NovelToon NovelToon
Bunda Untuk Cilla

Bunda Untuk Cilla

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:8.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dini Achdia

Hardi, seorang ayah tunggal yang tidak lagi percaya akan cinta. Dia bertekad untuk merawat putri semata wayangnya yang masih berusia 3 tahun.

Dia berusaha sekuat tenaga untuk menjaga putri nya tersebut dia yakin dia tidak akan membutuhkan pendamping untuk dirinya bahkan dia sangat khawatir akan kasih sayangnya yang nanti bisa terbagi. Akankah Hardi tetap dengan prinsipnya? Ataukah dia akan goyah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dini Achdia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Istri Hardi Malik !

Sarah bangun dari tidurnya ternyata Hardi sudah tidak berada di tempat tidur, hanya ada dia dan Cilla yang masih terlelap. Sayup-sayup terdengar suara orang yang sedang berada di dalam kamar mandi, mungkin Hardi sedang mandi, pikir Sarah.

Terdengar suara bell berbunyi, Sarah menghampiri pintu. Room service Room service, terdengar suara di balik pintu. Sarah pun membukanya, orang itu masuk dengan membawa beberapa makanan untuk sarapan.

Sarah menyuruhnya meletakan semua makanan yang di bawanya di atas meja, selesai menaruhnya di meja, orang itu pun pergi setelah diberi tips oleh Sarah.

Hardi pun keluar dengan menggunakan jubah handuk dan tangannya memegang handuk kecil guna mengeringkan rambut di kepalanya.

"Kau mandi sana dan makan sarapanmu bersama Cilla, saya akan keluar lebih dulu karena pekerjaan sudah menumpuk di kantor. Kau santai-santai saja di sini sesukamu" ucap Hardi. Sarah pun menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Tak lama Rio datang ke kamar Hardi.

"Pak, ini pakaian yang bapak minta" ucap Rio memegang setelan jas disana, serta baju santai untuk Sarah dan Cilla.

"Letakan di sana, kau tunggu saja di mobil sebentar lagi aku akan menusul" ucap Hardi masih mengeringkan rambutnya. Rio meletakkan baju itu di atas sofa lalu ia bergegas keluar dari kamar Hardi untuk turun ke lobi terlebih dahulu.

Hardi sudah berpakaian rapi dan Sarah masih belum keluar dari kamar mandi. Hardi mengambil sepotong roti di meja lalu menggigit untuk sekedar mengganjal perutnya.

"Itu orang betah sekali di kamar mandi, sudah 30 menit masih belum keluar. Ah sudahlah aku turun lagian aku tadi sudah bilang bakal kekantor" gumam Hardi lalu meninggalkan kamarnya.

***

Cilla bangun, dia mencari-cari ayah dan bundanya. Sarah melihatnya lalu menghampiri Cilla dan mengajaknya untuk mandi terlebih dahulu sebelum sarapan.

"Sayang, hayo mandi dulu. Biar kamu segar lalu nanti kita sarapan" ucap Sarah.

Cilla pun menuruti perkataan bundanya, ia turun dari tempat tidur lalu menghampiri bundanya dan menuju ke kamar mandi.

Cilla telah berpakaian rapi dan duduk di sofa dimana didepannya terhidang makanan untuk sarapan pagi ini.

Sarah dan Cilla pun menikmati sarapannya, memang makanannya sangat enak hingga mereka tidak sadar telah menghabiskan hampir semuanya. Setelahnya mereka siap-siap untuk pulang kerumah, karena memang tak nyaman harus berlama-lama di hotel ini. Sarah membuka pintu kamarnya bersamaan dengan Aini pun membuka pintu kamarnya.

"Sarah! kamu disini? dengan siapa?" ucap Aini sedikit terkejut dan Sarah pun sama.

"Eh... iya, aku disini sama keluargaku, nih anakku" jawab Sarah tersenyum bersama Cilla di sampingnya.

"Tapi yang ku tahu, ini kan lantai pribadi pemilik hotel, pak Hardi Malik. Eh... Sebentar... Apa suamimu Hardi Malik? benarkah?" Aini bertanya untuk meyakinkan, dengan wajah masih terkejut.

"Benar" Sarah tersenyum sambil mengangguk.

"Wah aku benar-benar membuat terkejut, ternyata suamimu orang yang hebat. Aku tak menyangka, apa kamu waktu itu pura-pura? waktu saat kita awal bertemu. Kamu kan pura-pura tak mengenalnya. Pantas saja waktu aku ceritain ingin menggodanya ekspresimu berubah menjadi marah. Maaf deh waktu itu kan aku tak tahu jika pak Hardi itu suamimu dan yang aku bilang waktu itu memang hanya sebuah candaan" ucap Aini dengan senyum kecut.

"Tidak kok, aku memang belum tahu banyak tentang bisnis suamiku. Aku juga tidak pernah bertanya padanya. Tapi soal aku tak berkata jujur padamu tentang siapa suamuku, aku minta maaf." balas Sarah.

"Ah tak apa-apa, mungkin kamu ada alasan tak mengakui Hardi adalah suamimu di hadapanku. Tak usah di ambil pusing apalagi sampai minta maaf seperti itu. Santai saja" ucap Aini menepuk pundak Sarah.

Namun Aini merasa aneh, biasanya jika suami istri akan lebih tahu pasangan masing-masing bahkan untuk hal yang paling kecil sekalipun. Atau mereka cuma pasangan kontrak seperti di film atau drama korea yang sering ia tonton.

"Oh iya, apa kita bisa sarapan bersama?" ajak Aini ramah.

"Kayaknya tak bisa, kami sudah sarapan tadi. Sekarang kami ingin langsung pulang saja, kami sudah rindu rumah" balas Sarah.

"Padahal hotel ini sangat mewah loh, apa kau tidak betah!" tanya Aini.

"Walaupun Hotelnya mewah dan nyaman namun lebih nyaman berada di rumah" Balas Sarah.

Mereka pun naik Lift bersama menuju lantai dasar lalu berpisah di lobi hotel.

"Ccchhh... Ternyata tipe wanita Hardi seperti itu, wanita polos yang sederhana. Dia sih tak ada apa-apanya dibandingkan aku. Apa coba aku dekati Hardi yah? siapa tahu dia akan berpaling kepadaku. Aku harus mencari cara agar Hardi beralih kedalam pelukanku. Sarah... Sarah... kamu sama sekali tidak pantas berdampingan dengannya. Aku... aku yang sangat pantas jadi pendampingnya. Hardi, aku yakin kamu akan terpesona kepadaku. Lihat saja nanti." Gumam Aini dengan senyuman liciknya.

Sementara Sarah tak menaruh curiga apapun pada Aini, karena memang jika di hadapan Sarah, Aini begitu ramah layaknya teman dekat.

***

Di kantor memang sedang cukup sibuk, banyak sekali pesanan kosmetik yang di terima secara online, memang sesuai prediksi pemasaran secara online lebih efektif untuk saat ini. Semua staf bekerja lebih ekstra, namun mereka puas dengan hasil yang mereka capai saat ini.

"Bagaimana penjualan seminggu ini?" tanya Hardi.

"Penjualan minggu ini cukup banyak dan bisa dilihat dari grafik ini, kenaikannya sangat signifikan. Banyak konsumen merasa puas dengan produk kita serta layanan yang kita berikan" balas Rio.

"Bagus, terus tingkatkan pelayanan konsumen agar tak ada komentar negatif yang dilayangkan mereka sehingga dapat merusak citra produk kita" pinta Hardi.

"Oh iya pak, apakah kita akan memulai membuka outlet-outlet untuk memasarkan secara langsung?" tanya Rio.

"Oh iya, setelah 1 bulan pemasaran online, kita akan segera membuka outlet-outlet kecantikan itu. Kau persiapkan saja semuanya termasuk tempat yang cukup strategis di beberapa mall di seluruh indonesia. Jangan lupa cari pegawai yang kompeten dan berpenampilan menarik agar menambah minat konsumen untuk membeli produk kita" jelas Hardi.

"Baik pak, saya akan merekrutnya dan menyeleksinya mulai hari ini" balas Rio lalu beranjak untuk kembali ke ruangannya.

"Bagus, aku sangat bersyukur bahwa produk ini sangat laris di pasaran. Karja keras yang selama ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Semoga kedepannya tambah populer dan tambah meninggkat penjualannya" batin Hardi seraya tersenyum menyenderkan dirinya di sandaran kursinya.

Bersambung.......

Jangan lupa selalu dukung Author yah dengan Like, vote dan komentar. Agar menambah semangat dan memperbaiki kesalahan.

Terimakasih untuk pembaca yang masih setia di novel ini 🥰

1
siti Hasanah
Biasa
Dorina Pakpahan
masih permulaan
siti Hasanah
Kecewa
Anik
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Arisha Putri
alurnya bagus walau kadang ada yg salah ketik wajarlah gak masalah,👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾
Jaenah Susanti
utama group jangan ortunya Adrian ya thor
Jaenah Susanti
biasanya klo kembar perutnya cpt kliatan besar, wlpun usia kandungannya muda
rama
bagus
wonder mom
maapkeun y, thor. ceritanya melompat. mendadak bilang cinta pdhl g sekalipun mengisyaratkan cinta. maapkeun y..berhenti baca
wonder mom
sy yg tll lbay ato mmg tll datar y? konflik rasa bersalah di diri Hardi jg tertekan sarah krn kesalahan Hardi blm muncul. kebahagiaan ortu hardi jg kabur. maaf3x
wonder mom
stereotype bgt. smp chapter n..knp jg g beda alur. sll dilecehkan pdhl g salah. knp jg pintu g dikunci, jlas2 g sndirian di rmh. tp...seterah penulis jg c. tp klo beda alur kn lbh menarik✌✌✌
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Enung Samsiah
udah 4 bln blm ada oerubhn msih pnggil suami pak hardi
Enung Samsiah
HaSa = Hardi Sarah
Enung Samsiah
knp sarah nggk hamil????
Enung Samsiah
dasar hardi bkn mncoba baik tapi hrs mnerima sbgai istri
Enung Samsiah
asyiiik meski dingin tpi kasih kartu
black care perhatian lgi, sabar sarah sabar bntar lgi bucin akut kynya
Enung Samsiah
skrg kmu mmng dendam sama larisa nnti kdepannya kamu berterima kasih sm larisa,,, karna larisa kamu mau nikah coba klu ngg ada kjdian kmu bkl hidup sndiri smpai mati taurasa
Enung Samsiah
pantesan dulu wulan selingkuh dasar hardi hardi
Enung Samsiah
kasian sarah,,,,, ya biasa nya klu nolongin orng kn obtprngsang/mabuk pasti sllu gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!