanyaan yang wajar namun tetap sulit dijawab.

"Karena tadu aku melihat sesuatu." jawab Arcelia.

"Seseorang?" tanya Putra Mahkota menyipitkan matanya.

"Ya."

"Sosok misterius?"

"Ya."

Putra Mahkota Elias terdiam jawaban itu terlalu cepat untuk dibuat-buat dan ekspresi Arcelia tidak menunjukkan kepanikan hanya ada kewaspadaan.

"Apa Anda melihat wajahnya?" tanya Putra Mahkota lagi.

"Tidak."

"Pria atau wanita?"

"Saya tidak yakin."

"hmmmm" Putra Mahkota Elias menghela napas pelan, jejak yang terlalu sedikit. Namun lebih baik daripada tidak ada sama sekali.

Auriel yang bersembunyi di balik gaun Arcelia menatap Putra Mahkkta Elias dengan hati-hati. Rubah kecil itu tentu tidak bisa dilihat orang lain. Namun ia bisa melihat sesuatu yang tidak disadari Arcelia.

Aura energi yang ada pada Putra Mahkota dan untuk pertama kalinya, Auriel merasakan sesuatu yang aneh dari Putra Mahkota.

Meskipun energi yang di rasakannya terasa samar namun tetap saja mampu dirasaka. Energi yang mirip dengan energi kuno Arkanel.

Tidak kuat dan tidak aktif tetapi cukup untuk membuat bulu di tengkuknya berdiri.

"Aneh." gumam Auriel.

Arcelia hampir meliriknya untung berhasil menahan diri. Karena sekarang bukan waktu yang tepat.

Putra Mahkota Elias berjalan mendekati meja batu. Ia menyentuh ukiran itu dengan ujung jarinya. Kemudian mengamatinya lebih dekat. Ekspresinya langsung berubah semakin serius. "Ini baru." katanya.

Arcelia sedikit terkejut. "Anda bisa mengetahuinya?"

"Ukiran lama akan mulai tergerus cuaca." Putra Mahkota Elias menunjuk bagian pinggir simbol. "Ini masih tajam."

"Masuk akal." gumam Arcelia yang ikut memperhatikan simbol itu.

Dan sesuai dengan perkiraan Auriel sebelumnya. Seseorang membuat simbol itu belum lama ini.

"Mungkin ini sebuah pesan." gumam Arcelia.

Putra Mahkota Elias menoleh. "Maksud Anda?"

"Organisasi rahasia sering menggunakan simbol untuk berkomunikasi."

"Itu memang mungkin." jawab Putra Mahkota Elias.

Tatapannya kembali ke simbol tersebut lalu ke arah pepohonan gelap di sekitar paviliun. Sesuatu terasa salah dan ia tidak menyukai perasaan itu. Tiba-tiba langkah kaki terdengar dari kejauhan.

Tap..!

Tap...!

Tap..!

Suara langkah kaki itu terdengar cepat dan teratur seolah sedang terburu-buru. Seorang ksatria istana muncul beberapa saat kemudian. "Yang Mulia!" Pria itu membungkuk hormat.

Namun begitu melihat Arcelia, ia tampak sedikit terkejut tapi Putra Mahkota Elias tidak memedulikannya. "Ada apa?"

"Kami menemukan seorang pelayan pingsan di gudang bunga bagian timur."

Alis Putra Mahkota Elias langsung berkerut. "Pingsan?"

"Ya, Yang Mulia."

"Diracun?"

"Tabib belum memastikan."

Arcelia dan Putra Mahkota Elias saling berpandangan. Kebetulan seperti itu terlalu mencurigakan karena terlalu tepat. Seolah seseorang sengaja mengalihkan perhatian. Atau mungkin mereka sedang memberikan pesan.

"Marcus sudah berada di lokasi." lanjut ksatria itu. "Beliau meminta Anda segera datang."

Putra Mahkota Elias mengangguk. "Aku akan ke sana."

Ksatria itu kembali membungkuk sebelum pergi. Keheningan kembali memenuhi paviliun, namun kali ini suasananya jauh lebih berat karena sekarang mereka memiliki korban.

Mungkin rakyat kecil dan mungkin tidak berbahaya namun tetap saja korban dan itu berarti ancaman tersebut nyata.

"Aku harus pergi." kata Putra Mahkota Elias.

Arcelia mengangguk. "Tentu."

Namun sebelum berbalik, Putra Mahkota Elias tiba-tiba berhenti. Kemudian menatap Arcelia ada keraguan singkat di matanya hal yang cukup langka.

"Lady Arcelia." panggilnya.

"Ya?"

"Jika Anda melihat sesuatu lagi." Ia berhenti sejenak. "Sekecil apa pun. Tolong beri tahu saya."

Arcelia sedikit terkejut karena kalimat itu mengandung sesuatu yang tidak terucapkan. Kepercayaan meskipun bukan penuh ataj belum. Namun cukup untuk menunjukkan bahwa Elias tidak menganggapnya sebagai tersangka. Melainkan seseorang yang mungkin bisa membantu.

"Saya akan melakukannya." jawab Arcelia.

Putra Mahkota Elias mengangguk lalu pergi bersama para ksatria meninggalkan Arcelia sendirian di paviliun.

Begitu langkah kaki mereka menghilang Auriel langsung muncul. Rubah kecil itu melompat ke atas meja.

"Putra Mahkota Elias mencurigakan."

Arcelia berkedip. "Maksudmu?"

"Aura itu." kata Auriel dengan suara bergetar.

"Aura apa?"

Auriel tampak berpikir. Sulit baginya menjelaskan sesuatu yang bahkan ia sendiri belum pahami. "Aku merasakan jejak energi Arkanel." kata Auriel akhirnya.

Arcelia membeku. "Apa?"

"Sangat kecil. Sangat samar. Tapi ada."

Untuk pertama kalinya malam itu, Arcelia benar-benar terkejut.

Arkanel?

Pada Putra Mahkota?

Itu tidak masuk akal setidaknya untuk saat ini. Karena menurut sejarah resmi, keluarga Astrael dan Arkanel hanyalah dua keluarga berbeda yang tidak memiliki hubungan khusus.

Namun jika Auriel benar... berarti ada sesuatu yang belum diketahui dunia. Sesuatu yang berhubungan dengan masa lalu. Dan mungkin berhubungan dengan alasan sistem memilih dirinya.

Tiba-tiba sebuah suara asing terdengar di benak Arcelia.

[Ding.]

Arcelia membeku matanya membesar karena suara itu sudah lama tidak muncul.

Sistem milikmya sejak berevolusi menjadi Auriel, suara sistem hampir menghilang sepenuhnya. Namun sekarang suara itu kembali layar transparan muncul di hadapannya.

MISI BARU TERDETEKSI

Jejak Ular Hitam

Temukan tujuan sebenarnya Black Serpent di Festival Musim Semi.

Kemajuan: 1%

Hadiah:

Fragmen Memori Arkanel

Peningkatan Sinkronisasi Auriel

Peringatan:

Target musuh telah menyadari keberadaan pewaris Arkanel.

Layar itu menghilang. Namun satu kalimat tetap tertinggal dalam pikiran Arcelia. Target musuh telah menyadari keberadaan pewaris Arkanel.

Artinya...

Black Serpent bukan lagi ancaman yang jauh. Mereka bukan lagi bayangan yang bergerak di luar jangkauan. Mereka sekarang benar-benar sedang mengincarnya. Dan kemungkinan besar sudah berada sangat dekat.

Sementara itu... Di sebuah ruangan tersembunyi jauh di bawah istana. Pria berjubah hitam berlutut di hadapan sosok yang tertutup bayangan.

"Kami telah memastikan target berada di ibu kota." katanya.

Ruangan itu sunyi lalu sebuah suara tua terdengar. "Darah Arkanel akhirnya kembali."

Pria berjubah itu menundukkan kepala lebih dalam. "Apa perintah berikutnya?"

Keheningan beberapa saat, kemudian sosok dalam bayangan tersenyum. "Awasi dia. Jangan bunuh. Belum untuk sekarang" katanya kemudian di barengi suara tawa yang menggema didalam ruangan itu.

Dan untuk pertama kalinya sejak kematiannya Arcelia tidak lagi hanya memburu musuh karena musuhnya kini mulai memburu dirinya.

1
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
jadi penasaran terus bacanya
T28J
Ayo cari tau cel, tidak mungkin ayah tidak peduli dengan anaknya
Rain Aricia
Awal dari penasaran bisa jatuh cinta sama Arcel lho/Chuckle/
Rain Aricia
Mungkin kamu teman yang cocok baginya Cel
Rain Aricia
Enaklah dapat undangan pribadi
mama Al
ups keceplosan 🤭
mama Al
Arcelia, kamu pasti bisa
Nyai Aksara 👩‍🦯
Waduh ngeri juga ya, racunnya secara perlahan berarti. Perlahan tapi mematikan...
arsyila putri
kan..... lama-lama pasti ketahuan juga
mama Al
Leo lagi Leo lagi 🤭
Nyai Aksara 👩‍🦯
Oh, apakah para pelayan juga membencinya?
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
wao mencurigakan bukan, ada energi negatif
arsyila putri
suka Thor sama ceritanya 💪💪
Rain Aricia
Apkh merrka akan jadi bestie/Chuckle/
Rain Aricia
Berarti semakin banyak yg iri dengki
T28J
transmigrasi + sistem ya thor?
Rain Aricia
Mereka mau culik Arcel kah?
Rain Aricia
Ya namanya jg bangsawan ga mungkin sederhana/Chuckle/
Rain Aricia
Sesuai tebakan pembaca hh
Nyai Aksara 👩‍🦯
Wih, skilnya berguna banget tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!