Setelah secara tidak sengaja ia terpanggil ke dunia alternatif dimana dunia itu adalah dunia game yang selalu ia mainkan, ia memutuskan untuk menikmati keadaan dunia itu hingga akhirnya menemukan sebuah perannannya sendiri.
Namun ketika peran itu diambil olehnya, secara tidak sengaja, kesadaran yang miliki ditarik oleh dua sistem dunia yang saling bergesekan hingga memunculkan sosok paradox yang menggambarkan masa depan untuk nya.
Merasa bahwa kemukinan dari paradox waktu hanyalah ilusi semata, ia mencoba membangun ulang sistem tatanan dunia yang di awali sebuah pertemuan nya dengan seorang yang di anggap raja iblis dunia lampau.
Dan setelahnya, apakah dia mendapatkan kunci untuk membuka tabir penuh misteri dan menemukan apa yang ia cari?
Yuk simak kelanjutan kisah Armageddon Maker dalam seri ke 2 ini!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anugrah Esa Maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sosok yang di rahasiakan
" Em....... Em..... Em.... " Gadis demi human dengan ras rusa ketakutan ketika melihat Willna berjalan ke arahnya.
" Ah... Maaf, aku melupakan keberadaanmu. " Telinga Willna bergetar sesaat.
" Tenang. Jangan takut. Aku kemari untuk menyelamatkanmu. " Dengan hati hati Willna mendekati gadis demi human dengan ras rusa.
" Ah.... Ah... Ah... Te-erima kasih... Te-telah me--menyelamatkan ku. " Gadis demi human dengan ras rusa mengucapkan terima kasihnya.
" Iya. Tak apa. Siapa namamu dan kenapa kamu bisa di ikat seperti ini? " Willna mencoba mengakrabkan diri dengan gadis demi human dengan ras rusa sembari melepas ikatan tali yang mengikat tubuhnya.
" A---aku Fati. A--ku hanya barang yang tidak laku di pasaran sampai pemilik ku pun sengaja membiarkan ku dibawa oleh mereka. " Jelas Fati sembari mengusap kulitnya yang terbesut luka ikatan tali.
" Hmph~ Mereka memang kejam... Tapi kamu bisa lega sekarang kamu sudah aman bersamaku. " Willa merapal sebuah mantra penyembuh untuk Fati.
" A... Ano... No... Nona sendiri. Siapa dan bagaimana nona bisa menemukanku di sini? " Tanya Fati pada Willna
" Ah... Aku. Namaku Willna. Kebetulan aku sedang mengawasi area barat dari hutan ini dan aku mendengar beberapa keributan dan merasakan sesuatu yang asing. " Willna megetarkan telinganya.
" Dan di saat aku menyadari bahwa ada ras demi human yang terancam, secara spontan aku menyerang mereka. " Tambah Willna.
" Ah... Em... Maaf.... Ak... Aku tidak bisa menahan rasa takutku. " Fati menempepkan kedua lututnya dengan wajah malu.
" Tak apa. Itu hal yang wajar ketika takut. Dulu pun aku pernah begitu " Willna mengusap kepala Fati.
" Nah, Fati. Apakah kamu ingin ikut pergi bersamaku. Atau kamu ingin hidup bebas dengan resiko seperti tadi? " Tanya Willa setelah menghibur Fati.
" Em... Ji- jika aku ikut denganmu, ak... Aku mungkin hanya menjadi beban untukmu. Tapi... Aku juga tidak memiliki kekuatan untuk bertahan hidup sendiri. " Fati kembali murung.
" Tak apa. Lagi pun, aku tidak akan membawamu bertualang bersamaku. Melainkan membawamu ke Vlarn Hafen. " Willna kembali mengusap kepala Tifa.
" Vl--Vlarn~ Hafen~? Ne--negri para demi human~!!! Be-benarkah itu....? " Fati terkejut tidak percaya.
" Benar. Vlarn Hafen yang itu. " Jawab Willna.
" Negri damai tempat seluruh demi human dengan berbagai ras tinggal dengan nyaman " Tambah Willna.
" Tapi... Bagai mana mungkin...? Da-dari yang aku tahu, hanya orang orang yang beruntung saja yang dapat sampai ke sana " Fati masih tidak percaya.
" Dan mungkin kamu adalah orang yang beruntung itu. " Jawab Willna singkat.
" Kapal ke dua akan berangkat sore nanti. Dan mungkin itu akan di majukan karena sesuatu. Jadi, apa keputusanmu. " Willna menegaskan pertanyaan sebelumnya.
" Em..... " Fati terlihat ragu ragu.
" Dengarkan aku Fati. " Willna memegangi kedua pipi Fati .
" Vlarn Hafen adalah negri untuk kita. Jika kamu ingin ke sana, ini adalah kesempatan pertama dan terakhir untukmu. Kamu beruntung tadi bisa aku selamatkan dan mungkin keberuntungan itu tidak akan bertahan lama. " Willna menjelaskan.
" Jika kamu pergi bersamaku kamu mungkin akan hidup nyaman di sana, belajar dan berlatih cara bertahan hidup. Dan mungkin jika saatnya tiba kamu bisa menjadi salah seorang prajurit Vlarn Hafen untuk menyelamatkan demi human lain seperti aku menyelamatkanmu. " Tambah Willna.
" Bagai mana Fati ? Apa keputusanmu....? " Tegas Willna.
" Ak-ku ingin pergi denganmu. To... Tolong bawa aku ke tempat yang damai itu. " Fati mengambil keputusan.
" Bagus. Itu adalah jawaban yang ingin aku dengar. " Willna bangkit dari hadapan Fati.
" Worm..... Save " Willna mengacungkan kepalan tangannya ke arah Fati.
* bruuum..... * sesosok monster cacing keluar dari belakang Willna yang langsung menelan Fati bulat bulat.
" ..... " Tanpa adanya respon, tubuh Fati telah menghilang dari tempatnya semula.
" Worm..... Saatnya kita kembali ke pelabuhan Pixi. " Willna berbicara di depan tempat Fati semula.
" Kecepatan penuh!!! " Tambah Willna.
* gwaaaa...........rm... * monster cacing itu kembali muncul beberapa saat untuk mengatakan tanda patuh.
Setelah melihat worm kembali ke dalam tanah, Willna memandang area sekitar sesaat untuk memastikan tidak ada lagi demi human maupun manusia yang hidup di sekitarnya.
" Hole.... " Willna menghentak tanah yang ia pijak
* swips * sebuah lubang muncul dari bawah Willna yang langsung menghisap tubuhnya.
Perlahan namun pasti, area hutan bekas pertempuran tadi mulai memulihkan dirinya. Pohon yang tumbang serta tanah yang retak, perlahan mulai kembali ke asal seolah tidak pernah terjadi pertarungan di sana.
" Jujur saja, perempuan demi human itu terlihat sangat kuat dan juga keren, Ka " Lanastia menceritakan pertemuannya kepada Lindastia.
" Ara.... Benarkah itu.... Itu berarti kamu sudah menemukan satu dari sekian banyak misteri di hutan itu, Lana." Lindastia mengusap kepala Lanastia.
" Hehehe.... Tapi karena pertemuan itu, aku gagal mendapatkan tanaman herbal untuk kaka. " Lanastia menundukkan kepalanya tanda kecewa.
" Tak apa Lana. Yang terpenting bagi kaka sekarang adalah kamu bisa selamat dari pertemuan tadi. " Lindastia menghibur.
" Iya ka. Aku pun bersyukur atas kejadian yang baru saja terjadi " Lanastia masih terliat murung.
" Ne... Apakah kamu tahu siapa perempuan demi human dengan ras kelinci yang baru saja kamu temui itu? " Tanya Lindastia pada Lanastia.
" Aku rasa dia adalah wanita iblis yang kuat dan juga keren " Jawab Lanastia.
" Hm.... Kamu ini.... Itu bukan jawaban yang tepat untuk pertanyaan kaka tadi. " Lindastia mencubit pipi Lanastia gemas.
" Tapi ya sudahlah, lupakan saja. " Lindastia melepaskan tangannya dari pipi Lanastia.
" Sedari tadi kamu terus bilang bahwa perempuan demi human itu terlihat kuat dan keren. Memang seperti apa dia? " Tanya Lindastia pada Lanastia.
" Dari yang aku lihat tadi, Perempuan itu berbeda dengan beberapa demi human dari ras yang sama. " Jawab Lanastia.
" Magsud dari berbeda itu seperti apa? " Tanya Lindastia.
" Yah, dia memiliki tubuh yang lebih tinggi dari beberapa demi human ras kelinci yang pernah aku lihat. Warna bulu yang mengkilap dan bentuk tubuhnya yang berotot itu terasa bahwa perempuan itu memiliki sedikit sihir dan stamina yang luar biasa. " Jelas Lanastia
" Terlebih lagi, dia menghancurkan tubuh pria gemuk jahat dengan satu kali serangan dan pria kurus jahat dengan beberapa serangan cepat. " Tambah Lanastia.
" Tapi, wajahnya itu.... Tetap terlihat menggemaskan " Lanastia meremaskan kedua tangannya karena gemas.
" Ho..... Jadi itu yang kamu maksudkan. " Lindastia merspon datar.
" Hmph..... Kaka nggak asik. " Lanasta mengalihkan pandangannya sebagai tanda kesal terhadap respon kakaknya yang datar.
" Hehehe..... Maaf... Maaf.. Tapi mendengar penjelasan tadi, mengingatkan kaka pada seorang yang sama kagumnya dengan mu beberapa tahun lalu. " Lindastia menutup tawa kecilnya.
" Hm.... Memang siapa itu.... " Lanastia penasaran.
" Apakah kamu penasaran? " Lindastia mengnggoda.
" Nmo.... Kaka..... " Lanastia menggoyang goyangkan tubuh Lindastia untuk membujuknya bercerita.
Namun belum sempat ia menjawab, seorang masuk ke dalam kamar tempat keduanya berada.
" Ah... Guild master. Sedang apa kamu di sini? " Tanya Listia pada Shofi yang terlihat kesal.
" Ano... Aku di suruh oleh Loran untuk mengirimkan undangan ini padamu dan saudarimu " Jawab Shofia dengan nada kesalnya
" Loran...? Siapa dia? Lalu apa magsud dari undangannya? " Tanya Listia kembali
" Eh...? Kamu tidak mengenal Loran? " Shofia yang kesal terkejut mendengar respon dari Listia.
" Tapi, sesaat setelah memberikan undangan ini, dia berkata bahwa "Tia adalah orang yang membantu kami menuju kota ini ". Jadi setelah aku mencari semua data di guild, hanya ada kamu dan semua saudaramu yang muncul ketika aku mencari seorang bernama "Tia"." Tambah Shofia sembari mendekat ke arah Listia.
" Yang pastinya orang itu yang dimaksudkan itu bukanlah aku. Memang kapan ia sampai di kota dan kenapa kamu terlihat sangat kesal ketika mengirimkan undangan ini untukku? "
Shofia pun menjelaskan bahwa Loran datang sekitar dua sampai tiga hari yang lalu.
Shofia pun menjelaskan bahwa saat itu Loran datang di malam hari sehingga saat itu ia tidak sempat mendaftarkan diri sebagai petualang di saat Listia menunjukkan ekspresi marahnya.
" Kemungkinan besar Lanastia lah yang kamu maksudkan. Karena dari tempat dan waktunya, hanya Lanastia lah yang masih berada di hutan saat itu. Terlebih saat itu Luna sedang ditemani Lindastia untuk menonton pertandingan antara calon guru sihirnya dengan Lenastia di tanah kosong dekat mansion tua. Sedangkan aku sendiri masih di ruangan ku sebagai kepala pengaman dan pengawasan kota. " Jelas Lenastia.
" Yah karena kekuatanmu. Kamu berherti menjadi petualang dan justru memilih sebagai kepala penjaga " Sahut Shofia.
" Ya. Kamu pun sama kan? Setelah party kita bubar, akhirnya kamu memutuskan untuk menjadi guild master. " Sahut Listia.
" Aku sangat merindukan petualangan hebat seperti dulu. Duduk terlalu lama di tempat yang sama membuat kekuatan ku lemah dan lagi jika melihat laporan laporan di meja itu..... " Shofia menceritakan kekesalannya sembari menghentak hentakan kakinya.
" Hehehehe.... Iya. Aku paham perasaan itu. Untuk kelanjutannya kita bisa bahas setelah kamu masuk " Listia tertawa ketika melihat tingkah Shofia.
" Ya... Baiklah. Aku akan masuk. " Shofia masuk sembari mencubit gemas pipi Listia.
Sebuah pertengmaran kecilpun dimulai ketika Listia membalas cubitan itu sampai mereka puas saling membalas dan setelahnya, mereka pun saling membagi beban pekerjaan mereka masing masing hingga waktu dalam undangan pesta mendekati mereka.
seperti yang telah tertulis pada kalimat pada bab ini bahwa karya pada arc ini telah selesai dan author harap kalian puas ya 😄 hehehe....
Pada kalih ini pun, author ingin menyampaikan kepada kalian mengenai akun instagram yang ditujukan untuk hal-hal yang berkaitan dengan karya Armageddon maker ini dan beberapa arc yang mungkin akan segera digarap kembali...
Dengan ig name @armageddon.maker, akun ini adalah akun yang dibuat oleh author beberapa bulan setelah karya pertama terbit dan karya ke dua sedang digarap yang mana hal ini dapat dilihat dari posting yang masih belum terlihat meyakinkan.
Meskipun demikian, akun ini adalah akun yang fild dan tentunya kalian bisa memberikan berbagai macam tanggapan di sana sembari menantikan event yang dahulu sempat thor singgung dalam sebuah komentar
So~ tunggu apa lagi?! mari datang dan kunjungi ig ini agar kalian bisa mengetahui berbagai hal lain yang menyangkut beberapa karakter yang terlibat dalam karya ini, baik dari Armageddon Maker, Armageddon Maker 2nd Family, dan beberapa side story seperti Age of Eight Guardian serta side story lain yang pernah author singgung dalam salah satu bab 😁
"-Author for you-"
Thor sangat berterima kasih kepada kalian karena telah mendukung karya sampai menjadi seperti saat ini 😆 selain itu, Thor sendiri pun meminta maaf jika banyak hal yang kurang berkenan bagi para pembaca karena kelalaian Thor sendiri seperti typo dan lainnya 😅
Maka dari itu, Thor mencoba membuka diri ke kalian dan pingin tahu bagaimana pendapat kalian mengenai kisah ini, baik dari Bab-bab yang menurut kalian menarik maupun berbagai pendapat lain yang berhubungan dengan MC, karakter pendukung atau hal lain yang pingin Thor tahu dari kalian 😇 dan jikalau kalian memiliki pertanyaan pun kalian bisa bertanya di sini yang tentunya akan author pun akan menjawab pertanyaan itu dengan sebaik-baiknya 😄 hehehe...
___________________
"-_Author For You_-"
""""""""""""""""""""""""""""""