NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Pemuas Badboy Kampus

Terpaksa Menjadi Pemuas Badboy Kampus

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Idola sekolah
Popularitas:13k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Gymora Sasami seorang mahasiswa yang terkenal akan kepintarannya, dia juga putri tunggal keluarga kaya.
Dia selalu dipuji dan dieluh-eluhkan di kampus.
Namun, citra yang sebelumnya sudah dibangun olehnya terancam dihancurkan oleh seorang Badboy kampus yang tidak sengaja memergoki dirinya digudang saat sedang memuaskan dirinya sendiri.
Pagi itu digudang, Draka Nilon mengambil alat yang ada ditangan Gymora, hal itu membuat Gymora yang akan mencapai titik kepuasannya terkejut.
"Aku tidak menyangka, seorang wanita cantik yang terkenal pintar dan jual mahal di kampus melakukan hal yang tidak terpuji seperti ini," sindir Draka.
Gymora langsung menutup tubuh bagian bawahnya.
"Draka aku mohon, jangan sebarkan video itu!" pinta Gymora.
Melihat Draka yang diam, Gymora terus memohon.
"Karena kamu terus memohon dan berlutut, baiklah kita buat kesepakatan. Kalau kamu ingin aku tidak menyebarkan videomu itu. Kamu harus melayaniku!"
Kedua bola mata Gymora membelalak, mengingat dia belum pernah melaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34.

"Benar, selama ini aku hanya mencintai Gymora. Aku hanya ingin membuatnya cemburu. Kamu hanya mainanku, sekarang aku sudah nggak butuhkan kamu lagi, lebih baik sekarang kamu enyah dari sini!"

Kania merasa hatinya sakit, "bukankah harusnya aku yang menyia-nyiakan Wiliam. Nggak ... Ini nggak boleh terjadi ... "

Tiba-tiba Kania melihat Doni dan Rio yang berjalan ke arahnya, dan Kania memilih kembali memegang tangan Wiliam.

Karena ia sudah bisa menebak reaksi Wiliam setelah ini.

Benar saja Wiliam menepis tangannya, dan ia bisa berpura-pura terjatuh.

Hal ini ia lakukan untuk mencari perhatian dari Wiliam, karena Rio dan Doni sangat menghargainya.

Pasti mereka memaksa Wiliam untuk memperlakukan dirinya dengan baik, itulah yang sekarang ini ada didalam pikiran Kania.

Makanya sekarang ia memilih untuk berpura-pura terjatuh.

Dan benar saja, Doni yang berlari ke arahnya dan memeriksa tubuhnya. "Kania kamu nggak papa?"

Ia menatap Kania dengan wajah penuh kekhawatiran, mata tajamnya menatap Wiliam seolah menantang.

"Wiliam, kamu apa-apaan dorong wanita di kampus ini? Apa kamu sekarang gak butuh Kania buat bikin Gymora cemburu, jadi kamu bersikap seperti ini?" suaranya meninggi, penuh amarah yang sulit disembunyikan.

Kania terpaku, dada terasa sesak saat mendengar kata-kata Doni.

Sahabat Wiliam itu selama ini selalu jadi pelindungnya, sosok yang paling perhatian dan dipercaya.

Kini, sikapnya yang tiba-tiba berubah membuat hati Kania bergejolak, antara bingung dan terluka.

Dia pura-pura mengerang, memegang perutnya seolah kesakitan, berharap mendapat belas kasihan dari Wiliam.

Wiliam tetap tenang, nada suaranya dingin dan tanpa emosi, "Kania memaksa masuk lab kampus. Dia selama ini mencuri teknologi beberapa mahasiswa kampus." Kalimat itu seperti pisau yang mengiris kepercayaan dan persahabatan yang pernah terjalin.

Doni menatap Kania dengan penuh keraguan, namun segera mengalihkan pandangannya ke Wiliam dengan tatapan waspada.

"Aku percaya Kania. Aku akan bawa dia ke Unit Kesehatan Kampus dulu dulu." Suaranya lembut tapi tegas, menunjukkan tekadnya untuk melindungi meskipun situasi semakin rumit.

Wiliam dan Rio saling bertatapan, wajah mereka penuh keterkejutan.

Ketegangan di antara mereka membeku, sementara Kania menundukkan kepala, hatinya berputar liar dalam kebingungan dan rasa sakit yang sulit diungkapkan.

"Wiliam jangan ... Jangan Doni selama ini menyukai Kania lagi!" titah Rio memancing emosi Wiliam, ia melakukannya untuk mengetes, sebenarnya Wiliam masih mencintai Kania atau tidak.

Wiliam berkata wajah tenang dan nada acuh tak acuh, "Kalau suka silahkan saja ambil Kania. Aku nggak peduli."

Sementara Rio merasa terkejut dengan respon Wiliam.

Didalam unit kesehatan kampus.

Kania duduk dengan lutut terangkat, memperlihatkan luka lecet yang mulai memerah.

Doni dengan hati-hati membersihkan luka itu menggunakan kapas yang sudah dibasahi antiseptik, wajahnya serius namun tatapannya tak lepas dari Kania.

Perlahan, Kania menundukkan kepala, rasa sungkan merayapi hatinya.

"Aku… aku tahu kau sahabat Wiliam," bisiknya lirih, suaranya bergetar seperti ingin menghindar dari kenyataan.

Namun Doni menatapnya dalam-dalam, suaranya berat dan penuh kepedihan saat mengucapkan kata-kata yang membuat jantung Kania seakan berhenti berdetak.

"Kania, aku sudah tahu tentang teknologi inti Gymora yang kamu curi. Bahkan fitnah-fitnah yang kamu buat agar Gymora tidak jadi tunangan Wiliam. Kamu bahkan menjual teknologi para mahasiswa kampus ini."

Setiap kata keluar seperti cambukan tajam yang menusuk hati Kania.

1
Resthy Nur
gmn Thor di awal cerita William GK punya perasaan dgn gymora... tp kokd.icerita.punya perasaan
Mia Camelia
thor ini salah upload chapter ya 🤔🤔🤔😔😔😔😔
Mia Camelia
sachi licik banget sih bikin foto skandal ky bgtu, 😔😔😔😔
kasian gyomra harus patah hati n kecewa terusss...😔
Dedi Dahlia
kenapa sih gimora ketemu pria yang ngak tegas dan plin -plan masalah photo saja tak becus,bagaimana gimora bahagia kalo hal itu saja tidak bisa di bereskan secepatnya,andai terbongkar nanti sachi dapat hukuman karna berbohong,kalau gimora pergi jauh aja untuk mengenang kan pikiran.
Mia Camelia
lanjut thor🥳
Mia Camelia
cerita nya menarik dan tokoh2 bikin yg baca jdi makin penasaran
Mia Camelia
william minggir kau, sekarang draka yg pasang badan buat gymora🥰🥰🥰 huuss...husss
Mia Camelia
ayo gwen sadar lah kania dan bapak nya cuma benalu doang🤔
Mia Camelia
lanjut thor 😄
cerita nya seruuu👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!