Hallo guys ini novel pertama aku, maaf kalo banyak typo
Novel ini menceritakan
Seorang anak perempuan berusia 13tahun yang menyaksikan pertengakaran kedua orang tuanya, karena sang ayah mempunyai istri dan anak selain momy dan dirinya.
anak itu bernama RANIA PUTRI HERMAWAN, anak dari pengusaha sukses nomor1 se Asia HERMAWAN COMPANY.
7tahun kemudian
Rania berganti nama menjadi RANIA PUTRI REGANINDRA dan menjadi ceo di REGANINDRA GROUP perusahaan nomor 2 di dunia menggantikan sang kakek, selain itu ia juga ceo di RPR COMPANY yang di dirikannya sendiri tanpa sepengetahuan momy, nenek, dan kakeknya dan menjadi leader misterius mafia terkejam nomor 1 didunia GOLD DRAGON.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ayu candra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Flashback #2
**Like , komen, vote Favorit jangan lupa
Seikhlasnya, tapi thor maksa sih sebenernya😅 heheh canda
Selamat membaca❤️🥰**
-------------------------+++++++++++++++------------------------
Sebelumnya
Semua anggotanya yang mendengar ucapan Quenn merasa sangat terharu, bagaimana tidak? Leader mereka meyakini kemampuan anggotanya dan selalu menghargai mereka... pemimpin lain belum tentu memperlakukan mereka seperti yang dilakukan Queennya.
***
BRAK
Suara pintu gerbang di tendang, ya!..itu Rania terlihat memakai jubah berwarna hitam mix merah darah yang bertuliskan Queen dan ada gambar naga berwarna emas, dan anggota mereka yang menggunakan jubah hitam ( yang ada merahnya Cuma Queen ya ) dan juga terdapat gambar naga berwarna emas.
Semua anggota Gold Dragon segera bergegas menyerang Black Dragon, lain dengan Quenn, ia langsung masuk menuju markas Black Dragon.
" Hey siapa kau ? berani sekali masuk kesini sendiri" tanya salah satu anggota Black Dragon dan menunjuk wajahnya
" Hmm, apa kau buta tak mengenaliku?" Ucap Rania dengan wajah datarnya
" Berani sekali kau mengataiku buta, dasar j*l*ng !” teriak pria itu dan segera menyerang Rania
" Huh kau bukan tandinganku bedebah kecil" geram Rania
Secepat kilat Rania membalas serangan pria itu dan...
CRASS
Kepala pria itu sudah menggelinding ke lantai yang sangat dingin itu, darah berceceran di lantai dan juga mengenai baju yang dipakai Rania
" Wow, ternyata Queen Gold Dragon yang sedang bertamu ke markas ku,, apa kau kesini ingin menyerahkan dirimu kepadaku?” tanya leader Black Dragon dengan senyum mengejek
" Hmm, memang kau siapa ?" tanya Rania datar
" Heh, aku adalah orang yang akan membinasakanmu dari keindahan dunia ini dan akan menjadi No1 mafia terkejam dunia" jawab leader Black Dragon dengan percaya diri dan senyuman mengejek
" Kau terlihat rendahan dimataku Boy! Sampah!” ucap Rania datar dan dingin
" Hm, kau pernah mencintai sampah ini Queen” Ucap Boy geram ( mantan kekasih Rania yang hanya memanfaatkannya karena ingin menjadi mafia terkejam no1, tapi sebelum menjadi no.1 semua kebusukan Boy sudah tercium oleh Rania dan ia memutuskan Boy, tapi Boy tidak terima dan selalu mencari masalah dengan Rania karena tujuannya gagal. )
" Aku menyesalinya Boy! Sungguh itu menjijikan buatku karena mencintai seorang pecundang sepertimu !" sarkas Rania
" Berani sekali kau j*l*ng rendahan menghinaku !” bentak Boy menunjuk Rania dan segeran menyerang Rania
" Huh sangat merepotkan !" gumam Rania masih diam di tempat
UHUK
Pedang Rania menancap tepat di jantung Boy, dengan Rania masih tepat di depan Boy dan membisikinya
" Aku tidak pernah menyesal pernah bertemu denganmu dan mencintaimu, karena memang benar perasaanku tulus padamu. Di kehidupan selanjutnya jangan pernah rakus akan kekuasaan! Jadilah orang baik ! aku memaafkanmu” bisik Rania dan mencabut pedangnya
Boy yang mendengar ucapan Rania merasa bersalah dan menitikan air mata, bagaimana orang yang disakitinya memaafkan semua kesalahannya... dan setelah itu Boy meregang nyawa.
" Berhenti!!" teriak Rania dengan datar
Semua orang yang mendengar teriakan Rania berhenti bertarung, dan aggota Black Dragon terkejut melihat leader mereka sudah tak bernyawa.
" Kalian lihat leader kalian sudah mati, jadi terserah kalian sekarang pergi dari sini atau ikut denganku" ucap Rania dingin
" Kami akan mengikutimu Nona" ucap salah satu anggota Black Dragon
" Hmm, aku tidak memaksa, tapi jika kalian memutuskan mengikutiku aku tidak akan pernah melepaskan kalian ! dan aku sangat tidak menyukai pengkhianatan, kalau ada yang berkhianat kalian dan keluarga kalian akan seperti dia” ujar Rania menunjuk mayat Boy
" Kami berjanji tidak akan pernah menghianatimu Nona" Ucap mereka serempak
" Hm sekarang panggil aku Queen" perintah Rania
" Baik Queen"
" Hmm, Sekarang pindah pindahkan semua harta benda termasuk senjata yang ada disini bawa ke markas !" perintah Rania kepada mereka semua dan bergegas pergi ke bandara untuk kembali ke villa.
FLASHBACK OFF
" Jadi?" tanya Daniell memastikan
" Ya, Leader mafia Gold Dragon itu aku ! apakah kau masih mau denganku? ” ujar Rania santai
Rania sudah menceritakan kalau dia adalah mafia tapi dia tidak menceritakan kalau dia CEO RPR COMPANY, biar waktu yang memberitahu...
" Honey apapun kamu, apapun pekerjaanmu,, aku telah memilihmu mencintaimu sepenuh hatiku,, jadi jangan merasa aku akan meninggalkanmu" ucap Daniell memutar wajah Rania menghadap wajahnya dan saling memandang
" Apa kau tak takut dengan ku Daniell?" tanya Rania menatap Daniell mencari kebohongan di mata Daniell tapi tak terlihat
" Untuk apa aku takut kepadamu Honey? Dimataku kau adalah gadis kecilku yang harus aku lindungi dan cintai selamanya" jawab Daniell memeluk Rania
" Terimakasih sayang, aku sangat mencintaimu" ucap Rania
" Jangan berterimakasih padaku, kau adalah hidupku..jadi semua yang kulakukan untukmu adalah juga untukku,, aku juga sangat mencintaimu Honey!" jawab Daniell mempererat pelukannya
" Huh huh sayang kau mau membunuhku ya? Aku tidak bisa bernafas cepat lepaskan pelukanmu!" Ucap Rania dengan terengah engah
" Hehe maafkan aku honey, aku kan sedang terharu" ujar Daniell cengengesan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
" Hm sekarang aku lelah sayang, aku mau istirahat,, kau kembalilah ke kamarmu" ucap Rania
" Yasudah aku pergi, selamat malam" berdiri dan mencium kening Rania dan pergi dari kamar Rania
' Semoga saja yang diucapkannya memang benar, aku tak mau kecewa kedua kalinya dan terimakasih Daniell kau sudah mau menerimaku, Momy lihat aku sekarang sudah mau menjadi istri, jadi momy berbahagialah disana’ batin Rania tersenyum dan tertidur.
****
BEBERAPA HARI KEMUDIAN
Sebelum acara pernikahan Rania dan Daniell sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing karena setelah mereka menikah mereka akan langsung pergi untuk bulan madu
RPR COMPANY
Didalam ruang CEO terdapat gadis yang sedang mengerjakan semua pekerjaannya yang terlihat sangat kelelahan.
" Johan bawa semua berkas yang harus ku tanda tangani” perintah Rania
" Baik nona "
Tut tut
" Mayya apa jadwalku hari ini? tanya Rania
Hari ini tidak ada jadwal meeting nona, tapi banyak berkas yang harus anda tanda tangani sebelum pernikahan" jawab Mayya
" Ya, aku akan segera kesana setelah ini" ucap Rania
Tut
Dia mematikan telponnya secara sepihak membuat yang di telpon menjadi geram karena kebiasaannya itu
" Huh andai bukan bosku sudah ku sedekahkan orang itu ! menyebalkan!" gumam Mayya
TOK TOK
" Permisi nona, ini semua berkas yang harus ditanda tangani” ucap Johan menyerahkan tumpukan tumpukan berkas yang sudah menggunung.
" Apa semua ini tidak kurang banyak ? aduh bisa bisa encok pinggangku ” tanya Rania dan mengeluh dengan memonyongkan bibirnya
Johan sudah sangat sering melihat Rania berperilaku menggemaskan seperti itu, jadi dia sudah tidak kaget lagi dengan kelakuan bosnya.
" Sudahlah nona jangan banyak mengeluh,, ini tidak akan selesai jika mengeluh terus” ucap Johan
" Ya ya akan ku kerjakan ! sudah sana keluar ! "usir Rania
" Nona memang habis manis sepah di buang" ucap Johan berpura pura sedih dan segera keluar ruangan
Setelah semua kerjaan selesai Rania segera pulang ke mansionnya dan menghubungi Mayya untuk membawa semua berkas yang harus ditanda tanganinya ke mansion.
.
.
.
.
Terimakasih sudah membaca
jangan lupa like komen vote ya readers
maaf kalau ceritanya kurang berkenan di hati kalian
1 like dan komentar positif dari readers membuat thor semangat buat up dan berbunga bunga🥰
Author masih pemula
Maaf ya kalo banyak typonya
Happy reading guys❤️
.
.
Salam sayang dari author 😘 pa pay
Sukses thor
Emang bener ya, kalo makin tua tu makin kek anak kecil