NovelToon NovelToon
Tuan Muda Yang Terhina

Tuan Muda Yang Terhina

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:32.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: el nurmala

Warning!!! Terdapat banyak kata umpatan dan hinaan dalam cerita novel ini. Bagi kalian yang berhati lembut dan nggak tegaan, silahkan melipir. Ini bukan novel yang cocok untuk kalian baca.
——————
Namanya Arjuna Zaid Abdullah Al-Fatih. Ia merupakan pewaris Al-Fatih Group, perusahaan raksasa asal Timur Tengah yang mendunia. Akan tetapi bagi keluarga Adipura, Arjuna hanyalah sampah yang dipungut oleh Natasha Adipura.

Kotor, hina dan menjijikan.

Arjuna menerima diperlakukan sebagai suami dan menantu yang tak berguna dalam keluarga itu. Namun Arjuna mulai memperlihatkan kuasanya di saat ada yang mengusik Natasha.

-------
Kisah ini hanya fiksi. Jika ada kesamaan nama, tempat, dan peristiwa, itu hanya kebetulan semata.
Selamat membaca ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon el nurmala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

siapa yang berulah?

Happy reading ....

*

Ketika malam tiba, rasa sepi dari kesendirian semakin terasa. Merindukan seseorang yang seharusnya ada, sedikit banyaknya terasa menyiksa.

Natasha tidak lagi bisa memungkiri hati. Ia sangat mengharapkan Arjuna ada meski itu hanya sekejap saja. Ia tak habis pikir dengan jalan pikiran pria itu. Apakah Arjuna sudah berada di titik jenuh menghadapi arogansinya? Hati Natasha hanya bisa menduga-duga dan itu membuat dirinya kesulitan memejamkan mata.

"Menyebalkan, mengapa aku jadi seperti ini? Dan Arjuna, kemana dia pergi? Menurut Rama, rumah yang ditempatinya dulu hanya rumah kontrakan. Jadi dimana dia sekarang? Apa dia punya uang untuk tinggal dan makan?" gumam Natasha. Perasaannya saat ini antara kesal dan cemas memikirkan keadaan suaminya. Diusapnya tempat kosong itu, sisi dari ranjang yang biasanya ditempati Arjuna.

Natasha menatap cincin pemberian Arjuna yang katanya milik mendiang ibunya. Sejak pertama kali melihatnya, Natasha merasa tergelitik keingintahuannya karena yakin batu permata itu bukan batu permata biasa, meskipun ia sempat menepis prasangka itu. Tapi apa mungkin?

Ddrrt ... Natasha menoleh pada ponselnya yang tergeletak di atas nakas. Ini sudah lewat tengah malam, dan siapa yang menghubunginya selarut ini?

"Rama? Ada urusan apa dia meneleponku?" gumam Natasha sembari beringsut dan bersandar pada headboard.

"Hmm ada apa? Kau tidak tahu ini jam berapa, heh?" tanya Natasha datar pada sang asisten.

"Nona, saya mohon maaf telah mengganggu istirahat Anda. Tapi ini sangat urgent. Headline berita online hari ini mengabarkan tentang Adipura Land."

"Berita apa? Maksudmu di jam segini?" tanya Natasha sambil beranjak turun dari tempat tidur dan berjalan menuju meja kerjanya.

"Iya, Nona. Tepat pukul 00.00 Wib, mereka menerbitkan berita tersebut.

Natasha yang sudah terduduk langsung membuka dan menghidupkan laptopnya sambil mendengarkan Rama bicara. Keningnya berkerut dengan kedua mata yang menyipit membaca berita yang tertulis di sana.

Tidak hanya satu, Natasha membaca beberapa media online yang memuat kabar tentang perusahaan ayahnya. Ada apa ini? Sengketa tanah untuk proyek perumahan di salah kecamatan di kota B? Sejak kapan Adipura Land punya proyek seperti itu?

Adipura Land memanglah bergerak di bidang properti dan real estate. Akan tetapi proyek perumahan di daerah pedesaan belum pernah mereka rencanakan. Hal ini karena Adipura sebagai pendiri tidak pernah menyetujui tawaran proyek atau ide investor sekalipun. Adipura memanglah arogan dan ambisius, tapi pria itu punya pemikirannya sendiri tentang hal tersebut.

"Nona ...." Suara Rama terdengar di ujung ponsel karena Natasha belum juga memberikan tanggapan apa-apa.

"Besok adakan rapat direksi jam delapan pagi. Semua harus hadir tidak terkecuali direktur utama dan juga wakilnya. Minta Adam dan tim kuasa hukumnya untuk datang. Aku mengenal seorang pimpinan redaksi salah satu media ini. Aku akan menanyakan padanya," ujar Natasha datar dan terkesan dingin.

"Baik, Nona. Saya akan menyampaikannya pada seluruh jajaran staf direksi. Selamat malam, Nona. Selamat beristirahat," pungkas Rama.

Natasha tidak mungkin bisa istirahat, pikirannya berkecamuk dengan berita yang bertebaran di media. Natasha merasakan nafasnya agak berat. Menghirup udara segar saat dini hari mungkin akan sedikit membuatnya merasa lega. Sambil mencoba menelepon kenalannya yang merupakan pimpinan redaksi media online, Natasha melangkah menuju balkon kamarnya.

Natasha mengerutkan kening saat melihat mobil Joshua melaju ke gerbang utama rumahnya. Pikirnya, mau kemana Joshua di pagi buta? Apakah akan bersenang-senang ke club malam?

"Ibu dan anak sama saja. Mereka hanya jadi benalu di rumah ini," decih Natasha. Tak lama terdengar obrolannya dengan seseorang di ujung ponselnya.

Sementara itu. Joshua merasa sangat gelisah. Cemas, takut, geram, marah, semua bercampur dalam benaknya saat ini. "Sial. Bagaimana bisa jadi seperti ini? Siapa dibelakang mereka? Tidak mungkin kalau mereka jalan sendiri." Umpatnya.

Joshua mencoba menghubungi Irwan namun ponsel pria itu tidak aktif. Joshua pun mengarahkan kemudinya ke apartemen rekannya tersebut.

Sesampainya di depan kamar apartemen Irwan, Joshua terus mencoba menghubungi sambil menekan bel pintu berkali-kali. Ia semakin kesal karena tak ada respon sama sekali. Pikirnya, apakah Irwan menghianatinya?

Tak ingin berlama-lama di tempat itu, Joshua pun kembali ke mobilnya dan berencana mengumpulkan anak buahnya di tempat yang selama ini dijadikan kantor Adipura Land buatan dirinya.

"Apa ini? 'Seluruh staf direksi diharapkan hadir pada rapat pukul delapan pagi'. Rama? Apa itu artinya Tasha sudah mengetahui tentang hal ini? Sial. Sial, sial!" geramnya sembari memukul-mukul kemudi setelah membaca pesan chat dari Rama.

Joshua meneruskan niatnya. Ia berharap kecurangannya tidak diketahui siapapun juga, terutama Natasha dan Adipura.

***

Natasha mempercepat langkahnya menuruni tangga. Matahari sudah mulai naik ketika ia bangun tadi. Natasha merutuki dirinya yang justru bangun kesiangan di saat ada masalah penting di perusahaan. Masih ada sisa waktu dua puluh menit untuk sampai tepat waktu.

"Nona, Anda mau teh?" tawar seorang pelayan.

"Tidak. Apa tuan sudah pergi?" tanya Natasha.

"Tuan baru saja pergi bersama nyonya," sahut pelayan itu.

"Wanita itu juga ikut? Mau apa dia di perusahaan?" gumam Natasha kembali meneruskan langkahnya.

Sekilas, Natasha teringat pada Arjuna. Sudah pagi ketiga ia tidak menikmati teh buatan Arjuna. Tapi untuk saat ini, ia tidak punya waktu lebih memikirkan hal pribadi. Ada urusan yang harus ia selesaikan secepatnya.

Natasha mengemudikan mobilnya menuju Adipura Land. Sesampainya di tempat yang dituju, Natasha bergegas menuju ruang meeting sambil menelepon Rama.

Di ruang meeting ....

Semula Adipura merasa heran karena diminta hadir di ruang meeting oleh Rama atas permintaan Natasha. Pendiri sekaligus pemilik Adipura Land itu langsung 'naik pitam' setelah mengetahui apa yang sedang terjadi.

"Tuan, Pak Adam sudah hadir di sini," ujar seorang staf direksi.

"Kau? Natasha yang memintamu ke sini?" tanya Adipura heran, kemudian mengangkat panggilan pada ponselnya.

"Iya, Tuan," angguk Adam sebelum kemudian mempersilakan beberapa pengacara muda yang tergabung dalam tim kuasa hukum bentukannya untuk duduk.

Pagi ini, Adipura belum sempat membuka ponselnya hingga tak mengetahui apa-apa. Namun, amarahnya harus ditahan karena banyaknya telepon dari investor yang harus ia jawab. Mereka tentu mempertanyakan masalah yang otomatis mempengaruhi harga saham Adipura Land di BEI pagi ini.

Di sisi lain, Joshua mencoba untuk bersikap tenang meski tadi sempat jadi sasaran amarah Adipura. Sejak terbangun pagi ini, ia sudah dicecar pertanyaan oleh Inge. Ibunya itu berpesan agar ia bersikap tenang selama rapat berjalan. Hal ini tentunya agar tidak mendatangkan kecurigaan. Lain halnya dengan Kanis yang memang tidak mengetahui rencana kakak dan ibunya di belakang Adipura.

"Selamat pagi," sapa Natasha yang baru saja memasuki ruangan itu.

"Selamat pagi, Nona," sahut Rama sambil menarik kursi untuk Natasha.

"Selamat pagi, Nona," sahut yang lainnya.

Adipura menoleh sesaat dan kembali pada pembicaraannya di telepon.

"Anda mendapat kabar itu dari mana? Kami sebagai pihak tergugat belum memastikan kalau itu benar kami, Adipura Land. Jadi jangan dulu menarik kesimpulan seperti itu." Nada suara Adipura yang terdengar berat menghadirkan tanya di benak setiap orang di ruangan itu, terkecuali Joshua tentunya.

"Ada apa, Pa?" tanya Natasha setelah Adipura mengakhiri panggilannya.

"Aku mendengar kabar, orang dalam yang menyebabkan masalah ini. Akan kupastikan siapapun yang berulah membusuk di penjara. Siapapun, sekalipun itu keluargaku," geram Adipura sembari melirik pada Natasha.

Natasha tentu menangkap maksud isyarat mata Adipura. Ia tidak mengerti jalan pikiran ayahnya jika sampai berfikir dialah penyebabnya.

1
Kustri
istri durhaka🤮, jgn ampe koma klu tau siapa arjuna
Kustri
tasya... kau permainkan pernikahan .. kau akan kena karma
Edi Sulaiman
jangan terus bersembunyi Arjuna, jelaskan pada dunia kaulah Tuan muda..
Edi Sulaiman
sayang tuan muda masih koplak...hhh
Edi Sulaiman
Jangan terlalu lama Arjuna mnjadi suami yg tertindas, buat aku bosan..
Edi Sulaiman
jangan terlalu bodoh Arjuna, tunjukan sopo koe...hhh
Edi Sulaiman
Dak masuk akal!"...gadai cincin 10jt tebus 5M...anjiirr...
Edi Sulaiman
seru nich jangan terlalu lama thor mc nya merendahkan diri.
Edi Sulaiman
istri lucknut...
Sri Ariyanti
selalu bagus karyamu thor
Ivan Sumampouw
setelah membaca beberapa Bab dan mengikuti karakter natasha yg ditampilkan oleh penulis,,, kayaknya ini karakter penulis yg sebenarnya, suka merendahkan org lain, menganggap org miskin sangat rendah dan kekayaan adalah segalanya,,, penulis ternyata memiliki karakter yg buruk 🥹
Sativa Kyu
👍
mboll
Luar biasa
Elsyarief
Badr memang Bader (Nakal) Banget
Elsyarief
menantu oh menantu yg gak tahu malu
Elsyarief
Luar biasa
Elsyarief
aku suka banget ceritanya ajarin dong Thor buat cerita kaya gini..I love you Thor
Didi Haryadi: suka banget cerita nya dan pengisi suara nya keren banget
total 1 replies
Elsyarief
Ceritanya bagus dan keren selalu penuh misteri lanjutkan author
Elsyarief
Mantap abis neh ceritanya
Elsyarief
Cerita yang menarik dan unik bagus banget kak Author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!