NovelToon NovelToon
Istri Nakal Dokter Aziz

Istri Nakal Dokter Aziz

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Dokter / Tamat
Popularitas:4.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Asni J Kasim

Novel INDA dari episode 1-133 (Tamat)
Part selanjutnya Sequel dari Novel INDA.
-----
Ciuman tanpa disengaja menyebabkan wanita bernama Amrita Venisa harus menikah dengan pria bernama Aziz.

Amrita yang jaim kerap kali mengerjai suaminya. Dan Aziz yang baik hati dia tidak pernah marah akan tindakan konyol sang istri. Seiring berjalannya waktu, benih-benih cinta pun tumbuh dalam hati keduanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asni J Kasim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

INDA. Episode 32

Tante Eka menghentikan langkah kakinya, ia kembali berlari masuk ke dalam kamar lalu menarik tangan suaminya. "Ayo Pa, sepertinya air di kamar mandi kita sudah mengalir" ujar Tante Eka.

"Sepertinya begitu, Bu. Ayo kita kembali ke kamar" balas Pa Sofyan lalu ke luar dari kamar mandi putranya.

Aziz dan Amrita hanya bisa menggeleng kepala saat melihat Ibu dan Papanya salah tingkah. "Apa yang Ibu dan Papa lakukan di sini?" tanya Aziz pada istrinya.

"Numpang mandi, katanya air di kamar mereka tidak mengalir" balas Amrita. Ia terpaksa berbohong demi menyelamatkan harga diri Ibu dan Papa mertuanya.

"Ada-ada saja mereka" gumam Aziz. Aziz kembali melanjutkan niatnya.

Di tempat lain, tepatnya di kamar Tante Eka. Tante Eka dan Pa Sofyan sedang tertawa terbahak-bahak saat menyadari kegilaan mereka. Rasa sayang pada menantu membuat mereka salah tingkah di depan anak sendiri.

"Pa, cepat mandi dan bersiap-siap. Hari ini kita sekeluarga akan pergi ke Ramang-Ramang" Kata Tante Eka.

Pa Sofyan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. 15 menit kemudian Pa Sofyan ke luar. Pa Sofyan berjalan menghampiri istrinya yang sedang mencari pakaian yang cocok dipakai untuk pergi nanti.

"Bu, Papa pakai baju dan celana yang ini saja. Ini bagus kok" kata Pa Sofyan sembari mengambil baju kous hitam dan celana panjang warna cream.

"Coba Papa pakai" ujar Tante Eka. Pa Sofyan memakai baju dan celana yang ia suka. Dan benar saja, Pa Sofyan terlihat ganteng dan lebih terlihat muda saat mengenakan baju kous putih dan celana jins warna cream.

"Buset, ganteng amat suami Ibu" puji Tante Eka yang dibalas tawa oleh Pa Sofyan.

------------

Sesuai kesepakatan mereka yang kemarin maka hari ini mereka sekeluarga akan pergi ke Ramang-Ramang. Bahkan bukan hanya mereka sekeluarga saja tapi juga ada tambahan personil yaitu Hanin. Pa Sofyan meminta Fakri untuk mengajak Hanin, karena Hanin adalah sahabat Fakri dan Amrita. Jadi tidak ada salahnya jika Hanin diajak pergi.

Kini, Pa Sofyan dan keluarganya sedang duduk di sofa yang berada di ruang keluarga. Mereka sedang menunggu Grab mengambil pesanan mereka yang mereka beli dalam jumlah yang banyak untuk dibawah pergi ke Ramang-Ramang.

"Hanin, Fakri dan kamu Afika. Kalian bertiga naik di mobil kakak kalian. Nanti makanan biar Papa dan Ibu yang bawa" kata Pa Sofyan yang dibalas anggukan oleh Hanin dan Afika. Saat mereka sedang bercengkrama, terdengar klakson mobil dari luar.

"Sepertinya itu Grab yang membawa pesanan kita Pa" kata Fakri lalu ke luar melihat siapa yang datang. Dan benar saja, Grab yang datang membawa pesanan mereka dari RM Sambal Lalap Perintis KM 9.

"Papa..!!" teriak Fakri. Selang beberapa detik Pa Sofyan dan yang lainnya ke luar dari rumah.

"Kamu kenapa sih! Seperti orang kesurupan saja. Pagi-pagi sudah berteriak di luar" ujar Tante Eka.

"Hehehehe. Biasa Bu, lagi belajar vokal" balas Fakri. "Pa, tolong buka bagasi mobilnya dong biar makannya langsung dipindahkan ke mobil Papa" kata Fakri.

"Benar juga kamu" kata Pa Sofyan lalu membuka bagasi mobilnya. Aziz dan yang lainnya membantu Om Grab untuk memindahkan makanan ke dalam mobil Pa Sofyan. Setelah selesai, Pa Sofyan membayar biaya Grab.

"Berhubung makanan sudah ada dan tidak ada lagi yang ditunggu maka mari kita pergi" kata Pa Sofyan bergegas masuk ke dalam mobil.

"Fakri kamu duduk dipaling belakang, jangan gabung ditempat duduk Hanin dan Afika" kata Aziz sembari membuka pintu mobil untuk istrinya.

Fakri mengangguk paham, ia duduk di tempat paling belakang. Amrita duduk disamping suaminya di depan. Sedangkan Hanin dan Afika duduk dibagian tengah. Mobil perlahan bergerak meninggalkan kediaman Pa Sofyan. Jarak dari rumah ke Ramang-Ramang sekitar 1 jam 25 menit atau 39 km.

"Sekarang jam berapa?" tanya Aziz.

"Jam 10 kak" balas Afika.

"Oke. Target jam 11 lewat 15 menit kita sudah sampai di tempat tujuan" ujar Aziz.

Dalam perjalanan, Fakri memutar lagu favorite Hanin dan Amrita. Kebetulan Afika juga menghapal lagu yang disukai kedua teman barunya itu. Tanpa malu-malu, mereka berempat mulai bernyanyi di dalam mobil.

Dia indah meretas gundah

Dia yang selama ini ku nanti

Membawa sejuk memanja rasa

Dia yang selalu ada untukku

Di dekatnya aku lebih tenang

Bersamanya jalan lebih terang

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku

Berdua kita hadapi dunia

Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju

Bersama arungi derasnya waktu

Kau milikku ku milikmu

Kau milikku ku milikmu

Di dekatnya aku lebih tenang

Bersamanya jalan lebih terang

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku

Berdua kita hadapi dunia

Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju

Bersama arungi derasnya waktu

Bila di depan nanti

Banyak cobaan untuk kisah cinta kita

Jangan cepat menyerah

Kau punya aku ku punya kamu selamanya kan begitu

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku

Berdua kita hadapi dunia

Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju

Bersama arungi derasnya waktu

Kau milikku ku milikmu

Kau jiwa yang selalu aku puja.

Sepanjang perjalanan, Aziz tersenyum bahagia. Dalam perjalanan juga, ia memahami satu hal yang membuat istrinya bisa bertahan sampai sejauh ini. Yaitu "Teman". Amrita memperbanyak teman sehingga ia tidak merasa sendiri.

"Jika kamu bisa tertawa lepas bersama teman-temanmu maka akan aku izinkan kamu untuk berkumpul dengan teman-temanmu" batin Aziz.

------------

Perjalanan yang melelahkan, kini mereka sudah sampai di Dermaga Dua Ramang-Ramang. Aziz memakirkan mobilnya ditempat parkir. Selang beberapa detik kemudian Pa Sofyan pun tiba di Dermaga lalu memakirkan mobilnya.

"Papa, ayo kita sewa kapal besar"ujar Tante Eka. Tante Eka sudah tidak sabar menikmati keindahan wisata di Ramang-Ramang.

"Ayo Bu" balas Pa Sofyan mengajak istrinya pergi. Mereka pergi tanpa mengajak anak-anak mereka. Itulah mereka, sejak Fakri dan Aziz dewasa, Pa Sofyan Dan Tante Eka mulai menghabiskan waktu berdua.

"Kalian tidak mengajak kami?" tanya Aziz membulatkan mata tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.

"Tentu tidak dong. Kalian berlima, pas untuk menyewa perahu atau kapal besar. Sayang, kan ada kamu di sini. Jadi kamu bisa membayar biaya kapal ketiga adikmu dan juga istrimu" balas Tante Eka tersenyum manis pada putra sulungnya.

"Yes...!! Akhirnya kali ini kita bisa naik kapal, kita akan melihat keindahan Wisata Ramang-Ramang..." sorak Amrita, Hanin dan Fakri bersamaan. Afika hanya diam saja karena baru kali ini ia ke Ramang-Ramang.

"Ibu selalu menjebakku" gumam Aziz, ia terlihat cemberut dan frustasi.

Note: Untuk pembaca atau author yang di Makassar mohon kritiknya untuk tempat parkir Ramang-Ramang karena author belum pernah ke sana 😆😆😆😆😆. Author hanya isi begitu saja 😁

1
Wayan Suryani
makanya jadi cewek sok belagu
list cewek lain sama suami nangis rasain tuh
Adinda Bramantio
Luar biasa
Rhmad Flash
kalau amrita hml BKN seronoh sedunia
Rhmad Flash
visualnya toor
Rhmad Flash
gila lucu banget.andai mertuaku seperti itu.tapi kenyataannya tdk,,,
Rhmad Flash
tapiku dokter Aziz msh menyimpan ft anaya
Lilisdayanti
mantu sama camer sama²somplak,,🤭🤭🤭
Lilisdayanti
mampir aqu,thur,aqu lagi bosan sama yg kebanyakan konflik,,lagi pengen baca yg ringan²
Siti Aniah
maaf author mao tanya tabe itu apa ya thor?
Asni J Kasim: Maaf baru balas, karena baru aktif setelah sekian purna sibuk di dunia nyata. 🤣🤣🤣🤣

Tabe itu permisi. Jadi kalau mau lewat, harus minta permisi.
total 1 replies
❤️ TISAFOREVER ❤️
mampir kak... seperti nya seru...😁😁😁
Masita Fangky
🥰
Qaisaa Nazarudin
Kiiiaaahaa Idah sayang sayang aja nih,muntang muntang udah belah duren 🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Dengantak langsung kamu telah melukai perasaan istri kamu lagi dan lagi ,,Apa kamu sadar??
Qaisaa Nazarudin
# Ibu nya modus
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣 Benar kata Aziz,,nih inu nya modus banget😂😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Dasar anak durhakim..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa kamu gak jujur saja kalo emang gak ada apa2 lagi,.siapa pun yg mendengar kamu berteleponan begitu mesra dgn mantan mu,akan mengira seperti apa yg istri kamu kira,tentang hibungan mu dgn Anaya,,
Qaisaa Nazarudin
Itu sudah menjawab dr pertanyaan Amrita,,
Qaisaa Nazarudin
Ada yg kebakaran jenggot tuh 🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Apa kamu juga lupa dan gila karna kamu juga mengenalkan nya ke Anaya sebagai sepupu mu,, nah rasakan sekarang,apa perasaan mu??👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!