Novel Aku dapat merasakannya kembali update nih dari Hiatus panjang nya, yuk mampir para pencinta genre horor Religi
kisah yang berawal dari seorang wanita biasa yang hidup dengan banyak hutang Budi oleh seorang kakek yang sudah menyelamatkan hidup nya dan mengorbankan nyawa anak nya
masa kecil yang hancur dan mengerikan membuat nya tidak semangat menjalani setiap hari-hari nya.
hanya rasa syukur dan hutang Budi yang ingin dia balas untuk seorang kakek yang menyelamatkan nya lah yang membuat dia bertahan pada hidup nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nani na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tempat rahasia Athis dkk
Setelah bersiap-siap Athis pun keluar dan siap untuk berangkat
Terlihat Felix, Viyon, dan kak Lisa sedang duduk di ruang tamu sambil mengobrol dengan kakek dan mbok siam
"Udah siap...." Saut Athis saat baru keluar dari kamarnya
"Ya udah kita langsung aja ya kek, mbok" saut Dokter Lisa yang kemudian berdiri untuk pamit pada kakek dan mbok Siam saat melihat Athis yang sudah bersiap
Begitu juga dengan Felix dan Viyon yang langsung menjulurkan tangannya untuk pamit pada kakek dan mbok Siam
"Kakek, Athis pergi dulu yah" Athis yang berjalan ke arah kakek dan mencium tangan kakeknya
"Iyah nak hati-hati yah kalian, Athis pulangnya jangan kelamaan nak" kakek
"Oke kek... Assalamualaikum" Athis dkk
Akhirnya mereka pun keluar dari rumah, dengan wajah bingung dan sedikit terkejut Athis sejenak diam untuk memandang ke penjuru arah di depannya
Ternyata yang dia lihat adalah sebuah mobil sport yang sangat terkenal yang tentunya mobil luar negeri yang sangat mahal
"Itu mobil siapa?" Tanya Athis sambil melihat mobil yang berada di depannya dengan bingung
"Mobilnya kak Lisa tuh, udah ayok masuk, udah gak usah bingung yok yok masuk yok" Viyon yang kemudian membukakan pintu mobil untuk Athis yang masih bingung dan takjub melihat mobil tersebut
Sedangkan Felix dan dokter Lisa sudah masuk duluan ke dalam mobil
Athis pun tidak ambil pusing dan segera masuk ke dalam mobil di susul oleh Viyon
"Lama lu bedua" saut Felix ketika Athis dan Viyon masuk
"Nih si Athis bingung dia ngeliat mobil kak Lisa" Viyon
"Kak Lis mobil lu keren banget, sport lagi dari siapa nih?" Tanya Athis yang sedikit aneh tapi masih bisa di mengerti
"Yah gue beli sendiri lah dari uang gue" jawab spontan dokter Lisa sambil sedikit menyombongkan dirinya dengan cara memakai kacamata dan mulai mengemudikan mobilnya
"Lu kata, lu Dokter anestesi yang terbuang, emang gajinya besar yah kalo gituh?" Athis dengan polosnya
"Hadehhhh....gue selain dokter anestesi gue juga masuk tim forensik nyet.....jadi gue gak terlalu kahwatir masalah uang juga ortu gue selalu ngasih gue tiap bulan jadi yah gue mah santai aja, kalo buat beli mobil gini yah bisa lah" jawab dokter Lisa dengan santai
"Ohhhh gituh...jadi lu kadang nge autopsi mayat?" Athis
"Iyah lah... kerjaan lumayan juga gajinya" dokter Lisa
"Lu gak takut atau jijik gituh kak?" Tanya Viyon tiba-tiba
"Yah kalo jijik sii...kadang ada tapi kalo takut kayanya gak deh....itu mah tinggal dari keberanian Ama kekuatan fisik aja sii jadi yah biasa aja lah" Dokter Lisa yang menjawab mereka sambil terus mengemudikan mobilnya
"Emang kak Lisa tuh paling keren" Felix
"Iyah dong harus..." Dokter Lisa
"jadi kak Lisa udah liat tempatnya?" Athis
"belum, kalo si Felix sama Viyon mah udah kita berdua aja yang belum" dokter Lisa
"ouhhh jadi ceritanya nih kita yang meresmikan ye" Athis
"terserah lu nyett" jawab Viyon
"Napa dah kan bener" jawab Athis bingung
"yah Iyah Iyah terserah lu" Viyon
mereka pun terus melanjutkan perjalanan sampai akhirnya mereka berhenti di depan sebuah cafe yang tampak indah dari luar
Athis dan dokter Lisa bingung karna di sebelah cafe tersebut hanyalah gedung-gedung tinggi dan tidak ada tempat yang seperti rumah biasa
mereka pun turun dari mobil
"Lix....Yon kita gak salah kan berhenti di sini?" ucap dokter Lisa bingung
"Iya nih...di mana sii kok berhenti depan cafe?" tanya Athis yang juga sama bingung nya dengan dokter Lisa
"udah gak usah banyak ngomong masuk aja" ucap Viyon yang berjalan duluan ke dalam cafe
"masuk ke sini....ke cafe ini?" tanya Athis
"enggak...masuk noh sana ke gedung putih....udah liat si Viyon masuk ke cafe nanya lagi" jawab ketus Felix dan berjalan masuk ke dalam cafe menyusul Viyon
"ya santai aja kali...ngegas banget gak bisa santai" ucap Athis kesal
"tau tuh aneh tu anak bedua" dokter Lisa
"yok dek..." ucap Dokter Lisa yang merangkul tangan Athis dan berjalan bersama memasuki cafe
saat masuk ke dalam cafe tersebut tiba-tiba saja sang kasir menyapa Viyon dan Felix dengan begitu ramah dan akrab
Athis dan dokter Lisa hanya bisa diam dengan bingung sambil terus mengikuti Felix dan Viyon
Felix dan Viyon terus berjalan ke belakang menuju toilet di cafe itu Sampai akhirnya mereka berhenti tepat di depan pintu samping toilet umum milik cafe tersebut
"lah.... ngapain dah kesini...lu bedua mau buang air?.... ngapain ngajak-ngajak kita Bambang" gerutu dokter Lisa
"yang mau buang air siapa...jangan komentar dulu deh..liat aja udah" jawab ketus Viyon
sedangkan Athis hanya berdiri diam sambil melihat-lihat ke sekeliling penjuru tempat itu
sedangkan Felix sibuk dengan kunci di tangannya yang sedang mencoba untuk membuka pintu tersebut
saat berhasil terbuka segera saja Felix menyuruh mereka untuk masuk, dan
dengan santai Viyon masuk ke dalam ruangan yang terlihat seperti tempat penyimpanan bahan pangan biasa tanpa ada yang mencurigakan
berbeda dengan Athis dan dokter Lisa yang baru masuk, mereka sedikit ragu dan bingung
"ini kan tempat bahan-bahan doang kenapa kita di sini coba?" dokter Lisa
"Iyah nih, kaya biasa aja, ada apa si?" tanya Athis bingung
belum selesai Athis dan dokter Lisa bingung tiba-tiba saja Felix mengunci pintu ruangan tersebut yang membuat Dokter Lisa dan Athis tambah kebingungan
"udah gak usah bingung sini, liat" ucap Felix dengan santai
perlahan Felix mendekati sebuah tumpukan mayones botolan di sebuah rak dan memutar salah satu botol mayones dan melepaskan nya
tiba-tiba saja rak yang di penuhi barang-barang tersebut bergerak tergeser dan tampaklah sebuah pintu dari besi yang bisa di buka menggunakan kode digit angka
Felix pun membukanya dan mengatakan kode tersebut pada Athis dan dokter Lisa
pintu terbuka secara perlahan dan terlihat ada tangga panjang yang akan membawa mereka ke bawah tempat tersebut
awalnya Athis dan dokter Lisa masih ragu karna tangga yang mau mereka lewati begitu gelap tanpa ada penerangan sedikit pun
tapi Felix dan Viyon masuk dengan santai dan sedikit meraba-raba dinding di samping tangga itu
tiba-tiba saja lampu menyala dengan sangat terang berwarna biru dari setiap tangga tersebut membuat Athis dan dokter Lisa terkejut dan kagum
sekarang mereka berani untuk turun
akhirnya mereka turun bersamaan
sampai di titik bawah, terkejutnya Athis dan dokter Lisa melihat menampakan ruangan yang begitu cantik dengan nuansa yang begitu segar dan nyaman
membuat Athis dan dokter Lisa tidak bisa memalingkan wajahnya dari Felix dan Viyon yang sangat pintar dan memiliki ide yang sangat cemerlang tersebut
"Felix....tidak bisakah kau menjadi adik ipar ku saja, Viyon tidak bisakah kau jadi adikku...kenapa kalian begitu pintar kyaaahhhh benar-benar sangat wahhh aku menyukai tempat ini" teriak girang dari dokter Lisa
"adik ipar?....apa kakak punya adik perempuan?" Felix
"tidak" ucap kak Lisa dengan santai
"lah terus?...." tanya Felix dengan bingung
"tuh adek gue si Athis..ye gak This" ucap santai dokter Lisa sambil menyenggol sedikit lengan Athis
"Iyah gue adek lu, tapi ngapa si Felix jadi adek ipar lu kan aneh" tanya Athis sinis
"si kak Lisa mau jadiin gue suami lu" jawab Felix dengan santai sambil berjalan dan duduk di sofa yang ada
"mimpi lu" ucap ketus Viyon yang kemudian ikut duduk di sofa tersebut
"lah ngapa lu yang sewot" tanya Felix
"yah sewot lah, kalo si Athis adeknya kak Lisa,kan gue juga di angkat jadi adeknya kak Lisa, berarti si Athis sodara gue jadi yah gue gak restuin lu bedua" jawaban jelas dari Viyon membuat mereka bertiga yang mendengarkan menjadi terdiam sejenak dan kemudian tertawa bersamaan
TBC 💥
selamat membaca
terimakasih karna sudah mampir ke cerita ini
maaf karna selalu telat untuk up
semoga tetap suka yah sama ceritanya
mohon untuk LIKE 👍 VOTE 😉 RATE ⭐ KOMEN 🥰
SEE YOU NEXT TIME 🍒
HAPPY READING ALL 🌈
👻👻👻👻
💐💐💐💐💐💐
👏👏👏👏👏👏
⭐⭐⭐⭐⭐
💐💐💐💐💐💐
🌹🌹🌹🌹🌹