NovelToon NovelToon
Kesetiaan Terabaikan

Kesetiaan Terabaikan

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Poligami / Tamat
Popularitas:408.7k
Nilai: 5
Nama Author: Farida Alsa

jangan dibaca..beberapa bab terhapus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Farida Alsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mas jangan sampai kalah

"Maaf ma, Zia langsung pulang aja, kasian anak - anak uda capek dan besok masih harus sekolah." Zia kali ini tidak bisa mengikuti maunya Rani karena gimanapun ia tidak mau anaknya kelelahan,

Zia melihat kearah bangku belakang dimana anaknya tertidur pulas disana padahal baru lima menit mereka meninggalkan rumah orang tua Zia.

"Baiklah Zia tapi lain kali kamu main kerumah ya, mama mau belajar buat kue denganmu."

"Iya ma, inshaallah."

Akhirnya Abi mengantarkan Zia dahulu kerumahnya dan langsung pulang tidak singgah lagi ke rumah Zia.

"Mama kenapa senyum - senyum sendiri gitu?" Tanya Abi yang melirik mamanya dari kaca spion depan.

"Mama seneng banget hari ini, awal mama sedih kamu bisa nabrak orang tapi ini mama malah bersyukur kamu jadi bisa bertemu Zia.".

"Hust,, mama gak boleh gitu diatas kesedihan orang. Apa mama gak lihat tadi wajah Zia masih sedih? belum ada senyum dan tawa yang benar - benar tulus, sepertinya dia belum nerima Abi."

"Tugas mu berat Abi, Ngejinakan istri sekarang aja sulit, bagaimana menaklukan hati Zia?" Sindir Rani

"Papa sebenarnya kepikiran bagaimana suatu saat Fanny berubah pikiran disaat kamu dan Zia sudah saling sayang, ia memintamu bercerai dengan Zia untuk memulai semua dari awal? Kamu tahukan sifat Fanny yang pemaksa dan semua harus sesuai keiinginannya."

"Abi belum terpikir sampai disitu pa, tapi jika ia egois dan memaksa, itu bukan cinta lagi namanya tetapi ambisi."

Akhirnya diperjalanan mereka hanya terdiam sambil memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya.

Abi segera menggendong Icha kekamarnya yang terlihat Icha sangat lelah hingga sampai rumahpun masih tertidur.

Abi langsung pergi mandi dan menyiram tubuhnya dibawah shower agar lebih segar dan lelah segera pergi dengan istirahat sejenak sebelum makan malam tiba..

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Abi terbangun mendengar nada dering panggilan handphonenya berbunyi,

"Sudah jam 9 malam?" Ternyata Abi tertidur terlalu lama hingga melewati makan malam.

"Mas.." Abi yang mengangkat telpon langsung disuguhkan suara istrinya.

"Eh ya, ada apa?"

"Kok ada apa? Akukan tadi udah bilang mau nelpon mas? Mas dari mana aja uda lebih dari lima kali aku telponin dan baru diangkat."

"Mas ketiduran Fanny"

"Tumben mas udah tidur jam segini, emang mas dari mana tadi?"

Abi terdiam sesaat memikirkan jawaban apa yang harus dia berikan..

"Aku tadi sama papa,mama dan Icha kerumah orang tua Zia." Abi lebih memilih jujur dari pada menumpuk kebohongan.

"Oh, mama dan papa sudah pulang ya? Lalu gimana tadi?" Ntah kenapa ada rasa hati Fanny yang tercubit mendengar Abi kerumah orang tua Zia.

"Seperti yang kamu mau, mereka menerima dan tiga bulan lagi kami akan menikah, mama juga terlihat bahagia saat melihat Zia."

"Mama bahagia? Kenapa mama saat bersamaku terlihat jaga jarak?"

"Kamu sendiri yang membuat jarak itu Fanny, bukankah kamu tidak suka diatur? Bukankah kamu tidak suka saat mama memberikan nasehat? Bukankah kamu juga yang membuat rumah yang berdiri satu kokoh seperti terdapat dua rumah berbeda didalamnya?"

"Mas kok jadi menyalahkan aku, wajar dong mas siapa yang suka diatur - atur? Mama selalu memberikan nasehat agar aku dirumah, maskan tahu aku suka kerja.

Lagian siapa suruh mas tetap mau tinggal sama orang tua sedangkan kita sudah punya keluarga sendiri jadi dengan terpaksa aku memisahkan semua keuangan dan lain - lain agar tidak bercampur dengan mama mas, aku ingin memiliki keluarga sendiri tanpa ada campur tangan keluarga."

"Tapi mereka orang tuaku Fanny, mereka juga berhak menikmati apa yang kita punya, aku juga hanya anak tunggal yang tidak mungkin meninggalkan mereka disaat sudah tua."

"Mas, gaji mas itu gak seberapa, papa mas juga ada usaha sendirikan?" Sampai saat ini Fanny tidak tahu kepemilikan kantor tempat Abi kerja,

Abi menutupi segalanya karena Abi cinta Fanny dan ingin Fanny berubah dari sifat kerasnya tapi hingga saat ini semua belum bisa terjadi.

"Kamu tetap egois Fanny, sampai kapan kamu begini terus hah?" Abi berusaha menahan amarah.

"Sampai impianku tercapai mas, mas jangan sampai kalah denganku oke." Fanny mulai sombong dengan prestasi yang ia dapat.

"Ambisimu terus yang kau umbarkan, sudahlah, gimana kabarmu disana?"

"Aku baik mas, sepertinya aku akan pulang lebih cepat dan mereka sangat menyukai persentasiku."

"Apakah kamu tidak mau menanyakan kabar Icha?"

"Aku tahu Icha pasti baik - baik saja, dia lebih dekat dengan mas dari pada aku apalagi uda ada omanya disana."

"Mas mau makan dulu, selamat malam."

"Selamat malam sayang" Fanny sengaja memanggil sayang agar Abi ingat untuk memanggil sayang dengannya tapi telpon langsung dimatikan. "Ngambek aja terus." Fanny memilih langsung tidur karena esok ujian penentuan masih berlanjut.

#Fanny oh Fanny turunkan sedikit kerasmu#

#bantu like,comment and vote ya#

1
cerita tamatnya cek di f***zo y kak.. udah tamat disana. penulis sasacuap
Fransiska Siba
Mungkin itu yg terbaik Fanny, Fanny juga begitu krn sifat keras hatinya. apalagi dimasalalu disebeb kan neneknya dan istri pertama papanya
Fransiska Siba
papanya aja udah jail gimana anaknya ga jail wkwkwk
Fransiska Siba
aku tetap Zia dan Abi, soalnya Fanny sdh kelewatan bangett. bertindak sesuka hatinya tanpa berpikir apa yg akan terjadi kedepannya
Fransiska Siba
makanya Abi kau jgn kayak Beny yaa, lembek. kasihan sekali keluarganya Rianti dan Beni akibat neneknya dan istri pertamanya Beny
Fransiska Siba
astga Fanny kau akan menyesal seumur hidup
Fransiska Siba
Nah org sepeti Radit yg bisa mendampingi Fanny, org bisa membuat Fanny turut padanya, ga sepeti Abi kesanya lemah terhadap Fanny jadi kalau ketemu kebawa emosi bisa istilahnya mereka tdk cocok disatukan krn sama2 keras
Fransiska Siba
kan dlu sdh Abi peringati tp kau ngeyel dgn ambisimu. padahal Abi dgn mati matian menjaga mu dan mencintai mu sepenuhnya tp kau saja yg tidak move onn dari masa lalu.
kayaknya Bagas dan Fanny membalas dendam masing2 deh padahal yg bersalah adalah bapaknya sendiri
Fransiska Siba
waduh berarti keluarga mama tiri dan bapaknya Fanny yg tdk beres, masa Bagas yg dlu tdk tahu apa2 ikut terlibat membenci saudara tirinya. pasti ada yg menanamkan kebencian itu
Fransiska Siba
aku malah dukung Abi sama Zia mereka cocok, kalau sama Fanny yg ada tdk ada kebahagian krn Abi sama Fanny sama2 keras dan berambisi dgn tujuan mereka. Zia hadir dihiduo Abi krn takdirnya membawanya dan Fanny hadir di hidup Abi krn Abi yg membawa dgn ambisi utk menyembuhkan Fanny, dia punya keyakinan utk menunjukkan gini lohh berumah ttangga yg seharusnya, Tp Abi tdk bisa memberikan itu krn dia tidk bisa membimbing istrinya bahkan dia tdk tahu isi hati istrinya, ga bisa ambil hati istrinya, yg bisa mendampingi Fanny adalah seorg yg ahli yg memahami dunia psikolog sehingga dia bisa baca gerak gerik tingkah Fanny sebenarnya Fanny mau apa2 dan dia dikasih arahan seperti apa. dia harus lembut tp tegas ga sepeti Abi mudah emosian dan tdk sabaran dan dia cepat putus asa
Fransiska Siba
kalian berdua yg gila, sama2 gila, Fanny terjebak dgn permainan gilanya krn masa lalu, dan Abi juga ikut gila krn mengikuti semua kemauan Fanny, seharusnya Abi kalau tujuan menyembuhkan bukan dgn mengikuti kemuan istrinya tp bagaimana cara nya dia lakukan dgn kata lembut supaya Fanny luluh dan ikuti kemauannya. mereka sama2 berambisi dan keras jadi susah utk disatukan
Fransiska Siba
nahkan Fanny dan Abi itu ambisi mereka terlalu tinggi, Fanny ambisi ya jahat sedangkan Abi ambisinya demi kebaikan tp menjadi malapetaka buat diri sendiri dan keluarga nya kelak
Fransiska Siba
makan tuh cinta gila mu Abi, krn itu obsesi mu juga dlu pengen buat Fanny bahagia dan pengen buat Fanny bisa merasakan pernikahan itu bahagia dan indah tdk sepeti org tua Fanny dlu sedangkan Fanny berambisi dgn sama masa lalunya utk mengwujudkan mimpinya sukses dan melampiaskan kepuasaan ya kalau istri pertama tdk terkalahkan dgn istri kedua. pasti itu rencana gila Fanny. dia cari objeknya yaitu Abi dan Zia. Abi dgn bodohnya menyeret Zia yg tdk tahu apa2. kalau aku baca isi novel ini secara tersirat Abi punya ambisi tersendiri utk menyembuhkan Fanny artinya bukan cinta malah dia membuat malapetaka utk keluarganya termasuk anak dan ortu apalagi diri sendiri dan Fanny berambisi dgn masa lalunya dgn membalas dendam dan menunjukkan dia bisa bahagia dgn sukses dan mencari pempiasan pembuktian istri pertama tdk terkalahkan. Abi dan Fanny tdk saling mencintai. Kata lain cinta yg sering mereka ungkapkan adalah cinta ambisi mereka...
cinta sejati yg seharusnya adalah Zia dan Farhan cinta mereka tumbuh krn Allah.
Fransiska Siba
kayaknya disekap itu Ibunya dan Bapaknya Fanny deh. Fanny itu bukan depresi tp psikot.
Fransiska Siba
berarti Fanny tdk cocok dgn Abi, Fanny lebih cocok dgn seorg dokter psikologi yg mendampingi dia, kalau sama Abi dia tdk sabaran mendidik istri apalagi dgn nada marah. Kalau sifat Fanny org nya keras jadi harus dilembutkan kata2 mutiara tiap hari. kalau sama Abi orgnya juga keras dan tdk sabaran jadi dia lebih cocok dgn Zia yg lembut dan juga tegas.
Fanny tdk salah to keadaan masa lalu yg merubah karakternya menjadi ambiisi krn obsesinya belum tercapai membuktikan ke Ayahnya kalau dia sdh sukses, pengen lihat Ayahnya bagaimana rupanya apakah dimasa tuanya ada penyesalan atau tidk, yakin deh pasti menyesal.
Fransiska Siba
berarti Fanny menciptakan keadaan seperi yg dialami ibunya dlu. Fanny rusak krn keluarga ayahnya dan Ayahnya itu sendiri pada akhirnya anak jadi korban
Fransiska Siba
Benarkan, Abi yg tidak bisa mendidik istrinya jadi jgn salahkan Fanny di sini kalau berbuat salah krn Abi tdk bisa tegas sekali buat jera istrinya terlalu lemah sama istri apakah krn cinta matinya
Fransiska Siba
benar kata Zia, suami tdik becus urus istri. tidak heran istrinya begitu suaminya saja lemah. kalian satu keluarga bermasalah tp Zia kalian korbankan dasar keluarga tdk jelas sdh buat Zia dan anak2 nya hilang sosok suami dan anak2 masih saja memanfaatkan kesempatan utk keuntungan keluarga mereka
Fransiska Siba
menurutku sungguh penghinaan bagi Zia, suaminya baru meninggal di suruh org menikah lagi apalagi Fani suka ngatur hidup org, suami mu bisa kau atur tp jgn org lain.
betul kata Zia, Abi sebagai kepala keluarga terlalu lemah dan tidak bisa mendidik istrinya selalu saja kalah
Mawar
mampirrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!