NovelToon NovelToon
Terjebak Di Dunia Kultivator

Terjebak Di Dunia Kultivator

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Petualangan / System / Fantasi Timur / Sistem / Solo Leveling / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:505.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: XERA

Seorang pemuda bernama Li Hao tiba-tiba saja dipindahkan ke daratan asing tanpa mengetahui alasan yang jelas.

Sebuah layar tiba-tiba saja muncul di hadapannya, dia diberikan sebuah System yang bisa membuatnya menjadi kuat dalam waktu singkat.

Namun, tidak ada satupun penjelasan yang menjelaskan alasan Li Hao dipindahkan. System yang diberikan padanya seperti sebuah program tanpa adanya kehidupan, dan ia harus menjelajahi daratan asing tersebut untuk bisa bertahan hidup.

Apakah Li Hao mampu bertahan hidup di daratan yang bukan dunianya lagi, dan mencari tau alasan kenapa dirinya dipindahkan?

Baca terus novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon XERA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serangan Bandit

"Mengerikan..."

Li Hao mematung saat menyaksikannya, ia tidak tahu harus berkata apa untuk mendeskripsikan dampak tersebut.

Li Hao terdiam di tempatnya selama beberapa waktu sebelum mengangkat pedang Iblis Malam, "Daya hancur yang luar biasa... Apa dengan begini aku bisa menyelesaikan misinya?" gumam Li Hao bertanya-tanya, lalu menggeleng pelan kepalanya, "Tidak, tidak boleh merasa puas terlebih dahulu. Aku harus tetap berlatih, aku tidak tau seberapa kuat kelompok bandit itu."

Li Hao kembali melatih teknik pedangnya, yang terutama gerakan pertama dan ke dua. Meskipun telah menguasainya, tetapi pemahamannya masih belum sempurna. Selagi ada waktu, dirinya ingin mencapai penguasaan yang jauh lebih baik dari sekarang.

...----------------...

Sudah hampir setengah hari semenjak Li Hao melatih teknik Tujuh Gerakan Bintang. Dia saat ini sedang memperagakan gerakan yang ke dua, nafasnya memburu karena belum beristirahat sedikitpun.

Li Hao akhirnya membaringkan tubuhnya yang dipenuhi keringat, ia sejenak menatap langit malam sebelum membuka layar misinya. Helaan nafas panjang keluar dari mulutnya saat melihat waktu tersisa satu jam lagi.

"Aku lelah sekali..." Li Hao bergumam, "Kalau begitu, aku akan beristirahat setengah jam dan kembali ke desa."

Li Hao berniat memberitahu tentang penyerangan kelompok bandit saat waktu tersisa setengah jam lagi, dengan begitu mereka bisa bersembunyi sebelum para bandit itu datang dan dirinya dapat meminimalisir korban jiwa yang ada.

...----------------...

[Ding! Misi dimulai!]

Tiba-tiba terdengar suara bunyi notifikasi dan membuat Li Hao langsung membuka matanya, ia segera bangkit berdiri dan mengumpat keras dalam hati.

"Sialan! Sialan! Sialan! Bisa-bisanya aku ketiduran!" Li Hao buru-buru berlari keluar dari hutan, ia mengaliri Qi ke kedua kakinya dan kemudian berlari ke desa dengan kecepatan yang sangat tinggi.

...****************...

Dalam waktu kurang dari sepuluh menit, Li Hao bisa melihat pemukiman desa. Matanya melebar ketika mendapati kobaran api memenuhi desa tersebut.

"Keparat! Aku tidak boleh gagal!" Li Hao langsung mengeluarkan pedang Iblis Malam, dan bersiap melancarkan jurusnya.

***

Sepuluh menit yang lalu.

Di penginapan sederhana, salah satu kamar.

"Kakak~ di mana kakak Li berada?" Wei Han saat ini sedang berbaring di kasur dan menghadap ke Diao Chan yang tidur di sebelahnya.

Diao Chan tersenyum masam, dirinya juga tidak tau keberadaan Li Hao sekarang, "Dia pasti akan segera kembali, tidurlah... Kamu pasti mengantuk, bukan?" Diao Chan mengusap pelan kepala anak kecil itu.

Wei Han menguap sembari menganggukkan pelan kepalanya, ia menutup matanya perlahan dan tiba-tiba saja terdengar suara teriakan histeris yang membuatnya kembali membuka mata.

"Eh... Apa itu?" Wei Han sedikit melebarkan mata karena terkejut, ia menemukan Diao Chan sudah berdiri sembari memegang sebilah pedang di tangan kanannya.

"Wei Han, tunggu di sini... Kakak akan memeriksa situasi di luar." Diao Chan berkata dengan raut wajah serius, dan anak kecil itu mengangguk patuh.

Diao Chan keluar dari penginapan, matanya melebar sempurna ketika mendapati sekelompok orang yang menunggangi kuda kini sedang membunuh para warga.

"Mereka bandit?!" seru pelan Diao Chan, lalu kembali ke dalam penginapan dan membawa Wei Han keluar dari sana, "Ayo kita pergi dari desa ini, situasi sekarang tidak aman!"

Diao Chan hendak membawa Wei Han pergi, tetapi anak kecil itu perlahan menunjuk ke satu arah dan membuatnya menoleh ke arah yang ditunjuknya.

Diao Chan menemukan seorang ibu dan anak yang masih kecil sedang berusaha kabur dari seorang bandit penunggang kuda. Bandit itu memegang parang yang berlumuran darah, dia tertawa kencang karena menikmati suasana tersebut.

"Kakak..." Wei Han menarik pelan jubah Diao Chan, ia memberikan isyarat supaya dia mau menolong ibu dan anak itu.

Diao Chan memasang ekspresi rumit, ia kemudian memandangi Wei Han dan berkata dengan serius, "Bersembunyilah di tempat yang aman, Kakak akan menolong mereka dan kembali padamu."

Wei Han mengangguk cepat dan segera pergi menjauh dari sana.

Melihat Wei Han yang sudah pergi menjauh, Diao Chan langsung datang ke tempat ibu dan anak kecil itu.

"Hahahaha..... Lari, lari! Lari atau mati!" bandit yang menunggangi kuda tertawa lantang sambil mengayunkan parangnya.

Ketika bandit itu sedang asik sendiri, tiba-tiba saja ada serangan datang padanya dan membuatnya terpental jatuh dari punggung kuda.

"Kuaghh..." bandit itu menabrak salah satu rumah warga, dan ia langsung memuntahkan darah dari mulutnya, "Kugh! S-sialan!"

Pandangan bandit itu mulai kabur, ia perlahan mengangkat kepalanya dan menemukan seorang wanita cantik sedang mengangkat pedangnya ke atas sambil memberikan tatapan dingin.

"Haha... Pelacur ... Apakah kamu mau bermalam bersa-"

Srasssh!

Belum sempat menyelesaikan kata-katanya, tubuh bandit itu seketika terbelah menjadi dua dan menciptakan genangan darah di tanah.

"Sampah." Diao Chan berkata dengan jijik, lalu berbalik, "Sepertinya ada beberapa bandit yang menyadariku. Sialan... Ini jadi merepotkan."

"T-terima kasih, Nona..." seorang wanita paruh baya mendekati Diao Chan bersama anaknya, mereka berdua adalah ibu dan anak yang dikejar oleh bandit itu.

"Ah, kalian cepat pergi dari sini. Situasi akan bertambah buruk." ucap Diao Chan, mengingatkan mereka berdua.

"Baik, Nona. Sekali lagi kami berterima kasih..." meskipun masih berada dalam kondisi genting, ibu dan anak kecil itu tetap menyempatkan diri untuk berterima kasih pada penyelamat mereka.

Diao Chan tersenyum sebelum menganggukkan kepalanya pelan, "Sama-sama..."

Ibu dan anak itu kemudian pergi dari sana, sedangkan Diao Chan hanya diam di tempat sambil melakukan posisi bersiap.

"Hahahaha... Aku tak menyangka akan bertemu dengan wanita cantik di sini!"

"Sepertinya kita bisa bersenang-senang terlebih dahulu."

"Kuahahaha.... Aku harus yang pertama, itu harus!"

Beberapa bandit yang berada di tingkat Forging Qi dan Qi Refinement mulai berdatangan, mereka memperlihatkan ekspresi menjijikkan saat memandangi Diao Chan.

"Kalian hanyalah sekumpulan sampah, kenapa bisa orang semacam kalian dilahirkan?" Diao Chan mendengus dingin, dan tanpa basa-basi lagi langsung bergerak maju, "Lebih baik kalian mati!"

"Oho... Kata-katamu sangat tajam."

"Jangan ada yang berikan luka fatal padanya!"

Para bandit itu kemudian menghadapi Diao Chan tanpa menggunakan kekuatan penuh, mereka saling bertukar serangan sampai akhirnya wanita cantik itu berhasil membunuh dua bandit di tingkat Forging Qi.

"Keparat... Dia kuat sekali!"

"Jangan lengah, goblok!"

Para bandit kembali menyerang Diao Chan dan kali ini mereka mulai melancarkan jurus-jurus yang menghancurkan area sekitar.

Dalam waktu yang relatif singkat, Diao Chan berhasil membunuh empat Forging Qi yang tersisa dan seorang bandit di tingkat Qi Refinement.

"Tidak masuk akal! Bagaimana mungkin ini terjadi?!!"

Tiga bandit di tingkat Qi Refinement mulai menggila, mereka tidak menyangka akan ada perbedaan kekuatan sejauh ini meskipun berada di ranah yang sama.

"Anak-anak anjing ini... Apa yang sudah kalian lakukan?"

Seorang pria paruh baya bertubuh kekar muncul dan langsung memukul kepala ketiga bandit itu, ia tidak mengenakan baju dan memperlihatkan tubuh yang penuh dengan bekas luka mengerikan.

"Kalian goblok, gak becus menghadapi seseorang di tingkat yang sama dengan kalian!" pria paruh baya itu mengumpat keras kepada mereka bertiga.

"Maafkan kami, Bos. Tapi sepertinya dia bukan seorang kultivator biasa!"

"Banyak alasan! Pergi dari sini dan bunuh para warga desa yang tersisa!"

"Baik, Bos!" ketiga bandit itu buru-buru pergi dari sana.

Bersambung.....

LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

1
Shen shandian luo
tingkatin qi fan kultivasinya...masak staknan di situ trus...
Shen shandian luo
kalau ketemu perempuan jadi ampas alur ceritanya...
Shen shandian luo
fungsi level nya apa sih..kalau tingkatan kultivasinya buat patokan bertarung...mending kultivasinya yg di naikin..bukan level trus..karna walaupun level tinggi masih kalah sama musuh dalam hal kultivasinya..jadi level gak ada gunanya
Shen shandian luo
jurus tinju petirnya gak pernah di gunakan
Shen shandian luo
qi nya gak pernah di tambah
Shen shandian luo
pangen tau fungsi level.tingkatan kultivasinya dan qi nya..
Shen shandian luo
kapan kuatnya...jadi gak seru alurnya
Shen shandian luo
kultivator demam..hadew
WANG-zarr
emang nya ngk ada ya aliran netral
M aman Santoso
Luar biasa
Reza Aditiya
MC terlalu buang buang waktu,pas awal bab cerita masih menarik dan seru pas udah sampe bab ini jadi ga menarik dan membosan kan karna MC buang buang waktu buat Farming Xp padahal MC masih lemah
Reza Aditiya
nama Element udara ganti sama angin Thor biar ga aneh aja sih,soal nya gue baru denger
Zuchri Jalil
Luar biasa
Aiby kushina uzumaki 2
menarik
Mohd Ali Mohamad
Luar biasa
Jeme Merinem
fungsi nya buat apaan
Jeme Merinem
kok sma kyk gw🤣
Nrimo Ing pandum666
Luar biasa
SERAMBI KANDANG
kok ga perna ambil cincin penyimpanan koebanya yaa?padahal butuh/Tongue/
Erwin Syah
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!