NovelToon NovelToon
CINTA MALAM PERTAMA

CINTA MALAM PERTAMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:18.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Amalia

-----
Raeviga hanya bisa menghela napas ketika kata "Sah" telah terdengar begitu jelas di telingganya.Sekarang ia telah menjadi wanita yang telah menikah.Menikah dengan seorang lelaki yang baru dikenalnya selama 1 minggu.Tidak lebih.

"Rae.." Lelaki itu memanggil nama Istrinya .Menenggelamkan wajahnya di lekukan leher gadis itu dan menciumnya.

"Aku mencintaimu.."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32 : PENYESALAN

Raeviga terjatuh lemas dengan berurai air mata.Pecahan kaca mengenai kaki dan tangan Raeviga namun seolah tubuhnya telah mati rasa,Gadis itu merasa kebal dengan luka yang di rasanya.

Maura menghampiri Raeviga yang meringkuk dengan suara isak tangis yang di tahannya.Wanita menatap iba melihat keadaan Raeviga.Axel membersihkan pecahan kaca yang berserakan di lantai.

"Rae.."panggil Maura lirih sambil berjongkok di hadapan Raeviga yang tengah meringkuk menenggelamkan wajahnya.

"Aku memang benci dia,Ra.Tapi gak pernah mau dia celaka.."ungkap Raeviga menangis sendu.

"Iya..iya Aku tau.."seru Maura menenangkannya sambil memeluk Raeviga yang masih meringkuk dalam tangisnya.

"kita ke rumah sakit sekarang.Kita harus lihat kondisi Dava.."ajak Axel kemudian.

Maura mengangguk setuju namun Raeviga tidak memberi jawaban sama sekali.

"Aku gak sanggup liat,Ra.Aku disini aja.." Raeviga menggelengkan kepalanya pelan dengan berurai air mata.

"Tapi Dava butuh kamu,Rae.."Maura menggoyangkan tubuh Raeviga memberinya semangat.

"DIA GAK BUTUH AKU,RA!AKU UDAH MEMINTA DIA BUAT NINGGALIN AKU!!"Seru Raeviga frustasi.Gadis itu frustasi dengan keadaan sekarang.Dada Raeviga terasa sangat sakit mengetahui kabar menyakitkan ini,seolah kejadian yang menimpa Dava karena keras kepalanya dirinya.

"Seharusnya aku gak bilang gitu ke dia,Ra.."ungkap Rseviga lagi sambil mengacak rambutnya marah pada dirinya sendiri.

"Aku bodoh!!"tangisnya pecah di pelukan Maura.

"Rae,itu murni kecelakaan.Itu bukan karena kamu"

"Kita harus tetap melihat kondisi Dava sekarang.Dia butuh support kita semua.."jelas Maura mencoba membuat Raeviga berpikir positif.

Setelah beberapa detik Raeviga terdiam akhirnya gadis itu mengangguk mengiyakan.

"Sekaranf kita obati luka di kaki sama tanganmu"seru Maura lagi sambil membantu Raeviga berjalan menuju sofa.

Telapak kaki dan lengan Raeviga terluka di beberapa bagian karena pecahan kaca itu telah mengores kulitnya sedikit dalam.Raeviga hanya merintih pelan ketika Maura menarik pecahan piring kaca kecil yang telah menusuk kulitnya.

"Kamu yakin gak perlu di obati di rumah sakit?"tanya Maura masih dengan wajah khawatirnya.

"Iyaa.."jawab Raeviga dengan berjalan tertatih dibantu Maura yang berada di samping memegang lengannya.

_____________

Di dalam Rumah Sakit,terlihat Arga bersama Istrinya duduk dengan cemas menunggu operasi yang sedang berjalan sekarang.Sudah Dua jam lamanya namun dokter ataupun suster rumah sakit masih tidak keluar dari ruang operasi.Tak berselang lama Laili,Ibu Dava terlihat dari jauh berlari terburu-buru menghampiri Arga.

"Dimana Arga?"seru Laili dengan air mata yang berurai deras.

"Masih di ruang operasi"jawab Arga sambil menenggelamkan wajahnya khawatir,Siska menepuk bahu suaminya pelan mencoba menenangkannya.

"Ya tuhan.."Laili terduduk lemas di kursi sebelah Arga dengan Air mata yang tak bisa di tahannya itu.Siska berjalan menghampiri Ibu mertuanya yang terlihat sangat sedih itu dan memeluknya mencoba menguatkan wanita yang telah parubaya itu.

"Arga.."panggil Axel ketika telah sampai pada Ruangan Operasi VIP diikuti Maura dan Raeviga di belakangnya.

Arga berdiri melihat Axel yang sudah berada di depannya.Begitu pula dengan Siska yang melihat Raeviga setelah sekian lama.Teman yang telah seperti saudaranya itu kini berdiri di hadapannya.

"Rae.."seru Siska menatap sendu wajah Raeviga.

"Ka.."balas Raeviga sembari berurai air mata.

Siska berjalan memeluk Raeviga.Dua sahabat itu kini menangis dalam pelukan mereka.

"Maaf.."seru mereka serentak.

Siska menggelengkan kepalanya kembali menatap Raeviga.

"Kamu kemana aja,Rae?"tanya Siska sambil menghapus sisa air mata yang melekat di matanya.

Raeviga hanya tersenyum kecut dan kembali memeluk Siska.

"gimana kondisi Dava?"tanya Raeviga kemudian.

Siska hendak menjawab pertanyaan Raeviga namun sebuah tamparan keras mendarat tepat di wajah Raeviga,membuat beberapa pasang mata yang berada di sana menatap terkejut ke arah Raeviga dan seseorang yang menamparkan secara bergantian.

"Mama,apa yang mama lakukan?"tanya Arga pada Laili yang telah menampar wajah Raeviga.

"WANITA SIALAN!"umpat Laili penuh penekanan.

"Kamu kira cuma kamu yang menderita kehilangan anak kalian! Dava dan Saya juga merasa kehilangan!Sejak kematian anak kalian dan kamu dengan tiba-tiba meninggalkannya,saat itu Dava telah kehilangan setengah jiwanya..."ungkap Laili dengan berurai air mata.Tubuh wanita parubaya itu seketika ambruk setelah meluapkan emosinya kepada Raeviga.Dengan cepat tangan Arga yang berada di sampingnya menopang tubuh ibu tirinya itu.

Raeviga terdiam berurai air mata mendengar perkataan ibu mertuanya.Hati terasak sesak begitu pula dengan tamparan keras pada wajahnya yang terlihat memar.Tak kuat menahan isak tangisnya Raeviga berlari terpincang-pincang meninggalkan ruangan yang di susul oleh Siska di belakangnya.

Raeviga terduduk di taman Rumah sakit sembari menutup wajahnya dengan telapak tangannya menutupi air matanya yang terus berurai tak berhenti.

"Rae.."panggil Siska dari belakang.

"Sis.." seru Raeviga merangkul tubuh Siska menutupi tangisnya.

"Aku salah..aku yang salah.Kamu dengar itu aku yang salah"keluh Raeviga menyalahkan dirinya sendiri.

"Enggak Rae.Kalian itu selalu mementingkan ego.Kamu dengan rasa kecewamu dan Dava dengan ego kecemburuannya.Tapi kalian selalu menyangkal isi hati kalian masing-masing.Sekarang coba jalani hidup kalian itu sesuai apa yang di katakan hati.Semua pasti akan berjalan lancar Rae.."Siska mengungkapkan semua hal kepada Raeviga.Hal yang memang perlu untuk mereka sadari.

Raeviga menatap Siska lekat.Tangisnya sedikit mereda.

"Terima kasih,Ka.Kamu udah jadi temen terbaik buat aku.."ungkap Raeviga menatap kembali Siska.Melampiaskan kerinduannya selama bertahun-tahun lamanya.

"Ayo masuk kembali ke dalam.."ajak Siska berdiri dari duduknya.Namun Raeviga menggelengkan kepalanya cepat.

"Mama tidak menyukaiku untuk berada disana.."keluh Raeviga lirih.

"mama saat ini hanya marah.Dia akan segera memahamimu.."

"Tapi Ka.."Raeviga masih enggan masuk ke dalam.

Namun Siska menarik tangan Raeviga dengan tatapan marah.

"Rae,Dava butuh kamu di sampingnya.."

Raeviga akhirnya berdiri perlahan.Siska memang benar.Saat ini lelaki yang sangat di rindukannya membutuhkan dia di sampingnya.

"Ka,operasinya lancar..."seru Arga ketika melihat Siska dan Raeviga berjalan ke arah mereka.

"Syukurlah.."ungkap Siska lega.Begitu pula dengan Raeviga yang sedikit bernapas lega mendengar berita itu.Namun Arga meneruskan ucapannya yang terpotong.

"Tapi kaki dia lumpuh.."

"Ya tuhan.."ucap Siska mendengar kalimat terakhir yang di katakan suaminya.

Raeviga meraih pegangan kursi di sampingnya menopang tubuhnya yang terasa lemah.Air mata yang telah kering beberapa menit yang lalu kini kembali membasahi wajahnya.

"Apa aku boleh masuk?"tanya Raeviga pada Arga.

Arga mengangguk.

"Di dalam sudah ada Axel dan Istrinya"ungkap Arga memberitahu,sedangkan dirinya berada di luar karena tak tahan melihat kondisi Saudara tirinya yang masih tak sadarkan diri.

Raeviga berlari menahan sakit karena luka di kakinya menuju kamar rawat Dava.Axel dan Maura kompak menoleh ke belakang ketika terdengar suara pintu terbuka.

BERSAMBUNG

NB: Vote dan Like cerita ini ya kalau menurut kalian cerita bisa layak untuk di lihat lebih banyak pembaca.

Terima Kasih,

1
Qaisaa Nazarudin
Lho kok malah Nikahnya sama barang Bekas sih thor,Bikin para riders down aja..
Qaisaa Nazarudin
Katanya Dava udah punya Sekar..
Qaisaa Nazarudin
Dava...pasti yg nolongin Siska mabok itu Dava kan, Dan yg di jodohin papanya Untuk Dava adalah Raeviga Aku panggil Rae aja ya,Susah banget nyebut namanya, Dan Bos Rae di kantor adalah Arga kakaknya Dava kan..itu sih tebakan ku aja ya thor?
Tapi kenapa harus di jodohin sama anak bungsu apa Arga si sulung udah nikah kah?
Bilal Khan
ko karakter cewe nya kasar Dan arogan...hhhmmmm di skip ini mh
Amalia
hi reader tercinta🫶🏻 sekuel dari cerita ini tentang Arga dan Siska bisa di lihat di judul First night mu bosa yaa.🫶🏻🩷
Banynoer Loebis
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Kecewa aku..
Qaisaa Nazarudin
Ckk semoga aja bukan Dava beneran yg nikah sama Rae,Gak rela aku barang bekas..
Qaisaa Nazarudin
Arga kakaknya Dava?? Jangan bilang kalo yg mau di jodohin ama Dava itu Rae,Hadehh bisa perang sodara nih,Wasiat itu juga kenapa bukan anak sulung,Kenapa harus anak bungsu,sulung aja lom nikah,malah bungsu yg di suruh nikah..🤔🤔🤔
Lisa aulia
aaahhh..ini si rae ngapain nggak jujur sih...udah tau laki nya cemburuan sama Arga...kan salah paham lagi...
Lisa aulia
semoga langgeng deh sampai end...
Lisa aulia
cemburu boleh rae tp jng berlebihan takut nya Dava jengah dng sikap mu...apalagi kini udah ada calon debay kurang kurangin lah bersikap curigaan...
Lisa aulia
rae udah hamil...apa kabar Siska ya....
Lisa aulia
selalu saja ada orang ketiga yg tidak suka...apalagi dng masa lalu Dava yg suka main dng perempuan"...hheeehhh semoga nggak berantem deh...
Lisa aulia
makin mesra aja...yah..biarpun awal nya dijodohkan lambat laun cinta itu pasti akan datang karena terbiasa dan nyaman...
Lisa aulia
masalah lagi...
Lisa aulia
mulai deh...apa udah bucin duluan,padahal kenalan baru seminggu
Lisa aulia
kenapa semua nya tak ada yg mengerti. 😭😭😭😭
Lisa aulia
jujur aja Siska bilang klw yg perkosa kamu si Arga...
Lisa aulia
jahat nya Arga...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!