NovelToon NovelToon
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:149.5k
Nilai: 5
Nama Author: Watilaras

Georgia Savanah Almeera menerima konsekuensi di usir dari rumah oleh papa nya karna telah menolak untuk di jodohkan.

Tanpa gentar sava memilih untuk meningalkan rumah yang sudah delapan belas tahun dia tinggali.

Pada akhirnya di usia 19 tahun Sava menerima pinangan seorang pemuda sederhana bernama Emieer Sadiq.

Belum lama menjalani pernikahan dengan pria yang di cintai nya. Savanah harus menerima kenyataan pahit. Saat suami yang baru menikah dengan nya satu tahun, tewas dalam sebuah kecelakaan saat ia sedang berjuang melahirkan buah cinta mereka.


Bagaimna selanjutnya kisah tetang Savanah. Bagaimna ia bisa bertahan hidup tanpa pria yang di cintainya. Dan apa Sava bisa menemukan pria lain, penganti belahan jiwa nya yang kini telah tiada.


ikuti kisahnya ya gaess ini cerita pertama ku, maklum jika masih banyak Typo 🤗😍🙏💐

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Watilaras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

What if (bagaimana jika)

flashback on

Sava POV

Sekarang usia kehamilan ku sudah masuk bulan ke tujuh. Atas perintah Emieer,aku sudah tidak boleh bekerja lagi. Minggu lalu adalah Minggu terakhir aku bekerja di toko kue. Dan sekarang kegiatan ku hanya berada di dalam kamar kost. Tidak ada banyak kerjaan dan kegiatan yang bisa aku lakukan di kamar. Hanya makan,santai, rebahan,baca buku dan tidur.

Emieer akhir akhir ini sangat sibuk. Saking sibuknya dengan pekerjaan dan tugas kuliah,ia kadang hanya tidur beberapa jam saja. Semua pekerjaan tetap,dia mau nya dia yang kerjakan. Aku sama sekali tidak diperbolehkan membantu nya.

Dia benar-benar sangat mengurus ku.

Emieer,entah bagaimana jika aku tanpa mu. Entah bagaimana jika kau tak ada. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana aku. Hidup ku sangat bergantung pada mu.

Kau bukan hanya sekedar seorang suami. Saat aku kehilangan kasih sayang keluarga,mama, papa dan kedua kakak ku. Kau bisa mengantikan peran ke empat keluarga ku sekaligus.

Emieer Sadiq,belahan jiwa yang tak akan pernah tergantikan. Hati,jiwa dan diri ku seutuhnya milik mu.

🍁🍁🍁🍁🍁

berpisah dari nya sejak pagi hingga sekarang sudah larut malam membuat ku gelisah. Aku ingin sekali menelpon nya,hanya ingin mendengar suara nya. Tapi di lain sisi aku juga tidak ingin mengganggu. Dia pasti saat ini sedang sibuk di tempat kuliah.

Sejujurnya aku sudah sangat merindukan Emieer. Berpisah dari nya belum juga 24 jam sudah membuat ku gunda. Aku merasa sangat tidak betah jika terlalu lama di tingal Emieer sendirian.

Terkadang terlintas dalam benak ku, bagaimana aku tanpanya. Apa masih bisa aku seperti sekarang ini. Hidup aman,nyaman dan tentram.

Kepeluk guling yang ada di tempat tidur lebih erat. Entah kenapa perasaan aneh menyelimuti hati dan jiwa ku. Perasaan takut kehilangan, perasaan takut di tingalkan. Di tambah belakangan ini Emieer sibuk dengan kegiatannya. perasaan takut kehilangan sosok Emieer tiba tiba menyeruak dari dalam diri ku.

Karna waktu sudah larut,akhirnya ku paksakan mata ini untuk terpejam walau sulit.

🍁🍁🍁🍁🍁

Emieer POV

Jam 1 pagi aku baru saja kembali dari kampus.

Begitu aku membuka pintu kamar kost,mata ku langsung terfokus pada sosok wanita yang sedang meringkuk sambil memeluk guling. Aku tersenyum melihat wanita yang selalu mengisi hari hati ku menjadi berarti itu.

Tak ingin membangun kan Sava,aku sampe berjalan mengambang. Tak ingin pergerakan kaki ku menimbulkan bunyi-bunyian yang berisik.

Segera aku bergegas ke kamar mandi,untuk membersihkan badan. Karna aku sudah tak sabar untuk bergabung di rajang kami yang hangat. Dan karna juga tumbuh ku terasa lelah dengan kegiatan yang akhir akhir ini menyita waktu ku.

Sava bukan hanya sekedar seorang istri atau sebagai wanita pemenuh hasrat,tapi dia juga temen hidup ku. Aku sudah berjanji pada nya untuk selalu membuat nya bahagia.Tiap kali aku berada lama di luar karna kesibukan. Perasaan kangen pada wanita 19 tahun itu membuat ku tak tenang jika meningalkan nya terlalu lama.

Setelah selesai ritual mandi dan ganti pakaian yang bersih,aku kemudian menghampiri nya. Aku ikut berbaring di sisi nya. Ku peluk Sava dari samping,karna ia tidur dalam posisi miring.

Ku lingkarkan tangan ku melingkupi perutnya yang kini semakin besar. Ku kecup tengkuk nya dalam dalam. Menghirup aroma khas Sava yang sudah menjadi candu buat ku. Tak lama setelah aku mengusik tidur nya,Sava bergerak menengadah ke arah ku.

"Maaf sayang,membuat mu bagun."ucap ku.

bukannya membalas ucapan ku,Sava malah mengalungkan ke dua tangan nya ke leher ku dan memelukku erat. Ia merangsek ke tubuh ku.

Sikapnya yang manja dan selalu bergantung pada diri ku lah yang membuat aku semakin mencintai wanita ini. Hal hal kecil kadang ia selalu memangil ku untuk membantunya. Dan aku bukan nya tidak senang, justru aku senang jika dia manja seperti itu. Karna aku merasa menjadi lelaki yang sangat dia butuhkan.

Dan malam ini dia memeluk erat,sangat erat. Manja yang ia tunjukkan sedikit perbedaan dari sikap manja yang biasa ia lakukan. Entah itu karna hormon kehamilan atau mood lain,apa yang ia lakukan pada ku di tengah malam seperti ini sedikit membuat ku heran.

Aku biarkan dia memelukku seerat mungkin,selama mungkin. Aku hanya bisa mengelus rambut nya yang tergerai indah di sepanjang punggung nya.

Tapi ada pancaran tatapan aneh yang tersirat dalam sorot mata Sava. Tatapan aneh yang ku tangkap saat mata kami kini bertemu.

Sedikit ragu,aku yang terheran dengan sikap nya,kemudian bertanya.

"Ada apa.?"tanya ku lembut.

Buliran air mata jatuh dari sudut mata nya. Hal itu membuat ku terpukul. Ada apa dengan Sava, apakah aku menyakiti nya.

"Sayang,ada apa? Kenapa kau menangis,?"

tanya ku sambil menangkup wajah nya dengan kedua tangan ku,kini aku cemas.

"Entahlah,tiba tiba aku sedih. Dan aku merasa takut." jawab nya,masih dengan menetaskan air mata.

"Sava,memang nya apa yang membuat mu sedih. Apakah aku dengan tidak sengaja menyakiti mu." ucapku dengan suara bergetar. Sava semakin menjadi tangisnya. Ku raih tubuh nya,dan ku dekap erat ke dalam pelukan ku.

Entahlah tiba tiba aku terbawa rasa sakit di hati ku yang tak bisa ku artikan. Aku merasakan sakit tidak terima karna Sava tersakiti oleh sesuatu yang juga aku tak paham itu apa.

Setelah beberapa detik kami hanya saling berpeluk dalam diam.

Setelah ku uraikan pelukan ku,aku mengusap air matanya. Ku kecup keningnya dalam dalam dengan waktu yang lama. Kemudian ku tatap wajahnya dengan intensif. Aku menatap lekat ke arah bola mata hitam Sava yang juga kini sedang menatap ku.

"Apa apa?"tanya ku lagi.

"Tidak apa apa,"jawab Sava singkat. Lalu ia menunduk.

"Tidak mungkin tidak apa apa,kau menangis?" tanya ku kekeuh.

"Aku hanya takut,"ucap nya ragu ragu.

"Takut apa ?"tanya ku semakin penasaran.

"Aku takut kehilanganmu,Emieer."ucap Sava,dan kembali ia tersedu sambil memelukku.

Kuhela napas dalam-dalam. Ada secercah rasa iba yang entah datang dari mana asal nya. Aku sangat memahami apa yang Sava takutkan. Dan aku mengerti apa yang Sava rasakan.

"Bagaimana kamu bisa berfikiran seperti itu sayang,aku mana mungkin meningal kan mu."

ucapku meyakinkan nya.

"Sudah larut,ayo tidur."perintah ku. Kemudian aku memposisikan diri seperti biasa menjadi bantal bagi Sava untuk tidur. Dengan meletakkan kepalanya ke dada ku. Dan dengan merentangkan selimut pada tubuh kami. Aku mencoba membuatnya tenang.

Sambil terus mengusap lengannya,aku berharap dia bisa tidur kembali.

"Emieer,boleh aku bertanya." Sava ternyata masih terjaga. Dan kini ia malah melayang kan pertanyaan pada ku.

"Boleh,kamu mau tanya apa."

"Jika aku sudah tidak ada lebih dulu,apa yang akan kamu lakukan."

"Maksudnya?"tanya ku bingung.

"Jika aku sudah meninggal duluan,apa yang akan kakak lalukan tanpa ku?"

Pertanyaan yang membuat ku bingung,tapi karna dia sudah bertanya,aku pun harus menjawabnya.

"Kau akan panjang umur sayang. Kau akan bahagia,umur mu akan lebih panjang dari pada umur ku. Dan satu lagi,jangan takut pada ku. Aku tidak akan pernah meninggalkan mu, kecuali aku yang meninggal dulu an."tiba tiba Sava bangkit kembali dari rebahan nya dan menatap ku tajam.

"Apa kau tega membuat aku menjadi janda. Aku tidak mau,lebih baik aku yang meninggal duluan dari pada kau yang harus meninggal duluan."ucap nya dengan nada kesal seperti anak kecil. Aku tidak tahan untuk tidak tertawa. Kemudian aku pun ikut bangkit kembali.

"Memang nya kau tidak kasian dengan anak kita. Kau akan melahirkan anak kita,kau akan merawat anak kita,kau akan melihat nya tumbuh besar dan pintar. Kau akan jadi ibu yang baik."

"Kita Emieer,kita." ucap Sava ketus dan bernada kesal. Dasar wanita hamil,gerutu ku. Aneh sekali soal mood.

"Ia kita. Tapi kan tadi kamu yang bertanya pada ku,jika kau meningal duluan,maka aku jawab. Lebih baik aku lah yang akan meninggal dulu an. Kau akan pajang umur demi anak kita." ucapku kemudian ku usap kedua lengan Sava dengan kedua tangan ku. Lalu ke kecup pucak kepalanya.

"Sudah lah,ayo tidur. Aku sudah mengantuk." ucap ku kemudian,ku rebahkan kembali tubuh ku ke tempat tidur.

"Jika kau mati aku akan ikut mati dengan mu." ucap Sava lagi,masih mendebat. Dan kemudian mengikuti ku merebahkan diri kembali ke tempat tidur.

"Kamu akan pajang umur sayang. Jika aku tidak ada,dan kamu tidak ada juga bagaimana dengan anak kita?apa kamu tega."

"Sava,ini kan hanya perumpamaan,jikalau. Tapi aku berharap dan berdoa kita sama sama menua bersama. Hidup bersama sampe tua, melihat anak anak kita berlarian,tumbuh dewasa,bahkan kita bisa bermain dengan cucu cucu kita. Tapi soal umur itu rahasia Tuhan sayang. Misal nya,jika aku mungkin pergi dahulu,tetaplah semangat. Raih cinta mu kembali,walau bukan lagi bersama ku. Carilah pendamping yang bisa memahami mu seperti aku memahami mu." tiba tiba mulut ku tak bisa berhenti untuk mengalahkan hal hal aneh ini. Sava kemudian kembali mendongakkan wajahnya menatap ku nanar.

"Kamu jahat Emieer."

"Ini kan umpama. Seumpama nya sayang."

"Kamu kejam."ucap Sava kembali berucap dengan kilatan tatapan penuh emosi.

"Kan cuma umpamanya Sava."ucap ku lagi, kemudian ku gerakan tangan ku untuk menyisip kan beberapa helai rambut pajang nya yang jatuh menutupi mata ke telinga nya.

"Walau hanya seumpama aku tidak mau kau berkata seperti itu. Dan stop bicara seperti itu."

ucap Sava,kemudian ia berbaring kembali dengan posisi miring. Membelakangi ku.

Apakah dia marah?

Bukankah tadi dia yang pertanyaan tentang "perpisahan"?

Kenapa sekarang aku yang kena getahnya ?

Tak terlalu menanggapi suasana hati istri ku yang berubah-ubah mood nya. Aku pun kembali memejamkan mata sambil memeluk Sava dari belakang. Dan kami melanjutkan tidur kami.

yeah bab 32,detik detik jelang perpisahan 🤭😬

1
Anonymous
msh penasaran emieer duit drmn...
Watilaras: terimakasih sudah baca kak, ini Karya pertama jadi penulisan masih kacau 🤭🙏
total 1 replies
Anonymous
duit drmn y si emieerr...
Anonymous
emieer gentle bingitss...datang ke hasan langsung...
Isna Niah
suka banget
Pisces97
wajar sih sava belum bisa buka hati untuk orang lain tidak ada yang lebih baik dari Emieer 🥰
Pisces97
ututu kalian so sweet sekali
cinta tulus harus dipisahkan karena maut 😭
Pisces97
novel kak Wati semua candu
baru baca novel pertama nya seru dan menarik 🥰
Watilaras: novel pertama, amburadul, acak Adul aku malu
total 1 replies
Irawati Ira
kangen sava
Watilaras: ya Allah 🥰🥰🥰♥️♥️♥️♥️ Terima kasih kak, baca rahim bayaran Mr Julian Alexander kak atau Dua istri sang CEO..🤗🤗🤗🤗🤗
total 1 replies
Watilaras
haaaaaaaa habis ngk tau kasih nama siapa
Вet¡¡πа ♡
Kak Wati bikin novel yang judulnya Belahan Jiwa, aku pikir kisahnya tentang kebahagiaan dan romance banget taunya... Belahan jiwa itu aaa aku tak sanggup berkata, ujung2nya ternyata... hiks tau ah thor... semangat ya
Вet¡¡πа ♡
Kak Wati bikin novel yang judulnya Belahan Jiwa, aku pikir kisahnya tentang kebahagiaan dan romance banget taunya... Belahan jiwa itu aaa aku tak sanggup berkata, ujung2nya ternyata... hiks tau ah thor... semangat ya
Вet¡¡πа ♡: yalah jelas patah hati banget anak baru lahir udah ditinggal mati sama bapa nya
total 2 replies
Вet¡¡πа ♡
Zeeyan nama Babyny Author 🤣✌
Вet¡¡πа ♡
thor.. kamu jahat sekqli
Вet¡¡πа ♡
😭😭🤧🤧
Вet¡¡πа ♡
nyesek thor 😭😭😭🤧🤧
Вet¡¡πа ♡
ya Allah thor.. kenapa begini..
Вet¡¡πа ♡
Aduh untunglah masih satu rumah sakit dan tau.... kalau enggak kek pilem india yang di antv dulu.. hahaha
Вet¡¡πа ♡
Kasihan Emieer.. semoga cepat sembuh dan lolos dari masa kritisnya
Вet¡¡πа ♡
musti baju gitu ya thor 😶😶😶
April
Tumben enggak up
Watilaras: makasih bgt dah ngikutin
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!