NovelToon NovelToon
Talak Berakhir Penyesalan

Talak Berakhir Penyesalan

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Dijodohkan Orang Tua / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Penyesalan Suami
Popularitas:23.5k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Melina Khairunisa seorang gadis berusia 19 tahun, yang tumbuh di panti asuhan tanpa tahu siapa orangtua kandungnya. Dirinya harus dipaksa menikah dengan putranya---Ishan Ganendra atas desakan Nyonya rumah bernama Adisti Ganendra, tempatnya bekerja sebagai ART.
Ishan Ganendra sebagai Aktor terkenal berusia 30 tahun, dan sudah memiliki kekasih---Livia Kumara seorang model papan atas. Setelah menikahi Ishan----tak sekalipun Melina di perlakukan selayaknya istri, bahkan seringkali mendapatkan KDRT, sikap kasar, dan ucapan yang menyakitkan hati dari mulut Ishan.
Suatu saat Karena Konspirasi dibuat Livia, membuat Melina masuk penjara dan Ishan meragukan anak di kandungannya.
Hidup selalu adil, di saat terpuruk Melina bertemu orangtua kandungnya seorang Perwira TNI dan Dokter berpengaruh, yang memiliki pengaruh besar sehingga Melina bisa bebas dari penjara. Bagaimana reaksi Ishan setelah tahu Melina tak bersalah dan anak yang dikandung Melina adalah anaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Malam telah tiba dengan langit malam----dengan kesunyian yang pecah.

Suara dengkur halus anak-anak panti asuhan yang tidur di ranjang besi tingkat sudah mulai berderit.

Di dalam kamar Melina masih terjaga, hanya demi menyelesaikan tugas dari dosennya.

Duduk di tepi ranjang, mengenakan daster tanpa lengan---garis-garis perpaduan kuning dan biru, pakaian paling nyaman yang di milikinya.

Malam ini Melina duduk bersila di atas kasur tipis, cahaya biru dari layar laptop memantul di wajahnya yang tampak penuh rasa khawatir.

Jari-jarinya masih mengetik di tombol-tombol laptop.

Melina masih berkutik memberikan waktu satu minggu untuk mengumpulkan tugas itu.

Meski begitu Melina harus mengerjakan tugas itu hari itu juga, dan harus selesai hari itu juga.

Karena Melina tak punya waktu luang yang menjadi kemewahan untuknya.

Besok ada jadwal kuliah pagi, lalu akan ke rumah Ganendra jam 10 pagi setelah jam kuliah usai.

Nanti sore beruntungnya akan ada kelas lewat zoom karena dosen sedang ada jadwal webinar ke luar kota.

Sesekali matanya melirik ke arah anak-anak kecil yang tertidur pulas di ranjang sebelah.

Pikirannya tiba-tiba melayang kembali ke dapur megah Nyonya Adisti.

Beberapa jam yang lalu, saat hendak pulang---Matanya melihat piring-piring yang masih menyisakan beberapa potong lauk dan nasi yang cukup banyak.

Daripada dan mubazir, Melina dengan telaten membungkusnya.

Baginya makanan ini adalah penyelamat untuknya.

"Lumayan untuk sarapan besok," gumamnya dalam hati saat itu, sembari mengemas makanan ke dalam wadah plastik kecil yang selalu ia siapkan di ranselnya.

Di panti asuhan, makanan adalah hal mewah yang harus dibagi dengan puluhan anak lainnya.

Membawa pulang sedikit makanan adalah kemewahan untuknya, dengan mengambil makanan sisa itu mungkin dengan itu bisa berhemat.

Kembali ke layar laptop, Melina menghela napas panjang.

Tugas kampusnya sudah selesai, namun pikirannya melayang pada Ishan yang tanpa sengaja keduanya bertatapan.

Tanpa sengaja Ishan melihat tangan Melina membungkus makanan-makanan sisa itu.

"Mau ngapain kamu?" tanya Ishan dengan suara bariton.

"Den...," ucap Melina lirih, seolah baru ke pergok mencuri.

"An-anu Den, saya mau--mau bungkus makanan sisa den...Daripada mubazir mending buat saya," jawab Melina dengan gugup.

Ishan mendelik, memperhatikan penampilan Melina dari atas kepala sampai ujung kaki.

"Masih muda cantik sih," pikir Ishan menatap Melina.

Melina menunduk hatinya berdegup kencang saat menatap mata Ishan, seorang aktor terkenal yang memiliki wajah tampan.

"Anjirrlah ganteng banget, mukanya kaya eropa campur Arab," ucap Melina dalam hati dan kakinya bergetar.

"Yaudah bawa," jawab Ishan singkat, lalu pergi berlalu.

Setelah kepergian Ishan Melina bisa bernapas lega, lalu tersenyum menatap makanan itu.

Melina menatap jam yang sudah larut malam, tiba-tiba mulutnya menguap.

Kepalanya terasa berat, namun ambisinya jauh lebih besar daripada rasa kantuknya.

Matanya masih menatap deretan kalimat di layar laptop, lalu seusai dirinya mengerjakan tugas kampus-----tugas kampus itu langsung di kumpulkan lewat email.

Setelah selesai, tiba-tiba bayangan wajah Ishan Ganendra dan tatapan dingin Nyonya Adisti sesekali melintas di benaknya.

Melina sendiri hanya mengatakan jika dirinya bekerja paruh waktu sebagai IRT di sebuah rumah---Rumah di komplek melati dua.

Rumah kaya para konglomerat yang ditinggali artis dan beberapa pengusaha terkenal.

Jika nanti tabungan Melina sudah terkumpul, dirinya akan mencari kos dan akan berusaha hidup mandiri.

Dirinya tak mau menyusahkan panti asuhan lagi.

Toh sebentar lagi dirinya akan berusia 19 tahun, jadi dirinya bebas memilih hidupnya sendiri asalkan tetap atas bimbingan agama.

Sementara itu, di lain sisi.

Seorang pria dan wanita tengah bercumbu mesra, dia adalah Ishan dan Livia.

Keduanya melakukan hal yang nista itu di dalam mobil parkiran area lokasi syuting, keadaan sedang beristirahat.

Jadi para kru film tengah sibuk, sementara para artis dan aktor sedang beristirahat.

Tangan Ishan meraba bagian depan yang menonjol milik Livia.

Rupanya gadis yang berwajah Latino berkulit sawo matang ini, tengah menikmati setiap cecapan manis dari sang kekasih.

Cecapan manis sang surgawi.

Setelah puas, tangan Ishan menyentuh wajah Livia.

"Sampai kapan Mas...sampai kapan ibumu tak merestui kita menikah?" tanya Livia.

Ishan hanya menghela napas, memejamkan matanya tangannya membelai wajah Livia.

"Dek aku udah berusaha bujuk mama, biar merestui cinta kita," sahut Ishan.

"Semua sudah aku berikan Mas, tubuhku, cintaku, bahkan hidupku hanya untukmu."

Ishan menyentuh pipi sang kekasih, dirinya tahu jika wanita ini hanya butuh kepastian.

"Tolong bersabar," ujarnya.

Kedua tangan Livia menangkup kedua pipi kekasihnya, rahang pipinya tegas seperti orang balkan.

Dan ada wajah Pakistan juga di dalam diri Ishan.

"Mama cuman mau menantu yang perawan, Mas aku bisa melepaskan karir model aku untuk hanya hidup sama kamu," kata Livia.

"Yah aku tahu sayang, kamu bisa berbisnis. Aku dengar kamu punya bisnis makeup 'kan?" ujar Ihsan.

"Aku izinkan kamu berbisnis," lanjutnya.

Livia tersenyum kecil, lalu kembali mencumbu bibir Ishan.

Malam ini keduanya melakukan cecapan manis satu sama lain melalui bibir, cecapan manis surgawi yang di rasakan keduanya.

Ishan sudah menjalin hubungan dengan Livia selama hampir tiga tahun, dan keduanya mau serius.

Namun, terhalang restu Adisti Ganendra.

Karena Adisti hanya mau menantu dari keluarga baik-baik, masih perawan dan yang pasti muda---karena untuk melahirkan anak.

Wanita itu harus muda, jika masih muda Adisti masih meyakini mampu melahirkan anak.

Tapi jika wanita itu sudah berumur 30 tahun ke atas akan sangat sulit memiliki seorang anak.

Pemikiran yang amat jadul, padahal jodoh dan takdir ada di tangan tuhan bukan di tangan manusia.

Ihsan semalam sangat kecewa lantaran sang ibu mau menjodohkannya dengan seorang perempuan yang usianya di bawah dua puluh tahun.

"Ishan mama mau punya empat orang cucu! karena kamu anak tunggal!" tegasnya.

Ishan yang mendengar itu harus menelan salivanya, karena satu orang anak saja biaya hidupnya mahal.

Apalagi memiliki empat orang anak.

Sungguh dilema Ishan sebagai seorang anak, jika tak menurut maka sang ibu akan menangis dan membawa nama mendiang sang ayah.

Jika menuruti sang ibu, Ihsan tak bisa mengejar kebahagiannya.

Posisi yang serba salah.

*

*

*

*

*

1
Ma Em
Kekejaman Ihsan sdh keterlaluan pokoknya Melina kalau Ihsan nanti tau kebenaran nya yg membunuh ibu Adisti bkn Melina dan anak yg Melina kandung itu darah daging nya , Melina jgn mau untuk memaafkan Ihsan meskipun Ihsan berlutut dan memohon untuk minta maaf Melina jgn mau memaafkan Ihsan .
Putri Sabina: nanti juga kena karmanya ishan kak
total 1 replies
Yuli Yulianti
lelaki seperti ishan tidak bisa lg di beri kesempatan walau pun nanti nya semua kejadian terbongkar ...untuk apa lg kembali dgn orang yg menyakiti berkali kali
Putri Sabina: ruqyah kak😩
total 1 replies
kinoy
ni mah ishan tar sadar trus mnt balikan LG ma Melina trus diterima bnr2 kebangetan dah..berharap ishan Melina g usah balik LG lah biarin aja si ishan ma si uler Livia..jijik bgt mlh TDR LG ma si setan BKN y nyari bukti kebenaran..bego amat JD laki..mending Melina kasi jodo yg lain aj deh..Alvaro ke ato sapa asal jgn balik LG ke si ishan
Putri Sabina: yah tentu tahu apa yang akan terjadi jika orang tua Melina sampai tahu kelakuan ishan.
total 1 replies
ByngnHtm
nah kan nama gw bnr bnr ketulis disitu, aduh masa gw dpt piala bergilir si 😭
Putri Sabina: nama kakak siapa🤣🤣
total 1 replies
Yuli Yulianti
semoga nyonya Adisti ad yg melindungi
Putri Sabina: amiin kak
total 1 replies
kinoy
boleh komen kasar g sih..si ishan gobs bgt y..ringan tangan bgt..apa2 maen tampar..masa aktor kyk gt. KLO Ampe Melina msh Nerima ishan bego aj tuh si Mel..mending tinggalin aj biarin ma si Livia aj lah..kesel baca y..KDRT Mulu..ortu asli Melina jg lelet bgt bt ngakuin Melina anaknya bukti dah ada mlh MW tes DNA..keburu msk penjara tuh Melina..
Putri Sabina: Karmanya datang dari ayahnya Melina, nanti deh baca aja kakaknya apa yang akan dilakukan Baskara🤭
total 5 replies
Ma Em
Semoga sebelum Melina dibuang Ihsan Melina secepatnya bertemu dgn kedua orang tuanya , agar Melina ada yg melindungi dan tdk akan dipenjara ,semoga kebenaran nya secepatnya bisa terungkap bahwa yg jahat adalah Livia bkn Melina .
Putri Sabina: amiin kak semoga aja dan ikutin terus ya kak ceritanya😄 ada kejutan loh
total 1 replies
sunaryati jarum
Setelah ini semoga hidupmu bahagia ,Mel Tinggalkan kejam mu, untuk apa bertahan
Putri Sabina: tinggalkan ada waktunya, ishan nanti juga kena kak😄
total 1 replies
Ma Em
Jangan sampai Melina keguguran Thor , biar Melina pisah saja dgn Ihsan daripada di KDRT terus kasihan , semoga Melina bisa cepat bertemu dgn ayah dan ibu kandung nya .
Putri Sabina: ikutin aja kak ceritanya🙏
total 1 replies
kinoy
gemes ..geregetan baca y
Putri Sabina: hahaha, sesuai yang di rencanakan author😚😆
total 1 replies
kinoy
kmh andah ishan ah ..bodo kaga ketulungan..hadeuh..parah ..g sanggup baca y gw
Putri Sabina: kan EMG dasarnya udh nggak suka kak
total 1 replies
kinoy
au ah..kmh ishan Weh lah..tak sanggup AQ mah
Putri Sabina: sabar kak
total 1 replies
kinoy
nah kan..br nyesel
Putri Sabina: nyesel dong, mantunya aja aktor terkenal🤭🤙
total 1 replies
Anonim
ngapain mau diruh nikah cm bet bkin ank aja..kan kuliaj ya ga ush tkut seh..ambil langkah tehas
Putri Sabina: terlalu polos😩
total 1 replies
kinoy
tu dktr PST Ema y melina
Putri Sabina: bisa jadi
total 3 replies
Ma Em
Emang pelakor itu lbh sadis dari istri sahnya .
Putri Sabina: bukan sadis lagi kak playing Victim+NPD
total 1 replies
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Putri Sabina: besok lanjut kakak😉
total 1 replies
Ma Em
Semoga Ihsan segera putuskan hubungan dgn kekasihnya agar Melina bisa bahagia dan tdk diduakan .
Putri Sabina: semoga aja kk🤭
total 1 replies
kinoy
ea..ea..ea..ea
Putri Sabina: hhh🤣🤭
total 1 replies
Ma Em
Melina salah pilihan h suami , aku kira mertua Melina juga baik ternyata cuma pencitraan saja memberi sumbangan ke panti asuhan itu agar nama nya baik Dimata publik , dan Melina cuma dimanfaatkan saja semoga Melina cepat lepas dari Ihsan dan keluarganya .
Putri Sabina: ada waktunya lepas dari keluarga toxic itu kak😉
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!