NovelToon NovelToon
Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 22 Bertemu Bu Sarmi

      Aku bekerja di tunggu mbak Maura dan paman mereka duduk di sisi kiri dan sisi kanan kami bekerja dengan serius dan jam sepuluh sudah selesai aku pamit pulang kasihan takut ibu kepikiran Sampai unitku ternyata benar ibu nunggu aku dan tidur di sofa kemudian aku ajak pindah biar tidur dengan ku dan aku tidur di peluk ibu pagi aku bangun ibu sudah di dapur

" ibu mau masak apa hari ini apa kita perlu beli bahan mungkin ada yang kurang" tanya ku

" Ibu juga bingung padahal Bayu kan sarapan pagi" kata ibu

" Ibu nggk usah bingung bikin telor dadar sambel kecap saja cepat" kata mas Bayu

       Aku membantu ibu memasak di dapur bikin telor dadar sama sambel kecap sedangkan aku memasak fuyunghai buat sarapan telor aku dadar di isi irisan ayam dan bakso kemudian aku letakkan di piring yang lebar dan aku bikin saos yang aku isi dengan irisan bawang Bombay setelah selesai aku siramkan saosnya di atas telor masakan sederhana dan simple kemudian ibu bikin kopi susu buat mas Bayu juga aku kalau ibu bikin wedang jahe.

    Mas Bayu sarapan duluan ternyata dia suka dengan fuyunghai buatan ku ibu juga suka

" Adek ku pinter masak mas bahagia di sayang adek juga ibu" kata mas Bayu

" Nanti juga di sayang istrinya" jawabku

" Itu masih lama kamu duluan saja yang nikah mas mau buka usaha dulu" kata dia dengan semangat

" Aku belum mikir mau nikah aku mau bangun rumah dulu lagian nikah sama siapa mas Kaffa kan milik ibunya" jawabku sambil terkekeh

" Ya siapa tahu kamu ketemu jodoh lebih dulu jadi kamu nikah lebih dulu" jawab mas Bayu

" Ya kita serahkan pada takdir saja mas siap yang ketemu jodoh dulu nggak apa apa nikah dulu" jawabku

" Nis kamu berangkat kerja jam berapa" tanya ibu

" Jam sembilan biasanya aku ke mbak Maura kenapa Bu" tanya ku

" Ayo jalan jalan dulu ibu mau beli bumbu mau Maska rendang dan beli nangka muda buat gulai nangka dan beli cabe hijau buat bikin sambel hijau" kata ibu

     Ibu selesai sarapan aku juga selesai makan fuyunghai aku habiskan juga minum kopi susu tapi kopi ku belum habis buat nanti saja aku segera ambil outer kami aku bawa dompet dan hp masuk ke tas kecilku kami berangkat jalan menuju lift dan turun di lantai bawah kami menuju tempat orang jual sayur di pinggir jalan jam segini masih ada sih tapi ya tinggal beberapa untung yang di cari ibu ada semua jadi nanti siang aku bisa makan nasi Padang bikinan ibu

   Selesai belanja kami pulang aku segera mandi bersiap mau ke tempat mbak Maura mas Bayu sudah pergi ke kampus aku pamit pada ibu kalau ada apa apa biar dia telephon aku dan aku kasih nomer apartemen nya mbak Maura juga dan aku pun berangkat Sampai di sana aku bekerja di ruang kerja mbak Maura kerena akan ada pesanan seperangkat komputer server bersama komputer kliennya sekitar jam dua belas ibu ada yang memencet bell mbak Maura segera membukakan pintu ternyata ibu datang membawa makanan untuk makan siang

" Aduh ibu repot repot ke sini bawa masakan biar aku semakin gemuk" kata mbak Maura

" Ibu makan sendiri di rumah kurang enak jadi bawa makanan ke sini mau makan bareng kalian" kata ibu

" Lho kalau sendirian kok tidak ikut Anisa ke sini biar ada teman mas Bayu ke mana" tanya mbak Maura

" Bayu ke kampus dan katanya mau ke dealer sepeda motor dia ingin beli sepeda motor mbak" jawab ku

   Mbak Maura menyiapkan. piring untuk kami karena ibu membawa rantang kemudian kami makan bertiga kebetulan bi Sumi nggk kesini dia lagi pulang kampung jadi hanya makan bertiga selesai makan aku sholat dulu ibu di suruh nonton tv di ruang tamu aku sama mbak Maura lanjut bekerja sampai sore mas Bayu telephon dia mencari ibu kemudian ibu aku ajak pulang kami berpamitan pada mbak Maura tak lupa mbak Maura bilang mau traktir kami makan di restoran

     Sehabis magrib kami berangkat mas Bayu nggk mau ikut katanya dia mau makan masakan Padang saja buatan ibu lebih enak dan dia merasa capek kami bertiga ke restoran yang di tunjuk mbak Maura di situ kami tingal pilih menu yang tersedia mbak Maura memilih gurami asam manis kakap bakar dan sup kepala kakap untuk kami kemudian dia memesan nasi putih porsi kecil dan kami makan bersama

" Enak mbak ibu suka terima kasih ya mbak mentraktir ibu" kata ibu

" Sama sama Bu ibu juga sering memaksakan kami sehingga kami gagal diet" jawab mbak Maura

" Nis besok kita berangkat jam sembilan kata Bagas hari ini sudah selesai menata besok tinggal kiat setting kata mbak Maura

" Siap mbak" jawabku selesai makan kami langsung pulang aku ke unitku dan mbak Maura langsung ke apartemen nya karena sudah makam aku dan ibu tidur setalah kami sholat isya

        Pagi bangun seperti biasa aku bilang ibu kalau hari ini aku kerja di luar biar dia tidak mencari di apartemen mbak Maura tapi mas Bayu hari ini nggak ke kampus katanya mau bawa ibu ke dealer untuk membeli sepeda yang kemarin dia lihat

Aku berangkat sama mbak Maura ternyata kami di sebuah mall yang jual aneka baju yang siap untuk buka aku segara bekerja di komputer server seperti biasa tidak banyak komputer klien jadi agak ringan pantesan mas bagas kemarin cepat mengerjakannya aku pamit ke toilet yang ada di mall tersebut dalam perjalanan ke toilet aku ketemu mas Kaffa sama ibu nya mas Kaffa menyapa aku

" dek Anis kamu kok di sini" tanya dia

"Iya aku lagi kerja sama mbak Maura itu di toko pakaian yang baru buka" kata ku

Aku tetap bersalaman dengan ibunya ya ku hormati dia sebagai orang yang lebih tua kemudian aku segera pamit ke toilet Karena kebelet pipis selesai dari toilet aku ketemu lagi dengan ibunya mas Kaffa tapi dia sendirian

" kamu pindah kerja lagi nggak di restoran sekarang di toko baju kerja kok pindah pindah miskin saja belagu paling kerja juga jadi kasir mana sepadan dengan anak ku yang polisi ya kalau suaminya polisi minimal istri bidan, perawat atau guru nggak kasir seperti kamu" kata bu Sarmi menghina sambil melihat cincin ku

" Maaf Bu sebaiknya ibu jangan menghina pekerjaan seseorang dan pekerjaan kasir itu halal" jawabku

"Eh kamu berani menghina ibu sampai kapanpun kalian berjuang tidak akan ibu kasih restu biar kamu jadi perawan tua" kata dia

" Bu jodoh, hidup dan mati itu adalah takdir tuhan kita nggak tahu ke depan nya" jawabku

Karena aku malas meladeni beliau aku segera kembali ke toko dan kembali ke komputer server yang tadi aku setting sama mbak Maura semoga nanti lancar

Bersambung ....

1
Erna Ladi Yanti
aku bergabung tho,semngt.🙏
Miftahul Khoiriyah: terima kasih support nya
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya 😍
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
semangat paman pepet trs anisa
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor suka sm cerita nya🫶
Miftahul Khoiriyah: terima kasih banyak atas dukungan nya
total 1 replies
TytinApriana InaQx GuhHasbi
aku suka ceritanya /Smile//Smile//Smile/
Miftahul Khoiriyah: Terima kasih kakak semoga terhibur
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!