NovelToon NovelToon
Keturunan Raja Alkemis

Keturunan Raja Alkemis

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Hali

Di sebuah desa tersembunyi bernama Desa Batu, hiduplah keluarga Chen, keturunan langsung dari Raja Alkemis legendaris yang menguasai rahasia kehidupan dan kematian. Harta terbesar mereka bukanlah emas atau perak, melainkan resep Ramuan Keabadian—cairan mistis yang dapat memberikan kekuatan tak terbatas dan hidup selamanya bagi yang meminumnya.

Namun, kekuatan besar selalu menarik bayangan gelap. Saat Chen Si, pewaris tunggal keluarga itu, baru berusia lima bulan, desa mereka diserang habis-habisan oleh sekelompok manusia bertopeng yang haus kekuasaan. Seluruh klan Chen dibantai tanpa ampun demi merampas rahasia suci itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32:TIGA KEKUATAN UTAMA DAN PEMBURUAN GELAP (bagian 2)

"Ny... Nyonya Yan Yue!" seru Tetua Gu terkejut, keringat dingin langsung membasahi punggungnya. Ia mengenali wanita ini. Ia adalah utusan khusus dari Istana Dewa Api, salah satu dari Tiga Kekuatan Utama, yang sedang bertugas mengawasi wilayah Utara. Kekuatan wanita ini jauh di atasnya, dan latar belakangnya membuat Sekte Awan Gelap hanya bisa menunduk hormat.

Yan Yue menatap Tetua Gu dengan pandangan dingin dan meremehkan. "Tetua Gu, kau membawa pasukanmu menyerbu pusat kota, membuat kekacauan, dan berniat membunuh seseorang di bawah pengawasanmu sendiri? Apakah kau lupa peraturan kota ini? Atau kau sudah mulai berani melawan wewenang Istana Dewa Api kami?"

Tetua Gu gemetar ketakutan. "Ti... Tidak berani, Nyonya Yan Yue! Tapi orang muda ini... dia telah melukai anakku dan menghina sekte kami! Kami hanya menegakkan keadilan!"

Yan Yue tertawa dingin. "Keadilan? Aku sudah melihat semuanya dari jauh. Anakmu yang sombong dan menindas orang asing tanpa alasan. Kau sebut itu keadilan? Sekte Awan Gelap kalian memang semakin berani bertindak semena-mena karena merasa punya pelindung di Gereja Cahaya ya?"

Kata-kata itu menusuk tepat ke sasaran. Wajah Tetua Gu berubah pucat dan tidak berani membantah lagi. Gereja Cahaya memang pelindung mereka, tapi Istana Dewa Api adalah kekuatan yang setara, dan di wilayah Utara ini, Istana Dewa Apilah yang memegang kendali hukum.

Yan Yue kemudian berbalik menghadap Chen Si. Matanya yang indah menatap lekat-lekat wajah pemuda itu, dari ujung kepala sampai kaki. Tatapannya begitu tajam dan penuh rasa ingin tahu, seolah sedang meneliti barang langka. Chen Si juga menatap balik dengan tenang, merasakan aura familiar yang samar namun nyata dari wanita di depannya ini. Aura ini... mengandung jejak darah dan energi yang sama dengan warisan Klan Naga!

"Kau..." suara Yan Yue berubah pelan, matanya melebar sedikit karena terkejut. "Aku merasakan... aliran darah yang sangat murni dan kuno dalam dirimu. Energi ini... ini adalah tanda khas dari Klan Naga yang sudah hilang ribuan tahun! Kau... kau pewaris Klan Naga?"

Pertanyaan itu diucapkan sangat pelan, hanya bisa didengar oleh Chen Si saja. Chen Si sedikit mengerutkan kening, namun tidak menyangkal. Ia hanya mengangguk pelan.

Di mata Yan Yue, kilatan kaget dan kegembiraan luar biasa melintas cepat. Ia segera berbalik kembali menghadap Tetua Gu dan pasukannya dengan aura yang jauh lebih mengerikan dan dingin dari sebelumnya.

"Pergilah. Bawa orang-orangmu dan pergi sekarang juga," perintah Yan Yue dengan nada mutlak yang tidak bisa dibantah. "Orang ini berada di bawah perlindungan Istana Dewa Api. Siapa pun yang berani menyentuh sehelai rambutnya, akan dianggap sebagai musuh seluruh Istana Dewa Api, dan akan dimusnahkan sampai ke akar-akarnya."

Perkataan itu membuat semua orang tertegun hening. Tetua Gu hampir tidak percaya telinganya. Pemuda asing ini ternyata punya hubungan dengan Istana Dewa Api? Dan bahkan mendapatkan perlindungan khusus? Meski hati panas dan penuh dendam, Tetua Gu sadar ia tidak mungkin berani melawan perintah ini. Ia menatap Chen Si dengan tatapan penuh ancaman dan janji balas dendam, lalu memberi isyarat mundur membawa seluruh pasukannya yang kecewa dan marah.

Setelah pasukan Sekte Awan Gelap pergi menjauh dan suasana kembali tenang, Yan Yue langsung berbalik menghadap Chen Si, dan kali ini wajahnya yang dingin berubah menjadi penuh rasa hormat dan antusiasme.

"Maafkan kelancangan saya sebelumnya, Tuan Muda," ucap Yan Yue sambil membungkuk hormat yang dalam, sesuatu yang sangat jarang ia lakukan kepada siapa pun. "Namaku Yan Yue, keturunan cabang samping Klan Naga yang selamat dari pembantaian ribuan tahun lalu. Kami yang tersisa bersembunyi dan membangun kekuatan di sini, menunggu kedatangan pewaris sejati dengan Darah Naga Murni untuk memimpin kami kembali."

Chen Si tertegun. Ternyata benar! Ada keturunan klannya yang selamat dan masih hidup di sini! Perasaan haru dan lega perlahan memenuhi hatinya. Selama ini ia merasa sendirian, satu-satunya sisa klan yang tersisa, tapi ternyata masih ada saudara seperguruan dan seketurunan yang menunggunya.

"Jadi kau... keluargaku," kata Chen Si pelan, senyum tulus perlahan mengembang di bibirnya. "Aku Chen Si, pewaris utama Klan Naga. Aku datang dari Langit Pertama, dan sedang dalam perjalanan ke puncak untuk membalas dendam dan mengembalikan kejayaan kita."

Mata Yan Yue berkaca-kaca. Ia mengangguk cepat. "Syukurlah! Dewa-dewa mendengar doa kami! Akhirnya Tuan muncul juga! Selama ribuan tahun, Istana Dewa Api kami bertahan dan berkembang, semata-mata untuk menunggu hari ini. Sekarang, dengan kehadiran Tuan, kami punya harapan kembali!"

Yan Yue kemudian menunjuk ke arah selatan, ke arah cakrawala yang jauh. "Tuan, tempat ini terlalu berbahaya dan terlalu dekat dengan pengaruh Gereja Cahaya. Kita harus segera pergi ke Istana Dewa Api. Di sana adalah markas kami, tempat paling aman di Langit Kedua, dan di sana juga Tuan akan bertemu dengan Tetua Tertua kami, orang yang paling mengetahui sejarah dan rahasia klan kita."

Chen Si mengangguk setuju. "Baik. Aku ingin sekali bertemu dengan mereka. Tapi sebelum itu... Sekte Awan Gelap dan Gereja Cahaya itu tidak akan diam saja. Mereka pasti akan segera melaporkan keberadaanku ke atas. Kita harus bersiap menghadapi perang besar."

Yan Yue tersenyum penuh percaya diri. "Biarkan mereka datang, Tuan. Sekarang Tuan ada di sini, dan kami ada di belakang Tuan. Waktunya sudah tiba... Waktunya bagi Klan Naga untuk bangkit kembali dan mengguncang seluruh Langit Kedua ini!"

Dengan cepat, keduanya berubah menjadi berkas cahaya merah muda dan emas, melesat meninggalkan Kota Awan Abadi, menuju ke selatan, ke arah wilayah kekuasaan Istana Dewa Api. Di belakang mereka, berita tentang kedatangan Pewaris Klan Naga dan perlindungan Istana Dewa Api telah menyebar bagai api di padang rumput, mengguncang seluruh keseimbangan kekuatan di Langit Kedua.

Di kejauhan, di wilayah Barat, di dalam kuil megah Gereja Cahaya Langit, seorang Pendeta Agung mendengar laporan itu. Wajahnya berubah gelap dan penuh niat membunuh.

"Jadi dia benar-benar muncul... Pewaris Naga. Dan dia sudah berhubungan dengan sisa-sisa klannya di Istana Dewa Api... Kirim pesan ke pusat. Katakan bahwa rencana harus dipercepat. Kita harus memusnahkan dia dan seluruh Istana Dewa Api sebelum kekuatannya tumbuh terlalu besar."

Perang antara cahaya dan kegelapan, antara pengkhianat dan pewaris sejati, kini tak terelakkan lagi di tanah Langit Kedua.

1
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Tamima II
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Tamima II
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Tamima II
😇😇😇😇😇😇😇😇😇
Tamima II
👍👍👍👍👍👍💪💪💪💪💪💪 bantai....
Tamima II
😂😂😂😂😂😂😂👍👍👍👍👍
Tamima II
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Tamima II
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍👍👍👍
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪💪🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥👍👍👍👍👍👍
Tamima II
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍👍
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪💪🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪💪
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍
mengejar cahaya
terimakasih saran nya nanti saya perbaiki.🙏🙏🙏
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
waaahhh akan ada pembantaian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!