NovelToon NovelToon
System Kultivasi Level Maksimal

System Kultivasi Level Maksimal

Status: tamat
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Kultivasi Modern / Tamat
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Note: Ini cuma sekedar novel santai aja, kemungkinan besar dari kalian akan bosan membacanya. karena alurnya yang lambat, jadi jangan tanya author masalah debeh, aksi gelut gelut dan semacamnya yaa...😀

Xiao Yan bereinkarnasi ke dunia kultivasi modern sebagai bayi dengan status dan keahlian maksimal menyentuh angka 9999. Di tengah tragedi serangan monster yang merenggut nyawa ayahnya dan mengancam ibunya, dia tanpa sengaja melepaskan satu tembakan energi mematikan yang menghapus sang monster beserta daratan sejauh tiga kilometer dalam sekejap. Demi kehidupan yang damai dan tenang, Xiao Yan memutuskan untuk menyembunyikan identitasnya, meski takdir dan sistem di kepalanya seolah terus memaksanya untuk bertindak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Kubah transparan yang mengisolasi Hutan Simulasi Area Tujuh mulai retak. Garis-garis putih menyebar di udara seperti jaring laba-laba. Hancurnya formasi utama di dasar lembah membuat seluruh sistem pertahanan Sekte Bayangan Darah runtuh.

KRAK! PRANG!

Suara pecahan kaca yang memekakkan telinga terdengar di seluruh penjuru pegunungan. Penghalang itu hancur berkeping-keping, larut menjadi partikel energi yang menguap ke udara.

Sinar matahari siang akhirnya menyinari lembah yang kini berbentuk kawah tersebut. Udara segar kembali masuk menggantikan bau anyir darah.

Tidak butuh waktu lama, suara desingan tajam membelah langit.

Wuuussh! Wuuussh! Wuuussh!

Puluhan pedang terbang melesat dari arah gerbang masuk. Pihak Akademi Awan Putih telah mengerahkan seluruh guru elit dan tim keamanan mereka. Guru Li berada di barisan paling depan, wajahnya terlihat sangat tegang.

Mereka mendarat serentak di tepi lembah.

Tap! Tap! Brak!

"Amankan area! Periksa denyut nadi para korban! Jangan biarkan satu pun anggota sekte lolos!" teriak Kepala Keamanan Akademi dengan suara menggelegar.

Guru Li segera melompat turun ke dasar lembah. Dia berlari mendekati kelompok siswa yang sedang duduk kelelahan di dekat reruntuhan batu.

"Su Xue! Lin Fan!" panggil Guru Li dengan napas terengah-engah. Dia berlutut dan memeriksa kondisi mereka. "Ugh... Syukurlah kalian semua masih hidup. Saat penghalang itu muncul, seluruh guru di luar hampir putus asa karena tidak bisa menembusnya."

Su Xue mengangguk pelan. Wajahnya masih pucat, tetapi dia sudah bisa duduk tegak.

"Hah... Kami selamat berkat Lin Fan dan kelompoknya, Guru," jawab Su Xue. Dia menunjuk ke arah anggota Sekte Bayangan Darah yang masih terkapar pingsan di sekitar kawah. "Lin Fan menghancurkan formasi mereka dengan satu serangan gelombang kejut ke tanah."

Guru Li membelalakkan matanya. Dia menatap kawah besar berdiameter sepuluh meter itu, lalu menoleh ke arah Lin Fan yang sedang duduk bersandar di batu dengan wajah cemong oleh debu.

"Lin Fan? Kau yang membuat kawah ini?" tanya Guru Li tidak percaya.

"Ugh... Ya, Guru," jawab Lin Fan sambil mengusap hidungnya. Dia berusaha tersenyum keren, meskipun kakinya masih gemetar. "Aku terpaksa mengeluarkan jurus rahasiaku. Aku menyalurkan seluruh Qi-ku ke pedang dan menembakkannya ke tanah."

Guru Li menelan ludah.

"Hah... Kemarin kau membunuh Beruang Sisik Besi dengan satu serangan di titik buta. Hari ini kau meledakkan formasi penghisap darah tingkat tinggi?" Guru Li menggelengkan kepalanya takjub. "Akademi ini benar-benar hampir menyia-nyiakan seekor naga yang bersembunyi di Kelas Biasa."

Di belakang Lin Fan, Chen Ping dan Song Jia mengangguk setuju dengan sangat antusias.

Sementara itu, Xiao Yan berdiri diam di sudut yang paling jauh dari kerumunan. Dia menepuk-nepuk debu dari celananya. Wajahnya tetap datar tanpa ekspresi.

"Skenario pengalihan pujian berjalan seratus persen sempurna," batin Xiao Yan. "Sekarang, evakuasi pasti akan dilakukan. Begitu sampai di luar hutan, aku akan mencari sudut tenda medis yang paling sepi dan melanjutkan tidurku."

"Tim Medis! Bawa tandu ke sini!" teriak seorang petugas keamanan.

Beberapa menit kemudian, seluruh siswa Kelas Unggulan dan kelompok Xiao Yan dinaikkan ke atas pedang terbang berukuran besar yang dirancang khusus untuk evakuasi. Mereka diterbangkan keluar dari hutan menuju Pos Komando Darurat yang didirikan di luar gerbang logam raksasa.

Suasana di Pos Komando Darurat sangat kacau. Puluhan tenda putih didirikan berjajar. Suara sirine ambulans dari rumah sakit pusat kota meraung-raung. Para guru dan tim medis berlarian ke sana kemari membawa perban dan botol ramuan pemulih Qi.

Xiao Yan turun dari pedang evakuasi. Dia langsung berjalan menjauh dari kerumunan elit, mengincar sebuah tenda kecil di ujung area yang terlihat sepi.

Dia masuk ke dalam tenda itu, menemukan sebuah ranjang lipat kosong, lalu duduk. Dia mengeluarkan masker penutup mata dan bantal lehernya dari tas.

"Akhirnya. Sebuah kedamaian," batin Xiao Yan.

Dia memasang bantal lehernya, menarik masker hitamnya ke bawah, dan menyandarkan tubuhnya. Ritme napasnya mulai melambat. Otot-ototnya mulai rileks.

Sret!

Tirai tenda tiba-tiba ditarik dengan kasar dari luar.

"Ugh! Di mana siswa bernama Xiao Yan?!" Suara melengking seorang perawat wanita terdengar tepat di depan ranjang Xiao Yan.

Xiao Yan menarik masker matanya ke atas dengan perasaan kesal yang dia tutupi dengan wajah datar.

"Aku di sini," jawab Xiao Yan pelan.

Perawat itu segera berlari mendekat dan mulai menyenter mata Xiao Yan menggunakan senter medis kecil.

"Hah... Denyut nadimu normal, tapi wajahmu sangat datar. Apakah kau mengalami trauma syok saraf?" tanya perawat itu dengan nada panik. Dia mulai menempelkan stetoskop ke dada Xiao Yan.

"Tidak. Aku hanya mengantuk," jawab Xiao Yan datar.

"Jangan berbohong! Kau baru saja selamat dari serangan Sekte Bayangan Darah!" Perawat itu menekan lengan Xiao Yan dengan keras. "Apakah ada tulang yang retak? Apakah meridianmu terasa terbakar?"

"Ugh... Semuanya normal, Suster. Tolong biarkan aku tidur," pinta Xiao Yan.

"Tidak bisa! Semua siswa yang berada di radius lembah harus melewati prosedur pembersihan energi gelap. Minum ramuan ini sekarang!" Perawat itu menyodorkan sebuah gelas kecil berisi cairan hijau kental yang baunya seperti rumput busuk.

"Hah..." Xiao Yan menghela napas panjang.

Jika dia menolak, perawat ini pasti akan memanggil dokter dan membuatnya semakin repot. Xiao Yan mengambil gelas itu dan menenggaknya dalam satu tegukan. Rasanya memang tidak enak, tapi organ pencernaannya yang berskala 9999 langsung menetralkan cairan itu menjadi air biasa dalam hitungan milidetik.

"Sudah. Bisakah aku tidur sekarang?" tanya Xiao Yan.

"Baiklah. Istirahatlah selama sepuluh menit. Nanti tim keamanan akan memanggilmu untuk wawancara," kata perawat itu sebelum berlari keluar tenda.

"Sepuluh menit. Sangat tidak cukup," batin Xiao Yan.

Dia kembali menurunkan masker matanya. Dia memaksakan dirinya untuk langsung masuk ke fase tidur dalam tiga detik.

1
💫Penjelajah Novel💫
kolo gw jadi Xiao yan itu udah gw tunjukkin kekuatan gw. biar semua orang tau. dan gw bakal hidup tenang di pegunungan dan menerima murid yg jenius 😑
petelgeuse romanee-contuol: Xiao Yan bocil labil kak, malah ambil pendekatan yang sulit😑
total 1 replies
adib
wah ini.. udah diungkap aja..
Ironside
Lanjut Kak /Smile/, aku tunggu 100 Babnya Kak /Curse//Curse//Curse/
Ironside: Bagus Kak, Kamu harus semngat update Kak /Scream//Scream//Scream/
total 2 replies
Sang M
T A H I........👊stop cerita. cerita gak waras...
Sang M
stop cerita dancokkk ini
Sang M
ganti cerita/ganti Host ini. karakter tikus payah malas dancokk.
Sang M
Coookkkk tikus comberan.
Sang M
matamu...
Sang M
skip....dancokkkk
Sang M
Tahi...
Sang M
cerita seorang host anjing
Sang M
tikus.pengecut. cerita melulu di sekolah. bosan. gak bisa cerita yg lain kah.??????
Sang M
pengguna system goblok. jadi memaksa jadi tikus pengecut. gak punya semangat. payah.. mati aja lu gak berguna. dancok... Otak Thor ini gak benar
Sang M
Bosan..Host gak punya greget.. sikap pengecut kayak tikus takut masalah. sampah...
Sang M
matamu.... karakter Host bocil tolol..
Ari Deo Saputra
semangat Thor
petelgeuse romanee-contuol: makasih kak/Smile/
total 1 replies
adib
💪💪 semangat thor
petelgeuse romanee-contuol: makasih kak/Smile/
total 1 replies
Ari Deo Saputra
bagus
Imran Syahputra
apaan ini kebanyakan cerita tanpa aksi jadi gk ada gunanya level maksimal
Imran Syahputra
ceritanya membosankn ganti mc aja mendingan gk ada aksi sama sekali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!