jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
Disaat jungkook memilih pria lain disaat itulah taehyung menyadari perasaannya tapi semuanya terlambat
hingga sebuah insiden mengharuskan mereka bersatu dalam sebuah pernikahan yang tidak terencana.
bagaimana kehidupan mereka selanjutnya? akankah taehyung akan tetap bungkam dengan perasaannya?
akankah cinta jungkook kembali tumbuh untuk taehyung? dan akankah mereka bisa mengungkapkan isi hatinya
dan bagaimana jadinya jika tiba-tiba ada wanita lain yang masuk dalam rumah tangga mereka?
bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana
“sayang apa kamu serius dengan jaehyun”, tanya nyonya jeon tiba-tiba saat mereka sedang makan malam bersama.
"Kenapa mama bertanya seperti itu?” Tanya jungkook sambil menikmati makanannya.
"Jaehyun ingin melamarmu”, kata nyonya jeon tenang.
"Uhuuk…uhukk", jungkook tersedak tiba-tiba saat mendengar apa yang dikatakan oleh wanita yang mengandungnya dulu.
“Mama tahu dari mana?" Tanya jungkook penasaran.
“Tadi siang saat mengantarmu pulang sekolah jaehyun mengutarakan niatnya untuk bertunangan dan menikahimu kelak", kata nyonya jeon.
Nyonya jeon menggenggam tangan putri semata wayangnya dan menatapnya lekat.
“Pernikahan itu sekali seumur hidup sayang, jadi pikirkan dan pertimbangkan baik-baik", kata nyonya jeon lembut.
“Kami tidak akan melarang kamu untuk menikah dengan siapapun asal dia adalah pria yang baik yang bisa melindungi dan mencintai permata kami satu-satunya", kata tuan jeon sambil tersenyum.
Jungkook terdiam, dirinya tahu jaehyun pasti mencoba bertanggung jawab secepatnya berjaga jaga jika sewaktu waktu dirinya hamil mereka sudah mempunyai status yang jelas meski baru sebatas tunangan.
“Mah, pah boleh kookie jujur", kata jungkook lirih.
“Kamu ingin jujur soal apa sayang?" Tanya tuan jeon pelan.
“Kookie tahu alasan jaehyun ingin bertunangan itu karena, karena jaehyun ingin bertanggung jawab jika sewaktu waktu kookie hamil", kata jungkook lirih.
Hening melanda tuan dan nyonya jeon diam sejenak hingga akhirnya mereka paham arah pembicaraan putri mereka.
"Kamu sudah melakukannya dengan jaehyun sayang?” Tanya nyonya jeon.
Jungkook hanya mengangguk sambil menunduk tidak berani menatap kedua orang tuanya sama sekali.
"Maaf kookie mengecewakan papa dan mama”, kata jungkook lirih.
Nyonya jeon menarik sang putri kedalam pelukannya.
"Terima kasih untuk kejujuranmu sayang”, kata nyonya jeon.
Jungkook menatap sang mama yang menatapnya dengan senyuman yang lembut dan menenangkan.
"Kalian tidak marah dengan kookie?” Tanya gadis itu pelan.
"Mana mungkin kami bisa marah dengan putri kesayangan kami hmm? Lagipula jaehyun sudah siap bertanggung jawab bukan?", kata tuan jeon.
“Malam minggu nanti kita akan mengadakan pertemuan dengan keluarga jaehyun untuk membahas tanggal pertunangan kalian berdua", kata nyonya jeon.
Mendengar hal itu jungkook langsung menghambur ke pelukan sang mama
"Terima kasih dan maaf membuat mama kecewa” kata jungkook lirih dengan berlinang air mata.
Jungkook merasa beban di pundaknya sedikit terangkat saat dirinya terbuka dengan kedua orang tuanya.
Sementara itu di kediaman jaehyun.
“Mah, jae ingin bertunangan dengan jungkook", kata jaehyun tiba-tiba yang membuat pergerakan keluarga yang lain berhenti dan menatap jaehyun lekat.
"Kamu serius dengannya jae?” Tanya tuan Jung
"Jae serius pah, lagipula jae harus bertanggung jawab jika suatu saat kookie hamil”, kata jaehyun.
"Yaaaak kamu sudah melakukannya hah, dasar bocah mesum!!!”, teriak nyonya Jung yang membuat anggota keluarga yang lain refleks menutup telinganya.
“Aduuuh mah, bisa ga sih kalau ga teriak", ucap hoseok kesal.
“Gimana mama ga teriak, mama syok dengan kelakuan adikmu bisa-bisanya dia merusak anak gadis orang", kata nyonya Jung emosi.
“Sudahlah mah, sudah terlanjur ini lagian jaehyun juga mau tanggung jawab kan", kata hoseok tenang.
Jung hoseok dan jung jaehyun adalah kakak beradik, selama ini jaehyun tinggal dengan kakek nenek mereka di LA dan jaehyun baru memutuskan kembali ke korea saat dirinya akan masuk sekolah menengah.
Jungkook sendiri selama ini tidak tahu jika hoseok dan jaehyun saudara, karena memang hoseok yang jarang pulang ke mansion utama keluarga Jung.
“Mama tidak mau tahu kamu harus menikah dengan jungkook, dasar bocah nakal", kata nyonya Jung gemas.
“Malam minggu nanti kita diundang makan malam oleh nyonya Jeon untuk membahas tanggal pertunangan", kata jaehyun.
"Haah secepat itu?” Tanya hoseok terkejut, sekarang ganti dirinya yang terkejut.
"Baiklah kalau begitu lebih cepat lebih baik bukan begitu sayang?” Tanya nyonya Jung kepada suaminya.
"Iya kamu benar, lagipula putra kita sudah berbuat lebih kepada anak gadis orang, jika jungkook hamil sebelum mereka ada status bukankah itu akan membuat malu kedua pihak keluarga", kata tuan Jung.
Malam hari terlihat jungkook yang tengah bersantai di balkon kamarnya hingga deringan ponsel mengalihkan atensinya.
Jungkook melirik sekilas dan ada nama taehyung di layar ponselnya.
"Iya tae”, sapa jungkook begitu panggilan tersambung.
"Kamu punya kabar bahagia tapi tidak memberitahu sahabatmu hmm”, kata taehyung.
"Hah kabar apa?” Tanya jungkook tidak paham.
"Mama Jeon memberitahu mamaku jika kamu akan bertunangan dengan jaehyun", kata taehyung.
“Ah soal itu ya, aku baru akan memberitahumu tapi kamu sudah terlanjur menghubungiku duluan", kata jungkook beralasan.
"Jadi apa kamu sudah yakin dengan keputusanmu kookie?” Tanya taehyung dari seberang.
Jungkook berdiri dan menatap lurus ke arah depan suasana kota yang terlihat dari balkon kamarnya.
"Aku yakin taehyung, dia baik dan dia mencintaiku”, kata jungkook pelan sambil memejamkan matanya.
"Baiklah aku ikut bahagia jika kamu bahagia kookie, datang dan cerita padaku jika kamu membutuhkan teman curhat”, kata taehyung.
"Iya taehyung, kamu akan selalu menjadi teman curhatku”, kata jungkook pelan.
"Kookie, aku menyayangimu”, kata taehyung pelan dengan air mata yang mengalir dari mata hazelnya.
"Aku juga menyayangimu taehyung, kamu adalah sahabat terbaikku”, balas jungkook tanpa paham dibalik kata sayang yang diucapkan oleh taehyung.
Setelahnya taehyung mengakhiri panggilan dan tubuhnya luruh kebawah, dadanya sesak saat tahu jika gadis yang dia cintai akan menjadi milik pria lain.
“Kenapa rasanya sesakit ini kookie", kata taehyung lirih.
Taehyung menyesali kebodohannya yang tidak peka dengan perasaannya sendiri, tapi semuanya sudah terlambat karena gadis itu sebentar lagi akan bertunangan dengan orang lain.
Keesokan paginya ketika jungkook dan jaehyun tiba di sekolah mereka melihat keributan di depan mereka.
“Bukankah itu taehyung dan irene sayang", kata jaehyun.
Jungkook memfokuskan pandangannya dan melihat dua sosok yang familiar di depan mereka tidak terlalu jauh dari tempat mereka berdiri sekarang.
“Seperti mereka sedang bertengkar", kata jaehyun.
“Biarkan saja, bukan urusan kita", kata jungkook cuek lalu berjalan melewati taehyung dan irene.
Disaat jungkook ingin meneruskan langkahnya tiba-tiba suara irene menghentikannya karena irene yang menyebut namanya.
“Kamu memutuskanku taehyung? Pasti karena jungkook", kata irene emosi.
“Tidak ada hubungannya dengan jungkook irene ssi dan jangan membawa jungkook dalam masalah kita, dia sudah mempunyai kekasih", kata taehyung tegas.
“Lalu beri aku alasan kenapa kamu tiba-tiba mengakhiri hubungan kita, katakan taehyung”, kata irene lagi.
"Karena aku sudah tidak mencintaimu irene ssi”, kata taehyung tenang.
Irene terkejut dengan apa yang dikatakan oleh taehyung dan disaat itulah jungkook dan jaehyun lewat.
Tanpa diduga tiba-tiba irene menarik tangan jungkook.
Plaaaakkk…
Sebuah tamparan menggema yang membuat sesosok gadis tersungkur ke lantai.
"Kookie…”, teriak jaehyun dan taehyung bersamaan.
"Apa yang kamu lakukan??!!”, teriak taehyung emosi saat melihat sahabatnya ditampar oleh mantan kekasihnya.
“Aku hanya ingin memberitahu jalang ini untuk menjauhimu, bagaimana bisa seorang gadis yang sudah memiliki kekasih masih bisa tidur di tempat pria lain, apa kalau bukan ingin menggoda pria itu hah?!!”, kata irene dengan emosi memuncak.
"Kamu tahu yang kamu panggil jalang adalah putri kesayangan mamaku irene ssi, dan yang menyuruh jungkook menginap di mansion kim juga adalah mamaku karena dia adalah putri kesayangan keluarga kim dan keluarga jeon”, kata taehyung dingin.
Jaehyun berjalan mendekat dan menuntun kekasihnya
"Dan yang kamu hina sebagai jalang dia adalah tunanganku irene ssi, sekarang dia juga menjadi putri kesayangan keluarga jung”, kata jaehyun tegas lalu menatap ke arah taehyung.
"Kamu akan mempertahankan wanita arogan seperti dirinya tae? Aku rasa semua keluargamu tidak akan setuju dan jika pun kamu tetap memilih bersamanya aku bisa membayangkan jika kelak kehidupanmu seperti di neraka” kata jaehyun.
“Aku tidak akan mempertahankan wanita sepertinya jae", kata taehyung dingin lalu berlalu dari sana disusul jaehyun yang membawa jungkook dalam gendongannya karena jungkook yang masih syok atas tamparan irene.
Sedangkan irena hanya terdiam di tempatnya tanpa bisa mengucapkan sepatah katapun.